3.Episode 3

"Mohon maaf selir sarah. Hamba menghadap selir sarah, di utus oleh permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri menundukan kepala memberi salam.

'Ada keperluan apa permaisuri memanggil ku' Tanya selir sarah dalam hati.

"Baiklah aku akan segera menemui permaisuri" Ucap selir sarah bangkit dari duduk nya.

Sesampainya dikamar permaisuri.

"Permaisuri, ada keperluan apa permaisuri memanggil hamba" Ucap selir seraya menundukan kepala memberi hormat.

"Dayang cepat tinggalkan kami berdua dan tutup pintu, jangan biarkan siapapun masuk dan mengguping pembicaraan ku dengan selir sarah" Pinta arabella.

"Baiklah yang mulia" Ucap dayang dayang.

'Huh, permaisuri sebenarnya ingin mengatakan apa?, sampai mengutus dayang pribadinya dan menyuruh ku untuk menemui nya, apakah dia ingin membalaskan dendam' Tanya selir sarah dalam hati.

"Selir sarah, sekarang tatap lah mata ku" Pinta arabella menatap mata selir sarah dalam dalam.

"Hamba tidak berani yang mulia permaisuri" Ucap selir sarah seraya menundukan kepala.

"Cepat lakukan" Bentak arabella dengan tatapan tajam nya.

"Baiklah" Ucap selir sarah tersentak kaget.

"Katakan dengan jujur kepada ku,

kau memasukan racun apa ke teh yang

telah kau berikan kepada permaisuri?" Tanya arabella yang mulai menghipnotis selir sarah.

Dan akhir nya...

Tik...Tik...Tik

Suara jentikan jari arabella yang mulai menghipnotis selir sarah.

Selir sarah dalam keadaan terhipnotis.

"Aku memasukan racun bunga wolfbelnd yang biasa selir selir kerajaan berikan kepada pangeran mahkota, bertujuan untuk menggagalkan penggangkatan gelar Kaisar" Jawab selir sarah.

"Apa itu bunga wolfbelnd?" Tanya arabella.

"Bunga wolfbelnd adalah bunga yang sangat langka, dan sari bunga tersebut beracun. Biasanya bunga tersebut di temukan di bukit gunung fang" Jawab selir sarah.

"Apa tujuan mu meracuni permaisuri" Tanya arabella.

"Karena aku ingin menaklukan hati yang mulia tanpa ada saingan, dan setelah itu dengan perlahan aku akan menggantikan posisi permaisuri" Jawab selir sarah.

"Apa penyebab permaisuri tidak di perdulikan oleh yang mulia" Tanya arabella dengan wajah serius.

"Karena permaisuri selalu keguguran di saat mengandung anak dari yang mulia, yang nanti nya anak itu akan jadi penerus kerajaan" Jawab selir sarah.

"Apakah ada yang sengaja menggugurkan nya atau keguguran dengan sendiri nya" Tanya arabella.

"Tidak ada yang menggugurkan nya, itu murni keguguran" Jawab selir sarah.

'Ya ampun, ternyata permaisuri ini selalu keguguran di saat mengandung anak kaisar' Ucap arabella dalam hati.

"Baiklah aku mengerti. Kau boleh kembali, setelah kau sadar kau tidak akan menggingat apapun yang sudah aku tanyakan kepada mu, dan kejadian yang telah terjadi anggap saja tidak terjadi" Ucap arabella menatap lekat sepasang mata selir sarah.

Tik...Tik...Tik

Suara jentikan jari arabella kembali menyadarkan kembali selir sarah dari hipnotisan nya.

"Ah permaisuri, ada keperluan apa permaisuri memanggil ku kesini?, apakah permaisuri ingin mengatakan sesuatu" Tanya selir sarah tersadar dari hipnotisan arabella.

"Tidak ada yang perlu di katakan. Cepat kembali lagi ke kamar mu" Pinta arabella dengan tegas.

"Tapi permaisuri" Ucap selir sarah.

"Sudah cepat kembali" Ucap arabella.

"Baiklah" Ucap selir sarah menundukan kepala.

Di kamar selir sarah.

"Aneh. Kenapa permaisuri memanggil ku tapi tidak mau menanyakan atau berbicara apapun kepada ku" Ucap selir sarah bertanya tanya.

"Apakah dia yang sudah menjadi aneh setelah hidup kembali dari kematian nya" Ucap selir sarah terheran heran.

Di kamar permaisuri.

"Jadi ini penyebab dari permaisuri terpojokan dan tidak di perdulikan oleh kaisar" Ucap arabella.

"Dikehidupan baruku, aku Arabella akan lebih mementingkan pembalasan dendam ku. Rasa cinta dan perasaan ku sudah tertutupi oleh rasa amarah dan kebencian yang telah ditaburkan oleh orang orang yang tidak memiliki perasaan" Ucap arabella.

"Aku akan menyingkirkan satu persatu wanita ja**ng dan pria bre**sek. Itulah janji ku kepada jiwa gadis malang yang raga nya sedang aku tempati. Aku akan membalaskan dendam Permaisuri Yang Tercampakan" Ucap arabella seraya tersenyum licik.

"Aku harus membuat selir sarah mengakui kejahatan nya dihadapan Kaisar dan semua orang" Ucap arabella yang sedang merencanakan sesuatu.

"Lihat saja kau selir sarah" Ucap arabella dengan senyum licik nya.

"Untung nya keahlian ku bisa di pakai di jaman kaisar, jika tidak bagaimana cara nya agar aku bisa mengetahui semua tentang kehidupan permaisuri" Ucap arabella.

"Tidak sia sia aku pandai menghipnotis" Ucap arabella tersenyum.

Note: Jangan lupa untuk di–like, vote dan komen ya manteman.

#Bersambung

Terpopuler

Comments

Siti Masitah

Siti Masitah

balas dendam..dan tinggalkan kaisar tukang kawin euy..

2025-02-13

0

~🌹eveliniq🌹~

~🌹eveliniq🌹~

hipnotis aku juga donk biar bisa lupa mantan 😁😁

2022-11-09

0

💞Amie🍂🍃

💞Amie🍂🍃

nyicil ya kak, udah aku masukin fav😆😊

2022-09-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!