Malam hari di kamar arabella.
"Maaf permaisuri, Hamba menemui
permaisuri ingin mengatakan sesuatu" Ucap dayang pribadi permaisuri
"Mengatakan apa" Tanya arabella
"Selir bella telah tiada permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri
"Kau jangan bercanda, Maksud mu apa telah tiada?, Memang nya dia pergi kemana" Ucap arabella
"Beliau telah meninggal permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri
"Apa!!! Meninggal" Arabella terkejut setelah mendengar bahwa selir bella telah tiada
"Sekarang jasad nya ada di mana" Tanya arabella
"Beliau sedang di urus pemakaman nya permaisuri" Jawab dayang pribadi permaisuri
"Baiklah aku akan segera ke sana" Ucap arabella bangkit dari duduk nya
Arabella mengganti pakaian malam nya.
"Kasihan sekali selir bella, Walaupun aku tidak suka sikap nya
tetapi dia mati di dalam penjara" Ucap arabella sambil menyisir rambut nya
Di aula, Di mana jasad selir bella berada di sana.
Setelah arabella sampai arabella sudah melihat keberadaan raja dengan mata nya yang berkaca kaca.
'Aku tahu raja menahan air mata nya
karena dia tidak mau para kerabat atau orang orang yang ada di istana melihat nya bersedih' Ucap arabella dalam hati sambil menatap wajah raja
'Sungguh malang nasib nya' Ucap arabella dalam hati prihatin
"Yang mulia, Relakan lah selir bella pergi" Ucap arabella menghampiri raja dan mulai duduk
"Aku tahu yang mulia sangat terpukul, Tetapi saran hamba yang mulia relakan lah kepergian selir bella
itu akan membuat yang mulia tersiksa" Ucap arabella sambil mengusap usap punggung raja
Raja pun berbalik ke arah arabella dan memeluk nya, Raja menyembunyikan wajah nya di dada arabella dan mulai menangis.
"Sudahlah yang mulia" Ucap arabella
'Hihihi, Baru pertama kali aku melihat raja menangis, Biasa nya raja selalu terlihat dingin' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum geli
"Maaf yang mulia, Selir sarah harus segera di masukan ke dalam peti" Ucap tabib istana
"Baiklah" Ucap raja
"Ayo yang mulia, Sebaik nya yang mulia ke kamar, akan hamba antar yang mulia" Ucap arabella sambil menggengam tangan raja
"Baiklah" Ucap raja mengiyakan
Di kamar raja.
"Yang mulia sebaik nya beristirahat
hamba akan segera kembali ke kamar hamba" Ucap arabella mulai berjalan meninggalkan raja
"Jangan tinggalkan aku, Malam ini kau temani aku tidur di kamar ku" Pinta raja
'Sungguh merepotkan' Ucap arabella dalam hati menggerutu
"Baiklah yang mulia" Ucap arabella mengiyakan sambil tersenyum manis
Raja pun memeluk arabella sambil mencium kening nya.
'Raja yang satu ini sungguh merepotkan, Aku jadi nggak bisa tidur' Ucap arabella dalam hati menggerutu
"Yang mulia sebaiknya segera tidur, Ini sudah larut malam" Pinta arabella
"Sebelum aku tidur aku menginginkan sesuatu" Pinta raja
"Apa itu yang mulia" Tanya arabella penasaran
Raja pun langsung mencium bibir arabella
arabella hanya melotot, Sedangkan raja memejamkan mata nya, Arabella berusaha memberontak tetapi raja semakin memperdalam ciuman nya dan menggengam erat tangan arabella.
'Ciuman pertama ku, Kandas sudah' Ucap arabella dalam hati kesal
'Menyebalkan, Rasanya ingin aku ingin melarikan diri dari raja cabul ini' Ucap arabella dalam hati semakin memberontak
"Kenapa kau memberontak permaisuri" Tanya raja berhenti mencium arabella
Arabella hanya terdiam.
"Sudahlah, Ayo tidur" Ucap raja kembali memeluk erat arabella
'Semoga ada keajaiban, Agar aku bisa melarikan diri dari sini' Ucap arabella dalam hati
'Tapi seperti nya besok ada pertunjukan besar besaran, Karena selir sarah akan segera di usir dari istana dan di ceraikan raja
Hehehe betapa bahagia nya aku' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum licik
'Satu persatu selir kesayangan raja telah aku singkirkan, Sekarang tidak ada penghalang lagi untuk menjalankan rencana ku yang selanjutnya' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum licik
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Dianita Indra
lanjut thor
2022-04-25
0
Efan Zega
hipnotis aja raja kalo ngajak tidur
2021-01-30
2
Anyaye
like thor
2020-12-05
1