Sesudah acara penggangkatan selir kehormatan.
"Yang mulia kenapa yang mulia tiba tiba sakit kepala" Tanya arabella sambil menuntun jalan raja
"Aku tidak tahu. Setelah selir bella naik pangkat kepala ku tiba tiba sakit" Ucap raja merasakan pusing
"Baiklah yang mulia, Biar hamba antarkan yang mulia ke kamar yang mulia" Ucap arabella sambil terus menuntun jalan raja
'Pasti yang mulia sakit kepala karena dia telah lupa atas kejadian yang telah menimpa nya tadi' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum puas
Sesampainya di kamar raja.
"Yang mulia sebaik nya Istirahat dengan tenang, Biar hamba buatkan obat herbal untuk yang mulia" Ucap arabella tersenyum sambil berjalan meninggalkan raja
Sesampainya di ruangan obat herbal.
"Bagaimana ini, Aku tidak mengerti obat herbal apa ini" Ucap arabella sambil melihat lihat obat obatan herbal di sekitar nya
"Aku tidak mengerti obat herbal
setahu ku jika di kehidupan ku obat sakit kepala itu paracetamol" Ucap arabella
"Aduh, Apa ya obat herbal untuk menyembuhkan sakit kepala" Ucap arabella kebinggungan
"Nah aku punya ide" Ucap arabella
"Tabib, Kemari kau" Ucap arabella memanggil tabib istana
"Ada apa permaisuri memanggil hamba" Ucap tabib istana menundukan kepala
"Cepat buatkan obat herbal untuk menghilangkan sakit kepala" Pinta arabella
"Baiklah permaisuri
akan saya buatkan" Ucap tabib istana
"Permaisuri ini obat herbal yang permaisuri minta" Ucap tabib istana memberikab obat herbal tersebut
"Baiklah" Ucap arabella mengambil obat herbal tersebut
"Tabib tataplah mata ku" Ucap arabella
"Hamba tidak berani permaisuri" Ucap tabib istana
"Cepat tatap mataku" Bentak arabella
"Baiklah permaisuri" Ucap tabib istana tersentak kaget
Pada Akhir Nya
Tik...Tik...Tik
Suara jentikan jari arabella
Tabib istana sedang dalam keadaan terhipnotis.
"Kau harus melupakan kejadian yang telah menimpa mu di saat bersama ku sekarang" Ucap
"Baiklah permaisuri" Ucap tabib istana
Tik...Tik...Tik
Suara jentikan jari arabella menyadarkan tabib istana dari hipnotisan arabella.
"Tabib cepat pergi" Pinta arabella
"Baiklah permaisuri" Ucap tabib istana sambil menundukan kepala pergi meninggalkan arabella
Arabella pun kembali ke kamar raja untuk memberikan obat herbal
Dalam perjalanan.
'Aku terpaksa melakukan ini
agar aku dapat menarik perhatian yang mulia
dari obat herbal ini' Ucap arabella dalam hati sambil terus memegang obat herbal tersebut di tangan nya
Sesampainya di kamar raja..
"Yang mulia, Hamba membawakan obat herbal yang telah hamba buatkan untuk yang mulia" Ucap arabella sambil memberikan obat herbal tersebut
"Terima kasih" Ucap raja tersenyum menerima obat herbal tersebut dan meminum nya
"Setelah yang mulia meminum obat ini
yang mulia harus beristirahat agar yang mulia cepat sembuh" Ucap arabella tersenyum manis
"Baiklah" Ucap raja tersenyum
'Kenapa belakangan ini permaisuri sangat perhatian kepada ku" Ucap raja dalam hati
"Hamba pamit pergi yang mulia" Ucap arabella sambil menundukan kepala
"Baiklah" Ucap raja
Arabella pun pergi meninggalkan raja
Dalam perjalanan.
"Enak nya sore hari ini ngapain ya" Ucap arabella
"Pasti di istana ini ada taman, Lebih baik aku pergi ke taman" Ucap arabella berjalan menuju taman istana
Sesampainya di taman istana.
"Besar sekali taman nya
kalo besar taman istana sebesar ini, Kira kira besar nya dua kali lipat dari besar taman di kehidupan ku" Ucap arabella sambil memetik bunga yang berada di taman istana
"Bunga nya banyak banget, Yang menanam bunga ini pasti butuh 7 hari 7 malam untuk menanam nya" Ucap arabella memetik setangkai demi setangkai bunga dan memasukan nya ke dalam keranjang bunga yang di bawa oleh nya
"Jika bunga bunga ini aku taruh di vas bunga dan aku taruh di kamar ku pasti indah" Ucap arabella
"Hormat hamba permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri
"Ada apa kau kemari" Tanya arabella
"Apakah permaisuri lupa
bahwa dua hari lagi akan ada acara untuk ibu suri" Ucap dayang pribadi permaisuri
"Acara apa itu" Tanya arabella
"Setiap satu tahun sekali ada acara besar untuk ibu suri, Dimana para selir raja dan permaisuri sendiri menarik hati ibu suri
yang nanti nya akan di sayangi oleh ibu suri
baik itu permaisuri ataupun selir" Jawab dayang pribadi permaisuri
"Oh seperti itu" Ucap arabella
"Kapan acara nya akan di mulai" Tanya arabella
"Acara nya akan di laksanakan dua hari lagi permaisuri" Jawab dayang pribadi permaisuri
"Saran hamba sebaik nya permaisuri membuatkan sesuatu yang menarik untuk di berikan kepada ibu suri" Jawab dayang pribadi permaisuri
"Baiklah akan ku buatkan sesuatu untuk ibu suri" Ucap permaisuri
"Hamba pamit permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri menundukan kepala meninggalkan arabella
"Apa yang harus ku buat ya untuk menarik perhatian ibu suri" Ucap arabella berfikir
"Ku dengar ibu suri tidak terlalu dekat dengan permaisuri, Ibu suri lebih dekat dengan selir bella dan selir sarah" Ucap arabella
"Aku harus berbuat curang kali ini. Agar aku bisa menarik perhatian ibu suri, Bagaimana cara nya agar aku bisa membuat selir bella atau selir sarah di benci oleh ibu suri" Ucap arabella mulai berfikir
"Baiklah arabella kau harus mulai beraksi" Ucap arabella sambil tersenyum licik
Note: Jangan lupa untuk di–like, vote dan komen ya manteman.
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Nenk Shila
permaisuri kurang cerdas cm mengandalkan hipnotis
2024-12-15
0
Dianita Indra
lanjut thor
2022-04-25
0
Anita_Kim
Hadir Kak.
2022-03-23
0