Kematian Strawberry

"Baik Tuan," jawab anak buahnya serempak.

"Jika dia ma ti atau sebentar lagi ma ti buang ke sumur tua," perintah Raka tanpa ada rasa empati sedikitpun.

"Baik tuan," jawab anak buahnya dengan patuh.

"Untuk para pria, berikan ke kandang singa , macan, harimau , buaya, beruang dan ular piton sisanya masukkan ke dalam penjara untuk bahan makanan binatang peliharaan kesayanganku," ucap Raka dengan nada dingin dan wajah datar.

"Baik Tuan.'' jawab anak buahnya dengan patuh.

"Tuan, maafkan aku," mohon mereka termasuk Strawberry secara bersamaan dengan tubuh gemetar karena mereka tidak ingin ma x ti secara mengenaskan yaitu di makan para binatang buas.

"Itu hukuman yang pantas untuk kalian karena telah berani mengusik calon istriku," ucap Raka sambil menatap satu persatu dengan tatapan tajam ke arah mereka.

Para pria tidak menyangka kalau pria dihadapannya ternyata sangat kejam karena hukuman yang mereka dapatkan sangat mengerikan membuat mereka menyesali perbuatannya dan menuruti permintaan Strawberry.

Para anak buahnya melepaskan ikatan ke dua belas pria tersebut untuk dimasukkan ke kandang singa , macan, harimau , buaya, beruang dan ular piton sesuai perintah Raka.

"Oh ya, apakah hanya para pria saja yang mengusik calon istriku?" Tanya Raka ke orang kepercayaannya.

"Para wanita juga ada, apakah mereka juga di tangkap?" Tanya orang kepercayaannya.

"Tentu saja tangkap semuanya dan jangan sampai kehilangan jejak." Ucap Raka.

"Tapi mereka sebagian sudah menikah dan mempunyai anak." Ucap orang kepercayaannya.

"Aku tidak perduli, aku ingin mereka semua ma x ti karena telah berani mengusik orang yang aku cintai." Ucap Raka tanpa mempunyai rasa empati sedikitpun.

"Baik Tuan." Jawab orang kepercayaannya dengan patuh.

'Kenapa kalian mencari masalah dengan orang kesayangan Tuan muda Raka. Aku akan memerintahkan orang - orang terbaikku untuk menjaga Nona Nicole karena jika tidak bisa jadi aku juga terkena hukuman.' Sambung orang kepercayaan Raka.

Raka hanya menganggukkan kepalanya kemudian Raka pergi meninggalkan markasnya untuk menemui calon istrinya siapa lagi kalau bukan Nicole.

Terdengar suara erangan para binatang bersamaan suara teriakan ketakutan dan kesakitan secara bersamaan. Terdengar jelas di telinga para pria yang di penjara di mana suara - suara kematian yang saling bersahutan dari mulut ke dua belas pria tersebut karena mereka masing-masing di makan oleh binatang peliharaan Raka.

Para pria yang di penjara tubuhnya langsung menggigil terlebih melihat Strawberry didatangi dua puluh lima pria yang bertampang seram.

Di mana dua pria berjalan ke arah Strawberry kemudian melepaskan ikatan Strawberry dari ke dua tangan dan berlanjut melepaskan ke dua kakinya sedangkan dua puluh tiga orang pria lainnya melepaskan satu persatu pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun.

Ke dua puluh lima pria tersebut adalah orang yang sangat menyukai melakukan hubungan suami istri secara bersama-sama sedangkan ke dua puluh lima pria lainnya tidak menyukainya. Mereka semua adalah anak buah Raka yang berjumlah lima puluh orang.

Pria pertama dan ke dua langsung mendekati Strawberry kemudian salah satu pria tersebut memasukkan tombak saktinya dari arah depan sedangkan yang satunya dari arah belakang.

"Akhhhhhhhh... Sakit..." Teriak Strawberry kesakitan bercampur rasa nikmat akibat pengaruh obat perang sang dosis tinggi ketika tubuhnya disatukan dari arah depan dan belakang tanpa pemanasan terlebih dahulu.

"Sudah doll ternyata," ucap pria pertama yang berada di depan sambil menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang.

"Sama," jawab pria ke dua sambil menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang juga.

Setelah hampir lima belas menit ke dua pria tersebut mengeluarkan laharnya. Mereka langsung menarik tombak saktinya dan berlanjut ke pria selanjutnya tanpa berhenti.

Begitu berulang-ulang hingga pria ke lima dan ke enam Strawberry tidak sadarkan diri karena tubuhnya terasa lemas dan seperti tidak bertulang. Pria ke lima dan ke enam tidak memperdulikan Strawberry pingsan mereka tetap melanjutkan nya hingga akhirnya ke dua puluh lima pria tersebut sudah selesai menuntaskan ha x srat x nya.

"Wanita ini kemungkinan besar akan menemui ajalnya, karena melayani banyak pria," ucap salah satu anak buah Raka yang pertama setelah melihat teman - temannya sudah selesai melakukan hubungan suami istri.

"Betul sekali, lebih baik kita buang ke sumur tua," ucap pria ke dua yang juga tidak menyukai apa yang dilakukan oleh para teman - temannya.

"Kamu tidak ingin merasakannya?" Tanya pria pertama.

"Tidak, kamu mau?" Tanya pria ke dua balik bertanya.

"Sama tidak mau," jawab pria pertama.

"Kalau begitu kita gotong wanita ini," ucap pria ke dua.

"Ok,'' jawab pria ke dua.

Ke dua pria tersebut menggotong tubuh Strawberry yang sudah banyak tanda kepemilikan dari banyak pria di tambah sekujur tubuhnya penuh dengan memar karena ke dua puluh lima pria bermain dengan sangat kasar.

Tubuh Strawberry yang awalnya mulus kini penuh dengan lebam. Strawberry masih setia memejamkan matanya hingga ke dua pria tersebut melempar tubuh Strawberry ke dalam sumur tua bersamaan Strawberry memaksakan membuka matanya karena tubuhnya tenggelam.

Sumur tua tersebut masih ada air namun aromanya sangat busuk dan bau anyir karena banyak mayat yang di buang ke dalam sumur. Ada juga yang hampir mati sengaja di buang di sumur tersebut.

'Aku dimana? Kenapa gelap dan bau?' Tanya Strawberry dalam hati.

Strawberry berusaha berenang tapi karena tubuhnya seperti tidak bertulang akhirnya Strawberry pasrah ketika tubuhnya tenggelam.

'Nicole, aku sangat membencimu," ucap Strawberry dalam hati sambil menahan amarahnya.

'Seandainya aku ma ti, arwahku tidak akan mungkin tenang dan akan selalu menghantui dirimu.' sambung Strawberry dalam hati.

Strawberry sangat dendam terhadap Nicole karena gara Nicole dirinya mengalami nasib yang sangat tragis hingga tidak berapa lama Strawberry akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

xxxxxxxx

Di tempat yang berbeda tepatnya di apartemen milik Nicole, Nicole sudah tidur dengan pulas hingga jam tujuh malam Nicole masih setia memejamkan matanya.

Raka masuk ke dalam apartemen milik Nicole kemudian menekan saklar lampu karena ruangan lantai satu gelap gulita.

"Kenapa semua ruangan gelap gulita? Apakah Nicole sudah pulang? Tapi tidak mungkin karena ada penjaga yang menjaga apartemen ini. Apa jangan-jangan..." Ucap Raka menggantungkan kalimatnya.

Raka berjalan dengan langkah cepat menaiki anak tangga karena dirinya sangat takut terjadi sesuatu dengan Nicole.

Ceklek

Raka membuka pintu kamar Nicole dan melihat suasana kamar Nicole gelap gulita sama seperti di lantai satu.

Ctak

Raka menekan tombol saklar membuat lampu kamar milik Nicole terang benderang. Raka menghembuskan nafasnya dengan lega ketika melihat Nicole masih tidur.

Raka masuk ke dalam kamar Nicole sambil melepaskan satu persatu pakaiannya dan membuangnya secara asal hingga menyisakan celana boxer nya.

Raka duduk di sisi ranjang kemudian menatap wajah cantik Nicole yang masih tertidur dengan pulas. Raka merapikan anak-anak rambut yang menempel di wajah Nicole kemudian menyelipkan rambut Nicole di telinganya.

Raka yang juga sangat lelah berjalan ke arah kamar mandi untuk membasuh wajahnya kemudian barulah berbaring di ranjang samping Nicole.

Baru saja memejamkan matanya Nicole tanpa sengaja memeluk tubuh Raka dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Raka.

"I Love You, kak Raka" ucap Nicole sambil masih menutup ke dua matanya.

"I Love You Too," jawab Raka.

Hening

Hening

Raka mengangkat kepalanya dan melihat Nicole masih memejamkan matanya membuat Raka tersenyum.

"Ternyata Nicole mengigau," ucap Raka.

Raka yang tubuhnya terasa lelah memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama Raka tidur dengan pulasnya.

xxxxxxxx

Malam menjelang pagi perlahan Nicole membuka ke dua matanya dan melihat dirinya memeluk seorang pria dan Nicole tahu siapa pria tersebut membuat Nicole tersenyum bahagia.

"Aku tidak sabar untuk menikah dengan kak Raka, pria yang aku cintai," ucap Nicole sambil memeluk Raka dengan erat.

"Aku juga tidak sabar bisa menikah dengan Wanita yang aku cintai,'' ucap Raka.

Nicole mendongakkan kepalanya menatap ke arah wajah tampan Raka yang sedang menatap dirinya sambil tersenyum.

Cup

"Pagi sayang," ucap Raka kemudian mengecup kening Nicole.

"Pagi juga sayang," jawab Nicole sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Raka dengan wajah memerah karena dirinya malu.

"Sebenarnya kakak ingin sekali melakukan hubungan suami istri tapi mengingat hari ini kita bertemu dengan Ayahmu maka Kakak akan menahannya," ucap Raka sambil tersenyum mendengar ucapan Nicole.

"Apakah Daddy akan marah dengan kita?" Tanya Nicole dengan nada kuatir.

"Marah kenapa?" Tanya Raka sambil mengusap punggung Nicole yang masih ditutupi dengan selimut yang dipakainya bersama.

Episodes
1 Awal Mula
2 Di Bilangin Tidak Percaya
3 Kenapa Dengan Wajahmu?
4 Si Muka Tembok
5 Mengikuti
6 Kenapa sih buru-buru banget?
7 Apa Yang Kamu Lakukan
8 Trik Kotor
9 Raka dan Nicole
10 Berpelukan
11 Pengakuan Raka
12 Anabelle
13 Harta Berharga
14 Kemeja Putih Kesayangan
15 Cemburu
16 Sangat Berarti
17 Terima Kasih
18 Raka dan Nicole
19 Kekejaman Raka
20 Kematian Strawberry
21 Bertemu Dengan Calon Mertua
22 Diam
23 Ronald Alexander
24 Suka
25 Mencuri Hati
26 Cemburu
27 Kenapa Istriku Berhenti
28 Ingin Hamil
29 Menyembunyikan
30 Kemarahan Raka
31 Pengakuan Raka
32 Aku Sangat Mencintai Suamiku
33 Cemburu
34 Kamu Sengaja Menggodaku?
35 Terasa Panas
36 Apakah Istriku Cemburu?
37 Marah Besar
38 Hukuman
39 Bersembunyi
40 Paman Donald
41 Bertengkar
42 Hamil
43 Mommy, kenapa Mommy menangis?
44 Rani dan Rico
45 Rico Alexander dan Rani Alexander.
46 Rico Alexander dan Rani Alexander 2
47 Dendam
48 Awal Pertemuan
49 Kenapa tidak pulang?
50 Sahabat
51 Kita bantu gadis itu
52 Rico, Ronald dan Marcel
53 Rico dan Karen
54 Karen Hamil
55 Hamil
56 Karen dan Rico
57 Bertemu Kembali Rico dan Karen
58 Rico dan Karen
59 Rico dan Karen 2
60 Dokter Adrian
61 Rico dan Karen
62 Kamu Lelah?
63 Maafkan Daddy
64 Menghilang
65 Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
66 Olah Raga Di Atas Kasur
67 Adriana
68 Leonard
69 Perintah
70 Gawat
71 Karen dan Tio
72 Karen dan Tio 2
73 Penyerangan
74 Penyerangan 2
75 Tamat
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Awal Mula
2
Di Bilangin Tidak Percaya
3
Kenapa Dengan Wajahmu?
4
Si Muka Tembok
5
Mengikuti
6
Kenapa sih buru-buru banget?
7
Apa Yang Kamu Lakukan
8
Trik Kotor
9
Raka dan Nicole
10
Berpelukan
11
Pengakuan Raka
12
Anabelle
13
Harta Berharga
14
Kemeja Putih Kesayangan
15
Cemburu
16
Sangat Berarti
17
Terima Kasih
18
Raka dan Nicole
19
Kekejaman Raka
20
Kematian Strawberry
21
Bertemu Dengan Calon Mertua
22
Diam
23
Ronald Alexander
24
Suka
25
Mencuri Hati
26
Cemburu
27
Kenapa Istriku Berhenti
28
Ingin Hamil
29
Menyembunyikan
30
Kemarahan Raka
31
Pengakuan Raka
32
Aku Sangat Mencintai Suamiku
33
Cemburu
34
Kamu Sengaja Menggodaku?
35
Terasa Panas
36
Apakah Istriku Cemburu?
37
Marah Besar
38
Hukuman
39
Bersembunyi
40
Paman Donald
41
Bertengkar
42
Hamil
43
Mommy, kenapa Mommy menangis?
44
Rani dan Rico
45
Rico Alexander dan Rani Alexander.
46
Rico Alexander dan Rani Alexander 2
47
Dendam
48
Awal Pertemuan
49
Kenapa tidak pulang?
50
Sahabat
51
Kita bantu gadis itu
52
Rico, Ronald dan Marcel
53
Rico dan Karen
54
Karen Hamil
55
Hamil
56
Karen dan Rico
57
Bertemu Kembali Rico dan Karen
58
Rico dan Karen
59
Rico dan Karen 2
60
Dokter Adrian
61
Rico dan Karen
62
Kamu Lelah?
63
Maafkan Daddy
64
Menghilang
65
Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
66
Olah Raga Di Atas Kasur
67
Adriana
68
Leonard
69
Perintah
70
Gawat
71
Karen dan Tio
72
Karen dan Tio 2
73
Penyerangan
74
Penyerangan 2
75
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!