"Hamba datang menemui yang mulia ingin menyampaikan sesuatu yang penting" Ucap tabib istana sambil menundukan kepala dengan sangat hormat
"Sesuatu yang penting?" Ucap raja
"Apa itu" Tanya raja
"Permaisuri terkena sari racun bunga wolfbelnd yang mulia" Jawab tabib istana
"Apa!!! Sari racun bunga wolfbelnd" Raja terkejut setelah mendengar bahwa permaisuri terkena racun
"Baiklah aku akan segera melihat nya" Ucap raja bangkit dari siggah sana nya
Raja segera melihat permaisuri yaitu arabella.
Sesampainya di kamar arabella.
"Sejak kapan permaisuri pingsan" Tanya raja khawatir
"Baru saja yang mulia, Hamba langsung kemari setelah selir sarah memanggil hamba" Jawab tabib istana
"Sedang apa selir sarah bersama permaisuri" Tanya raja
"Hamba tidak tahu yang mulia
yang jelas hamba tadi melihat selir sarah memberikan teh untuk permaisuri" Jawab tabib istana
"Apa kau sudah memberikan obat penawar untuk menghilangkan sari racun yang ada di dalam tubuh permaisuri" Tanya raja
"Sudah hamba berikan penawar nya yang mulia" Jawab tabib istana
"Baiklah kalau begitu, Kau harus periksa
apakah di dalam teh yang telah di berikan oleh selir sarah mengandung racun itu atau tidak" Perintah raja
"Baiklah yang mulia" Ucap tabib istana membawa gelas yang berisi teh
'Raja percaya juga ya, Emang dia nggak curiga apa kalau aku ini cuma bersandiwara' Ucap arabella dalam hati senang karena sandiwara nya tidak di curigai oleh raja
Beberapa jam kemudian.
"Bagaimana hasil nya" Tanya raja
"Teh yang telah di berikan selir sarah untuk permaisuri mengandung sari racun bunga wolfbelnd yang mulia, Untung saja permaisuri tidak meminum semua nya hanya setengah saja jika tidak akan berakibat fatal" Ucap tabib istana
"Keterlaluan" Ucap raja mulai kesal
"Aku akan segera menemui selir" Ucap raja pergi meninggalkan arabella yang sedang bersandiwara
'Hehehe, Bakalan seru' Ucap arabella dalam hati bahagia
Kamar selir sarah.
Raja segera membuka pintu kamar selir sarah
dan langsung memarahi selir sarah.
"Apa kau yang sudah memberikan teh kepada permaisuri" Tanya raja mulai kesal
"Iya yang mulia" Ucap selir sarah menundukan kepala merasa bersalah
"Kenapa kau menundukan kepala seperti itu
apakah benar bahwa kau sudah berniat jahat
untuk meracuni permaisuri" Ucap raja dengan nada suara tinggi
"Hamba tidak tahu yang mulia
hamba memang memberikan teh untuk permaisuri, Tapi hamba tidak menaruhkan racun ke teh itu yang mulia" Ucap selir sarah panik
"Jika bukan kau yang menaruh racun itu ke teh yang kau berikan untuk permaisuri
lalu siapa!!!" Bentak raja
"Dan kenapa kau terlihat panik dan merasa bersalah setelah aku bertanya
berarti benar kau yang sudah menaruh racun ke teh permaisuri" Ucap raja marah
"Kenapa kau lakukan itu" Bentak raja
"Bukan hamba yang mulia yang melakukan nya, Hamba tidak tahu apa apa" Ucap selir sarah panik
"Lalu siapa lagi, Jelas jelas teh yang telah kau berikan untuk permaisuri mengandung sari racun bunga wolfbelnd" Ucap raja semakin kesal
"Aku mencurigai kau juga yang telah meracuni
teh permaisuri yang sebelum nya" Tanya raja
"Yang sebelum nya memang hamba yang meracuni permaisuri yang mulia" Ucap selir sarah secara tidak sadar
"Apa!!!" Raja terkejut karena selir sarah mengakui nya bahwa dia lah yang telah meracuni teh permaisuri yang sebelum nya
"Kau akan ku cerai kan
dan kau juga akan di usir dari istana besok pagi" Ucap raja tegas
"Tapi yang mulia" Ucap selir sarah menangis
"Aku tidak mau mendengar nya lagi
yang jelas hari ini kau akan aku ceraikan dan besok pagi kau harus angkat kaki dari istana" Ucap raja tegas dan pergi meninggalkan selir sarah
"Yang mulia" Ucap selir sarah berteriak sambil menangis
"Bagaimana keadaan permaisuri" Tanya raja
"Permaisuri tak lama lagi akan sadar yang mulia" Jawab tabib istana
"Bagus lah kalau begitu" Ucap raja
"Kau boleh pergi" Ucap raja
"Hamba pamit yang mulia" Ucap tabib istana menundukan kepala pergi meninggalkan kamar arabella
'Jadi penasaran raja sama selir sarah ngomongin apa ya
apa raja bener bener mengusir selir kesayangan nya itu' Ucap arabella dalam hati penasaran
"Cepatlah sadar permaisuri" Ucap raja sambil mencium tangan arabella
'Ternyata raja perduli juga sama permaisuri tercampakan' Ucap arabella dalam hati sambil bersandiwara
"Mulai sekarang hati ku akan mulai terbuka lagi untuk mu permaisuri" Ucap raja mencium kening arabella
'Sungguh menjijikan' Ucap arabella dalam hati
'Sampai kapan aku harus hidup di kehidupan
kaisar dan nanti nya raja akan mulai mencintai permaisuri sedangkan aku sama sekali tidak mencintai raja, ya walaupun raja ganteng dan romantis' Ucap arabella dalam hati
'Lama lama kok pegel ya' Ucap arabella dalam hati tidak sabar untuk segera bangun
"Berbaring lah hingga sadar permaisuri
aku akan selalu menunggu mu di sisi mu" Ucap raja sambil terus menggengam tangan arabella
'Raja main baring baring aja
nggak tau apa aku pengen cepetan bangun rasanya sungguh mati rasa seluruh tubuhku' Ucap arabella dalam hati menggerutu
Arabella pun menggerakan pergelangan tangan nya dan itu berhasil membuat raja terkejut.
"Permaisuri kau sudah bisa bergerak" Ucap raja terkejut
'Ayo arabella, Kau harus pelan pelan untuk sadar dari pingsan
entar kalo langsung bangun kan nggak lucu' Ucap arabella dalam hati
Arabella pun mulai membuka mata nya secara perlahan seolah olah tersadar dari pingsan.
"Akhir nya kau sadar juga" Ucap raja senang
Arabella hanya tersenyum datar.
"Bagaimana perasaan mu" Tanya raja
"Hamba masih merasakan sakit" Jawab arabella
"Dimana yang sakit, Biar aku panggilkan tabib" Tanya raja
'Gawat kalau raja sampai panggil tabib
dan nanti tabib tau kalo aku cuma bersandiwara, Aku tidak bisa menghipnotis dua orang sekaligus' Ucap arabella dalam hati panik
"Tidak usah yang mulia
nanti juga akan hilang sakit nya
hamba hanya butuh yang mulia berada di sisi hamba" Ucap arabella tersenyum manis
"Baiklah aku akan tetap menemani mu di sisi mu" Ucap raja tersenyum manis
'Selamat, Untung saja tidak sempat panggil tabib' Ucap arabella dalam hati bernafas lega
"Yang mulia" Ucap arabella
"Iya" Jawab raja
"Aku menginginkan sesuatu yang mulia" Ucap arabella
"Apapun akan ku berikan
apa yang kau inginkan permaisuri" Tanya raja
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Dianita Indra
next thor
2022-04-25
0
Efan Zega
kacau sendiri kan rajanya,,,punya istri bayak yah gitu deh,,,ara tinggalin raja
2021-01-30
7
Endang Trisno Widati
hahahaha kocak arabella....
2021-01-05
2