SEASON 3

Yuji duduk sendirian di kantin sekolah, sambil menatap kosong piring kosong di depannya. Ia merenung tentang hubungannya dengan Akira yang semakin memuncak dalam beberapa minggu terakhir. Sejak pertama kali bertemu Akira, Yuji merasa nyaman dengan gadis itu, dan mereka menjadi teman dekat. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, Yuji merasa ada perbedaan dalam pandangan mereka tentang hubungan mereka.

Sementara itu, Akira bersantai di halaman sekolah bersama teman-temannya. Ia melihat Yuji di kantin, dan memutuskan untuk menemuinya. "Hai Yuji! Ada yang salah?" tanyanya dengan senyum lebar di wajahnya.

Yuji mengangkat kepala, "Ah, tidak ada yang salah. Aku hanya sedang memikirkan sesuatu."

"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Akira sambil duduk di samping Yuji.

Yuji ragu untuk memberitahu Akira tentang perbedaan pandangan mereka, tapi ia tahu bahwa tidak mungkin terus menyimpan perasaannya sendiri. "Kita berdua terlalu berbeda, Akira," kata Yuji dengan suara pelan.

"Apa maksudmu?" tanya Akira dengan wajah heran.

"Kita punya pandangan yang berbeda tentang masa depan kita. Aku ingin fokus pada studiku dan mempersiapkan diri untuk masa depan, sedangkan kamu lebih santai dan ingin menikmati hidup," jelaskan Yuji.

Akira mengangguk, "Aku mengerti sekarang. Tapi, apakah itu berarti kita tidak bisa bersama-sama?"

Yuji merasa sedih saat melihat wajah Akira yang penuh harapan. "Aku tidak tahu, Akira. Aku merasa kita tidak cocok satu sama lain."

Akira menatap Yuji dengan mata berkaca-kaca. "Kamu yakin dengan keputusanmu?"

Yuji mengangguk, "Iya, aku yakin. Aku tidak ingin mengecewakanmu atau membuatmu berharap lebih."

Akira tersenyum padanya, "Aku mengerti, Yuji. Aku hanya berharap kita masih bisa berteman."

Yuji merasa lega bahwa Akira menerima keputusannya, dan ia juga ingin tetap berteman dengan Akira. "Tentu saja kita masih bisa berteman, Akira. Aku masih menghargai persahabatan kita."

Mereka berdua berdiri dan berjalan bersama keluar dari kantin. Yuji merasa lega setelah memutuskan hubungan dengan Akira, tapi di sisi lain, ia merasa sedih kehilangan kebersamaan dengan Akira. Yuji dan Akira tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi mereka berdua siap untuk menghadapi masa depan dengan lebih baik.

"Jadi, bagaimana perasaanmu tentang hubungan kita sekarang?" tanya Yuji kepada Akira saat mereka duduk di taman sekolah.

"Kurasa hubungan kita sedang mengalami sedikit masalah," jawab Akira dengan ragu.

Yuji mengangguk. "Sekarang kita sudah lebih dekat dan mengenal satu sama lain dengan lebih baik, tetapi juga menemukan bahwa kita memiliki perbedaan yang cukup signifikan."

Akira mengangguk. "Kau terlalu pendiam dan kadang-kadang aku merasa sulit untuk mengerti perasaanmu."

Yuji menarik napas dalam-dalam sebelum berkata, "Aku tahu, dan aku berusaha untuk mengatasi itu. Aku hanya perlu waktu."

"Bagaimana jika kita mencari saran dari seseorang?" tanya Akira.

Yuji berpikir sejenak. "Mungkin itu ide yang baik. Kita bisa pergi ke guru bimbingan dan mencari nasihat tentang bagaimana kita bisa memperbaiki hubungan kita."

Akira tersenyum. "Bagus. Aku senang kau setuju."

Keesokan harinya, Yuji dan Akira pergi ke kantor guru bimbingan. Mereka menjelaskan situasi mereka dan mencari nasihat tentang bagaimana mereka bisa memperbaiki hubungan mereka.

"Menurutku, kalian berdua harus berbicara secara terbuka dan jujur tentang perasaan dan harapan kalian satu sama lain," kata guru bimbingan itu. "Kalian juga harus belajar untuk menghargai perbedaan kalian dan mencari cara untuk saling mendukung."

Yuji dan Akira saling menatap. Mereka tahu bahwa guru bimbingan mereka benar.

Setelah keluar dari ruangan guru bimbingan, Yuji dan Akira duduk di bawah pohon di halaman sekolah. "Kita harus belajar untuk menghargai perbedaan kita dan mencari cara untuk saling mendukung," kata Yuji.

Akira mengangguk. "Aku akan berusaha untuk lebih mengerti perasaanmu dan membantumu merasa lebih nyaman."

Yuji tersenyum. "Terima kasih, Akira. Aku akan mencoba untuk lebih terbuka dan jujur tentang perasaanku."

Dari situlah, Yuji dan Akira mulai bekerja untuk memperbaiki hubungan mereka. Mereka berbicara lebih terbuka tentang perasaan dan harapan mereka, dan belajar untuk saling menghargai perbedaan mereka. Meskipun mereka masih mengalami beberapa rintangan, mereka berjuang bersama dan semakin dekat satu sama lain.

Akhirnya, Yuji dan Akira membuat keputusan besar tentang masa depan mereka. Meskipun mereka memiliki impian yang berbeda-beda, mereka bersedia bekerja sama dan saling mendukung satu sama lain. Mereka tahu bahwa cinta, kepercayaan, dan komitmen adalah kunci untuk mempertahankan hubungan mereka, dan mereka siap untuk menghadapi masa depan bersama.

Yuji dan Akira kembali ke rumah Yuji setelah pertemuan dengan keluarga Akira. Akira mengambil tempat duduk di sofa, sementara Yuji pergi ke dapur untuk membuatkan minuman untuk mereka.

Ketika Yuji kembali dengan teh hangat, Akira menatapnya dengan penuh kekhawatiran. "Yuji, aku merasa khawatir tentang apa yang dikatakan keluarga mu tadi. Mereka tidak terlalu menyukai aku, kan?" tanya Akira.

Yuji duduk di sampingnya dan meraih tangannya. "Tidak, Akira. Mereka hanya perlu waktu untuk mengenalmu. Mereka mencintai aku dan tentu saja mereka hanya ingin yang terbaik untukku," kata Yuji dengan lembut.

"Tapi kita sudah sering bertengkar tentang masa depan kita. Apa yang akan terjadi jika kita tidak bisa menyelesaikannya?" tanya Akira.

Yuji menatapnya dengan penuh kasih sayang. "Kita akan menyelesaikannya bersama-sama. Aku mencintaimu dan tidak bisa membayangkan hidup tanpamu. Kita akan menemukan cara untuk membuatnya berhasil," kata Yuji sambil mengecup tangannya.

Akira tersenyum dan mengembalikan ciuman itu. "Aku juga mencintaimu, Yuji. Dan aku akan selalu mendukungmu," ucapnya dengan tulus.

Yuji dan Akira menghabiskan malam itu bersama, berbicara tentang masa depan mereka dan bagaimana mereka akan mencapai tujuan mereka bersama. Mereka memutuskan untuk saling mendukung dan mempercayai satu sama lain, dan memperkuat hubungan mereka dengan kepercayaan dan komitmen.

Keesokan paginya, mereka berangkat ke sekolah bersama-sama, tangan dalam tangan. Mereka tiba di kelas mereka dan mendapat sambutan hangat dari teman-teman mereka. Yuji dan Akira merasa bahagia, mengetahui bahwa mereka memiliki dukungan dari teman-teman mereka.

Saat mereka duduk di kelas, Yuji merasa senang bisa duduk di samping Akira. Mereka berdua tersenyum pada satu sama lain, menunjukkan bahwa mereka sudah menemukan jalan mereka bersama dan siap menghadapi masa depan bersama.

Akhirnya, setelah semua rintangan yang telah mereka hadapi, Yuji dan Akira menemukan cinta yang sesungguhnya dalam diri mereka sendiri. Mereka saling mempercayai, saling mendukung, dan siap untuk mengejar impian mereka bersama. Itulah kisah cinta mereka, sebuah kisah tentang kepercayaan dan komitmen dalam cinta sejati.

Setelah pertemuan dengan guru bimbingan, Yuji dan Akira kembali ke kelas mereka. Mereka merasa sedikit lebih tenang setelah mendiskusikan masalah mereka dengan orang dewasa yang lebih berpengalaman. Namun, ketika mereka masuk ke kelas, mereka mendapati sekelompok teman sekelas mereka sedang mengobrol di depan meja Yuji.

"Sudahkah kamu mendengar kabar?" tanya teman sekelas mereka, Hiro, sambil menoleh ke arah Yuji dan Akira.

"Kabar apa?" tanya Akira, yang merasa sedikit cemas dengan sorotan teman-temannya.

"Katanya, Yuji dan Akira putus!" seru teman sekelas lainnya, Michiko.

Yuji dan Akira saling pandang, terkejut dan sedikit takut dengan berita yang terdengar itu.

"Bukan begitu, kan?" tanya Akira kepada Yuji.

Yuji terdiam sejenak, mencoba mencari kata-kata yang tepat untuk menjelaskan situasi mereka.

"Kami sedang menghadapi masalah dalam hubungan kami," kata Yuji akhirnya dengan suara pelan.

"Makanya, kami mencoba mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut," sambung Akira, mencoba memberikan penjelasan yang lebih jelas.

Teman-teman sekelas mereka melihat Yuji dan Akira dengan tatapan tidak percaya, seolah-olah tidak bisa memahami bagaimana hubungan yang begitu baik seperti mereka bisa berada dalam masalah.

"Kami masih mencoba untuk bekerja sama dan menyelesaikan masalah kami bersama-sama," kata Yuji lagi dengan suara tegas. "Kami berharap kalian bisa memberikan dukungan kami dalam proses ini."

Teman-teman mereka merasa sedikit malu dengan reaksi mereka yang berlebihan. Mereka mengangguk setuju dengan permintaan Yuji dan Akira untuk mendukung mereka.

Setelah pelajaran berakhir, Yuji dan Akira pergi ke taman sekolah untuk berbicara. Mereka merasa sedikit lebih tenang setelah mendapat dukungan dari teman-teman mereka, tetapi mereka masih merasa cemas tentang apa yang mungkin terjadi selanjutnya.

"Apa yang akan kita lakukan jika masalah ini tidak bisa diselesaikan?" tanya Akira khawatir.

"Saya tidak tahu," jawab Yuji dengan jujur. "Tapi saya percaya bahwa kita bisa menyelesaikan masalah ini bersama-sama. Saya tidak ingin kehilanganmu, Akira."

Akira tersenyum, merasa terharu dengan ucapan Yuji. "Saya juga tidak ingin kehilanganmu, Yuji. Kita akan menyelesaikan masalah ini bersama-sama."

Kedua remaja itu saling berpegangan tangan, merasa lebih dekat dan saling menguatkan setelah menghadapi masalah bersama-sama. Mereka tahu bahwa perjalanan yang sulit mungkin masih menanti mereka, tetapi mereka siap untuk menghadapinya bersama-sama.

Yuji dan Akira merasa sangat gembira ketika mereka memutuskan untuk pergi dalam perjalanan romantis bersama. Mereka merencanakan untuk pergi ke sebuah resor yang indah di daerah pegunungan yang tenang. Yuji dan Akira bersiap-siap untuk perjalanan mereka dengan antusiasme, dan mereka merasa sangat senang untuk menghabiskan waktu bersama di tempat yang indah.

Ketika mereka tiba di resor, mereka segera merasa terpesona dengan keindahan alam sekitarnya. Mereka menjelajahi daerah itu bersama, berjalan-jalan di sekitar danau, dan menikmati pemandangan yang luar biasa dari atas bukit yang menakjubkan. Setelah berjalan-jalan, mereka kembali ke resor dan menikmati makan malam yang lezat di restoran yang bagus di sana.

Keesokan harinya, mereka merencanakan untuk melakukan beberapa aktivitas bersama. Mereka pergi bersepeda di sekitar daerah itu, menikmati pemandangan yang indah dan menikmati udara segar. Kemudian, mereka memutuskan untuk berjalan-jalan di sepanjang sungai yang mengalir di dekat resor. Mereka duduk di batu yang menghadap ke sungai, menikmati keindahan alam sekitar sambil berbicara tentang masa depan mereka bersama.

Yuji dan Akira merasa semakin dekat selama perjalanan ini, dan mereka mulai merencanakan masa depan mereka bersama. Mereka berbicara tentang impian mereka, apa yang ingin mereka capai di masa depan, dan bagaimana mereka bisa mendukung satu sama lain dalam pencapaian impian itu. Yuji merasa senang bahwa dia bisa membicarakan masa depan dengan Akira, dan ia merasa semakin yakin bahwa mereka adalah pasangan yang cocok satu sama lain.

Setelah kembali dari perjalanan romantis mereka, Yuji dan Akira merasa semakin dekat satu sama lain. Mereka merasa lebih kuat dalam hubungan mereka dan lebih yakin tentang masa depan bersama. Yuji mulai merasa lebih percaya diri dalam dirinya sendiri dan percaya bahwa ia bisa mencapai impian-impian besar yang dia miliki bersama dengan Akira di sisinya.

Namun, kepercayaan dan komitmen mereka diuji kembali ketika mereka menghadapi konflik dalam karir mereka. Yuji dan Akira telah lulus dari SMA dan kini mereka harus memutuskan jalur karir mana yang ingin mereka pilih. Yuji telah bermimpi menjadi seorang seniman sejak dia masih kecil, sementara Akira bercita-cita menjadi seorang perawat.

Namun, setelah melakukan penelitian dan merenungkan keputusan mereka, Yuji dan Akira menyadari bahwa impian mereka akan sulit tercapai jika mereka berpisah dan mengambil jalur karir yang berbeda. Mereka merasa bimbang dan khawatir bahwa mereka tidak akan dapat menyeimbangkan antara karir dan hubungan mereka.

Yuji dan Akira berbicara dengan jujur ​​tentang ketakutan dan kekhawatiran mereka. Mereka menemukan dukungan dan kepercayaan satu sama lain ketika mereka membicarakan masa depan mereka bersama. Yuji merasa bahwa dia tidak bisa mencapai impian-impian besar tanpa dukungan Akira, dan Akira merasa bahwa dia tidak bisa mencapai impian-impian besar tanpa Yuji. Mereka saling mendukung dan menemukan kekuatan dalam hubungan mereka.

Setelah berdiskusi, Yuji dan Akira memutuskan untuk mengejar impian mereka bersama dan tidak membiarkan karir mengganggu hubungan mereka. Mereka memutuskan untuk mengambil pendidikan dan pekerjaan yang sesuai dengan impian mereka sambil terus menjaga hubungan mereka tetap kuat.

Dalam akhir cerita, Yuji dan Akira merayakan keputusan mereka dengan pergi ke sebuah festival lokal bersama-sama. Mereka melihat kembang api bersama dan menikmati waktu yang indah bersama. Mereka merasa lebih dekat satu sama lain dan yakin bahwa mereka akan memiliki masa depan yang cerah bersama-sama. Mereka tahu bahwa mereka harus tetap menghadapi rintangan dan tantangan dalam hubungan mereka, tetapi mereka siap untuk menyelesaikannya bersama-sama dengan kepercayaan, komitmen, dan cinta mereka yang tulus.

Episodes
1 Episode 1: Pencarian Yuji
2 Episode 2 - Bertemu Akira
3 Episode 3 - Pertemanan dengan Akira
4 Episode 4 - Perasaan Yuji
5 Episode 5 - Cemburu
6 Episode 6 - Pertemuan keluarga
7 Episode 7 - Perbedaan kepribadian
8 Episode 8 - Kebencian teman Yuji
9 Episode 9 - Pertemuan di malam hari
10 Episode 10 - Pergi ke taman bermain
11 Episode 11 - Kegelisahan Akira
12 Episode 12 - Tantangan untuk hubungan mereka
13 SEASON 2
14 SEASON 3
15 SEASON 4
16 SEASON 5
17 Season 6(Episode 1 - Menjaga Hubungan Jarak Jauh)
18 Season 6(Episode 2 - Rencana Pernikahan)
19 Season 6(Episode 3 - Masa Depan yang Tidak Pasti)
20 Season 6(Episode 4 - Persiapan Pernikahan)
21 Season 6(Episode 5 - Perjalanan Bulan Madu)
22 Season 6(Episode 6 - Kesulitan dalam Peran Baru)
23 Season 6(Episode 7 - Kesulitan dalam Keluarga Baru)
24 Season 6(Episode 8 - Rencana Keluarga)
25 Season 6 (Episode 9 - Persaingan Karir)
26 Episode 10 - Kesulitan Finansial
27 Episode 11 - Ujian Kesetiaan
28 Season 6 akhir (Episode 12 - Cinta yang Abadi)
29 Season 7 (Episode 1 - Pengambilan Keputusan Keluarga)
30 Season 7 (Episode 1 - Pengambilan Keputusan Keluarga)
31 Season 7(Episode 2 - Cinta Dalam Waktu yang Terbatas)
32 Season 7(Episode 3 - Mengatasi Kehilangan)
33 Season 7(Episode 4 - Memperjuangkan Impian)
34 Season 7(Episode 5 - Menghadapi Krisis)
35 Season 7(Episode 6 - Persiapan Untuk Masa Depan)
36 Season 7(Episode 7 - Membangun Hubungan Baru)
37 Season 7(Episode 8 - Menghadapi Masalah Finansial)
38 Season 7(Episode 9 - Menguatkan Cinta Dalam Jarak)
39 Season 7 akhir (Episode 10 - Meningkatkan Kualitas Hidup)
Episodes

Updated 39 Episodes

1
Episode 1: Pencarian Yuji
2
Episode 2 - Bertemu Akira
3
Episode 3 - Pertemanan dengan Akira
4
Episode 4 - Perasaan Yuji
5
Episode 5 - Cemburu
6
Episode 6 - Pertemuan keluarga
7
Episode 7 - Perbedaan kepribadian
8
Episode 8 - Kebencian teman Yuji
9
Episode 9 - Pertemuan di malam hari
10
Episode 10 - Pergi ke taman bermain
11
Episode 11 - Kegelisahan Akira
12
Episode 12 - Tantangan untuk hubungan mereka
13
SEASON 2
14
SEASON 3
15
SEASON 4
16
SEASON 5
17
Season 6(Episode 1 - Menjaga Hubungan Jarak Jauh)
18
Season 6(Episode 2 - Rencana Pernikahan)
19
Season 6(Episode 3 - Masa Depan yang Tidak Pasti)
20
Season 6(Episode 4 - Persiapan Pernikahan)
21
Season 6(Episode 5 - Perjalanan Bulan Madu)
22
Season 6(Episode 6 - Kesulitan dalam Peran Baru)
23
Season 6(Episode 7 - Kesulitan dalam Keluarga Baru)
24
Season 6(Episode 8 - Rencana Keluarga)
25
Season 6 (Episode 9 - Persaingan Karir)
26
Episode 10 - Kesulitan Finansial
27
Episode 11 - Ujian Kesetiaan
28
Season 6 akhir (Episode 12 - Cinta yang Abadi)
29
Season 7 (Episode 1 - Pengambilan Keputusan Keluarga)
30
Season 7 (Episode 1 - Pengambilan Keputusan Keluarga)
31
Season 7(Episode 2 - Cinta Dalam Waktu yang Terbatas)
32
Season 7(Episode 3 - Mengatasi Kehilangan)
33
Season 7(Episode 4 - Memperjuangkan Impian)
34
Season 7(Episode 5 - Menghadapi Krisis)
35
Season 7(Episode 6 - Persiapan Untuk Masa Depan)
36
Season 7(Episode 7 - Membangun Hubungan Baru)
37
Season 7(Episode 8 - Menghadapi Masalah Finansial)
38
Season 7(Episode 9 - Menguatkan Cinta Dalam Jarak)
39
Season 7 akhir (Episode 10 - Meningkatkan Kualitas Hidup)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!