nenek sihir

" ibu... Kami datang dimana ayah?" tanya nesa dan niko

Reina hanya berjalan di belakang mengikuti mereka berdua memasuki kediaman dira, dengan raut wajah yg dingin, di ikuti angel dan lux.

Ayu melihat melihat nesa dan niko dengan raut wajah yang sedih dan memeluk mereka

lux dan angel saling melihat ketika mereka melihat ayu, dengan wajah terkejut namun masih bisa di tutupi dengan wajah mereka yang datar

" bukan aura manusia " batin lux melihat ke arah angel, dan mengangguk seakan mengerti yang di maksud luxcifer

" ah.. Kau... " sapa ayu yang tiba tiba memeluk reina bergantian, reina terkejut dan rasanya aneh, ia pun melepaskan pelukan itu dengan paksa, karena reina merasa tubuhnya sepeti tergencet sesuatu.

" mana ayah?" tanya reina menatap ayu

ayu menunjuk ke arah kamar, reina berjalan masuk melihat ayahnya terbaring pucat, reina mengerutkan keningnya melihat tanda merah berada di pergelangan mata kaki yang berbentuk bintang, sejak kapan ayahnya memiliki tato warna merah pikirnya. reina hanya terdiam dan memeluk ayahnya untuk terakhir kali

slub slub slub

angel dan luxcifer berlari melihat ke arah suara itu, terlihat mata ayu yang berubah warna merah, semua pintu tertutup

"sialan ini jebakan " batin angel

" ada apa ini ka?" tanya niko

" tenanglah niko, kita akan baik baik saja " ucap reina menengkan niko yg ketakutan

Reina melihat nesa hanya menunduk diam saja, alisnya terangkat, melihat kuku nesa yg berubah menjadi hitam.

reina segera menghampiri nesa, dan memutar tubuh nesa, sontak reina kaget melihat bibir nesa yang menghitam

" ya tak kusangka ternyata anak itu juga memiliki bakat racun, hahahah " ucap ayu dengan tawa yang menggelegar

" siapa kau? Sudah kau apakan adikku hah?" tnaya reina

Yg di tanya hanya tertawa seakan puas

" nona hati hati dia adalah penyihir antis yg kuat " ucap angel

Duar

si penyihir mengarahkan tongkatnya pada reina, luxcifer segera menangkis kekuatan si penyihir, reina kaget dan hanya diam tak berkutik seakan jantungnya pindah ke dalam peluk

" kakaaaaa..." teriak niko

Reina tersadar dan berlari ke arah nesa niko,

sedangkan angel dan luxcifer menyengang si penyihir bersamaan

" niko kau diam disini temani nesa " ucap reina

" kaa.. Kaka jangan pergi tetaplah disini kaa" tanya niko dengan sedih, dia tak mau kehilangan siapapun lagi.

Reina memeluk niko, dan menenangkan niko, padahala dirinya sendiri pun masih kaget dan was was setelah apa yang terjadi

" kalian berani kepadaku hah? Kenapa kalian menghalangiku sialan " teriak penyihir alias ayu ibu tiri reina

" kau punya masalah apa dengan keluarga ini? Benar benar tidak masuk akal " ucap angel dengan ledekannya

" kau tidak perlu tahu wanita bodoh " ucap si penyihir

Angel melotot di katai bodoh, luxcifer menyerang, di susul oleh angel, penyihir antis adalah satu satu nya penyihir paling kuat, setelah mendengar bahwa dewa bintang akan menjalani ujian dewa turun ke bumi, dengan meninggalkan semua ingatannya di istana malaikat

" kau berani sekali mengatakan aku bodoh rasakan ini " teriak angel marah

Bugh bugh bugh

Si penyihir jatuh dengan darah yang keluar dari mulutnya, energi nya habis, karena di paksa membunuh dira,

Dira mengetahui kalau istrinya ini bukan lah ayu yang sebenarnya, karena si penyihir terlihat berbeda saat di cermin,

Si penyihir memaksa dira untuk berhubungan dengan nya karena, jika mereka memiliki anak, anak itu akan menjadi anak campuran dan akan menjadi anak yang paling kuat di semua alam,

Tapi sayang dira menolak dan memilih pergi lalu si penyihir menggunakan kekuatannya mendorong diri dari lantai 2,

si penyihir pikir jika memang dira tidak mau dia bisa menggunakan keturunan dira seorang wanita untuk mencampur darah dirinya agar menjadi lebih kuat juga, namun nihil ternyata dia salah memasuki darahnya ke tengkuk nesa melalui kuku saat memeluk,

" dasar kau malaikat bodoh " teriak si penyihir menyerang kembali

Luxcifer dan angel terjatuh mengeluarkan banyak darah, mereka memegang dada bersamaan

Reina melihat itu tak gentar, ia mengambil 2 pisau dapur, dan berlari ke arah si penyihir yang sedang kelelahan,

" ini adalah waktu yang tepat " batin reina

crassssSS !!!

" arghhh....." teriak kesakitan si penyihir

Reina terbelalak melihat luka yang bolong tertutup kembali dengan cepat

" heh ****** kecil apa yang kau lakukan hah?" ucap si penyihir berjalan tertatih tatih mendekati reina

" nona kau pergi biar saya dan angel yang mengurusnya " ucap luxcifer

" tidak aku juga akan melawan nenek sihir itu " ucap reina mantap

Di sisi lain terlihat robby yang mencari orang orang rumah, yg terlihat sepi tanpa ada nafas manusia dan musuhnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!