BAB 17. MERASA MUAK

Keesokan harinya Tamara selalu melakukan aktivitasnya sehari-hari. Kini warung es Boba Tamara semakin ramai dikunjungi pengunjung. Dari berbagai aplikasi jasa penghantar makanan juga banyak mengorder minuman es Boba dari warung miliknya.

Tamara benar-benar bersyukur ini sebuah rezeki yang diberikan Allah untuknya dan juga putrinya. Apalagi minggu depan putrinya sudah mulai bersekolah.

Tamara sudah mendaftarkan Cia bersekolah di salah satu sekolah taman kanak-kanak yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah Tamara.

Cia begitu bahagia ketika mendengar Tamara sudah mendaftarkan dirinya di sekolah. tampaknya Cia antusias, dan sudah tidak sabaran lagi dia ingin sekolah.

Hari ini Tamara disebutkan di warung es Boba miliknya. Tiba-tiba suara Deringan ponsel miliknya terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya nomor ponsel Tuan Aditama yang menghubungi dirinya.

Mungkin karena Tamara malam tadi tidak datang ke rumah sakit sehingga Tuan Aditama menghubunginya.

Tamara menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada tuan Aditama.

Saat sambungan telepon seluler itu tersambung, Tuan Aditama pun mengutarakan niatnya dan meminta kepada Tamara agar datang ke rumah sakit.

Tamara pun menyanggupi permintaan Tuan Aditama, Tetapi setelah warung es Boba miliknya tutup. Mungkin Tamara akan datang ke rumah sakit sekitar sore nanti. Tuan Aditama tidak mempermasalahkan hal itu. karena dia mengetahui kalau Tamara sangat sibuk.

Tuan Aditama juga tidak ingin egois. Dia juga tidak ingin membuat Tamara kewalahan membagi waktu.

Tapi Tamara sepertinya tidak ingin menolak permintaan Tuan Aditama, yang meminta dirinya untuk datang ke rumah sakit.

sore harinya setelah warung es Boba Tamara tutup, Tamara langsung berlalu ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri.

Setelah beberapa menit di dalam kamar mandi, dan Tamara telah usai melakukan ritual mandinya. Ia pun keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya.

Sebelumnya Tamara sudah memandikan Cia terlebih dahulu, dan memakaikan pakaian yang rapi untuk putrinya. Terlihat putrinya sudah sangat cantik dan wangi.

Tamara pun membuka lemari lalu memakai pakaiannya apa adanya. Ia pun sengaja memakai pakaian santai sore ini, karena Tamara dan Cia akan pergi ke rumah sakit.

Untuk menjenguk Regen di rumah sakit, sudah dua minggu lamanya Regen berada di rumah sakit. Untung ada Januar yang dapat dipercaya untuk mengelola perusahaan selama Regen berada di rumah sakit dan Tuan Aditama pun tidak dapat melakukan tugasnya sebagai pemilik dan CEO perusahaan.

Saat ini Tamara sudah bersiap untuk berangkat ke rumah sakit. Tiba-tiba sebuah mobil sudah berada di depan rumah Tamara.

Ternyata Tuan Aditama sudah meminta kepada Aryo untuk segera menjemput Tamara dan juga Cia di rumah yang selama ini ditempati.

"Loh, Pak Aryo kok ada di sini? tanya Tamara saat melihat Aryo turun dari mobil.

"Maaf mbak Tamara, tapi saya diperintahkan oleh Tuan Aditama untuk menjemput Mbak Tamara dan juga Cia."sahut Aryo sambil mempersilahkan Tamara masuk ke dalam mobil.

"Ya ampun, Kenapa harus repot-repot sih, kan saya bisa naik taksi atau ojek kesana."

"Maaf Mbak, tapi saya hanya menjalankan perintah dari tuan Aditama." sahut Aryo sambil langsung menghidupkan mesin mobil yang ia kendarai, setelah memastikan Tamara dan Cia duduk dengan nyaman di jok penumpang.

Sepanjang perjalanan Cia selalu bertanya kepada Tamara. Mengenai kondisi Regen saat ini. Dengan sabar, Tamara selalu menjawab pertanyaan putrinya, tak ingin membuat putrinya kecewa, jika dirinya tidak menjawab segala pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh Cia kepadanya.

****

Di perusahaan ALC COMPANY, tampak Alven sedang sibuk mengerjakan segala pekerjaan yang sudah diberikan oleh atasan kepadanya.

Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar jelas di telinganya.

"Maaf Pak Alven, ini saatnya makan siang, Kalau berkenan Saya mengundang Tuan untuk makan siang bersama. Saya memiliki tempat makan siang yang enak dan nyaman."ucap wanita berparas cantik itu kepada Alven.

Alven melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya. Benar sekali Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang, itu berarti jam makan siang sudah tiba.

"Kamu mengundang saya makan siang bersama? apa Saya tidak salah dengar? tanya Alven kepada wanita yang ada di hadapannya.

"Tidak pak, Bapak tidak salah dengar. Apakah Bapak bersedia makan siang bersama dengan saya."ucap wanita berparas cantik itu dengan nada memohon.

Alven mengembangkan senyumnya. "Bagaimana mungkin aku bisa menolak tawaran Makan siang dengan wanita secantik kamu."ucap Alven sambil mencolek Dago wanita itu.

"Kalau begitu, kita makan bersama sekarang."ucap wanita itu sambil menggandeng tangan Alven keluar dari ruang kerja Alven.

Tampak Alven begitu bahagia, Ia merasa dicintai oleh wanita itu. Dia merasa bangga saat digandeng oleh Evi dari ruang kerjanya.

Kini keduanya sudah berada di dalam lift, Evi langsung menekan tombol lift lalu membawa mereka turun ke bawah.

Kita naik mobil Pak Alven atau mobil saya? tanya wanita itu karena kebetulan wanita itu difasilitasi mobil kantor.

"Lebih baik kita naik mobil saya saja, mobil yang kamu gunakan saat ini kan mobil kantor. tidak enak dilihat orang, Nanti orang berprasangka kalau saya tidak memiliki modal jalan dengan wanita secantik kamu." Goda Alven lagi-lagi membuat wanita itu menjadi jijik.

Bukan malah terpesona kepada Alven. Justru ia semakin membencinya, tapi ia berusaha untuk menahan gejolak amarah yang ada di dalam dirinya.

Alven menghidupkan mesin mobil miliknya, saat memastikan kalau saat ini Evi sudah duduk di samping kemudi dengan nyaman. Bahkan Alven memasangkan sabuk pengaman untuk wanita cantik yang ada di hadapannya. Hingga kedua wajah pria wanita itu saling berdekatan, deru nafas Alven terasa jelas di telinga Evi, Evi mengalihkan pandangannya. Tak Ingin lelaki durjana itu melihat wajahnya yang begitu membenci lelaki yang ada di sampingnya.

Kini Alven mengendarai mobil miliknya menuju sebuah cafe di mana Evi sudah memberikan alamat kepada Alven. Selama di dalam perjalanan, Alven tak henti-hentinya bicara memuji muji kecantikan Evi. Membuat Evi semakin muak melihat pria yang ada di sampingnya.

Tapi untuk membalaskan sakit hati Tamara kepadanya, Ia berusaha menahannya. Padahal Tamara sama sekali tidak pernah meminta kepada Evi untuk melakukan seperti apa yang dilakukan Evi saat ini.

Mungkin karena Evi terlalu berempati kepada Tamara. sehingga ia ingin membalaskan sakit hati Tamara kepada pria durjana itu.

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 menit, akhirnya mereka tiba di kafe, Alven turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk wanita cantik yang ada bersamanya di dalam mobil.

"Silakan nona cantik." ucap Alven mempersilahkan Evi turun dari dalam mobil. lalu tidak tanpa sungkan-sungkan, Alven menggandeng tangan Evi masuk ke dalam Cafe.

Dan sepertinya umpan yang diberikan Evi sudah termakan oleh Alven. Saat ini Evi dan Alven sedang menikmati menu makan siang di salah satu cafe romantis.

"Tempatnya romantis banget ya,"ucap Alven sambel tersenyum menatap Evi yang sedari tadi melihat sekeliling.

Karena sebelumnya dia sudah mengirimkan pesan kepada Soraya. Tetapi dia tidak menggunakan nomor ponsel miliknya. Dia menggunakan nomor ponsel abal-abal,agar Soraya tidak mengetahui nomor ponsel Siapa yang mengirimkan alamat mereka makan siang bareng bersama suaminya Alven

Bersambung.....

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK.

Terpopuler

Comments

Ning Suswati

Ning Suswati

nekat banget sih si evi, lanjut

2025-01-23

1

susi 2020

susi 2020

😔😔

2023-08-15

1

susi 2020

susi 2020

😘😘

2023-08-15

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2 BAB 2. MENCARI TAHU
3 BAB 3. TALAK
4 BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5 BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6 BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7 BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8 BAB 8. KEPO
9 BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10 BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11 BAB 11. DI RUANG OPERASI
12 BAB 12. KONDISI KRITIS
13 BAB 13. MULAI SADAR
14 BAB 14. PANGGILAN OPA
15 BAB 15. NGIDAM PIZZA
16 BAB 16. CANDA DAN TAWA
17 BAB 17. MERASA MUAK
18 BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19 BAB 19. RENCANA BERHASIL
20 BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21 BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22 BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23 BAB 23. DI USIR
24 BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25 BAB 25. MEETING BOHONGAN
26 BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27 BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28 BAB 28. CINTA TERPENDAM
29 BAB 29. REGEN KEMBALI
30 BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31 BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32 BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33 BAB 33. TELEPON DARI CIA
34 BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35 BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36 BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37 BAB 37. TEKAD REGEN
38 BAB 38. MISI KEDUA
39 BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40 BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41 BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42 BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43 BAB 43. RAHASIA SORAYA
44 BAB 44. KEBIASAAN
45 BAB 45. TELEPON PALSU
46 BAB 46. TALAK
47 BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48 BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49 BAB 49. CIA DIRAWAT
50 BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51 BAB 51. TERPESONA
52 BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53 BAB 53. MENCURI HATI CIA
54 BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55 BAB 55. MELAMAR
56 BAB 56. BUKAN MENOLAK
57 BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58 BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59 BAB 59. CIA DI CULIK
60 BAB 60. TANGIS CIA
61 BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62 BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63 BAB 63. TRAUMA
64 BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65 BAB 65. TERSANDUNG
66 BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67 BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68 BAB 68. AKAD NIKAH
69 BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70 BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71 BAB 71. MALAM PERTAMA
72 BAB 72. MERASA BAHAGIA
73 BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74 BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75 BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76 BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77 BAB 77. DI CALIFORNIA
78 BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79 BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80 BAB 80. TELEPON DARI CIA
81 BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82 BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83 BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84 BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85 BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86 BAB 86. SENYUMAN REGEN
87 BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88 BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89 BAB 89. INGIN MENIKAH
90 BAB 90. MERASA GUGUP
91 BAB 91. MEMINTA RESTU
92 BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93 BAB 93. KWATIR
94 BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95 BAB 95. ALVEN BEBAS
96 BAB 96. MEMOHON
97 BAB 97. KONDISI KRITIS
98 BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99 BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100 BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101 BAB 102. JANUAR KEMBALI
102 BAB 102. SAHABAT LAMA
103 BAB 103. PENGEN DI MANJA
104 BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105 BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106 BAB 106. MERASA TERGANGGU
107 BAB 107. KEPO
108 BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109 BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110 BAB 110. SEKRETARIS BARU
111 BAB 111. MISI MARISSA
112 BAB 112. RENCANA A GAGAL
113 BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114 BAB 114. PERMINTAAN EVI
115 BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116 BAB 116. TAMARA DI CULIK
117 BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118 BAB 118. OPERASI BERHASIL
119 BAB 119. TANGIS REGEN
120 BAB 120. PDKT
121 BAN 121. I LOVE YOU TOO
122 BAB 122. SYUKURAN
123 BAB 123. MELAMAR MARISSA
124 BAB 124. MELAMAR
125 BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126 BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127 BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128 BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129 BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130 BAB 130. KITA PUTUS
131 BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132 BAB 132. METODE SOLO KARIR
133 BAB 133. NGERUMPI
134 BAB 134. MERASA IRI
135 BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136 BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137 BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138 BAB 138. EVI HAMIL
139 BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140 BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141 BAB 141. MUSIBAH
142 BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143 BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144 BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145 BAB 145. TAMAT
Episodes

Updated 145 Episodes

1
BAB 1. DI TINGGAL LAGI
2
BAB 2. MENCARI TAHU
3
BAB 3. TALAK
4
BAB 4. TERTAWA DIBAWAH PENDERITAAN TAMARA
5
BAB 5. SIDANG PERCERAIAN
6
BAB 6. KEMBALI KE TANAH AIR
7
BAB 7. KEMBALI MENJADI PEMIMPIN
8
BAB 8. KEPO
9
BAB 9. JANGAN BENCI AYAH
10
BAB 10. REGEN KECELAKAAN
11
BAB 11. DI RUANG OPERASI
12
BAB 12. KONDISI KRITIS
13
BAB 13. MULAI SADAR
14
BAB 14. PANGGILAN OPA
15
BAB 15. NGIDAM PIZZA
16
BAB 16. CANDA DAN TAWA
17
BAB 17. MERASA MUAK
18
BAB 18. PERTENGKARAN ALVEN DAN SORAYA
19
BAB 19. RENCANA BERHASIL
20
BAB 20. MENGATUR STRATEGI
21
BAB 21. SAMA SAMA JOMBLO
22
BAB 22. MULAI MENJALANKAN RENCANA
23
BAB 23. DI USIR
24
BAB 24. SYARAT DARI ALVEN
25
BAB 25. MEETING BOHONGAN
26
BAB 26. MAKAN SIANG BARENG
27
BAB 27. PESAN WHATSAPP TAK DI BALAS
28
BAB 28. CINTA TERPENDAM
29
BAB 29. REGEN KEMBALI
30
BAB 30. KEDATANGAN ORANG TUA TAMARA
31
BAB 31. KEBOHONGAN ALVEN
32
BAB 32. PERTEMUAN REGEN DAN TAMARA
33
BAB 33. TELEPON DARI CIA
34
BAB 34. TERTAWA BAHAGIA
35
BAB 35. NGAK LAKU LAKU
36
BAB 36. SOSOK ISTRI IDAMAN
37
BAB 37. TEKAD REGEN
38
BAB 38. MISI KEDUA
39
BAB 39. RAJA DAN RATU KEPO
40
BAB 40. DI RUMAH KELUARGA ADITAMA
41
BAB 41. SEMAKIN AGRESIF
42
BAB 42. PERNIKAHAN TIDAK CANDAAN
43
BAB 43. RAHASIA SORAYA
44
BAB 44. KEBIASAAN
45
BAB 45. TELEPON PALSU
46
BAB 46. TALAK
47
BAB 47. DI TINGGAL DI CAFE
48
BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT
49
BAB 49. CIA DIRAWAT
50
BAB 50. PERMINTAAN FITRICIA
51
BAB 51. TERPESONA
52
BAB 52. NIAT JAHAT ALVEN
53
BAB 53. MENCURI HATI CIA
54
BAB 54. RENCANA PERNIKAHAN
55
BAB 55. MELAMAR
56
BAB 56. BUKAN MENOLAK
57
BAB 57. TAMARA TERUS TERANG
58
BAB 58. PERSIAPAN PERNIKAHAN
59
BAB 59. CIA DI CULIK
60
BAB 60. TANGIS CIA
61
BAB 61. CIA TIDAK SADAR
62
BAB 62. PERTEMPURAN SENGIT
63
BAB 63. TRAUMA
64
BAB 64. DI APARTEMEN EVI
65
BAB 65. TERSANDUNG
66
BAB 66. CIUMAN PERTAMA
67
BAB 67." KITA NIKAH YUK."
68
BAB 68. AKAD NIKAH
69
BAB 69. PERNIKAHAN MEWAH
70
BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA
71
BAB 71. MALAM PERTAMA
72
BAB 72. MERASA BAHAGIA
73
BAB 73. AKU MENCINTAIMU
74
BAB 74. MEMOHON DI BEBASKAN
75
BAB 75. BUKAN CARI PACAR, TAPI SUAMI
76
BAB 76.NASEHAT IBU SUMIATI
77
BAB 77. DI CALIFORNIA
78
BAB 78. SEPERTI RAJA DAN RATU
79
BAB 79.SAYA BUKAN SOPIR
80
BAB 80. TELEPON DARI CIA
81
BAB 81. WARUNG PINGGIR JALAN
82
BAB 82. TIDAK CARI KEKASIH
83
BAB 83. PANGGILAN SAYANG
84
BAB 84. CIA MENAGIH JANJI REGEN
85
BAB 84. SHOLAT BERJAMAAH
86
BAB 86. SENYUMAN REGEN
87
BAB 87. KEDATANGAN MAMANYA ALVEN
88
BAB 88. KEDATANGAN TAMARA
89
BAB 89. INGIN MENIKAH
90
BAB 90. MERASA GUGUP
91
BAB 91. MEMINTA RESTU
92
BAB 92. TAK AKAN DI RESTUI
93
BAB 93. KWATIR
94
BAB 94. PERTEMUAN TAK TERDUGA
95
BAB 95. ALVEN BEBAS
96
BAB 96. MEMOHON
97
BAB 97. KONDISI KRITIS
98
BAB 98. TIGA PEMUDA PEMUDI PENYELAMAT
99
BAB 99. PERMOHONAN TUAN BASKORO
100
BAB 100. JANUAR SUDAH TIADA
101
BAB 102. JANUAR KEMBALI
102
BAB 102. SAHABAT LAMA
103
BAB 103. PENGEN DI MANJA
104
BAB 104. JANUAR SUDAH MULAI PULIH
105
BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA
106
BAB 106. MERASA TERGANGGU
107
BAB 107. KEPO
108
BAB 108. REGEN MASUK RUMAH SAKIT
109
BAB 109. AKU YANG HAMIL KOK MAS YANG NGIDAM
110
BAB 110. SEKRETARIS BARU
111
BAB 111. MISI MARISSA
112
BAB 112. RENCANA A GAGAL
113
BAB 113. TELEPON DARI NYONYA RAINA
114
BAB 114. PERMINTAAN EVI
115
BAB.115 BERSORAK KEGIRANGAN
116
BAB 116. TAMARA DI CULIK
117
BAB 117. PILIHAN YANG SULIT
118
BAB 118. OPERASI BERHASIL
119
BAB 119. TANGIS REGEN
120
BAB 120. PDKT
121
BAN 121. I LOVE YOU TOO
122
BAB 122. SYUKURAN
123
BAB 123. MELAMAR MARISSA
124
BAB 124. MELAMAR
125
BAB 125. MAKAN SIANG DI KANTOR
126
BAB 126. EJEKAN DARI REGEN
127
BAB 127. KEAHLIAN SANG ISTRI
128
BAB 128. PEKERJAAN MENGEMPUR
129
BAB 129. PENDERITAAN CLARISSA
130
BAB 130. KITA PUTUS
131
BAB 131. DI PUNCAK BOGOR
132
BAB 132. METODE SOLO KARIR
133
BAB 133. NGERUMPI
134
BAB 134. MERASA IRI
135
BAB 135. PERNIKAHAN RONALD DAN MARISSA
136
BAB 136.MP RONALD & MARISSA
137
BAB 137. MP 2. MARISSA DAN RONALD
138
BAB 138. EVI HAMIL
139
BAB 139. DRAMA MANGGA MUDA
140
BAB 140. INGIN PULANG KAMPUNG
141
BAB 141. MUSIBAH
142
BAB 142. TANGIS TAMARA PECAH
143
BAB 143. DUKA YANG MENDALAM
144
BAB 144. TANGISAN SEORANG IBU
145
BAB 145. TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!