BAB 15. NGIDAM PIZZA

"Terima kasih ya, Tamara. Sudah banyak membantuku."ucap Regen kepada Tamara.

"Jangan terus mengucapkan terima kasih dong Tuan, kan saya sudah mengatakan sudah sewajarnya kita sesama umat saling membantu.

"Oh iya, ini sudah pukul delapan malam. Kami pamit dulu ya, Tuan. Kasihan Cia dia butuh istirahat."ucap Tamara berpamitan kepada Regen dan juga Tuan Aditama.

"Ya sudah, terima kasih ya, Tamara. kamu sudah baik sekali setiap hari datang menjenguk Putra saya ke rumah sakit. Kamu wanita yang sangat baik, aku yakin kamu juga akan mendapatkan kebahagiaan di masa yang akan datang."ucap Tuan Aditama. lalu langsung meminta Januar untuk segera menghantarkan Tamara dan juga Cia ke rumah yang selama ini ditempati oleh Tamara dan Cia.

"Januar kamu antarkan Tamara dan Cia pulang ke rumahnya, ingat hati-hati dalam berkendara."Tuan Aditama mengingatkan Januar dan memerintahkan Januar mengantarkan Tamara dan Cia.

"Baik Tuan." sahutnya setelah berpamitan kepada Tuan Aditama dan juga Regen. Tamara meninggalkan ruang rawat inap Regen bersama dengan Cia.

Tetapi Sebelumnya Cia tidak lupa memberi salam dan peluk cium kepada Tuan Aditama. membuat Tuan Aditama benar-benar bahagia merasa dirinya memiliki seorang cucu.

Tuan Aditama tersenyum melihat tingkah bocah kecil itu, yang begitu menggemaskan. saat Tamara dan Cia berlalu dari ruang rawat inap Regen. Tuan Aditama menghampiri putranya.

"Kamu lihat sendiri, kan. wanita sebaik Tamara pun tega dikhianati oleh mantan suaminya sendiri. Sama seperti kamu, dia juga memergoki suaminya sedang bercumbu mesra dengan wanita lain.

Tapi kamu lihat, kan. Tamara begitu tegar, dia seolah tidak memiliki beban pikiran sama sekali. Apa kamu tahu Tamara menjalani hari-harinya bagaimana? semenjak resign dari kantor ALC COMPANY, Tamara menjadi ibu rumah tangga. Membuat Alven merasa sepele terhadapnya.

Hingga Alven pun memiliki alasan untuk selingkuh di luar, setelah Tamara mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya, perceraian pun terjadi.Tapin itu bukan Tamara yang meminta, justru Alven yang sudah menalaknya terlebih dahulu.

Tamara begitu tegar, bahkan menurut informasi yang papa dapatkan, kalau Alven sama sekali tidak memberi nafkah kepada putrinya. Sehingga Tamara harus banting tulang untuk menafkahi putrinya. Apa kamu tahu aktivitas Tamara saat ini apa?

Untuk menafkahi putrinya sebagai seorang single Mom, dia berjualan es Boba di depan rumahnya. Hasil dari jualan itulah Tamara memberi nafkah kepada putrinya. Karena semenjak bercerai, Alven sama sekali tidak pernah memberikan kewajibannya terhadap putrinya.

Tapi Tamara tetap tegar, dia tidak pernah mengeluh kepada siapapun. Bahkan ayah saja kasihan melihatnya. Dia memang tidak pernah cerita kepada siapapun, Papa tahu dari asisten papa sendiri.

Tamara itu wanita yang baik, dia solehah. Dia pantas bahagia. Jujur kalau disuruh papa memilih menantu, papa lebih memilih Tamara menjadi seorang menantu Papa, walaupun dirinya seorang janda memiliki anak satu." ucap Tuan Aditama kepada Regen yang masih berbaring di atas bunker.

Regen hanya terdiam tidak menjawab apa yang diucapkan oleh Tuan Aditama. Entah apa yang dipikirkan oleh pria itu. Matanya terpejam ketika mendengar ayahnya meminta Regen untuk menikah kembali setelah Regen pulih.

"Ya sudah, kamu istirahat lah, ini sudah malam. Papa akan baring di tempat tidur itu, jika perlu sesuatu kamu panggil saja papa dan juga Januar. Januar sudah pulang dari menghantar Tamara dan Cia, dia masih berada di kantin. Mungkin sebentar lagi Januar akan datang."ucap Tuan Aditama sambil berlalu meninggalkan Regen dan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang tak jauh dari Regen.

Sementara di tempat lain, Soraya sedang bergelut manja di lengan sang suami.

"Mas, Aku ingin makan sesuatu. tolong belikan dong."ucap Soraya kepada suaminya.

"Memangnya kamu mau makan apa?"

"Mau makan pizza."

"Tapi ini udah jam berapa sayang?"

"Baru juga jam sembilan malam Mas. Ingat Mas, di dalam sini ada anak kamu. Apa Mas mau anak kita nanti ileran?"ucap Seraya dengan manja.

"Ya enggak dong Sayang, mana mungkin Mas ingin anak kita nanti ileran. Oke tunggu sebentar ya. Mas akan membelinya."ucap Alven sambil berdiri mengambil kunci mobil miliknya.

"Sayang mas pergi dulu ya."ucap Alven berpamitan kepada Soraya.

"Iya Mas hati-hati ya, dan jangan lama-lama ingat ada aku dan calon anak kita menunggu kamu di rumah."ucap Soraya kepada suaminya.

Alven mengembangkan senyumnya, menatap wanita yang saat ini sangat ia cintai. wanita yang membuat dirinya meninggalkan istrinya Tamara dan juga putrinya Cia.

Entah cinta apa yang dimiliki oleh Alven, sehingga dirinya tega meninggalkan putrinya sendiri. Ia Pun seolah lupa memberi nafkah kepada putrinya. Mungkin ia sudah dibutakan dengan cintanya yang begitu besar terhadap Soraya.

Alven berlalu meninggalkan Soraya, dengan menggunakan mobil miliknya Ia pun berlalu untuk membeli Pizza permintaan sang istri.

Sepanjang perjalanan, Alven teringat kepada Tamara yang tak pernah meminta apa-apa saat Tamara hamil Cia. Tapi saat ini Soraya banyak sekali yang ia inginkan semenjak dirinya hamil.

Alven berusaha menurutinya, karena Soraya mengatakan anak yang ada di dalam kandungannya itu berjenis kelamin laki-laki. anak yang selama ini didambakan oleh Alven. dari dulu kedua orang tua Alven dan juga Alven menginginkan sosok anak laki-laki.

Setelah Alven membeli pizza pesanan Soraya, ia pun langsung kembali menghampiri istrinya yang sudah menunggu dirinya.

Tok ....

Tok ....

Tok....

Suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Soraya.

Mata Soraya berbinar. Ia mengetahui kalau suaminya yang saat ini pulang membawakan Pizza pesanannya.

Soraya membuka pintu, Ia langsung berhamburan memeluk Alven saat melihat tangan Alven membawa kotak pizza di tangannya.

"Kamu sudah pulang mas, Ayo masuk, aku sudah tidak sabar ingin memakan pizza yang kamu beli. Mungkin anak kamu sedang menginginkan pizza, sehingga sedari tadi aku ingin memakan pizza Mas." ucap Soraya sambil bergelut manja di lengan suaminya.

Alven hanya tersenyum lalu memberikan kecupan hangat di kening Soraya. Pasangan suami istri ini begitu bahagia, Mereka pun merencanakan sesuatu terhadap Tamara.

Mereka menginginkan rumah yang ditempati Tamara. Bagaimanapun caranya mereka harus mendapatkan rumah itu.

"Mas, apa sudah kamu pikirkan ide Bagaimana cara agar Tamara menyerahkan rumah yang mereka tempati itu kepada kita?"tanya Soraya kepada sang suami.

"Kamu tenang saja sayang, kamu harus lebih bersabar dulu. Nanti mas akan berusaha untuk merebut rumah itu. Mas sedang mencari pengacara handal, agar kita mendapatkan rumah."ucap Alven kepada istrinya Soraya, yang menginginkan rumah yang ditempati Tamara itu beralih kepada mereka.

Entah apa yang ada di pikiran Alven dan Soraya, mereka memang pasangan suami istri durjana. Tidak tahu bagaimana Tamara berjuang untuk hidup. seenaknya saja mereka ingin merebut rumah hasil jerih payah Tamara sendiri.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK.

Terpopuler

Comments

Alif

Alif

klo alven mendapatkan rumah tamara pasti author yg aq salahkan

2025-01-26

1

Ning Suswati

Ning Suswati

hhhhhh alven alven, masih kurang apa lagi kamu ingin menyakiti anak sendiri, gk nyadar2 laki2 kalau sdh mengedepankan nafsu setannya, otaknya sdh gk fungsi lagi tuh, gk tau aja sekarang tamara sdh tdk sendiri lagi, sdh ada orang berkuasa di belakangnya,

2025-01-22

1

Puttri Ptr Puput

Puttri Ptr Puput

sesama manusia ga sih heheh kalo kata umat bgt tuh sprti prktaan "umat rasulullah"

2023-08-29

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2 BAB 2. MENCARI TAHU
3 BAB 3. TALAK
4 BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5 BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6 BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7 BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8 BAB 8. KEPO
9 BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10 BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11 BAB 11. DI RUANG OPERASI
12 BAB 12. KONDISI KRITIS
13 BAB 13. MULAI SADAR
14 BAB 14. PANGGILAN OPA
15 BAB 15. NGIDAM PIZZA
16 BAB 16. CANDA DAN TAWA
17 BAB 17. MERASA MUAK
18 BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19 BAB 19. RENCANA BERHASIL
20 BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21 BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22 BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23 BAB 23. DI USIR
24 BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25 BAB 25. MEETING BOHONGAN
26 BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27 BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28 BAB 28. CINTA TERPENDAM
29 BAB 29. REGEN KEMBALI
30 BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31 BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32 BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33 BAB 33. TELEPON DARI CIA
34 BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35 BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36 BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37 BAB 37. TEKAD REGEN
38 BAB 38. MISI KEDUA
39 BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40 BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41 BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42 BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43 BAB 43. RAHASIA SORAYA
44 BAB 44. KEBIASAAN
45 BAB 45. TELEPON PALSU
46 BAB 46. TALAK
47 BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48 BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49 BAB 49. CIA DIRAWAT
50 BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51 BAB 51. TERPESONA
52 BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53 BAB 53. MENCURI HATI CIA
54 BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55 BAB 55. MELAMAR
56 BAB 56. BUKAN MENOLAK
57 BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58 BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59 BAB 59. CIA DI CULIK
60 BAB 60. TANGIS CIA
61 BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62 BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63 BAB 63. TRAUMA
64 BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65 BAB 65. TERSANDUNG
66 BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67 BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68 BAB 68. AKAD NIKAH
69 BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70 BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71 BAB 71. MALAM PERTAMA
72 BAB 72. MERASA BAHAGIA
73 BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74 BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75 BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76 BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77 BAB 77. DI CALIFORNIA
78 BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79 BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80 BAB 80. TELEPON DARI CIA
81 BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82 BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83 BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84 BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85 BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86 BAB 86. SENYUMAN REGEN
87 BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88 BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89 BAB 89. INGIN MENIKAH
90 BAB 90. MERASA GUGUP
91 BAB 91. MEMINTA RESTU
92 BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93 BAB 93. KWATIR
94 BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95 BAB 95. ALVEN BEBAS
96 BAB 96. MEMOHON
97 BAB 97. KONDISI KRITIS
98 BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99 BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100 BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101 BAB 102. JANUAR KEMBALI
102 BAB 102. SAHABAT LAMA
103 BAB 103. PENGEN DI MANJA
104 BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105 BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106 BAB 106. MERASA TERGANGGU
107 BAB 107. KEPO
108 BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109 BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110 BAB 110. SEKRETARIS BARU
111 BAB 111. MISI MARISSA
112 BAB 112. RENCANA A GAGAL
113 BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114 BAB 114. PERMINTAAN EVI
115 BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116 BAB 116. TAMARA DI CULIK
117 BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118 BAB 118. OPERASI BERHASIL
119 BAB 119. TANGIS REGEN
120 BAB 120. PDKT
121 BAN 121. I LOVE YOU TOO
122 BAB 122. SYUKURAN
123 BAB 123. MELAMAR MARISSA
124 BAB 124. MELAMAR
125 BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126 BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127 BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128 BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129 BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130 BAB 130. KITA PUTUS
131 BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132 BAB 132. METODE SOLO KARIR
133 BAB 133. NGERUMPI
134 BAB 134. MERASA IRI
135 BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136 BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137 BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138 BAB 138. EVI HAMIL
139 BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140 BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141 BAB 141. MUSIBAH
142 BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143 BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144 BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145 BAB 145. TAMAT
Episodes

Updated 145 Episodes

1
BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2
BAB 2. MENCARI TAHU
3
BAB 3. TALAK
4
BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5
BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6
BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7
BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8
BAB 8. KEPO
9
BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10
BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11
BAB 11. DI RUANG OPERASI
12
BAB 12. KONDISI KRITIS
13
BAB 13. MULAI SADAR
14
BAB 14. PANGGILAN OPA
15
BAB 15. NGIDAM PIZZA
16
BAB 16. CANDA DAN TAWA
17
BAB 17. MERASA MUAK
18
BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19
BAB 19. RENCANA BERHASIL
20
BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21
BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22
BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23
BAB 23. DI USIR
24
BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25
BAB 25. MEETING BOHONGAN
26
BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27
BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28
BAB 28. CINTA TERPENDAM
29
BAB 29. REGEN KEMBALI
30
BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31
BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32
BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33
BAB 33. TELEPON DARI CIA
34
BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35
BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36
BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37
BAB 37. TEKAD REGEN
38
BAB 38. MISI KEDUA
39
BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40
BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41
BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42
BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43
BAB 43. RAHASIA SORAYA
44
BAB 44. KEBIASAAN
45
BAB 45. TELEPON PALSU
46
BAB 46. TALAK
47
BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48
BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49
BAB 49. CIA DIRAWAT
50
BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51
BAB 51. TERPESONA
52
BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53
BAB 53. MENCURI HATI CIA
54
BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55
BAB 55. MELAMAR
56
BAB 56. BUKAN MENOLAK
57
BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58
BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59
BAB 59. CIA DI CULIK
60
BAB 60. TANGIS CIA
61
BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62
BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63
BAB 63. TRAUMA
64
BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65
BAB 65. TERSANDUNG
66
BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67
BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68
BAB 68. AKAD NIKAH
69
BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70
BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71
BAB 71. MALAM PERTAMA
72
BAB 72. MERASA BAHAGIA
73
BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74
BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75
BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76
BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77
BAB 77. DI CALIFORNIA
78
BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79
BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80
BAB 80. TELEPON DARI CIA
81
BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82
BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83
BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84
BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85
BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86
BAB 86. SENYUMAN REGEN
87
BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88
BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89
BAB 89. INGIN MENIKAH
90
BAB 90. MERASA GUGUP
91
BAB 91. MEMINTA RESTU
92
BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93
BAB 93. KWATIR
94
BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95
BAB 95. ALVEN BEBAS
96
BAB 96. MEMOHON
97
BAB 97. KONDISI KRITIS
98
BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99
BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100
BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101
BAB 102. JANUAR KEMBALI
102
BAB 102. SAHABAT LAMA
103
BAB 103. PENGEN DI MANJA
104
BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105
BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106
BAB 106. MERASA TERGANGGU
107
BAB 107. KEPO
108
BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109
BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110
BAB 110. SEKRETARIS BARU
111
BAB 111. MISI MARISSA
112
BAB 112. RENCANA A GAGAL
113
BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114
BAB 114. PERMINTAAN EVI
115
BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116
BAB 116. TAMARA DI CULIK
117
BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118
BAB 118. OPERASI BERHASIL
119
BAB 119. TANGIS REGEN
120
BAB 120. PDKT
121
BAN 121. I LOVE YOU TOO
122
BAB 122. SYUKURAN
123
BAB 123. MELAMAR MARISSA
124
BAB 124. MELAMAR
125
BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126
BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127
BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128
BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129
BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130
BAB 130. KITA PUTUS
131
BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132
BAB 132. METODE SOLO KARIR
133
BAB 133. NGERUMPI
134
BAB 134. MERASA IRI
135
BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136
BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137
BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138
BAB 138. EVI HAMIL
139
BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140
BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141
BAB 141. MUSIBAH
142
BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143
BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144
BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145
BAB 145. TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!