Pagi hari.
"Hoam" Arabella terbangun dari tidur nya dan menguap
"Kenapa yang mulia terus saja memeluk ku seperti ini, Aku sampai sampai susah bernafas" Ucap arabella berbisik
"Maafkan aku" Ucap raja yang tiba tiba berbicara terbangun dari tidur nya
'Astaga' Ucap arabella dalam hati terkejut
"Yang mulia" Ucap arabella
"Hemm" Jawab raja sambil megelus ngelus pipi arabella
"Hamba akan segera kembali ke kamar hamba yang mulia" Ucap arabella melepaskan pelukan raja dengan perlahan
"Jangan, Hari ini aku ingin menghabiskan waktu bersama mu" Ucap raja langsung memeluk erat arabella karena arabella mencoba melepaskan pelukan nya
'Raja sudah mulai manja ternyata' Ucap arabella dalam hati
"Besok aku akan pergi ke pemerintahan yuan untuk beberapa hari" Ucap raja
"Pemerintahan yuan?, Yang mulia berapa hari di sana" Tanya arabella
"Mungkin sekitar 4 sampai 5 hari" Jawab raja
"Maka dari itu, Hari ini aku ingin menghabiskan waktu bersama mu" Ucap raja sambil tersenyum manis
"Baiklah" Ucap arabella hanya tersenyum datar
"Permaisuri, Apakah kau tidak berfikir untuk mempunyai anak" Tanya raja
'Ya ampun, Bagaimana ini' Ucap arabella dalam hati terkejut
"Ah yang mulia, Jangan terlalu di pikirkan
bukankah yang mulia sudah berjanji akan mengusir selir sarah hari ini" Ucap arabella gugup
"Maafkan aku, Karena sebelum nya aku tidak pernah memperdulikan mu
dan malah memilih selir sarah dan selir bella sebagai kesayangan ku, tapi kenyataan nya mereka sudah menghianati kepercayaan ku" Ucap raja menyesal
"Jangan terlalu di pikirkan yang mulia
aku sudah memaafkan nya, Yang lalu biarlah berlalu" Ucap arabella tersenyum manis
Raja hanya tersenyum manis.
"Aku mencintai mu yang mulia" Ucap arabella dengan kata kata menggoda raja
"Aku juga" Ucap raja tersenyum manis
'Seperti nya raja sudah mulai tulus untuk kembali mencintai permaisuri' Ucap arabella dalam hati
"Bolehkah" Ucap raja
"Apa nya yang boleh yang mulia" Tanya arabella
"Mencium mu" Pinta raja tersenyum manis sambil menggengam erat tangan arabella
"Hamba, Hamba harus kembali ke kamar hamba
hamba akan menunggu yang mulia untuk segera mengusir selir sarah dari istana" Ucap arabella gugup di tambah gemetar
Arabella melepaskan pelukan raja dan genggaman tangan nya dengan sekuat tenaga nya, Dan akhir nya arabella berhasil.
"Hamba pamit yang mulia" Ucap arabella merapihkan baju nya yang berantakan dan langsung jalan terburu buru
'Sungguh menyebalkan, Kenapa raja jadi seperti itu. Apakah dia kerasukan atau apa
terlebih lagi dia membicarakan soal anak
sungguh menyebalkan' Ucap arabella dalam hati menggerutu kesal sambil terus berjalan
Di sisi lain.
"Kenapa permaisuri menjadi ketakutan kalau aku mencium nya, Apakah aku seburuk itu
sebelum nya permaisuri tidak pernah bersikap seperti itu" Ucap raja terheran heran
Kamar arabella.
"Lebih baik aku mandi" Ucap arabella
Setelah arabella mandi dan bersiap
raja menemui arabella.
"Yang mulia" Ucap arabella menundukan kepala memberi salam kepada raja
"Ayo kita langsung ke aula istana" Ajak raja sambil berjalan
"Baiklah" Ucap arabella mengikuti raja dari belakang
Sesampainya di aula istana.
"Salam yang mulia" Ucap seluruh kasim dan pejabat pejabat istana
Raja hanya tersenyum.
"Dimana selir sarah, Kenapa dia belum datang juga" Tanya raja
"Mungkin sebentar lagi beliau datang yang mulia" Jawab penasihat raja
Selir sarah pun datang.
"Yang mulia, Ampuni hamba
hamba tidak mau di usir dari istana yang mulia" Ucap selir sarah yang tiba tiba datang menangis
"Kau harus tetap pergi dari istana
ini hukuman untuk mu, Lebih baik kau pergi dari istana daripada kau aku penjarakan" Ucap raja
"Tapi yang mulia" Ucap selir sarah
Para kasim dan pejabat istana pun gaduh gaduh membicarakan keburukan selir sarah.
"Diam semua" Tegas penasihat raja
Para kasim dan pejabat istana pun terdiam.
"Aku sebagai raja ingin menyampaikan
sebagai hukuman untuk selir sarah
dia di hukum untuk keluar dari istana
dan akan ku ceraikan dia, Jika anggota kerajaan berani membantu selir sarah secara diam diam di luar istana, Orang itu akan ku hukum mati" Ucap raja dengan tegas
"Laksanakan perintah yang mulia" Ucap para kasim dan pejabat dengan serempak
"Baiklah, Usir dia dari sini sekarang juga" Pinta raja
"Baiklah yang mulia" Ucap prajurit kerajaan
Selir sarah di usir dari istana sambil berlinang air mata, Menyesali perbuatan nya.
'Hehehe, Akhir nya apa yang aku inginkan terkabulkan' Ucap arabella dalam hati sambil tersenyum licik
"Jika sekali lagi ada selir atau siapapun yang berniat buruk kepada permaisuri
akan ku hukum mati" Ucap raja secara tegas
"Laksanakan perintah yang mulia" Ucap semua orang yang ada di aula istana
"Aku akhiri sampai di sini
silahkan kembali untuk melanjutkan pekerjaan masing masing" Ucap raja
Semua orang yang ada di aula berhamburan keluar untuk kembali melanjutkan pekerjaan nya masing masing.
"Ayo permaisuri" Ucap raja tersenyum manis
Arabella membalas senyuman raja.
"Yang mulia ingin membawa hamba kemana" Tanya arabella dengan tangan nya yang di genggam erat oleh raja
"Ke kamar ku" Jawab raja
'Jangan jangan raja ada niatan busuk' Ucap arabella mencurigai raja
Sesampainya di kamar raja.
Arabella di dorong perlahan menuju ranjang besar milik raja, Dengan posisi arabella di bawah dan raja di atas.
"Yang mulia kenapa" Tanya arabella
"Aku hanya ingin menghabiskan waktu bersama mu
tanpa ada yang menggangu" Jawab raja sambil mengelus rambut panjang arabella
"Kenapa di saat tadi aku ingin mencium mu
kau malah menghindar permaisuri ku" Tanya raja sambil tersenyum manis
"Ah yang tadi, Anu, Anu" Ucap arabella terbata bata
"Sudahlah, Jangan di katakan jika itu berat" Ucap raja sambil meletakan jari telunjuk nya di bibir arabella
"Yang mulia" Ucap arabella
"Iya" Jawab raja
"Bisakah yang mulia turun, Aku merasa sesak" Ucap arabella
Raja turun dari posisi nya yang berada di atas arabella.
"Kapan yang mulia akan berangkat ke pemerintahan yuan" Tanya arabella sambil membenarkan posisi nya
"Nanti malam, Di saat aku ingin pergi
utusan yuan menjemputku" Jawab raja
"Ouh, baiklah kalau begitu" Ucap arabella
"Maka dari itu, Hari ini kau harus menemani aku menghabiskan waktu sampai nanti malam tiba" Ucap raja sambil mendekatkan wajah nya
Arabella mundur perlahan, Tetapi di saat arabella mundur
arabella kehabisan langkah
karena di belakang arabella sudah bertabrakan dengan pojok ranjang.
"Kau ingin lari kemana lagi permaisuri" Ucap raja tersenyum menggoda
Tangan kiri raja memegang leher arabella sedangkan tangan kanan nya memegang pipi kanan arabella.
"Aku mencintai mu" Ucap raja yang mulai mencium bibir arabella
'Aku harus berbuat apa, Aku hanya bisa pasrah' Ucap arabella dalam hati
"Sekarang kau sudah mulai menurut ya permaisuri" Ucap raja tersenyum manis
Arabella hanya terdiam terpaku.
"Kita lanjutkan ya" Pinta raja
'Gawat' Ucap arabella dalam hati cemas
'Bagaimana jika raja melakukan yang lebih' Ucap arabella dalam hati
Selagi raja dan arabella sedang ada di dalam kamar raja, Seseorang mengetuk pintu kamar raja.
"Siapa yang menggangu" Ucap raja
"Hamba akan membukakan nya dulu yang mulia" Ucap arabella dengan cepat beranjak turun dari ranjang besar milik raja
"Siapa" Ucap arabella sambil membuka pintu kamar raja
"Maafkan hamba karena telah menggangu permaisuri" Ucap tabib istana sambil menundukan kepala
"Tidak apa apa, Kau malah menyelamatkan aku" Ucap arabella tersenyum
"Menyelamatkan permaisuri?, Apa yang di maksud permaisuri" Tanya tabib istana
"Ah tidak, Cepat katakan kenapa kau datang kemari dengan tergesa gesa seperti itu" Tanya arabella penasaran
"Selir bella hidup kembali permaisuri" Jawab tabib istana
"Apa!!! Hidup kembali" Ucap arabella terkejut setelah mendengar perkataan tabib istana
#Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
M ilham Fauzi
wihhh mulai seru nih, kalo gaada selir kasian raja nya gabisa tinung2 wkwk
2024-12-05
0
Dianita Indra
next
2022-04-25
0
Anymous
wait wait di novel ini manusia punya 9 nyawa ya?
2021-07-06
0