BAB 13. MULAI SADAR

Tuan Aditama pun menghubungi Januar atas apa yang terjadi kepada putranya. Ia Pun meminta keterangan kepada Januar Mengapa putranya sampai menyetir sendiri.

Januar merasa bersalah, karena membiarkan Regen menyetir mobil sendiri kala itu. Padahal pikiran Regen saat itu sedang kacau karena melihat sosok wanita yang telah menghianati cintanya, beberapa tahun yang lalu.

Januar menundukkan kepalanya Ketika Tuan Aditama bertanya, hal yang sebenarnya kepadanya.

Tapi Januar pun tidak dapat menutupinya lagi, Akhirnya dia pun menceritakan hal apa yang terjadi.

"Maafkan saya Tuan, saya dengan Tuan Regen saat itu sedang mengadakan meeting di salah satu restoran yang lokasinya tidak terlalu jauh dari kantor ALC COMPANY.

Ternyata ketika kami berada di sana meeting bersama klien Regen melihat sosok Bianca di sana, bersama lelaki yang sudah memicu kehancuran rumah tangga Regen dengan Bianca.

Mungkin Tuan Regen mengingat segala penghianatan yang dilakukan Bianca saat itu, Ia meminta aku untuk pergi naik taksi. sementaranya Tuan Regen mengatakan dirinya ingin menenangkan diri ke suatu tempat. Januar memberitahu Tuan Aditama.

Januar pun benar-benar terhenyak mendengar berita kecelakaan bosnya itu, Padahal Ia masih baru saja makan bersama dan meeting bersama dengan Regen.

"Apa kamu tahu jika tidak ada Tamara di sana, mungkin Regen sudah hangus terbakar. Karena mobil yang dikendarai Regen menurut penuturan Tamara, tidak Berapa lama pasca kecelakaan itu, setelah Tamara berhasil mengeluarkan Regen dari mobil itu, mobil itu hangus terbakar."

Mendengar penuturan Tuan Aditama Januar benar-benar terhenyak,

"Tamara?

"Tamara mantan istri Alven yang dulu bekerja di ALC COMPANY Tuan?"tanya Januar penuh selidik.

"Iya, Tamara, yang menyelamatkan Regen, kebetulan Tamara sedang melintas di sana. Tamara menyaksikan kejadian kecelakaan itu. Dia yang membawa Regen ke rumah sakit dan dia juga yang menghubungi saya."ucap Tuan Aditama kepada Januar.

"Alhamdulillah, untung ada Tamara Ya Tuan."ucap Januar bersyukur, walaupun hingga saat ini Regen belum sadarkan diri. setidaknya masih ada harapan untuk dapat pulih kembali.

***"

Selama Regen berada di rumah sakit, Tamara selalu berusaha memberikan waktu untuk menjenguk Regen. walaupun Regen masih berada di ruang ICU

Setelah Tamara menutup warung es Boba miliknya, ia selalu mengajak Cia untuk menjenguk Regen yang ada di rumah sakit.

Regen yang masih berada di ruang ICU, belum memiliki perkembangan yang signifikan.

Tamara meminta izin kepada dokter agar dirinya diizinkan masuk ke ruang ICU, untuk sekedar berkomunikasi dengan Regen di bawah alam sadarnya.

Saat telah bernegoisasi dan dengan pertimbangan yang cukup, akhirnya dokter pun mengizinkan Tamara masuk ke ruang ICU untuk berbicara langsung secara virtual dengan reagen. Berharap dengan diajak berbicara di bawah alam sadarnya, Regen segera sadar.

"Halo selamat malam Tuan Regen, mungkin anda tidak terlalu mengenal saya. Tapi saya masih ingat Budi baik Tuan saat saya bekerja di perusahaan ALC COMPANY

Perkenalkan Tuan saya Tamara, mantan karyawan yang bekerja di ALC COMPANY. dan ini putri saya Fitricia, dia yang selalu ingin bertemu dengan Tuan. Saat saya menceritakan kecelakaan yang Tuan rasakan dia ingin sekali langsung bertemu dengan Tuan.

"Ayo semangat Tuan, Tuan harus sehat. Tuan pasti bisa melewati ini semua, kasihan Tuan Aditama yang saat ini sedang menangis, melihat kondisi Tuan. Dia ingin segera Tuan sembuh." ucap Tamara sambil mengusap wajah pucat lelaki itu.

"Om, bangun dong. Mamaku sangat sedih melihat kondisi Om seperti ini, Mamaku terus berdoa meminta kepada Allah agar Om cepat sembuh. Om, harus cepat sembuh, Cia ingin bermain dengan Om."ucap Cia sambil memegang tangan Regen yang masih berbaring di bawah alam sadarnya.

****

Beberapa hari di ruang ICU, Tamara tak lelah-lelahnya untuk membangunkan pria itu. Apalagi setelah Tuan Aditama selalu meminta kepada Tamara untuk memberikan waktunya datang menghampiri putranya ke rumah sakit.

"Saat hari kelima Tamara menjenguk Regen di ruang ICU, Tamara membisikkan sesuatu kepada Regen. "Aku tahu kamu lelaki yang kuat, kamu harus kuat Jangan lemah seperti ini."bisik Tamara tepat di telinga Regen.

Entah mengapa atau Apa yang memicu tangan Regen mulai bergerak, kemudian perlahan kedua kelopak matanya pun terbuka. Hal itu membuat Tamara langsung memanggil dokter dan suster yang bertugas di sana. untuk memeriksa kondisi kesehatan reagen.

"Saya ada dimana?"

"Tuan saat ini sedang berada di rumah sakit.

"Apa yang terjadi kepada saya?"

"Tuan mengalami kecelakaan beberapa hari yang lalu."jawab Tamara

Regen berusaha mengingat apa yang terjadi, hingga kecelakaan naas itu menimpanya.

"Ya sudah Tuan, Tuan Tenang saja dulu, agar dokter memeriksa kondisi Tuan. Karena sudah beberapa hari Tuan tidak sadarkan diri.

"Apa Papa saya mengetahui apa yang terjadi kepada?"tanya Regen

Tamara menganggukkan kepalanya, lalu dia pun angkat bicara, Bagaimana kondisi Tuan Aditama saat mengetahui kecelakaan yang menimpa Regen.

Regen pun merasa bersalah terhadap ayahnya, karena dia ayahnya Pasti sangat mengkhawatirkannya

Saat dokter memeriksa kondisi kesehatannya, kini Regen sudah melewati masa kritisnya. setelah beberapa hari dirawat di ruang ICU paska operasi dilakukan.

Regen akhirnya dipindahkan ke ruang rawat inap, setelah beberapa hari dia dirawat di ruang ICU.

Tamara benar-benar bersyukur, akhirnya Regen melewati masa kritisnya.

Tuan Aditama yang mendengar kalau putranya saat ini sudah melewati masa kritis, dan putranya juga sudah mulai sadarkan diri, Ia pun langsung meminta kepada Aryo untuk segera menghantarkan dirinya ke rumah sakit. Setelah mendapatkan sambungan telepon seluler dari Tamara. Karena setelah Tamara tiba di rumah sakit, Tamara minta kepada Tuan Aditama agar segera istirahat.

Tamara kasihan melihat Tuan Aditama harus berjaga di sana, Walaupun ada Januar sang asisten dan juga beberapa asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Aditama, secara bergantian berjaga di rumah sakit. Tapi sepertinya Tuan Aditama lebih percaya kepada Tamara dan juga Januar untuk menjaga Putra tunggalnya.

"Aryo antarkan saya sekarang juga ke rumah sakit. Tamara mengabari aku kalau saat ini Putraku Regen sudah sadar dan melewati masa kritisnya."ucap Tuan Aditama berbinar.

Aryo pun langsung mempersiapkan mobil, mereka langsung pergi menuju rumah sakit.

saat Tuan Aditama sudah tiba di rumah sakit, Regen sudah dipindahkan ke ruang rawat inap. Yang di sana ada Tamara dan juga Cia.

"Tamara, kamu ada di sini?" tanya Regen yang mengenali sosok Tamara.

"Tuan masih mengenal saya?" tanya Tamara penuh selidik

"Ngak mungkin kamu tidak saya kenal, kamu kan karyawan di perusahaan papa. Kamu juga karyawan teladan disana." ucap Regen kepada Tamara

Tamara mengembangkan senyumnya, menatap pria bertubuh kekar itu saat ini sedang berbaring lemah di atas Branker yang disediakan pihak rumah sakit.

"Tuan jangan terlalu banyak bergerak dulu." ujar Tamara.

"lebih baik Tuan istirahat dulu, sebentar lagi Tuan Aditama akan sampai. Karena saya sudah mengabari Kalau Tuan sudah sadar dan sudah dipindahkan ke ruang rawat inap." ucap Tamara kepada Regen.

"Terima kasih kamu sudah membantuku, Maaf kalau saya merepotkan mu."

"Tidak apa-apa Tuan, sudah sewajarnya kita sesama umat saling membantu. " sahutnya sambil mengembangkan senyumnya.

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK.

Terpopuler

Comments

Ning Suswati

Ning Suswati

lanjut ke jenjang berikutnya

2025-01-22

1

susi 2020

susi 2020

😔😔😔

2023-08-15

1

Pia Palinrungi

Pia Palinrungi

itu yg diinginkan pak adytama smg aja berjodoj regen dn tamara, biar si ulat belut soraya makin kepanasan🤣🤣🤣🤣🤣

2023-07-23

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2 BAB 2. MENCARI TAHU
3 BAB 3. TALAK
4 BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5 BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6 BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7 BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8 BAB 8. KEPO
9 BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10 BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11 BAB 11. DI RUANG OPERASI
12 BAB 12. KONDISI KRITIS
13 BAB 13. MULAI SADAR
14 BAB 14. PANGGILAN OPA
15 BAB 15. NGIDAM PIZZA
16 BAB 16. CANDA DAN TAWA
17 BAB 17. MERASA MUAK
18 BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19 BAB 19. RENCANA BERHASIL
20 BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21 BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22 BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23 BAB 23. DI USIR
24 BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25 BAB 25. MEETING BOHONGAN
26 BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27 BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28 BAB 28. CINTA TERPENDAM
29 BAB 29. REGEN KEMBALI
30 BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31 BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32 BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33 BAB 33. TELEPON DARI CIA
34 BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35 BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36 BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37 BAB 37. TEKAD REGEN
38 BAB 38. MISI KEDUA
39 BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40 BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41 BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42 BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43 BAB 43. RAHASIA SORAYA
44 BAB 44. KEBIASAAN
45 BAB 45. TELEPON PALSU
46 BAB 46. TALAK
47 BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48 BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49 BAB 49. CIA DIRAWAT
50 BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51 BAB 51. TERPESONA
52 BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53 BAB 53. MENCURI HATI CIA
54 BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55 BAB 55. MELAMAR
56 BAB 56. BUKAN MENOLAK
57 BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58 BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59 BAB 59. CIA DI CULIK
60 BAB 60. TANGIS CIA
61 BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62 BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63 BAB 63. TRAUMA
64 BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65 BAB 65. TERSANDUNG
66 BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67 BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68 BAB 68. AKAD NIKAH
69 BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70 BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71 BAB 71. MALAM PERTAMA
72 BAB 72. MERASA BAHAGIA
73 BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74 BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75 BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76 BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77 BAB 77. DI CALIFORNIA
78 BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79 BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80 BAB 80. TELEPON DARI CIA
81 BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82 BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83 BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84 BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85 BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86 BAB 86. SENYUMAN REGEN
87 BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88 BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89 BAB 89. INGIN MENIKAH
90 BAB 90. MERASA GUGUP
91 BAB 91. MEMINTA RESTU
92 BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93 BAB 93. KWATIR
94 BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95 BAB 95. ALVEN BEBAS
96 BAB 96. MEMOHON
97 BAB 97. KONDISI KRITIS
98 BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99 BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100 BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101 BAB 102. JANUAR KEMBALI
102 BAB 102. SAHABAT LAMA
103 BAB 103. PENGEN DI MANJA
104 BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105 BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106 BAB 106. MERASA TERGANGGU
107 BAB 107. KEPO
108 BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109 BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110 BAB 110. SEKRETARIS BARU
111 BAB 111. MISI MARISSA
112 BAB 112. RENCANA A GAGAL
113 BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114 BAB 114. PERMINTAAN EVI
115 BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116 BAB 116. TAMARA DI CULIK
117 BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118 BAB 118. OPERASI BERHASIL
119 BAB 119. TANGIS REGEN
120 BAB 120. PDKT
121 BAN 121. I LOVE YOU TOO
122 BAB 122. SYUKURAN
123 BAB 123. MELAMAR MARISSA
124 BAB 124. MELAMAR
125 BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126 BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127 BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128 BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129 BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130 BAB 130. KITA PUTUS
131 BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132 BAB 132. METODE SOLO KARIR
133 BAB 133. NGERUMPI
134 BAB 134. MERASA IRI
135 BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136 BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137 BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138 BAB 138. EVI HAMIL
139 BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140 BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141 BAB 141. MUSIBAH
142 BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143 BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144 BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145 BAB 145. TAMAT
Episodes

Updated 145 Episodes

1
BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2
BAB 2. MENCARI TAHU
3
BAB 3. TALAK
4
BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5
BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6
BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7
BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8
BAB 8. KEPO
9
BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10
BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11
BAB 11. DI RUANG OPERASI
12
BAB 12. KONDISI KRITIS
13
BAB 13. MULAI SADAR
14
BAB 14. PANGGILAN OPA
15
BAB 15. NGIDAM PIZZA
16
BAB 16. CANDA DAN TAWA
17
BAB 17. MERASA MUAK
18
BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19
BAB 19. RENCANA BERHASIL
20
BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21
BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22
BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23
BAB 23. DI USIR
24
BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25
BAB 25. MEETING BOHONGAN
26
BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27
BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28
BAB 28. CINTA TERPENDAM
29
BAB 29. REGEN KEMBALI
30
BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31
BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32
BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33
BAB 33. TELEPON DARI CIA
34
BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35
BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36
BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37
BAB 37. TEKAD REGEN
38
BAB 38. MISI KEDUA
39
BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40
BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41
BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42
BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43
BAB 43. RAHASIA SORAYA
44
BAB 44. KEBIASAAN
45
BAB 45. TELEPON PALSU
46
BAB 46. TALAK
47
BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48
BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49
BAB 49. CIA DIRAWAT
50
BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51
BAB 51. TERPESONA
52
BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53
BAB 53. MENCURI HATI CIA
54
BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55
BAB 55. MELAMAR
56
BAB 56. BUKAN MENOLAK
57
BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58
BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59
BAB 59. CIA DI CULIK
60
BAB 60. TANGIS CIA
61
BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62
BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63
BAB 63. TRAUMA
64
BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65
BAB 65. TERSANDUNG
66
BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67
BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68
BAB 68. AKAD NIKAH
69
BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70
BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71
BAB 71. MALAM PERTAMA
72
BAB 72. MERASA BAHAGIA
73
BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74
BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75
BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76
BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77
BAB 77. DI CALIFORNIA
78
BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79
BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80
BAB 80. TELEPON DARI CIA
81
BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82
BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83
BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84
BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85
BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86
BAB 86. SENYUMAN REGEN
87
BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88
BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89
BAB 89. INGIN MENIKAH
90
BAB 90. MERASA GUGUP
91
BAB 91. MEMINTA RESTU
92
BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93
BAB 93. KWATIR
94
BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95
BAB 95. ALVEN BEBAS
96
BAB 96. MEMOHON
97
BAB 97. KONDISI KRITIS
98
BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99
BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100
BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101
BAB 102. JANUAR KEMBALI
102
BAB 102. SAHABAT LAMA
103
BAB 103. PENGEN DI MANJA
104
BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105
BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106
BAB 106. MERASA TERGANGGU
107
BAB 107. KEPO
108
BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109
BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110
BAB 110. SEKRETARIS BARU
111
BAB 111. MISI MARISSA
112
BAB 112. RENCANA A GAGAL
113
BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114
BAB 114. PERMINTAAN EVI
115
BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116
BAB 116. TAMARA DI CULIK
117
BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118
BAB 118. OPERASI BERHASIL
119
BAB 119. TANGIS REGEN
120
BAB 120. PDKT
121
BAN 121. I LOVE YOU TOO
122
BAB 122. SYUKURAN
123
BAB 123. MELAMAR MARISSA
124
BAB 124. MELAMAR
125
BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126
BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127
BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128
BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129
BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130
BAB 130. KITA PUTUS
131
BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132
BAB 132. METODE SOLO KARIR
133
BAB 133. NGERUMPI
134
BAB 134. MERASA IRI
135
BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136
BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137
BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138
BAB 138. EVI HAMIL
139
BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140
BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141
BAB 141. MUSIBAH
142
BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143
BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144
BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145
BAB 145. TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!