"Oh iya, aku baru ingat!!
bahwa selir bella akan naik pangkat menjadi selir kehormatan mendekati permaisuri" Ucap arabella dalam kamar nya.
"Hehehe jangan harap, aku akan menggagalkan semua nya" Ucap arabella tersenyum licik.
"Oh iya, dayang berkata bahwa selir kesayangan kaisar adalah selir sarah dan selir bella" Ucap arabella sambil memainkan pisau tajam di tangan nya.
"Itu tidak akan ku biar kan. Tidak ada kesayangan yang mulia kaisar kecuali permaisuri. Aku akan membuat permaisuri menjadi satu satu nya kesayangan dari yang mulia kaisar, dan aku akan membuat selir sarah kehilangan muka. Bahkan aku akan membuat selir sarah di depak dari istana, dan pada akhirnya Aku Permaisuri yang akan menguasai istana harem. Hahaha" Ucap arabella tertawa jahat
"Aku akan membalaskan dendam permaisuri yang tidak di anggap ini" Ucap arabella tersenyum licik.
"Huh!!, lihat saja nanti" Ucap arabella sambil menancapkan pisau tajam itu ke lukisan dinding yang berada di kamar nya.
Tok...Tok...Tok
Suara ketukan pintu
"Iya siapa" Tanya arabella
"Hamba dayang pribadi permaisuri" Jawab dayang pribadi permaisuri
"Baiklah, kau boleh masuk" Ucap arabella
"Maaf permaisuri hamba telah menggangu permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri
"Ada apa kau datang ke sini" Tanya arabella sambil berjalan ke arah dayang pribadi permaisuri.
"Hamba di utus oleh yang mulia untuk memanggil permaisuri ke hadapan yang mulia" Ucap dayang pribadi permaisuri sambil menundukan kepala.
"Baiklah aku akan menemui yang mulia" Ucap arabella.
"Baiklah permaisuri ikuti hamba" Ucap dayang pribadi permaisuri sambil berjalan duluan melewati permaisuri
Arabella pun mengikuti dayang pribadi permaisuri untuk menemui raja.
Sesampainya di tujuan.
"Hamba permaisuri, menghadap yang mulia" Ucap arabella sambil menundukan kepala.
"Mendekatlah" Pinta kaisar.
Arabella pun mendekati raja yang sedang duduk di singgah sana.
"Aku memanggil mu kesini untuk meminta pendapat mu, untuk mengangkat selir bella menjadi selir kehormatan setelah dia melahirkan anak ku" Ucap kaisar.
'Sangat memalukan. Hanya seorang selir biasa berharap untuk mendekati posisi permaisuri yang terhormat' Ucap arabella dalam hati menggeretakan gigi.
"Hamba ikuti kemauan yang mulia saja, Itu terserah pada yang mulia" Ucap arabella tersenyum dengan memasang wajah palsu.
"Baiklah kalau begitu" Ucap kaisar.
"Ouh iya, minggu depan giliran aku tidur di kamar mu" Ucap kaisar.
'Kesempatan yang bagus. Aku harus memanfaatkan nya dengan sangat baik. Tapi aku harus berakting seperti layak nya pemain drama untuk memikat hati yang mulia' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum licik.
"Tapi yang mulia. Sebaiknya yang mulia untuk minggu depan tidur saja dulu sementara di kamar selir bella. Bukankah tabib istana bilang kalau selir bella akan melahirkan dengan jangka waktu 6 sampai 7 hari yang mulia" Ucap arabella dengan wajah memelas.
"Tidak. Aku akan tetap tidur di kamar mu untuk minggu depan" Ucap kaisar.
'Hehehe. Tak Tik ku berhasil' Ucap arabella dalam hati.
"baiklah yang mulia. Hamba pamit pergi" Ucap arabella sambil mendundukan kepala nya
"Baiklah" Ucap kaisar.
Arabella pun pergi meninggalkan raja.
Dalam perjalanan ke kamar.
'Aku akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menggagalkan penobatan selir bella, untuk menjadi selir kehormatan" Ucap arabella dalam hati.
'Di saat raja tidur bersama ku. Aku akan menggubah nya menjadi orang bodoh yang tidak tahu akan kejadian apapun yang menimpa nya' Ucap arabella dalam hati.
'lihat saja nanti aku akan menggagalkan penobatan selir kehormatan.
Dan aku juga akan menunjukan kepada sang kaisar bahwa selir kesayangan nya itu, selir sarah sudah bermain kotor dengan cara meracuni permaisuri' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum licik.
Note: Jangan lupa untuk di–like, vote dan komen ya manteman.
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Buke Chika
jgn mau kamu arabella ditiduri kaisar
2024-10-05
0
nana purvis🌾🌾🌾
semangat arabella, luluh lantahkan. semuanya aku mendukungmu😆
2023-03-22
0
💞Amie🍂🍃
Serem si permaisuri arabella
2022-12-21
0