“Saya tidak mengira bahwa tetua Zhen Shi dapat menciptakan
pemuda yang begitu berbakat sepertimu tuan muda” Manajer Lin menuangkan teh
hangat pada dua gelas lainnya.
Mereka bertiga kini telah berada di sebuah halaman yang
luas. Halaman tersebut merupakan bagian tersembunyi dari toko Kota Angin Timur
yang dibangun tepat diatas lantai dua toko.
Manajer Lin tidak berharap bahwa pemuda dihadapannya ini
tidak terlihat terkejut ketika ia membawanya pada ruangan rahasia seolah pemuda
itu telah berkali- kali melihatnya. Ia tentu mengetahui bahwa ruangan rahasia
merupakan salah satu yang bahkan pada kota asalnya sendiri begitu menakjubkan.
“Saya juga tidak berharap Manajer, eh maksudku kakak Lin
begitu murah hati membawa kami untuk mencicipi teh yang enak” Zhen Yuan
mengambil segelas teh dihadapannya, dengan serutupan panjang ia menghabiskan
seperempat tehnya dalam sekali minum.
Wajahnya terlihat begitu rilex dan tenang seolah teh
tersebut telah membawanya di alam kedamaian yang panjang. Zhen Yuan sepenuhnya
mengerti mengapa Manajer Lin mengundangnya untuk berbincang.
Ia tidak begitu terkejut mendapati ruangan rahasia dalam
toko, dalam kehidupannya di masa lalu telah ribuan bahkan jutaan kali baginya
untuk menginjakkan diri dalam ruangan rahasia yang lebih tinggi dan lebih mega
dari ini.
“Tuan Muda, saya tidak pernah mengira bahwa setelah tiga
tahun tanpa kabar kau kembali menjadi seorang pendekar Qi sejati tengah.
Sungguh keajaiban bagimu dan desa Cenglou dapat melahirkan jenius Ranah Qi
Sejati tengah pada umur sepuluh tahun”
Manajer Lin menunjukkan sikap yang sopan pada Zhen Yuan
membuat pemuda itu sedikit terkejut. Ia tidak berharap manajer toko akan
bersikap begitu sopan padanya hanya jika ia seorang kultivator ranah Qi sejati
tengah.
Namun jauh dihati manajer Lin, ia menyimpan kekaguman dengan
sosok bocah dihadapannya saat ini. ia benar- benar tidak menyangka di desa
kecil Cenglou dapat melahirkan jenius seperti itu. Belum lagi di kota
kelahirannya, Zhen Yuan akan menjadi salah satu jenius atas dan pilar masa
depan.
“Kakak Lin, sepertinya kau terlihat sangat kuat bukan?
Dibandingkan denganku saat ini, ckckck” tanya Zhen Yuan, ia tidak bisa berhenti
berdecak kagum melihat sosok wanita cantik dihadapannya yang begitu kuat.
“Hahaha, kau bisa melihat tingkat kultivasiku tuan muda?
Sungguh mata yang tajam, padahal saya bersusah payah untuk menyembunyikannya
darimu” Manajer Lin terkekeh pelan. Ia tentu kembali terkejut dengan ucapan
Zhen Yuan namun berusaha untuk menyembunyikannya lagi.
“Tuan muda apa dia setara denganmu?!” Liu tidak bisa tidak
membantu malah bertanya dengan nada polosnya itu.
“Tidak, bagaimana bisa saya dibandingkan dengan kakak Lin?”
“Maksudmu?” Liu tidak bisa mengerti ucapan Zhen Yuan
“Kakak Lin setidaknya sekuat dengan kepala desa kita” ucap
Zhen santai, ia melihat perubahan pada wajah Liu. Bocah itu seketika menaruh
hormat pada Manajer Lin sambil memandang wanita muda itu dengan takut.
“Dibandingkan denganmu, saya pastikan kau bahkan akan
menjadi legenda pada usia diriku ini!” Manajer Lin menolak sanjungan Yuan.
Kultivasinya saat ini memang kuat dan menjadi yang terkuat di desa Cenglou
namun bila dibangkan dengan kota asalnya, bakat dirinya telah jatuh banyak pada
generasi sesamanya.
Namun ia melihat Zhen Yuan dengan cara berbeda, ia tahu
betul dengan ucapannya. Anak itu pasti akan benar- benar mencapai tingkat yang
hebat jika berada pada umurnya sekarang ini.
Ketiganya bercerita dan bercengkrama dalam waktu yang cukup
lama sampai Zhen Yuan mengatakan ingin pamit. Ia mengatakan bahwa saat ini
keluarga Zhen sedang menyiapkan pesta kecil kecilan untuk merayakan
kepulangannya setelah 3 tahun.
“Kakak Lin, kau harus mengunjungiku nanti. Saya akan sangat
kecewa jika dirimu tidak datang nanti malam.” Zhen Yuan memberikan undangan
kecil kepadanya lalu menyeruput tehnya yang kini telah tersisa setitik air di
dalam gelas keramik.
Liu dengan malu- malu mengikut Zhen Yuan sambil mengucapkan
terimakasih. Keduanya segera menghilang di dalam kerumunan pasar sesaat setelah
manajer Lin mengantar kepergian mereka di depan pintu toko.
Para penjaga dan pelayan toko begitu kagum tidak bisa
berhenti penasaran setelah mendengar tuannya ingin menghadiri acara malam ini
di kediaman tetua Zhen. Tentu ia akan membawa dua pelayannya yang masing-
masing seorang kultivator ranah Qi sejati rendah.
Zhen Yuan bersama dengan Liu kembali berkeliling di desa
Cenglou setelah ia merasa bahan- bahan yang ia butuhkan telah cukup. Zhen Yuan
tentu ingin melihat seberapa besar desa Cenglou yang nantinya akan menjadi
titik awal baginya untuk terbang keangkas melewati kerajaan dan kekaisaran
besar lalu menuju ke alam langit yang berisikan puluhan hingga ratusan kerajaan
sebesar Langit Suci.
Zhen Yuan menantikan hari itu dengan sabar, perjalanannya
masih panjang dan berliku. Ia memiliki tekad baja seorang dewa pengetahuan yang
mendapatkan berkah surgawi yang diakhir hidupnya hampir menjadi salah satu
kaisar surgawi dan naik di langit surga.
“Kerajaan Langit Suci!” ia mengepalkan tangannya, menanamkan
niat yang kuat didalam hatinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 473 Episodes
Comments
Entis Sutisna
Mantaaap...lanjuuutkan Thor...💪💪
2024-05-15
0
shadow life
Ok
2023-11-26
0
Sogol Shinko
dialoknya sedikit,banyak penjelasan
2023-06-27
0