11. Menabrak lagi.

Jacob memandang Naomi dengan lekat, tidak tahu entah kenapa Jacob tidak menyukai aura Naomi yang menjaga jarak dengannya.

Jacob membuka pintu mobil.

" Masuk!" sahutnya datar.

" Baik kak!" jawab Naomi dengan langkah cepat masuk kedalam mobil.

Setelah Naomi masuk, Jacob kemudian menyusul masuk dan menutup pintu agak kencang.

Naomi tersentak mendengar suara pintu mobil yang ditutup kencang oleh Jacob.

Itu membuat Naomi jadi takut, tanpa sadar Naomi menggeser duduknya agak merapat kepojok.

" Apakah kau kenyang dengan memakan bekal yang sedikit itu?" tanya Jacob datar.

" I..iya kak, sudah kenyang!" jawab Naomi agak sedikit gugup, dia merasa Jacob marah padanya.

" Aku bahkan tidak menyentuh sedikitpun makanan itu, gara-gara menunggumu begitu lama untuk masuk kedalam!" gumam Jacob dengan datar, pandangannya menatap keluar mobil.

Jacob tidak tahu entah kenapa bicara seperti itu pada Naomi, seakan dia protes pada Naomi karena gagal makan siang bersama.

Tanpa sadar Naomi menelan ludahnya, dia jadi merasa bersalah dengan apa yang dikatakan Jacob.

Jacob belum makan siang.

Begitu sampai di Mansion Jacob turun tanpa membukakan pintu untuk Naomi, menutup pintu sedikit kencang.

Naomi diam beberapa saat didalam mobil, dia merasa Jacob kesal padanya.

Dan bicaranya yang selalu datar tanpa ada ekpresi apapun diwajahnya.

Naomi merasa kalau Jacob sepertinya begitu berat untuk merawatnya memenuhi wasiat almarhum kakak angkatnya.

Perlahan Naomi membuka pintu mobil dan turun dari mobil dengan wajah menunduk.

Naomi menggenggam bekalnya dalam dekapannya, dan satu tangan yang lain membawa tasnya dengan lesu.

Naomi baru datang ke kota dan belum mengenal benar akan sikap dan kemauan kakak iparnya, Naomi merasa dia tidak akan lama tinggal dengan Jacob.

Baru dua hari tinggal dengan kakak iparnya, dia sudah membuat kakak iparnya tersebut kesal padanya.

Naomi tidak punya kenalan dikota, dan juga masih buta akan jalan dan lingkungan kota.

Bagaimana kalau dia kembali saja ke kampung dan kuliah kembali disana saja.

Walau kampus dikampung tidak sebagus kampus dikota, tapi setidaknya dia bisa mengenyam pendidikan di Universitas.

Dan dia bisa kerja part-time di sebuah restoran kecil di kampungnya, untuk biaya kuliahnya.

Langkah lunglai Naomi perlahan masuk kedalam Mansion, dia terlihat tidak bersemangat.

Dukk!!

Naomi menabrak sesuatu saat memasuki pintu Mansion.

Sontak membuat Naomi yang berjalan lunglai langsung oleng dan terhuyung jatuh kebelakang.

Tapi tiba-tiba tubuhnya ada yang menangkap dan menariknya dengan reflek.

Naomi merasakan kalau dia dipeluk seseorang, dan merasakan wajahnya menempel didada orang tersebut.

" Kenapa selalu melamun, bukankah sudah kukatakan kalau jalan lihatlah kedepan, jangan berjalan sambil menunduk!" suara bariton yang datar terdengar dari atas kepalanya.

Sontak membuat Naomi mendongak melihat orang tersebut.

Benar saja, Jacob memandang kearahnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

" Kak..!" wajah Naomi seketika memerah, dia sangat malu dan merasa sangat lancang.

" Maaf!" Naomi spontan mendorong dada Jacob.

Karena dengan sekuat tenaga Naomi mendorong dada Jacob, otomatis membuat Naomi jadi oleng kebelakang.

Tangan Jacob terlepas dari pinggang Naomi yang menahan tubuh Naomi.

" Aaa...!" Naomi terkejut, keseimbangannya tidak stabil dan alhasil dia terjerembab jatuh ke lantai dan bokongnya menyentuh lantai.

Terasa sangat sakit sekali.

Jacob yang tadi berusaha menangkapnya kembali agar tidak terjatuh, tidak sempat meraih Naomi lagi.

Naomi teronggok dilantai dengan menahan rasa sakit di bokongnya.

" Kenapa kau begitu sangat ceroboh!" bentak Jacob dengan tajam, wajahnya tampak menunjukkan kekhawatiran melihat Naomi yang meringis kesakitan di lantai.

Bersambung.....

Terpopuler

Comments

Sita Sit

Sita Sit

si Jacob ketar ketir dg hatinya,tp taunya Naomi si Jacob kesel sama naomi

2024-09-24

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

kehadiran Naomi membuat pria dewasa seperti Jacob mendadak jd labil

2024-07-17

2

Sunarmi Narmi

Sunarmi Narmi

Iya Nom..plng kampung saja..kakak iparmu emang belagu..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2024-05-02

0

lihat semua
Episodes
1 1. Rumah kakak ipar.
2 2. Bertemu kakak Ipar.
3 3. Aura Naomi.
4 4. Bangun pagi.
5 5. Rasa itu datang lagi.
6 6. Jacob yang dingin.
7 7. Melina si penggoda.
8 8. Jacob menjemput Naomi.
9 9. Kesalahan yang fatal.
10 10. Jaga Jarak.
11 11. Menabrak lagi.
12 12. Makan siang Jacob.
13 13. Rasa yang nyaman.
14 14. Mengajak ke pesta.
15 15. Naomi terlihat cantik.
16 16. Pesta.
17 17. Membantu Jacob.
18 18. Ciuman tidak langsung.
19 19. Merasa terlindungi.
20 20. Di cegat musuh.
21 21. Ciuman yang tidak disengaja.
22 22. Belum pernah disentuh.
23 23. Meradang.
24 24. Selamat tidur....
25 25. Mengurus Naomi.
26 26. Ketiduran lagi.
27 27. Tatapan permusuhan.
28 28. Jacob marah.
29 29. Hentikan aku.....
30 30. Gadis yang istimewa.
31 31. Rahasia Jacob.
32 32. Akan menikah lagi...
33 33. Karena aku telah menyentuhmu...
34 34. Dicegat lagi.
35 35. Don beraksi.
36 36. Naomi terancam.
37 37. Naomi shock.
38 38. Memastikannya.
39 39. Naomi bersemangat.
40 40. Tidak seperti biasanya.
41 41. Toko roti.
42 42. Jacob tidak senang.
43 43. Pertengkaran kecil.
44 44. Lagi-lagi bingung.
45 45. Pikiran negatif.
46 46. Jacob tidak senang.
47 47. Aku mencintaimu...
48 48. Mari kita menikah....
49 49. Hanya perlu menghabiskan uangku saja...
50 50. Dengan Naomi sungguh berbeda.
51 51. Tidak suka dimanfaatkan.
52 52. Gadis kecil.
53 53. Wanita tidak dikenal.
54 54. Meminta maaf.
55 55. Rencana malam pertama.
56 56. Terimakasih Nora.
57 57. Menjaga keselamatan Naomi.
58 58. Wanita depresi.
59 59. Jacob tumbang.
60 60. Hal yang wajar bagi pasangan hidup...
61 61. Kau sengaja sayang....
62 62. Malam pertama yang terlewat.
63 63. Cintaku hanya milik istriku....
64 64. Perjalanan bulan madu.
65 65. Bulan madu.
66 66. Saatnya kembali.
67 67. Pertemuan tidak diduga.
68 68. Setelah menikah, bukan milik diri sendiri lagi.
69 69. Kematian yang tidak wajar.
70 70. Menyelidiki kematian Nora.
71 71. Fakta kematian Nora.
72 72. Jacob yang kejam.
73 73. Putri yang lemah, ternyata....
74 74. Ruang penyekapan.
75 75. Tentang Naomi dan Nora.
76 76. Naomi marah.
77 77. Sejak kapan...
78 78. Nora memiliki rahasia.
79 79. Melakukan yang lebih kejam.
80 80. Tentang Nora menjadi putri orang kaya.
81 81. Kejadian tidak terduga, membuat rencana berhasil.
82 82. Tidak seperti biasanya.
83 83. Aku tidak ingin berbagi Milikku.
84 84. Wanita yang mirip.
85 85. Rencana pencarian orang tua Naomi.
86 86. Akhirnya bukti di dapatkan.
87 87. Aroma yang sangat enak.
88 88. Hasil tes positif dan 99,9%.
89 89. Kebenaran lain yang belum terungkapkan.
90 90. Akhirnya kebenaran terungkap.
91 91. Terimakasih sudah menjaga diri dengan baik.
92 92. Dua pria berbeda usia.
93 93. Ceo yang memiliki aturan.
94 94. Ke luar kota.
95 95. Aku bukan anak kecil...
96 96. Sentuh aku...
97 97. Masa lalu yang kelam.
98 98. Terapi.
99 99. Aku bukan anakmu.
100 100. Kesalahan masa lalu.
101 101. Istri penolong bagi suami.
102 102. Makan malam.
103 103. Berbagai masalah sepulang makan malam.
104 104. Orang tua tidak bermoral.
105 105. Phobia yang kembali datang lagi.
106 106. Akhirnya bertemu dengan penolong.
107 107. Naomi nyaris di culik.
108 108. Rencana pembalasan.
109 109. Amarah yang terlampiaskan.
110 110. Nak, kau mendengarkan....
111 111. Harus operasi...
112 112. Akhirnya Tuan Muda lahir.
113 113. Rumah di tepi taman. (Selesai)
Episodes

Updated 113 Episodes

1
1. Rumah kakak ipar.
2
2. Bertemu kakak Ipar.
3
3. Aura Naomi.
4
4. Bangun pagi.
5
5. Rasa itu datang lagi.
6
6. Jacob yang dingin.
7
7. Melina si penggoda.
8
8. Jacob menjemput Naomi.
9
9. Kesalahan yang fatal.
10
10. Jaga Jarak.
11
11. Menabrak lagi.
12
12. Makan siang Jacob.
13
13. Rasa yang nyaman.
14
14. Mengajak ke pesta.
15
15. Naomi terlihat cantik.
16
16. Pesta.
17
17. Membantu Jacob.
18
18. Ciuman tidak langsung.
19
19. Merasa terlindungi.
20
20. Di cegat musuh.
21
21. Ciuman yang tidak disengaja.
22
22. Belum pernah disentuh.
23
23. Meradang.
24
24. Selamat tidur....
25
25. Mengurus Naomi.
26
26. Ketiduran lagi.
27
27. Tatapan permusuhan.
28
28. Jacob marah.
29
29. Hentikan aku.....
30
30. Gadis yang istimewa.
31
31. Rahasia Jacob.
32
32. Akan menikah lagi...
33
33. Karena aku telah menyentuhmu...
34
34. Dicegat lagi.
35
35. Don beraksi.
36
36. Naomi terancam.
37
37. Naomi shock.
38
38. Memastikannya.
39
39. Naomi bersemangat.
40
40. Tidak seperti biasanya.
41
41. Toko roti.
42
42. Jacob tidak senang.
43
43. Pertengkaran kecil.
44
44. Lagi-lagi bingung.
45
45. Pikiran negatif.
46
46. Jacob tidak senang.
47
47. Aku mencintaimu...
48
48. Mari kita menikah....
49
49. Hanya perlu menghabiskan uangku saja...
50
50. Dengan Naomi sungguh berbeda.
51
51. Tidak suka dimanfaatkan.
52
52. Gadis kecil.
53
53. Wanita tidak dikenal.
54
54. Meminta maaf.
55
55. Rencana malam pertama.
56
56. Terimakasih Nora.
57
57. Menjaga keselamatan Naomi.
58
58. Wanita depresi.
59
59. Jacob tumbang.
60
60. Hal yang wajar bagi pasangan hidup...
61
61. Kau sengaja sayang....
62
62. Malam pertama yang terlewat.
63
63. Cintaku hanya milik istriku....
64
64. Perjalanan bulan madu.
65
65. Bulan madu.
66
66. Saatnya kembali.
67
67. Pertemuan tidak diduga.
68
68. Setelah menikah, bukan milik diri sendiri lagi.
69
69. Kematian yang tidak wajar.
70
70. Menyelidiki kematian Nora.
71
71. Fakta kematian Nora.
72
72. Jacob yang kejam.
73
73. Putri yang lemah, ternyata....
74
74. Ruang penyekapan.
75
75. Tentang Naomi dan Nora.
76
76. Naomi marah.
77
77. Sejak kapan...
78
78. Nora memiliki rahasia.
79
79. Melakukan yang lebih kejam.
80
80. Tentang Nora menjadi putri orang kaya.
81
81. Kejadian tidak terduga, membuat rencana berhasil.
82
82. Tidak seperti biasanya.
83
83. Aku tidak ingin berbagi Milikku.
84
84. Wanita yang mirip.
85
85. Rencana pencarian orang tua Naomi.
86
86. Akhirnya bukti di dapatkan.
87
87. Aroma yang sangat enak.
88
88. Hasil tes positif dan 99,9%.
89
89. Kebenaran lain yang belum terungkapkan.
90
90. Akhirnya kebenaran terungkap.
91
91. Terimakasih sudah menjaga diri dengan baik.
92
92. Dua pria berbeda usia.
93
93. Ceo yang memiliki aturan.
94
94. Ke luar kota.
95
95. Aku bukan anak kecil...
96
96. Sentuh aku...
97
97. Masa lalu yang kelam.
98
98. Terapi.
99
99. Aku bukan anakmu.
100
100. Kesalahan masa lalu.
101
101. Istri penolong bagi suami.
102
102. Makan malam.
103
103. Berbagai masalah sepulang makan malam.
104
104. Orang tua tidak bermoral.
105
105. Phobia yang kembali datang lagi.
106
106. Akhirnya bertemu dengan penolong.
107
107. Naomi nyaris di culik.
108
108. Rencana pembalasan.
109
109. Amarah yang terlampiaskan.
110
110. Nak, kau mendengarkan....
111
111. Harus operasi...
112
112. Akhirnya Tuan Muda lahir.
113
113. Rumah di tepi taman. (Selesai)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!