Sarah
"Kenji, kamu tunggu sebentar di sini ya sayang. Mama akan pergi kesana sebentar untuk mendapatkan makanan." kata ku pada Kenji. Sambil ku arahkan telunjuk ku mengarah ke restoran tersebut. Kenji, putra pertama ku yang selalu bisa aku andalkan.
"Iya Mama." jawabannya dengan ekspresi wajah yang menurut. Wajahnya tampak lusuh, karena sudah dua hari kami tidak mandi.
"Oke, good sayang. Jaga adik mu. Mama akan segera kembali."
Kemudian aku berjalan menuju restoran tersebut dengan maksud mengais makanan dari sana.
Sebelum para pegawai restoran benar-benar membuang makanan ke tong sampah.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Sambil menghadap ke arah restoran itu dengan tegap. Aku berfikir sejenak.
"Disaat dalam keadaan darurat seperti ini, seseorang rela merendahkan diri mereka hanya untuk bisa bertahan hidup. Agar mereka tidak mati konyol. Aku melakukan ini demi Kenji dan Kenzo. Mereka butuh makan." ucap ku berkata-kata pada dirinya sendiri.
Hidup kedua putra ku saat ini ada di tangan ku.
Setelah aku berhasil mendekati tong sampah yang di letakan di sisi belakang restoran. Aku kembali membeku.
Aku berfikir dan bertanya-tanya dalam hati. Apakah aku boleh mengambil sisa-sisa makanan itu sebelum mereka membuangnya ke dalam tong sampah.
Ku pikir pasti boleh.
Syukur syukur ada satu atau dua buah ayah yang masih utuh.
Kelaparan benar benar membuat orang tidak peduli dengan harga diri.
"Hai, sedang apa kamu di situ?" sebuah suara maskulin terdengar dari belakang.
Menyadari jika kini aku sedang di pergoki oleh seorang karyawan restoran. Membuat ku menjadi sedikit gugup.
Akhirnya, ku beranikan diri untuk menghadap ke arah pria yang baru saja datang dan menangkap basah aku.
"Aku lapar, dan aku butuh makanan." Dia mulai memindai ku. Menelusuri penampilan ku dari atas sampai bawah.
"Kenapa tidak membeli makan di dalam." Sebuah pertanyaan bodoh kenapa ia tanyakan! padaku.
"Aku tidak punya uang." jawab ku berterus terang.
Tak lama kemudian. Seorang kasir mendengar percakapan kami. Dari pintu masuk restoran yang ada di belakang. Ia berkata sesuatu.
Dia bilang ayam-ayam itu akan diletakkan di atas tutup tempat sampah agar bisa kuambil.
Aku mengucapkan terima kasih kepadanya.
Akhirnya, aku bisa memberikan anak anak ku makan pada hari itu.
Selama beberapa hari. Kami memperoleh makanan dengan cara seperti itu.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Pada suatu hari, ketika aku sedang berjalan bersama kedua anakku melewati sebuah restoran yang khusus menjual pizza.
Aku mencari tahu apakah aku boleh meminta sekelas air putih untuk anakku yang kecil. Karena ia merasa kehausan.
Tak sengaja aku melihat seorang pria berwajah tampan dan berotot. Dia pria paling tampan yang pernah kulihat yang duduk di restoran.
Aku tahu, penampilan ku tak karuan. Saat tak sengaja aku menatapnya. Ia tersenyum ramah kepada ku. Tidak hanya tersenyum manis padaku, tetapi ia juga tersenyum pada Kenzo dan Kenji.
Aku kemudian memberikan diri untuk bertanya kepadanya. Apakah aku boleh meminta segelas air dan mempersilahkan kami duduk sebentar saja di bangku. Karena jujur saja, kami kelelahan.
Pria itu ternyata sangat baik. Ia menyuruh kami duduk di sebuah bangku lalu ia berjalan menuju kasir.
Tak berselang lama, ia kembali datang pada kami sambil membawakan air dan pizza.
Dia mempersilahkan pada kami untuk menikmati makanan tersebut.
Karena kami sudah lapar, terutama anak anak ku. Kami menikmati pizza itu dengan penuh haru.
Kemudian ia memulai pembicaraan. Dan dia kemudian bertanya tanya pada ku. Kenapa aku seperti gelandangan.
Apakah penampilan ku seburuk itu?
Ya, aku memang gelandangan sekarang. Seorang gelandang yang membawa serta dua anak.
Mungkin ia sudah bisa menebaknya. Jadi ia langsung saja bertanya kepadaku tentang rumah tangga.
Dan mau tidak mau, aku pun sedikit bercerita tentang keadaan ku. Pada pria asing yang terlihat ramah dan baik itu. Yang saat ini duduk bersama kami.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments
Putri Minwa
kayak nya keberuntungan masih berpihak ya thor
2023-07-09
0
Shanum❤️
Alhamdulillah ketemu sm orang baik ,,smoga stelah ini dia mau menolong lagi
2023-03-02
1