Ternyata dia pria lajang

"Dengarkan aku Sarah. Tolong jangan keras kepala. Ikutlah dengan ku, kalian akan aman. Sekarang juga, maukah kau membersihkan diri dan menginap di tempat yang lebih hangat. Aku sudah menawarkan itu pada mu seminggu lalu. Tapi kau keras kepala." ucapnya, dengan sedikit menahan emosi. Dia emosi karena mungkin aku aku terlalu keras kepala menolak kenaikannya. Dan kini ia menawarkan kembali bantuan pada ku.

Aku ragu, aku sama sekali tidak mengenal orang ini. Kami hanya kenal beberapa jam satu minggu yang lalu. Dan ia sudah sangat baik pada ku dan juga anak anak ku.

Jujur, aku menyukai cara matanya yang coklat itu memandangku.

Pandangan matanya begitu teduh. Bahkan cara pandang Cris terhadap diriku lebih lembut dibandingkan cara pandang suamiku sendiri.

Kenapa sekarang aku jadi membandingkan Cris dan suami ku.

Dalam keadaan seperti ini, sempat sempat nya aku berfikiran yang aneh-aneh.

Meksipun begitu, banyak pikiran yang berkecamuk dalam bekak ku.

Dalam hati aku bertanya-tanya. Cris ini seseorang yang masih lajang, atau seseorang yang sudah beristri. Bukan maksud aku untuk mencari tau. Aku hanya tidak ingin ada kesalahan pahaman.

Aku malu menanyakan hal itu padanya. Jika dia masih lajang, mungkin aku bisa mempertimbangkan untuk ikut dengannya. Tapi aku takut jika dia sudah berstatus sebagai suami. Karena aku tidak ingin menghancurkan pernikahan seseorang hanya karena Cris membawaku pulang bersamanya ke rumahnya.

Aku khawatir anak dan istrinya akan curiga dan berprasangka buruk terhadap kami. Sehingga membuat Cris dalam masalah.

Dia sudah menolong kami saja itu sudah menjadi anugerah untukku. Dan aku tidak mau merepotkannya.

"Apa yang kau pikirkan Sarah?" tuturnya, memecah kebisuan diantara kami.

"Maaf Cris, aku ragu. Sepertinya aku tidak bisa ikut denganmu." kataku pada akhirnya, yang menolak kembali niat baiknya.

"Memang kenapa kamu menolak bantuan ku? Kamu tidak melihat anak-anakmu sangat membutuhkan tempat tinggal malam ini. Kenapa kau menolak bantuan ku. Jangan menjadi ibu yang kejam Sarah. Di lingkungan sini banyak aksi kejahatan. Kamu mau, kamu berada dalam situasi bahaya di tempat seperti ini. Aku sudah menawarkan bantuan terhadap dirimu dan aku senang membantu kalian. Ikutlah denganku, di rumahku ada kamar kosong dan kalian bisa tinggal di sana selama kalian mau." jelas Cris pajang lebar.

Saat Cris telah menjelaskan situasi di dalam rumahnya. Yang katanya terdapat kamar kosong. Sepertinya, dia menawarkan bantuan terhadap kami tanpa memikirkan apapun.

Aku menjadi menebak. Apa Cris ini adalah orang yang masih lajang.

Daripada aku menyesal karena telah mendatangkan masalah terhadap dirinya. Akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya kepada Cris tentang statusnya.

"Cris, maaf jika aku lancang menanyakan ini sebelum pada mu. Bolehkah aku bertanya suatu hal?"

"Bertanyalah Sarah, apa yang ingin kau tanyakan."

"Apakah kau sudah menikah? ataukah masih lajang?"

Mendengar pernyataan ku, membuat Cris langsung tertawa.

Sejujurnya aku sangat malu menanyakan hal ini kepada Cris.

Tapi tidak ada pilihan bagiku untuk tidak bertanya kepada pria baik ini.

Aku tidak mau menerima kebaikannya justru akan menimbulkan masalah baginya. Jadi sebelum aku pergi ke rumahnya aku harus tahu dan memastikan apakah dia masih single atau sudah berkeluarga.

Aku benar-benar tidak ingin menimbulkan masalah baru untuk nya. Apalagi membenahi dirinya.

Terpopuler

Comments

Shanum❤️

Shanum❤️

Cris Masih lajang nihh ,,semoga aja seiring berjalannya waktu ,mereka bisa jatuh cinta yaa 🤭

2023-03-03

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!