BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR

Beberapa minggu kemudian Alven dan Soraya pun melangsungkan pernikahan. Kedua orang tua Alven pun tersenyum bahagia melihat Sang putra menikah kembali pasca bercerai dengan Tamara.

Entah salah apa Tamara, membuat kedua orang tua Alven sepertinya bahagia dengan pernikahan kedua Putra mereka.

Tamara juga sudah mendengar kabar pernikahan mantan suaminya itu. Bahkan ia juga tidak diundang sama sekali. Padahal hasil pernikahan Tamara dengan Alven lahir seorang putri yang cantik seperti Fitricia

Tapi kedua orang tua Alven juga sepertinya mengacuhkan mereka berdua.

"Oke Mas, Semoga kamu bahagia dengan pernikahanmu kali ini. Aku harap kamu jangan menyesal nantinya."gumamnya dalam hati sembari melihat rekaman video yang dikirimkan oleh rekan kerja Alven kepada Tamara.

Rekaman video pernikahan Alven dengan Soraya. lagi lagi Tamara tersenyum getir, menatap foto dan video itu. Ia tidak ingin larut dalam kesedihan. Sehingga ia memilih untuk tetap berusaha agar dirinya dapat menafkahi putrinya walaupun dirinya hanya single Mom.

Cia datang menghampiri Tamara. "Ma kata orang-orang Papa menikah lagi."ucap Cia dengan nada suara khas anak kecilnya.

"Kamu tahu dari siapa sayang?"tanya Tamara penuh selidik.

Tante depan rumah, katanya Tante itu mendapatkan undangan pernikahan Papa."ucap Cia kepada Tamara. Ya, Tante yang dikatakan oleh Cia itu merupakan saudara jauh dari Alven.

Tapi sepertinya, tante yang dikatakan Cia itu kurang menyukai sosok Alven yang meninggalkan Tamara begitu saja bersama putrinya. Karena Wanita itu mengetahui siapa sosok Tamara yang sebenarnya.

Sejujurnya Rida kasihan melihat Tamara. Tapi dia juga tidak dapat berbuat banyak, karena sepertinya kedua orang tua Alven mendukung keputusan Putra mereka.

Entah setan apa yang merasuki hati dan pikiran Alven, sehingga hati nuraninya tertutup melihat Cia yang masih membutuhkan kasih sayang darinya.

Oleh karena itulah, Rida memilih untuk tidak menghadiri pesta pernikahan Alven untuk yang kedua kalinya. Kesel rasanya mendengar sikap dan tingkah laku Alven terhadap Tamara dan putrinya.

Ada kekesalan, tapi tidak dapat berbuat banyak. Karena yang menjalani kehidupan mereka sendiri.

Mendengar pertanyaan dari Cia, Tamara terdiam. "Sudah sayang, tidak perlu sedih mungkin suatu saat nanti kita akan menemukan kebahagiaan."ucap Tamara kepada putrinya sambil langsung meraih tubuh putrinya ke pelukannya.

****

Pagi hari yang indah matahari Sudah terbit Di ufuk timur. Tamara bangkit dari tempat tidurnya." Astagfirullah, ternyata sudah siang. aku ketiduran lagi habis salat subuh tadi."gumamnya dalam hati sambil memperhatikan raut wajah putrinya yang masih tertidur pulas.

Perlahan Ia bangkit, lalu masuk ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri, Ia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya.

Kemudian Ia membuka lemari, lagi lagi ia melihat baju Alven yang ada tertinggal di dalam lemari, membuat dirinya teringat saat kebersamaannya dengan Alven lima tahun belakangan ini.

Tamara langsung membalikkan tubuhnya, lalu kembali mengambil pakaiannya dan memakainya. Setelah memastikan penampilannya telah rapi, ia berlalu ke dapur berniat membuat sarapan untuknya dan juga putrinya.

Saat sarapan telah terhidang di meja makan sederhana itu, Tamara berlalu ke kamar berniat untuk membangunkan Cia. Tapi Tamara terhenyak ia tidak menemukan Cia di sana, sehingga dia sedikit panik memanggil-manggil nama Cia.

Ternyata Cia sudah berada di kamar mandi, Ia berusaha untuk mandi sendiri.

"Sayang kamu di sini?"tanya Tamara

"Iya mom, Cia kan sudah besar, Cia ingin mandiri dan ingin mandi sendiri." ucap Cia sambil tersenyum.

"Ya Allah, ternyata putriku sudah besar dan dia sudah mandiri."ucap Tamara sambil membantu Cia membersihkan dirinya.

Setelah Cia selesai mandi, Tamara langsung memakaikan pakaian untuk putrinya, setelah mengoles tubuh putrinya dengan menggunakan minyak kayu putih. lalu mengolesnya dengan bedak baby.

"Sekarang Putri Mama sudah cantik, bersih, dan wangi."ucap Tamara sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah tembam putrinya.

Sekarang kamu pasti sudah lapar, kita sarapan yuk." ajak Tamara kepada putrinya.

"Wah, Mama tau banget kalau Cia sudah lapar." ucapnya sambil nyengir kuda.

Tamara dan Cia berlalu ke ruang makan lalu mereka pun menyantap sarapan pagi yang sudah dihidangkan oleh Tamara. Terlihat Cia makan dengan lahap membuat Tamara tersenyum melihat putrinya.

Sementara di tempat lain, seorang pria yang telah menyelesaikan studinya S3 di luar negeri, berniat untuk segera kembali ke tanah air.

Ia sudah menghubungi ayahnya. Kalau dia ia akan kembali dan bersedia untuk memimpin perusahaan yang dipimpin oleh ayahnya sendiri..

Karena sebelumnya Tuan Aditama menghubunginya, kalau kondisi kesehatannya akhir-akhir ini sudah semakin menurun. Dan Sepertinya dia sudah tidak sanggup lagi untuk mengelola perusahaan miliknya. Ia ingin putranya yang mengelola saat ini.

Setelah melakukan mediasi dan pertimbangan yang cukup, akhirnya pria itu pun bersedia kembali ke tanah air. Pria itu pun menyetujui permintaan sang ayah karena dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada ayahnya.

Tepat pukul sebelas siang, pria itu sudah tiba di bandara Soekarno Hatta. Ia tidak memberitahu kalau saat ini dirinya sudah tiba di tanah air.

Perkiraan Tuan Aditama, paling dia akan tiba di tanah air satu minggu yang akan datang, sesuai dengan janji pria itu terhadap ayahnya.

Regen Aditama pria berusia tiga puluh enam tahun itu dengan tubuh kekar, dan atletis. Ia berjalan keluar dari bandara. Dia memilih naik taksi online dibandingkan harus dijemput oleh sopir yang bekerja di rumah utama keluarga Aditama.

Saat Regen Aditama sudah tiba di rumah utama keluarga Aditama, Tuan Aditama benar-benar terhenyak melihat putranya yang sudah tiba di rumah.

"Siang pa?"sapa Regen Aditama yang baru tiba dan langsung masuk ke dalam kamar Tuan Aditama karena saat ini Tuan Aditama sedang beristirahat di kamar, kebetulan hari ini hari libur. Sehingga Tuan Aditama berada di rumah.

"Apa kabar pa? tanya Regen kepada ayahnya

"Ya seperti yang kamu lihat, kondisi Papa akhir-akhir ini semakin menurun. tubuh Papa sudah semakin lemah mungkin sudah termakan usia." ucap Tuan Aditama sambil terkekeh.

Pria yang hampir berusia kepala tujuh itu berusaha bangkit dari atas ranjangnya.

" Sudah Pa, Papa istirahat saja, Regen tidak ingin terjadi sesuatu kepada papa. karenanya satu-satunya yang Regen punya hanya Papa." ucap Regen kepada Tuan Aditama.

"Re, usia Papa sudah senja. Papa tidak tahu kapan papa akan berpulang. Tapi sebelum Papa baru pulang, Papa ingin melihat pernikahan kamu untuk yang kedua kalinya. kamu tidak perlu mengingat masa lalu mu yang begitu kelam dengan mantan istrimu.

Sudah saatnya kamu meraih kebahagiaanmu, Papa juga ingin menimang cucu. Di usia Papa yang hampir kepala tujuh ini, Papa benar-benar menginginkan menimang cucu. Apakah kamu tidak ingin mengabulkan permintaan papa?"ucap Tuan Aditama kepada Regen Aditama putranya.

Regen menghela nafas panjang. Lalu Ia berusaha mengembangkan senyumnya. "Nanti akan Regen pikirkan, ya."sahutnya tidak ingin mengecewakan Tuan Aditama.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK.

Terpopuler

Comments

ˢ⍣⃟ₛ ❃ ᏝᏬᏕᎥ ❃

ˢ⍣⃟ₛ ❃ ᏝᏬᏕᎥ ❃

ini sebenarnya manggil nya apa... mama apa mom
sebelum nya juga manggil ayah dan papa
cia... ciaa

2025-02-18

2

Eemlaspanohan Ohan

Eemlaspanohan Ohan

mampir thor

2025-02-10

0

Eemlaspanohan Ohan

Eemlaspanohan Ohan

mampir thor

2025-02-10

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2 BAB 2. MENCARI TAHU
3 BAB 3. TALAK
4 BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5 BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6 BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7 BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8 BAB 8. KEPO
9 BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10 BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11 BAB 11. DI RUANG OPERASI
12 BAB 12. KONDISI KRITIS
13 BAB 13. MULAI SADAR
14 BAB 14. PANGGILAN OPA
15 BAB 15. NGIDAM PIZZA
16 BAB 16. CANDA DAN TAWA
17 BAB 17. MERASA MUAK
18 BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19 BAB 19. RENCANA BERHASIL
20 BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21 BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22 BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23 BAB 23. DI USIR
24 BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25 BAB 25. MEETING BOHONGAN
26 BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27 BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28 BAB 28. CINTA TERPENDAM
29 BAB 29. REGEN KEMBALI
30 BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31 BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32 BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33 BAB 33. TELEPON DARI CIA
34 BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35 BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36 BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37 BAB 37. TEKAD REGEN
38 BAB 38. MISI KEDUA
39 BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40 BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41 BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42 BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43 BAB 43. RAHASIA SORAYA
44 BAB 44. KEBIASAAN
45 BAB 45. TELEPON PALSU
46 BAB 46. TALAK
47 BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48 BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49 BAB 49. CIA DIRAWAT
50 BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51 BAB 51. TERPESONA
52 BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53 BAB 53. MENCURI HATI CIA
54 BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55 BAB 55. MELAMAR
56 BAB 56. BUKAN MENOLAK
57 BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58 BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59 BAB 59. CIA DI CULIK
60 BAB 60. TANGIS CIA
61 BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62 BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63 BAB 63. TRAUMA
64 BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65 BAB 65. TERSANDUNG
66 BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67 BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68 BAB 68. AKAD NIKAH
69 BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70 BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71 BAB 71. MALAM PERTAMA
72 BAB 72. MERASA BAHAGIA
73 BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74 BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75 BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76 BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77 BAB 77. DI CALIFORNIA
78 BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79 BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80 BAB 80. TELEPON DARI CIA
81 BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82 BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83 BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84 BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85 BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86 BAB 86. SENYUMAN REGEN
87 BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88 BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89 BAB 89. INGIN MENIKAH
90 BAB 90. MERASA GUGUP
91 BAB 91. MEMINTA RESTU
92 BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93 BAB 93. KWATIR
94 BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95 BAB 95. ALVEN BEBAS
96 BAB 96. MEMOHON
97 BAB 97. KONDISI KRITIS
98 BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99 BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100 BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101 BAB 102. JANUAR KEMBALI
102 BAB 102. SAHABAT LAMA
103 BAB 103. PENGEN DI MANJA
104 BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105 BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106 BAB 106. MERASA TERGANGGU
107 BAB 107. KEPO
108 BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109 BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110 BAB 110. SEKRETARIS BARU
111 BAB 111. MISI MARISSA
112 BAB 112. RENCANA A GAGAL
113 BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114 BAB 114. PERMINTAAN EVI
115 BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116 BAB 116. TAMARA DI CULIK
117 BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118 BAB 118. OPERASI BERHASIL
119 BAB 119. TANGIS REGEN
120 BAB 120. PDKT
121 BAN 121. I LOVE YOU TOO
122 BAB 122. SYUKURAN
123 BAB 123. MELAMAR MARISSA
124 BAB 124. MELAMAR
125 BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126 BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127 BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128 BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129 BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130 BAB 130. KITA PUTUS
131 BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132 BAB 132. METODE SOLO KARIR
133 BAB 133. NGERUMPI
134 BAB 134. MERASA IRI
135 BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136 BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137 BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138 BAB 138. EVI HAMIL
139 BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140 BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141 BAB 141. MUSIBAH
142 BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143 BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144 BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145 BAB 145. TAMAT
Episodes

Updated 145 Episodes

1
BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2
BAB 2. MENCARI TAHU
3
BAB 3. TALAK
4
BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5
BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6
BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7
BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8
BAB 8. KEPO
9
BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10
BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11
BAB 11. DI RUANG OPERASI
12
BAB 12. KONDISI KRITIS
13
BAB 13. MULAI SADAR
14
BAB 14. PANGGILAN OPA
15
BAB 15. NGIDAM PIZZA
16
BAB 16. CANDA DAN TAWA
17
BAB 17. MERASA MUAK
18
BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19
BAB 19. RENCANA BERHASIL
20
BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21
BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22
BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23
BAB 23. DI USIR
24
BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25
BAB 25. MEETING BOHONGAN
26
BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27
BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28
BAB 28. CINTA TERPENDAM
29
BAB 29. REGEN KEMBALI
30
BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31
BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32
BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33
BAB 33. TELEPON DARI CIA
34
BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35
BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36
BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37
BAB 37. TEKAD REGEN
38
BAB 38. MISI KEDUA
39
BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40
BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41
BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42
BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43
BAB 43. RAHASIA SORAYA
44
BAB 44. KEBIASAAN
45
BAB 45. TELEPON PALSU
46
BAB 46. TALAK
47
BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48
BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49
BAB 49. CIA DIRAWAT
50
BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51
BAB 51. TERPESONA
52
BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53
BAB 53. MENCURI HATI CIA
54
BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55
BAB 55. MELAMAR
56
BAB 56. BUKAN MENOLAK
57
BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58
BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59
BAB 59. CIA DI CULIK
60
BAB 60. TANGIS CIA
61
BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62
BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63
BAB 63. TRAUMA
64
BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65
BAB 65. TERSANDUNG
66
BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67
BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68
BAB 68. AKAD NIKAH
69
BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70
BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71
BAB 71. MALAM PERTAMA
72
BAB 72. MERASA BAHAGIA
73
BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74
BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75
BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76
BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77
BAB 77. DI CALIFORNIA
78
BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79
BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80
BAB 80. TELEPON DARI CIA
81
BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82
BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83
BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84
BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85
BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86
BAB 86. SENYUMAN REGEN
87
BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88
BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89
BAB 89. INGIN MENIKAH
90
BAB 90. MERASA GUGUP
91
BAB 91. MEMINTA RESTU
92
BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93
BAB 93. KWATIR
94
BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95
BAB 95. ALVEN BEBAS
96
BAB 96. MEMOHON
97
BAB 97. KONDISI KRITIS
98
BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99
BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100
BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101
BAB 102. JANUAR KEMBALI
102
BAB 102. SAHABAT LAMA
103
BAB 103. PENGEN DI MANJA
104
BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105
BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106
BAB 106. MERASA TERGANGGU
107
BAB 107. KEPO
108
BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109
BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110
BAB 110. SEKRETARIS BARU
111
BAB 111. MISI MARISSA
112
BAB 112. RENCANA A GAGAL
113
BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114
BAB 114. PERMINTAAN EVI
115
BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116
BAB 116. TAMARA DI CULIK
117
BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118
BAB 118. OPERASI BERHASIL
119
BAB 119. TANGIS REGEN
120
BAB 120. PDKT
121
BAN 121. I LOVE YOU TOO
122
BAB 122. SYUKURAN
123
BAB 123. MELAMAR MARISSA
124
BAB 124. MELAMAR
125
BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126
BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127
BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128
BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129
BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130
BAB 130. KITA PUTUS
131
BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132
BAB 132. METODE SOLO KARIR
133
BAB 133. NGERUMPI
134
BAB 134. MERASA IRI
135
BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136
BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137
BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138
BAB 138. EVI HAMIL
139
BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140
BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141
BAB 141. MUSIBAH
142
BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143
BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144
BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145
BAB 145. TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!