Author POV
Di awal-awal pernikahan, Matthew dan juga Sarah sebagai pasangan muda. Mereka terlihat manis dan sangat romantis.
Keduanya selalu antusias dan penuh kerjasama dalam membangun bahtera rumah tangga.
Ketika mereka dikaruniai seorang putra, yang mereka beri nama Kenji. Sebagai seorang suami, Matthew terlihat begitu siaga mendampingi Sarah.
Mereka yang kala itu sama-sama menjadi yatim piatu benar-benar merasakan sebuah kehidupan rumah tangga yang luar biasa.
Mereka jalaninya penuh kemandirian. Tanpa ada kedua orang tua mereka yang senantiasa memberikan support, nasehat dan juga perhatian.
Semenjak Sarah hamil, dan juga melahirkan. Sarah sudah tidak lagi berkuliah. Dia tidak melanjutkan kuliahnya karena Sarah tidak ingin membebani Matthew dengan banyaknya kebutuhan hidup.
Sedangkan Matthew tetap melanjutkan kuliahnya sambil bekerja.
Dan, rumah peninggalan orang tua Matthew menjadi satu-satunya aset yang mereka miliki. Yang sekarang menjadi tempat tinggal bagi Sarah dan Matthew.
Sudah terbiasa hidup mandiri. Tidak membuat Sarah kaget dengan kehidupan rumah tangga yang ia jalani sekarang.
Ia benar-benar menjalankan perannya sebagai seorang istri dan juga seorang ibu dengan penuh kemandirian.
Kelembutan dan natural nya Sarah dalam menjadi seorang ibu membuat Matthew terpesona. Dan hal itulah yang menjadikan Matthew makin tergila-gila pada sang istri Sarah.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Sarah ayo makan dulu. Aku sudah memasak sup untukmu. Saatnya kamu makan siang sayang." seru Matthew pada Sarah. Ketika ia memangil Sarah untuk makan siang di kamar. Kala itu Sarah sedang menyusui Kenji.
"Iya sayang. Sebentar lagi, Kenji belum selesai minum ASI nya." jawab Sarah yang masih tiduran miring sambil menyusui bayinya.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Terima kasih Matthew, untung kamu bisa memasak. Jika tidak, entah bagaimana aku bisa mengurus mu. Karena kau tahu sendiri kan, Kenji sedikit rewel hari ini. Dan membuat ku harus selalu berada di sisinya."
"Tidak, apa-apa sayang. Lagi pula kau. memang harus lebih prioritaskan Kenji. Jangan kawatir aku bisa urus diri ku sendiri. Jangan kawatir sayang." ucap Matthew, kemudian ia tersenyum manis pada Sarah.
"Kau sudah banyak membantu pekerjaan rumah Matt. Padahal di luar rumah kamu juga sudah sangat sibuk."
"Tidak apa sayang. Aku senang membantu mu." jelas Matthew.
"Kebetulan hari ini kan weekend. Jadi kamu bersantai dan beristirahat. Biarkan aku yang mengerjakan semuanya. Tadi aku juga sudah mencuci pakaian dan juga sudah membersihkan piring-piring kotor yang ada di wastafel."
"Terima kasih Matthew, sungguh kau sangat bisa ku andalkan sebagai seorang suami. I love you." ucap Sarah, memuji sang suami, kemudian ia memberikan satu kecupan manis ke bibir Matthew.
"Sama-sama sayang. Siapa lagi yang bisa diandalkan kecuali kita berdua. Kita sama-sama sudah tidak lagi memiliki orang tua. Dan kita adalah satu-satunya orang yang bisa saling mengandalkan satu sama lain. Aku berterima kasih kepadamu, karena dengan adanya dirimu. Aku dikuatkan dan juga ada teman menjalani hidup."
"Terlebih aku Matthew. Aku lebih bersyukur mendapatkan suami seperti dirimu. Karena kau adalah suami yang sangat sempurna. Dan rasa terima kasihku lebih banyak untuk mu. Kau dan ayahmu sangat baik. Jika tidak dengan kebaikan dirimu dan juga ayah mu dulu. Yang menampung ku di rumah kalian. Aku tidak akan bisa seperti ini. Dan akhirnya kita menikah dan bersatu. Tetap saja, aku banyak hutang budi kepadamu. Dan juga pada mendiang ayahmu."
"Jangan berterima kasih terus Sarah. Kau adalah istriku, berarti kau ada tanggung jawabku. Kita memang sudah ditakdirkan untuk bersama. Dan semoga kedepannya, kita bisa selalu kompak dan menjalani rumah tangga ini dengan baik."
"Aku harap kita bisa selalu seperti ini."
"Sudah ayo makan sup mu. Nanti keburu dingin."
Sarah dan Matthew kemudian menikmati makan siang bersama di meja makan.
Sambil menikmati makan siang. Mereka berbincang-bincang tentang kegiatan mereka masing-masing.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments
Putri Minwa
😊😊😊
2023-07-26
0
Shanum❤️
harmonis sekali dulunya sarah dan mattew
2023-03-27
1