BAB 2. MENCARI TAHU

Satu minggu sudah berlalu, Tamara dan Fitricia menunggu kehadiran Alven di rumah. tapi yang ditunggu tak kunjung pulang. Nomor ponsel Alven juga tidak aktif sama sekali. Membuat Tamara dan putrinya sangat gelisah.

Tamara hari ini berniat untuk pergi ke kantor suaminya. Untuk mencari tahu di mana keberadaan suaminya saat ini.

Dengan menggunakan ojek online yang sudah dipesan oleh Tamara. Ia berlalu bersama putrinya Fitricia ke kantor di mana selama ini suaminya mencari nafkah untuk mereka.

"Ma, Kita mau ke mana? tanya Cia kepada Tamara. Tamara mengembangkan senyumnya, menata putrinya dengan tatapan penuh arti.

"Kita ingin bertemu dengan Papa. Cia ingin ketemu sama Papa, nggak?

"Mau dong Ma, kan Via sudah rindu sama papa." sahut Cia dengan nada suara khas anak kecil.

"Ya sudah, itu ojek onlinenya sudah datang. Ayo kita pergi ke kantor papa." ucap Tamara sambil menggandeng tangan mungil putrinya. lalu menaikkan Cia ke jok motor ojek online, kemudian Ia pun naik Setelah dia duduk dengan nyaman.

"Mas, ke kantor ALC COMPANY ya." ucap Tamara kepada driver ojek online nya.

"Baik Mbak." sahut driver ojek online Lalu setelah Tamara duduk dengan nyaman driver ojek online Itu melajukan motornya ke arah ALC COMPANY.

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih lima belas menit membelah jalanan ibukota, ojek online yang ditumpangi Tamara dengan Cia tiba di kantor tempat suami Tamara bekerja.

Driver ojek online itu menghentikan motornya. setelah Tamara memberikan aba-aba kepada Abang ojeknya."Mas berhenti di sini saja, saya akan jalan ke dalam bersama putri." ucap Tamara sambil turun menggendong Cia, kemudian memberikan ongkos kepada Abang ojeknya.

Driver ojek online itu berlalu, sementara Tamara mengembangkan senyumnya menatap Pak satpam yang berjaga di pintu gerbang kantor.

"Eh, ibu Tamara." sapa Pak satpam. iya siapa yang tidak kenal dengan Tamara di kantor ALC COMPANY, dulunya juga Tamara bekerja di kantor ini saat Dirinya belum menikah dengan Alven. ia memilih hengkang dari perusahaan, karena permintaan sang suami dengan niat mengurus rumah tangga.

Tamara, menyetujui permintaan suaminya tidak bekerja lagi karena, dia ingin menjadi ibu rumah tangga dan istri yang baik dan patuh kepada suami. Padahal jabatan Tamara kala itu lebih tinggi daripada suaminya.

Pak satpam sedikit khawatir, Tamara akan mengetahui kelakuan suaminya di luar rumah. karenanya satpam itu sudah mengetahui, kalau saat ini Alven sedang menjalin hubungan dengan wanita lain.

Wanita yang awalnya menjadi klien Alven, Tetapi beberapa kali bertemu hingga membuat hubungan Alven dengan Soraya semakin dekat. Padahal Pak satpam juga tidak mengetahui kalau Soraya itu mantan kekasih Alven saat mereka duduk di bangku SMA.

" Jo, Pak Alven ada di kantor, tidak?

"Ada Bu." sahut Jo jujur. dia tidak mengetahui kalau sudah satu minggu Alven tidak kembali ke rumah. Alven memilih tidur di apartemen milik Soraya.

Tamara berlalu meninggalkan Jo di sana setelah berpamitan. Tangannya terus menggandeng tangan mungil Cia masuk ke ruang kerja suaminya.

Bagai petir di siang bolong, Tamara menyaksikan suaminya sedang bercumbu mesra di ruang kerjanya dengan Soraya.

"Mas!!!

"Jadi ini yang kamu lakukan pergi keluar kota?" ucap Tamara berusaha untuk tenang karena di sampingnya ada Fitricia buah Hatinya.

Alven benar-benar terhenyak melihat kehadiran sang istri disana. Ia tidak menyangka kalau Tamara memiliki pemikiran mencari tahu tentang suaminya hingga ke kantor.

Karena setahunya Tamara Hanya menurut kepadanya. Tamara juga sangat percaya kepada suaminya. Tapi kalau sudah begini bagaimana mungkin Tamara dapat mempercayai suaminya lagi.

Hubungan rumah tangga yang sudah ia bina selama tujuh tahun, kini dinodai dengan pengkhianatan sang suami.

"Astaga Mas, aku tak menyangka kamu sehina ini. Lebih hina daripada pelacur di luar sana."

"Eh, diam kamu!" saya sudah lebih dulu mengenal Alven dibanding kamu ya." ucap Soraya kepada Tamara.

Tamara tersenyum sinis, begitu bangganya kamu memiliki hubungan dengan suami orang lain.

"Kamu juga tidak lebih hina dari wanita pelacur yang ada di luaran sana! lebih berharga pelacur yang ada di luar sana mereka dibayar jika bersetubuh dengan lelaki lain. Daripada kamu, kamu sungguh kan tubuhmu itu kepada suamiku tanpa dibayar sama sekali." ucap Tamara air bening mengalir lurus begitu saja di wajah Tamara.

Suara gaduh itu terdengar jelas di telinga para karyawan yang ada di sana. Ya, para karyawan di sana juga banyak yang mengenali Tamara. tak lain dan tak bukan pemilik perusahaan juga mengenalnya.

"Alven Ada apa ini?" tanya sang CEO sekaligus pemilik perusahaan.

"Maaf Pak tidak ada apa-apa." sahut Alven dengan gugup takut jika bosnya mengetahui apa yang terjadi di ruang kerjanya.

Tamara kembali senyum sinis, senyum sinis menatap kedua orang durjana itu.

"Tamara kamu di sini?"

"Iya, Pak. Saya menginjakkan kaki ke kantor ini, karena suami saya tidak pulang-pulang selama seminggu. Dan Putri Saya sangat merindukan ayahnya.

Tapi sayangnya, yang dirindukan tidak merindukan putriku. Kasihan putriku terlalu berharap, padahal ayahnya sedang asyik bercumbu mesra di kantor ini dengan wanita murahan ini!

Saya ingin bertanya kepada Bapak? Apakah Bapak memang menugaskan suami saya tugas ke luar kota selama satu minggu ini?" tanya Tamara mengalihkan pandangannya kepada Pak Aditama selaku pemilik sekaligus CEO perusahaan tempat Alven bekerja.

Tuan Aditama terhenyak mendengar pertanyaan Tamara.

"Tidak, satu minggu ini saya tidak pernah menugaskan suami kamu tugas di luar kota."sahut Tuan Aditama jujur.

Satu kebohongan Alven kembali terbongkar.

"Saya juga ingin bertanya Pak. "Apakah suami saya beberapa bulan terakhir ini sering lembur hingga pulang subuh dan larut malam?"

"Saya masih memiliki hati nurani, saya tidak pernah menyuruh karyawan Saya bekerja lembur sampai larut malam apalagi sampai subuh. Jam pulang kantor semua karyawan yang bekerja di kantor ini pulang." jawab Pak Aditama membuat nafas Tamara naik turun.

Dia menggelengkan kepalanya, dia juga menyalahkan dirinya sendiri atas kebodohannya yang selama ini terlalu percaya kepada suaminya.

"Mas kita selesaikan masalah kita di rumah. Aku tidak ingin jadi tontonan di sini. dan untuk kamu! siapa nama kamu? Saya tidak kenal kamu, walaupun kamu bilang duluan mengenal suami saya daripada saya, tapi juga kamu harus memiliki sopan santun dan etika.

"Ups... maaf, atau jangan-jangan kedua orang tua kamu tidak mengajarkanmu sopan santun dan etika?atau kedua orang tuamu yang menyuruh kamu merebut suamiku dan merebut ayah dari anakku? tuduh Tamara yang mampu membuat Soraya semakin emosi. Ia berniat ingin menjambak rambut Tamara.

Tetapi dengan kehadiran Tuan Aditama disana, tangannya langsung ditahan oleh Tuan Aditama. "silakan Anda pergi dari sini, Jangan memancing keributan di kantor."pekik Tuan Aditama kepada Soraya.

"Tapi saya Client kalian di sini!"

"Client juga harus memiliki sopan santun, dan tidak bercumbu mesra dengan karyawan Saya di ruangan karyawan saya. Silakan pergi! dan kamu Alven ikut saya ke ruangan saya." ucap Tuan Aditama sembari langsung meninggalkan ruang kerja Alven.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK.

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

😘😘🥰

2023-08-15

0

susi 2020

susi 2020

🥰🥰😍

2023-08-15

0

Naraa 🌻

Naraa 🌻

Najis bgt si Alven nyuruh Tamara nurut dan keluar kantor pas jabatannya lebih tinggi dari dia trus pas udh nurut malah selingkuh GATAU diri

2023-08-07

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2 BAB 2. MENCARI TAHU
3 BAB 3. TALAK
4 BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5 BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6 BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7 BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8 BAB 8. KEPO
9 BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10 BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11 BAB 11. DI RUANG OPERASI
12 BAB 12. KONDISI KRITIS
13 BAB 13. MULAI SADAR
14 BAB 14. PANGGILAN OPA
15 BAB 15. NGIDAM PIZZA
16 BAB 16. CANDA DAN TAWA
17 BAB 17. MERASA MUAK
18 BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19 BAB 19. RENCANA BERHASIL
20 BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21 BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22 BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23 BAB 23. DI USIR
24 BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25 BAB 25. MEETING BOHONGAN
26 BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27 BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28 BAB 28. CINTA TERPENDAM
29 BAB 29. REGEN KEMBALI
30 BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31 BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32 BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33 BAB 33. TELEPON DARI CIA
34 BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35 BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36 BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37 BAB 37. TEKAD REGEN
38 BAB 38. MISI KEDUA
39 BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40 BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41 BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42 BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43 BAB 43. RAHASIA SORAYA
44 BAB 44. KEBIASAAN
45 BAB 45. TELEPON PALSU
46 BAB 46. TALAK
47 BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48 BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49 BAB 49. CIA DIRAWAT
50 BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51 BAB 51. TERPESONA
52 BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53 BAB 53. MENCURI HATI CIA
54 BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55 BAB 55. MELAMAR
56 BAB 56. BUKAN MENOLAK
57 BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58 BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59 BAB 59. CIA DI CULIK
60 BAB 60. TANGIS CIA
61 BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62 BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63 BAB 63. TRAUMA
64 BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65 BAB 65. TERSANDUNG
66 BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67 BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68 BAB 68. AKAD NIKAH
69 BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70 BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71 BAB 71. MALAM PERTAMA
72 BAB 72. MERASA BAHAGIA
73 BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74 BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75 BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76 BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77 BAB 77. DI CALIFORNIA
78 BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79 BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80 BAB 80. TELEPON DARI CIA
81 BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82 BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83 BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84 BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85 BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86 BAB 86. SENYUMAN REGEN
87 BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88 BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89 BAB 89. INGIN MENIKAH
90 BAB 90. MERASA GUGUP
91 BAB 91. MEMINTA RESTU
92 BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93 BAB 93. KWATIR
94 BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95 BAB 95. ALVEN BEBAS
96 BAB 96. MEMOHON
97 BAB 97. KONDISI KRITIS
98 BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99 BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100 BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101 BAB 102. JANUAR KEMBALI
102 BAB 102. SAHABAT LAMA
103 BAB 103. PENGEN DI MANJA
104 BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105 BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106 BAB 106. MERASA TERGANGGU
107 BAB 107. KEPO
108 BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109 BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110 BAB 110. SEKRETARIS BARU
111 BAB 111. MISI MARISSA
112 BAB 112. RENCANA A GAGAL
113 BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114 BAB 114. PERMINTAAN EVI
115 BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116 BAB 116. TAMARA DI CULIK
117 BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118 BAB 118. OPERASI BERHASIL
119 BAB 119. TANGIS REGEN
120 BAB 120. PDKT
121 BAN 121. I LOVE YOU TOO
122 BAB 122. SYUKURAN
123 BAB 123. MELAMAR MARISSA
124 BAB 124. MELAMAR
125 BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126 BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127 BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128 BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129 BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130 BAB 130. KITA PUTUS
131 BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132 BAB 132. METODE SOLO KARIR
133 BAB 133. NGERUMPI
134 BAB 134. MERASA IRI
135 BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136 BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137 BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138 BAB 138. EVI HAMIL
139 BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140 BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141 BAB 141. MUSIBAH
142 BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143 BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144 BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145 BAB 145. TAMAT
Episodes

Updated 145 Episodes

1
BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2
BAB 2. MENCARI TAHU
3
BAB 3. TALAK
4
BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5
BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6
BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7
BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8
BAB 8. KEPO
9
BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10
BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11
BAB 11. DI RUANG OPERASI
12
BAB 12. KONDISI KRITIS
13
BAB 13. MULAI SADAR
14
BAB 14. PANGGILAN OPA
15
BAB 15. NGIDAM PIZZA
16
BAB 16. CANDA DAN TAWA
17
BAB 17. MERASA MUAK
18
BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19
BAB 19. RENCANA BERHASIL
20
BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21
BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22
BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23
BAB 23. DI USIR
24
BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25
BAB 25. MEETING BOHONGAN
26
BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27
BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28
BAB 28. CINTA TERPENDAM
29
BAB 29. REGEN KEMBALI
30
BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31
BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32
BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33
BAB 33. TELEPON DARI CIA
34
BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35
BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36
BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37
BAB 37. TEKAD REGEN
38
BAB 38. MISI KEDUA
39
BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40
BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41
BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42
BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43
BAB 43. RAHASIA SORAYA
44
BAB 44. KEBIASAAN
45
BAB 45. TELEPON PALSU
46
BAB 46. TALAK
47
BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48
BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49
BAB 49. CIA DIRAWAT
50
BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51
BAB 51. TERPESONA
52
BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53
BAB 53. MENCURI HATI CIA
54
BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55
BAB 55. MELAMAR
56
BAB 56. BUKAN MENOLAK
57
BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58
BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59
BAB 59. CIA DI CULIK
60
BAB 60. TANGIS CIA
61
BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62
BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63
BAB 63. TRAUMA
64
BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65
BAB 65. TERSANDUNG
66
BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67
BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68
BAB 68. AKAD NIKAH
69
BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70
BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71
BAB 71. MALAM PERTAMA
72
BAB 72. MERASA BAHAGIA
73
BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74
BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75
BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76
BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77
BAB 77. DI CALIFORNIA
78
BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79
BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80
BAB 80. TELEPON DARI CIA
81
BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82
BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83
BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84
BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85
BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86
BAB 86. SENYUMAN REGEN
87
BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88
BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89
BAB 89. INGIN MENIKAH
90
BAB 90. MERASA GUGUP
91
BAB 91. MEMINTA RESTU
92
BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93
BAB 93. KWATIR
94
BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95
BAB 95. ALVEN BEBAS
96
BAB 96. MEMOHON
97
BAB 97. KONDISI KRITIS
98
BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99
BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100
BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101
BAB 102. JANUAR KEMBALI
102
BAB 102. SAHABAT LAMA
103
BAB 103. PENGEN DI MANJA
104
BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105
BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106
BAB 106. MERASA TERGANGGU
107
BAB 107. KEPO
108
BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109
BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110
BAB 110. SEKRETARIS BARU
111
BAB 111. MISI MARISSA
112
BAB 112. RENCANA A GAGAL
113
BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114
BAB 114. PERMINTAAN EVI
115
BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116
BAB 116. TAMARA DI CULIK
117
BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118
BAB 118. OPERASI BERHASIL
119
BAB 119. TANGIS REGEN
120
BAB 120. PDKT
121
BAN 121. I LOVE YOU TOO
122
BAB 122. SYUKURAN
123
BAB 123. MELAMAR MARISSA
124
BAB 124. MELAMAR
125
BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126
BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127
BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128
BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129
BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130
BAB 130. KITA PUTUS
131
BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132
BAB 132. METODE SOLO KARIR
133
BAB 133. NGERUMPI
134
BAB 134. MERASA IRI
135
BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136
BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137
BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138
BAB 138. EVI HAMIL
139
BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140
BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141
BAB 141. MUSIBAH
142
BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143
BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144
BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145
BAB 145. TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!