“Itu benar ayah! Zhen Yuan bukan seperti yang kita kenal! Ia
telah berhasil menjadi pendekar ranah Qi sejati tengah” Yan Yocai membantu
memadamkan situasi ketika melihat Yan Niau gemetar ketakutan menghadapi patriak
yang terlihat sangat marah.
Seluruh setelah mendengar perkataan Yan Yocai, mereka semua
menghembuskan nafas tidak percaya. Ranah Qi sejati tengah? Usia 10 tahun?
Mereka bahkan tidak pernah mendengar kejadian tersebut dalam sejarah.
Bahkan sang kepala desa dan keluarga Cenglou yang terkenal
memiliki kekuatan terkuat di desa Cenglou tidak seperti itu. Cenglou Ye
dikatakan terhebat dizamannya memasuki ranah Qi sejati tengah pada umur 40
tahun dan kemudian menerobos Qi sejati Atas setelah 30 tahun.
Sedangkan ia yang merupakan patriak keluarga Yan hanya
berhasil menerobos pada usia 50 tahun yang mana sedikit lebih rendah
dibandingkan dengan Cenglou Ye. Desa Cenglou memiliki rekor terhebat dalam
sejarah kini dipegang oleh tetua Hu Ming yang mampu mencapai Qi sejati tengah
pada umur 30 tahun.
Dan sekarang Zhen Yuan yang mereka kenal lemah dan tidak
berbakat menembus rekor surga yang dibuat oleh Hu Ming? Tentu saja patriak Yan
dan kedua tetua disebelahnya tidak langsung mempercayai ucapan anak kecil.
“Kau tidak boleh bermain- main Yoer!” bentak tetua Yan Men
pada anaknya, Yan Yocai.
“Itu benar ayah, kalau kau tidak percaya maka tunggulah
beberapa hari untuk mendengar tetua Zhen meresmikan hal ini.” Yan Yocai
memiliki sifat pemberontak, ia dengan cepat marah dan meninggalkan Yan Niau sendirian
dalam ruangan tersebut setelah mengatakan beberapa kata kasar pada ayahnya.
Patriak Yan tidak bisa memastikan namun ekspresinya menjadi
jelek, diikuti oleh kedua tetua Yan yang juga wajahnya menggelap.
~~
Kediaman Zhen cukup ramai malam ini, beberapa kereta kuda
telah terparkir di sudut halaman rumah. Yap, itu adalah kereta keluarga Zhen
yang mengangkut belasan tetua dari Zhen Mansion. Mereka tentu telah mendapat
undangan dari patriak mereka bahwa penerus dari keluarga Zhen telah kembali dan
mendapatkan kekuatan yang besar.
Mereka semuanya berada pada ranah Qi sejati tengah dan
beberapa Qi sejati rendah yang hampir menerobos. Selain itu juga terdapat
kereta kepala desa Cenglou Ye bersama dengan kereta tetua Hu Ming.
Yang menjadi daya tarik adalah rombongan yang tidak dikenal
dari toko kota Angin Timur. Mereka sepenuhnya wanita dengan kekuatan yang
bahkan membuat tetua Hu Ming dan Zhen mengerut dan saling melirik satu sama
lain.
Benar, itu adalah Manajer Lin bersama dua pelayan setianya. Ia
berdandan ala wanita karier muda dengan memancarkan aura ranah Qi sejati tengah
yang kuat. Ia cukup pandai untuk menyembunyikan kekuatannya yang besar agar
tidak terjadi keributan yang tidak berarti.
Manajer Lin segera menyerahkan undangan kecil yang diberikan
oleh Zhen Yuan kepadanya. Seketika Zhen Shi dan Hu Ming mengerti apa yang
terjadi, Zhen Yuanlah yang mengundang wanita muda yang kuat ini.
Zhen Shi tidak bisa bertambah bahagia, ia senang melihat
anaknya memiliki kenalan yang kuat. Disisi lain kepala desa Cenglou Ye tidak
bisa menghentikan keheranannya ketika melihat wajah Manajer Lin. Ia seakan
mengenal wanita itu dan pernah melihatnya diluar namun entah seberapa keras ia
mencari dalam ingatannya, ia tidak bisa mendapatkannya.
“Wanita ini berbakat, ia menyembunyikan sebagian
kekuatannya” gumam kepala desa setelah memperhatikan Manajer Lin untuk beberapa
saat.
“Permisi, perkenalkan saya Lin. Teman tuan muda Zhen”
Manajer Lin memperkenalkan dirinya dengan sopan, keanggunannya sebagai wanita
muda merebak membuat hati Hu Ming sedikit memanas melihatnya.
Tetua Hu Ming tentu mengetahui bahkan wanita ini tidak dapat
bersanding dengannya, ia tidak cukup pantas untuk mendapatkan dewi seperti
Manajer Lin.
Yuan berbinar cerah, ia segera menanggapi Lin dan menyuruhnya
masuk. Bersama dengan bibi tua dan wanita lainnya, Lin segera diseret masuk
menuju ruangan perempuan.
“Kepala Desa, tetua Hu” Zhen Shi segera menyambut kedua tamu
terhormatnya kedalam ruangan pria. Disana telah berdiri 10 tetua keluarga Zhen
yang juga menyambut mereka semua.
“Tetua Zhen tidak usah begitu formal.” Kepala Desa dengan
lembut menolak penghormatan yang mereka berikan. Ia sebagai kepala desa Cenglou
bagaimanapun juga tidak akan berbuat banyak jika tanpa bantuan orang lain.
“Benar, kakak Zhen kau terlihat begitu semangat malam ini
hingga mengundang kami makan malam” tetua Hu Ming tersenyum penasaran, ia
sangat mengerti saudaranya sehingga melihatnya seperti ini menyadarkan dirinya
sesuatu yang menyenangkan telah terjadi.
“Saya telah jarang melihat senyuman kegembiraan diwajahmu
tetua, namun malam ini entah mengapa saya melihatnya seolah kau kembali muda
sekitar 3 tahun yang lalu.” Kepada Desa menambah.
Zhen Shi tertawa riang sekali lagi, ia tidak membantah
perkiraan tetua Hu dan kepala desa membuat keduanya menjadi berpikir liar.
Sesaat setelah beberapa pertimbangan akhirnya tetua Hu kembali bertanya.
“Apa kau berhasil menerobos Saudara Zhen?”
Kepala desa memicingkan matanya menatap Zhen Shi, tentu ia
sangat bahagia jika tetua yang paling ia hormati telah menerobos dan
menyamainya dalam hal kultivasi.
“Itu masih jauh tapi sekarang mungkin akan segera” ucap Zhen
Shi belak- belakan.
“Apa?!”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 473 Episodes
Comments
Entis Sutisna
Wow...mantaap jawaban Zhen Shi sangat yakin...lanjuuut..🤭🤭😜😜
2024-05-15
0
shadow life
ya
2023-11-26
0
Juniar Batubara
Anak umur 10 tahun, kencingnya pun belum lurus. Bgmn bisa berbisnis dgn orang tua ? Author kalo ngarang itu, mbok ya pake sedikit aturan alam yg logika. Jangan hanya sor sendiri, kayak orang lagi onani...
2023-07-03
0