Setelah arabella menggobrol dengan permaisuri
arabella memutuskan untuk pergi ke taman bunga.
"Kenapa bisa jadi seperti ini
jika arabella yang di maksud adalah aku
kenapa aku tidak menggingat apapun
apa yang sudah terjadi dengan ku" Ucap arabella sambil menatap langit
Arabella mendengar suara suling yang sedang di mainkan dengan sangat merdu.
"Bukan kah itu suara suling pangeran" Ucap arabella mencari suara suling tersebut
"Bukankah itu pangeran, Kenapa dia bermain suling di atas pohon" Ucap arabella melihat keberadaan pangeran
"Pangeran" Panggil arabella
Pangeran pun berhenti memainkan suling nya dan turun dari atas pohon.
"Ada keperluan apa permaisuri memanggil hamba" Tanya pangeran menundukan kepala memberi salam kepada arabella
"Tidak ada keperluan apapun" Jawab arabella
"Lantas ada apa permaisuri memanggil hamba" Tanya pangeran sekali lagi
"Aku ingin kau menemani ku duduk di sini sambil menatap langit" Pinta arabella
"Baiklah" Ucap pangeran mengiyakan ajakan arabella dan mulai duduk di sebelah arabella
"Aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu" Ucap arabella
"Permaisuri ingin menanyakan apa" Tanya pangeran
"Mungkin ini kurang pantas untuk ku tanyakan kepada mu
apakah kau sudah mempunyai kekasih" Tanya arabella
"Jika kau tidak mau menjawab nya juga tidak apa apa" Ucap arabella tersenyum
"Hamba akan menjawab nya permaisuri" Ucap pangeran
"Hamba tidak mempunyai kekasih permaisuri" Jawab pangeran
'Baguslah kalau begitu' Ucap arabella dalam hati
"Maaf jika pertanyaan ku sungguh keterlaluan" Ucap arabella
"Tidak apa apa" Ucap pangeran
'Sebenarnya aku tidak mencintai gadis manapun, Aku sudah terlanjur mencintai permaisuri
tapi aku tidak bisa memiliki cinta itu' Ucap pangeran dalam hati sambil menatap dalam mata arabella
'Kenapa pangeran menatap ku seperti itu
jantung ku terasa ingin copot
jika pangeran menatap terus aku seperti itu' Ucap arabella dalam hati malu
'Sebelum nya jantung ku tidak berdetak dengan kencang jika dekat dengan pria
tapi kenapa jika aku dekat dengan pangeran jantung ku berdetak sangat kencang' Ucap arabella dalam hati
"Bunga di sini sangatlah banyak
apalagi aku sangat menyukai bunga" Ucap arabella bangkit dari duduk nya dan memetik setangkai bunga mawar
"Permaisuri menyukai nya" Tanya pangeran
"Tentu saja" Jawab arabella
Pangeran pun memetik setangkai bunga mawar dan memakaikan nya ke telinga milik arabella.
"Sangat indah" Puji pangeran setelah dia memakai setangkai bunga mawar tersebut ke telinga milik arabella
"Terima kasih" Ucap arabella tersenyum
"Aku ingin menanyakan satu hal lagi kepada mu" Ucap arabella
"Apa itu" Tanya pangeran
"Usia kau dan yang mulia berbeda berapa tahun" Tanya arabella
"Bukankah sebelum nya permaisuri sudah mengetahui nya" Ucap pangeran
"Ah aku sudah mulai lupa" Ucap arabella gugup
"Usia ku dengan yang mulia hanya berbeda 2 tahun
usia ku 23 tahun sedangkan usia yang mulia 25 tahun" Jawab pangeran
'Ternyata usia raja masih sangat muda
jika di hitung hitung, Usia ku juga sama dengan usia pangeran' Ucap arabella dalam hati
"Ouh baiklah aku mengerti
tapi kenapa di usia yang mulia, Yang masih sangat muda dia sudah menjadi raja" Tanya arabella
"Itu karena, Ayahanda hamba meninggal di saat usia nya yang masih sangat muda
sedangkan pemerintahan kerajaan
tidak ada raja yang memimpin
maka dari itu kakak hamba yang menggantikan posisi raja yang sebelum nya" Ucap pangeran
"Apakah kau sebagai adik tidak iri terhadap kakak mu, Sedangkan kakak mu di jadikan raja dan kau hanya seorang pangeran" Tanya arabella
"Aku tidak iri terhadap nya
bagiku jika rakyat aman dan damai kalau kakak ku yang memimpin
aku juga sangat senang sebagai adik nya" Jawab pangeran tersenyum
'Sungguh mulia hati pangeran
biasanya jika adik kakak di sebuah kerajaan pasti mereka saling berebut tahta kerajaan
sedangkan pangeran tidak mempermasalahkan nya' Ucap arabella dalam hati
'Pangeran tidak mempermasalahkan siapa raja yang memimpin
bagi nya jika rakyat aman dan damai
dia juga ikut senang siapapun raja yang memimpin' Ucap arabella dalam hati
'Aku jadi makin terpesona di buat oleh nya' Ucap arabella dalam hati malu dan menatap dalam mata pangeran
"Ouh iya, Saat di usia berapa kakak mu itu di angkat sebagai raja" Tanya arabella
"Kakak hamba di angkat sebagai raja saat dia berumur 20 tahun
kakak hamba sudah 5 tahun memimpin pemerintahan kerajaan" Jawab pangeran
"Baiklah aku mengerti" Ucap arabella tersenyum manis sambil menatap dalam mata pangeran
'Kenapa tingkah laku permaisuri sangat berbeda
biasanya dia tidak pernah pergi ke taman hanya untuk sekedar jalan jalan
dan dia juga tidak pernah untuk meminta ku
menemani nya di taman
apalagi dia bertanya tanya seperti itu kepada ku' Ucap pangeran bertanya tanya
'Sungguh aneh tingkah laku nya kali ini' Ucap pangeran dalam hati terheran heran.
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
dinda
bagus banget novel nya omg
2022-09-24
0
Dianita Indra
lanjut thor
2022-04-25
0
yudi
🌹
2022-02-28
0