KECELAKAAN

tok tok tok

Rena membuka pintu kamarnya, dan melihat siapa yg mengetuk

" ka maaf apa nesa bisa bicara " tanya nesa ragu

rena menutup pintu kamarnya, rena duduk di di kursi belajar dan nesa duduk di pinggir tempat tidur

" ka nesa mau minta maaf, jika selama ini nesa sudah berbuat jahat pada kaka " ucap nesa ragu

Rena hanya melihat nesa datar dan mengangku anggukan kepala nya

" baiklah ka, nesa hanya ingin menyampaikan itu saja hehe " ucap nesa

Nesa berdiri berjalan akan keluar kamar rena, rena menahan nesa dan memberi kartu

" pakailah untuk wisata nanti, jangan sampai kekurangan, kau boleh keluar sekarang" ucap rena

Nesa ingin menolak, namun mata rena berbeda dari rena biasanya, ia pun menerima nya,

" ayah kenapa ayah memberikan uang segini ini tidak cukup yah " rengek nadia

" dira berikan uangnya " ucap ayu, seperti sedang memerintah

" tidak, aku tidak akan memberikannya lebih, dia sudah banyak menghamburkan uang" kesal dira

keributan itu terdenga oleh raina, ia melihat dari lantai atas

ayu berjalan mendekati dira, dan berkata " apa kau yakin dengan ucapan mu dira? Memangnya perusahaan siapa yg kau pegang " bisik ayu

Dira mengepalkan tangannya, marah dia benar benar marah, dan pergi meninggalkan ayu serta nadia

" ck dia menggertak, ternyata tidak ada cinta, tapi kenapa mereka bersama, bahkan menciptakan nero " gumam rena

" baiklah aku akan mencari tahu di mana aku berada saat ini, kenapa aku tidak terpikir untuk melihat identitasku yah, bisa bisa nya aku jadi lemot seperti ini " ucap rena

NEGARA A

" pah sudah 1 minggu, kita belum mengetahui kematian putri kita, bagaimana raina bisa mati seperti itu " lirih raisha

" mah kita harus sabar, kita harus pintar dan jangan sampai terlihat oleh musuh kita, jika kita sedang mencari tahu tentang kematian putri kita" ucap rayhan memeluk sang istri

Saat itu raina sedang melakukan olahraga rutin, menembak, tak di sangka raina yg sedang fokus akan menembak, malah tertembak oleh seseorang tepat di kepala, raina tidak menyadari bahwa ia sedang di incar,

Sahabat raina mengajak berbincang saat rena memfokuskan diri untuk menembak, hingga ia tidak menyadari penembak jitu dari jauh.

Dor bruk

" nana nana bangun na " ucap sahabat raina sekaligus saudara sepupu raina, rey dia rey caleta

" rey segera membawa raina ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong, rey menelfon pamannya rayhan dan mengatakan hal yg terjadi hari ini

Rayhan dan raisha berlari cepat, raisha menangis histeris melihat anak semata wayangnya mati tertembak di kepala,

Raisha berteriak " nanaaaaaaaaaaaaa" triak raisha

" hah hah momy, momyy " ucap raina terbangun dari mimpi buruknya.

" astaga aku bermimpi, hah sudah 1 minggu aku berada di tubuh raina, sudah 1 minggu pula aku jadi pengangguran " ucap raina terkekeuh

Mengingat ia harus keluar gara gara ulah pemilik tubuh ini.

Ting terdengar pesan masuk

" hah lagi lagi perusahaan itu, baiklah rena aku akan meminjam uangmu dan mengembalikannya lagi pada mu, okeh " ucap raina

Uang tabungan rena ada 5M, entah dari mana rena mendapatkannya raina tidak peduli,

MAUTRA COMPANY GROUP

" welcome the jungle hahaha" ucap raina yg berjalan memasuki perusahan besar mautra.

Ken melihat raina mengangkat sebelah alisnya, dengan wajah dingin ken menghampiri rena.

Visual ken

" mari ikut saya " ucap ken tanpa basa basi rena mengikuti ken, dengan memakan permen karet yg ada di mulutnya

Ken hanya diam tanpa banyak bicara, dan mereka sampai di lantai ruangan robby

" tuan muda " ucap ken, yg di angguki oleh robby

Robby melihat rena, tersenyum tipis hingga tidak terlihat

raina tanpa basa basi mengeluarkan koper kecil yg sengaja ia beli.

Robby terus menatap raina yg begitu menarik di matanya saat ini

" karena kau bukan bos ku lagi, aku akan bicara biasa saja" ucap raina

raina memberikan uang yg ada di dalam koper kecilnya itu yg berukuran 24 inc

Robby mengerutkan keningnya melihat apa yg raina bawa, raina sengaja membawa uang cash dari bank, karena limit kartu rena hanya sampai 500 juta jika akan teransfer

" ini aku kasih free dengan kopernya, aku juga sudah tidak memiliki denda apapun lagi di kantor ini, kalau begitu saya pamit " ucap raina pergi tanpa mendengar robby mengatakan sepatah kat pun

" gadis tidak sopan" ucap robby

Raina menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah robby menjulurkan lidahnya serta menarik bagian bawah matanya

" wleee " ucap rena pergi buru buru sebelum ia emosi

" hah rena akhirnya aku terbebas dari perusahaan terkutuk ini, aneh kau bisa saja melawan mereka yg suka membully mu tapi kau memilih diam " gumam raina

" rasanya aku ingin menembak kepala ci robby itu, justru dia yg tidak sopan, dasar cabul " ucap raina

tanpa sadar ada yg mendengarkan ocehannya di belakang raina

Itu ken, dia berdiri di belakang raina.

" dingin sekali lift ini, sama seperti sekertaris dan bos nya itu, sangat cocok seperti pasangan kekasih sebelas dua belas haha" ucap raina

" semakin mencekam lift ini, sepertinya gedung ini banyak makan tumbal proyek jadi suasana nya horor seperti ini " ucapnya lagi

Ken hanya menutup mata, tangannya mengepal, bagaimana bisa ia berbicara di depan orangnya, dan lagi ia mengatakan robby dan dirinya sepasang kekasih, ken benar benar kesal.

Drrttttttt drtttt

" hallo nero"

^^^ " ka cepat datang ke rumah sakit xxx"^^^

" baiklah kau tenang aku segera kesana"

Raina menutup telfonnya dan berlari ke keluar kantor robby,

Sesampainya di rumah sakit, ada keluarganya, ayu, marsha, ayah dan nero

raina melihat c kembar yg terkulay lemas

" ada apa dengan mereka " batin raina

Nero memeluk raina dan menangis sesenggukan

terdengar suara monitor

Tiiiiiiiiiiiitttttttttt !!!

Dokter sudah menggunakan segala cara untuk membantu c kembar

" bagaimana dok keadaan anak anak saya " tanya ayu menangis

" maaf bu kami sudah berusaha, salah satu dari mereka harus pergi " ucap dokter

Ayu menangis sejadi jadinya, raina yg melihat itu teringat dengan mimpinya, raina berkaca kaca dan menangis

Bukan menangisi si kembar melainkan menangisi mimpi saat ibu nya memanggil namanya dengan pilu

(gak punya perasaan nih c nana)

kecelakaan itu menewaskan 3 orang siswa termasuk nadia, ia mati tidak tertoling dan nesa menjadi lumpuh.

singkat cerita nadia sudah di makam kan, mereka semua kembali ke rumah

Hening rumah itu hening seperti tidak berpenghuni.

brak brak brak craks

Raina dengan santay melihat kebawah, terlihat ayu meneriaki nesa, menyalahkan nesa karena tidak menjaga nadia, sampai pada akhirnya nadia harus mati

" bu sudah bu, kasian ka nesa" ucap nero menenangkan ibu nya

" diam kau nero kau tidak akan mengerti " teriak ayu

Nero terdiam melihat kaka nya terus saja di marahi, namun siapa yang mau hal ini terjadi.

" hmmm si ayu itu dimana otaknya " gumam raina

" seharusnya kau saja yg mati nesa jangan nadia, kau pembawa sial " teriak ayu

" hentikan apa yang kau katakan, tidak ada yg bisa memilih kapam dan siapa akan mati" ucap dira yg kasihan pada anak tirinya

" kau diam, kau hanya aku perintahkan untuk menjaga perusahaan itu, jika kau bisa memberi uang lebih banyak untuk nadia, dia tak perlu naik bis dengan orang orang itu " ucap ayu kesal

prok prok prok...

" wah teater ini sangat seru ibu " ucap raina

" hmm aku akan membawa anak yg seharusnya sudah mati ini, agar keluarga ini tidak sial karena nya, kamu mau kan ikut denganku nesa?" tanya raina

Nesa mengangguk, nero berdiri, dan mendekati raina

" ka aku ingin ikut " ucap nero dengan wajah memelas

" nero untuk apa kau ikut dengan wanita pengangguran ini, apa kau ingin hidup miskin hah" tanya ayu

" nak jangan pergi " ucap dira lirih

Raina memeluk dira dan berkata " ayah tunggu lah sebentar lagi, aku akan menjemputmu, ayah harus kuat, tunggu aku sebentar saja " bisik raina

Dira hanya mengangguk, matanya berkaca kaca, ia tidak menyangka kenapa bisa dirinya terjebak dan menjadi budak.

Terpopuler

Comments

Moly

Moly

Lanjut..

2023-04-11

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!