"Di siang hari seperti ini, enak nya minum yang dingin dingin" Ucap arabella didalam kamar nya.
"Jika di zaman kaisar ada es krim pasti enak" Ucap arabella.
"Ada minuman dingin apa saja di istana" Ucap arabella sambil bangkit dari duduk nya.
Arabella membuka pintu kamar menuju dapur istana.
"Permaisuri hendak kemana?. Saya akan menggambilkan apa yang permaisuri butuhkan" Ucap dayang pribadi permaisuri.
"Tidak perlu, aku ingin ke dapur istana" Ucap arabella.
"Tapi permaisuri tidak layak untuk pergi ke dapur istana" Ucap dayang pribadi permaisuri menundukan kepala.
"Memang nya kenapa aku tidak layak untuk pergi ke dapur?" Tanya arabella.
"Karena di dapur tempat para pelayan istana permaisuri" Jawab dayang pribadi permaisuri.
"Aku tidak peduli" Ucap arabella sambil berjalan melewati dayang pribadi permaisuri.
Dayang pribadi permaisuri pun mengikuti arabella untuk pergi ke dapur istana.
"Minggir semua, permaisuri datang" Ucap dayang pribadi permaisuri
Para pelayan pun memberi jalan arabella.
"Maaf permaisuri, ada keperluan apa permaisuri ke dapur istana?, apakah permaisuri membutuhkan sesuatu" Tanya kepala pelayan.
'Tidak biasa nya permaisuri pergi sendiri ke dapur istana, biasanya permaisuri selalu enggan pergi ke tempat tempat tertentu. Apalagi dapur istana' Ucap kepala pelayan dalam hati bertanya tanya.
"Apakah ada minuman dingin untuk ku minum" Tanya arabella.
"Tentu saja ada permaisuri" Ucap ketua pelayan memberikan minuman kepada arabella.
"Apa ini" Tanya arabella dengan penasaraan nya yang sedang memegang secangkir air di tangan nya.
'Apakah permaisuri hilang ingatan?. Biasanya permaisuri sering meminum minuman ini, kenapa sekarang malah bertanya' Ucap ketua pelayan dalam hati terheran heran.
"Ini air manis permaisuri, minuman ini di ambil dari bukit gunung yuan, gunung yuan sangat dingin jadi itu sebab nya air nya jadi dingin" Jawab ketua pelayan dengan ramah nya sambil tersenyum.
"Oh begitu ya" Ucap arabella seraya duduk sambil meminum minuman tersebut.
'Enak juga. Rasanya sangat alami,
tapi aku lebih suka es krim yang di taruh di kulkas, tidak perlu air manis yang di ambil langsung dari gunung, Sangat merepotkan juga orang orang di zaman kaisar' Ucap arabella dalam hati sambil menikmati air tersebut.
"Ya sudah aku pergi dulu" Ucap arabella bangkit dari duduk nya hendak pergi.
Dayang pribadi permaisuri pun kembali mengikuti arabella dari belakang.
Dalam perjalanan menuju kamar arabella,
arabella melewati kamar kaisar dan mendengar ada suara wanita didalam kamar kaisar.
"Tunggu sebentar" Ucap arabella yang berhenti melangkahkan kaki nya.
"Baiklah permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri yang ikut berhenti melangkahkan kaki nya.
Arabella mengintip dari jendela kamar kaisar dan melihat seorang wanita yang sedang berada di kamar kaisar.
"Siapa wanita itu?" Bisik nya kepada dayang pribadi permaisuri.
"Itu adalah selir bella, permaisuri" Bisik dayang pribadi permaisuri.
"Siapa selir bella?, dia selir yang keberapa?" Bisik arabella.
"Selir bella adalah selir yang ke 22" Bisik dayang pribadi permaisuri.
"Ya ampun. Memang nya kaisar mempunyai berapa selir" Tanya arabella sambil berbisik pelan.
"Kaisar mempunyai 30 selir" Bisik dayang pribadi permaisuri.
"Dasar tukang kawin" Gumam arabella.
"Apa permaisuri" Bisik dayang pribadi permaisuri yang tidak terlalu mendengar apa yang arabella katakan.
"Ah, tidak apa apa" Ucap arabella seraya tersenyum gugup.
"Sebaiknya kita kembali ke kediaman permaisuri. Tidak baik menguping pembicaraan orang lain" Ajak dayang pribadi permaisuri yang masih berbisik pelan
"Tunggu dulu" Ucap arabella.
Di dalam kamar raja
arabella menguping pembicaraan nya di balik pintu.
Pembicaraan dikamar kaisar.
"Yang mulia. Setelah anak ini lahir, bolehkah aku naik pangkat menjadi selir kehormatan" Ucap selir bella dengan manja nya.
"Kita tunggu saja dulu kelahiran anak ini, setelah itu baru ku angkat kau menjadi selir kehormatan" Ucap kaisar sambil tersenyum manis.
"Benarkah" Ucap selir bella senang.
"Tentu saja. Tapi sebelum itu aku akan meminta pendapat permaisuri terlebih dahulu" Ucap kaisar.
"Baiklah yang mulia" Ucap selir bella seraya memeluk raja.
'Lagi lagi permaisuri yang harus selalu menyetujui perintah dari yang mulia kaisar' Ucap selir bella dalam hati kesal.
Di balik pintu.
"Apakah selir bella selir kesayangan yang mulia kaisar?" Tanya arabella berbisik pelan.
"Iya permaisuri, selir kesayangan yang mulia kaisar adalah selir sarah dan selir bella" Bisik dayang pribadi permaisuri menjawab pertanyaan arabella.
"Apakah aku termasuk kesayangan nya?" Bisik arabella kembali bertanya.
"Maaf permaisuri hamba tidak berani" Bisik dayang pribadi permaisuri seraya menundukan kepala nya.
"Sudahlah, ayo pergi" Ucap arabella meneruskan perjalanan nya untuk kembali ke kediaman nya.
Dayang pribadi permaisuri pun mengikuti kembali arabella menuju kamar nya.
'Hahaha, aku harus berhasil menaklukan kembali hati yang mulia kaisar. Yang sudah tidak peduli kepada permaisuri' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum licik.
'Lihat saja bagaimana caraku untuk menaklukan kembali hati sang kaisar' Ucap arabella dalam hati sambil berjalan menuju kamar nya.
Note: Jangan lupa untuk di–like, vote dan komen ya manteman.
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Siti Masitah
ngapàin di taklukan ..kaisar tukang kawin..tinggalkan aj..hadeeh
2025-02-13
1
Buke Chika
ngapain ditaklukan buang jauh2 dunia itu lebar
2024-10-05
0
cYulia citra
boa egang boga selir 30 nu Aya kaisar ngarumpuyuk
2024-08-29
0