" apa kau sudah bangun?" tanya pria yg melihat mata gadis yg sudah terbuka
Reina mengerjap matanya dan melihat sekeliling ruangan yg bukan kamar hotel
" dimana aku?" tanya reina dengan suara paruh bangun tidur
" kau di kediamanku " ucap lelaki itu
Reina yg masih setengah sadar, dan kesadarannya mulai berkumpul, ia menyadari lelaki yg di depannya
" kau kau ka-?" ucapan reina terpotong saat melihat tangan pria itu menutup mulut reina
" diam kau akan membangunkan orang tua ku, kemarin kau hampir d culik, aku melihatmu di masukan dalam karung " ucap pria tersebut
" kau jangan berani beraninya membohongiku, sudah jelas aku sedang tidur d kamar hotel" ucap reina kesal dan mendorong robby untuk turun dr tempat tidur.
" kau mau kemana? " tanya robby
" aku akan kembali ke hotel, lexi pasti mencariku " ucap reina tergesa gesa
Robby mengepalkan tangannya mendengar lelaki lain, ia menarik tangan raina dan mencengkram pipi raina hingga raina kaget tak bisa bergerak.
" siapa lexi?" tanya robby kesal
Reina menendang kaki robby namun sayang robby malah menekan pipinya reina lebih kuat, sehingga air mata reina keluar.
tiba tiba tubuh robby mundur dan melepaskan cengkraman dari pipi reina,
Reina memegang pipinya yg sakit serta tangannya yg membiru
" sialan apa dia monster " gumam reina melihat pergelangan tangannya yg berubah memar
Robby kembali menatap reina, berjalan menghampiri reina kembali serasa mengusap rambutnya menjadi kebelakang,
" diam d tempat atau aku lempar guci ini ke wajah tampanmu itu " teriak reina
Robby tersenyum, tidak takut ancaman reina dan terus berjalan
" hah dasar benar² monster " batin reina
Reina melempar guci k arah robby namun robby masih berjalan, reina melotot karena tidak menyangka robby tidak menghindar malah terus berjalan
" apa yg kau lakukan " teriak reina kaget melihat robby berjongkok mengambil seriphan guci pecah dekat reina
" aku khawatir kau menginjaknya " ucap robby santay dan bangun lalu pergi melihag reina yg mematung
" ken bersihkan kamar, lalu kita pergi ke kantor" ucap robby menelfon ken terdengar oleh reina
robby berbalik ke arah reina dan tersenyum.
" kau akan di antar oleh supirku, kembali k hotel " ucap robby dan berjalan k arah pintu
reina masih mematung tak mengerti ada apa sebenarnya, tadi mantan atasannya itu berbuat kasar, sekarang tiba tiba berubah
reina yg sudah meninggalkan kediaman robby pun hanya bisa melamun, dan mengingat darah yg keluar dari kening robby, karena di lempar gucci oleh dirinya
" nona anda dari mana saja? Saya mencari anda " tanya lexi khawatir
" tenang lah lexi aku tidak apa apa, aku akan segera kembali dan bersiap, kau sarapanlah lebih dulu " ucap raina berjalan memasuki lift
Lexi terdiam dan melihat reina masuk ke dalam lift, pikirannya mulai kalamg kabut, memikirkan ada aura aneh semalam, dan bahkan ada keributan, d kamar reina, namun saat ia menghampiri kamar reina semuanya senyap seolah tidak terjadi apapun
Lexi tidak berani memasuki kamar nona nya, meskipun ia memiliki kekuatan untuk bisa masuk tapi tidak ingin dia lakukan karena akan mengganggu privasi reina
" aduh rena aku kepikiran terus atasan cabul itu, aku bahkan belum meminta maaf padanya, bodo bodo bodo amatlah aku tidak peduli, dia juga menyakiti pipiku, sebenarnya dunia apa ini kenapa aku baru menyadari nya, aura dunia ini benar² menyesakkan" ucap reuina membasahi dirinya d bawah sower
Reina melihat pergelangan tangannya membiru, sepertinya hari ini reina akan menggunakan tangan panjang. Untuk datang k acara dimana pemenang tender akan di umumkan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 75 Episodes
Comments