Harta Berharga

Rasa penasaran yang sangat tinggi membuat Nicole menggeser tombol berwarna hijau kemudian menempelkan ponsel milik Raka ke telinganya.

("Hallo sayang," panggil Anabelle).

Hening

("Sayang kok diam aja? Semalam kenapa tidak datang? Padahal dari semalaman aku menunggu kedatangan mu untuk menghabiskan malam yang indah untukmu seperti biasanya." ucap Anabelle sambil tersenyum menyeringai).

Ketika Anabelle mengatakan hallo sayang dan tidak ada jawaban maka Anabelle tahu kalau yang mengangkat ponsel milik Raka bukanlah Raka karena biasanya Raka akan langsung menjawab. Hal itu membuat Anabelle sengaja berbohong.

Tut Tut Tut Tut

Nicole memutuskan sambungan komunikasi secara sepihak kemudian meletakkan ponsel milik Raka ke meja. Perasaan Nicole yang hancur membuat Nicole berusaha turun dari ranjang sambil menahan rasa perih pada bagian privasinya namun lebih perih hatinya yang sangat sakit namun tidak berdarah.

Nicole berjalan perlahan ke arah lemari pakaian setelah sampai Nicole membuka pintu lemari pakaian dan melihat kemeja putih kesayangan milik Raka.

Nicole mengambil kemeja putih tersebut dan memakainya setelah selesai dengan perlahan Nicole berjalan ke arah pintu kamar kemudian pergi meninggalkan kamar hotel menuju ke arah kamarnya namun sebelumnya Nicole mengambil kartu akses dan ponsel miliknya yang tergeletak di meja dekat ranjang Raka kemungkinan besar Raka meletakkan nya.

Sampai di kamar Nicole langsung mengganti kan pakaian kemeja dengan dress-nya. Setelah selesai memakai pakaian Nicole memasukkan semua pakaiannya kemudian keluar dari kamarnya sambil sesekali mengusap air matanya. Nicole berjalan ke arah pintu lift kemudian menekan tombol lift.

'Kak Raka ingin menikah denganku? Apakah aku mau di jadikan istri ke dua? Tidak, aku tidak akan mau lebih baik aku pergi meninggalkan Kak Raka, aku tidak akan menyalahkan kak Raka karena aku yang menggodanya hanya saja aku sangat kecewa kenapa tidak mengatakan kalau Kak Raka sudah mempunyai istri,' ucap Nicole dalam hati.

Ting

Pintu lift terbuka Nicole keluar dari kotak persegi empat tersebut kemudian berjalan dengan perlahan menahan rasa perih namun Nicole tidak memperdulikan hal itu.

Nicole kini berada di ruang resepsionis untuk mengembalikan kartu akses sekaligus membayar uang sewa penginapan. Setelah selesai Nicole berjalan keluar hotel untuk naik taksi.

'Aku akan tinggal sementara di apartemen yang dibelikan oleh Daddy, awalnya aku tidak mau tinggal di situ karena takut ketahuan oleh anak buah utusan Daddy tapi kini Daddy tidak mungkin menungguku di apartemen,' ucap Nicole dalam hati sambil masuk ke dalam taksi.

Dua puluh lima menit kemudian Nicole sudah sampai di apartemen. Nicole masuk ke dalam apartemen kemudian menguncinya, Nicole berjalan ke arah kamar mandi kemudian melepaskan seluruh pakaiannya satu demi satu hingga polos tanpa sehelai benangpun.

Nicole menyalakan kran shower hingga penuh sambil berendam Nicole melamun memikirkan kejadian demi kejadian hingga dirinya mulai ingat akan sesuatu.

"Aku sama sekali tidak mabuk dan aku hanya meminum juice alpukat, apa jangan - jangan Strawberry menaruh sesuatu ke minumanku? Aku rasa iya, sia*an kamu Strawberry, kamu membuat hidupku hancur," ucap Nicole sambil menahan amarahnya.

"Daddy, maafkan Nicole karena telah membuat Daddy kecewa," sambung Nicole sambil merendamkan tubuhnya ke dalam bathub.

xxxxxxxx

Di tempat yang berbeda tepatnya di kamar hotel Raka di mana sepeninggal Nicole, Raka keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang menutupi tombak saktinya dan matanya langsung membulat sempurna karena Nicole tidak ada di ranjangnya.

"Nicole kemana?" Tanya Raka pada dirinya sendiri sambil berjalan ke arah meja dekat ranjang untuk mengambil ponselnya.

Raka berjalan ke arah balkon namun tidak melihat Nicole kemudian Raka membuka panggilan untuk menghubungi anak buahnya namun matanya membulat sempurna karena melihat ada panggilan masuk dari Anabelle.

"Si*l, jangan - jangan Nicole mengangkat ponselku makanya langsung pergi dari kamarku," ucap Raka sambil menahan amarahnya terhadap Anabelle.

Raka menghubungi anak buahnya terlebih dahulu untuk melindungi Nicole dengan cara mengikuti kemanapun Nicole melangkahkan kakinya. Setelah selesai menghubungi anak buahnya, Raka menghubungi Anabelle dan sambungan komunikasi langsung di angkat oleh Anabelle.

(''Hallo sayang.'' Panggil Anabelle dengan nada manja).

(''Tadi kamu bicara apa saja?'' tanya Raka dengan nada dingin tanpa menjawab ucapan Anabelle).

(Maksudnya apa sayang?'' tanya Anabelle pura-pura tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Raka).

(''Katakan!'' Bentak Raka).

("Aku tidak mengerti apa yang sayangku katakan." Ucap Anabelle berusaha untuk tidak mengatakannya).

("Apakah kamu mau semua anak buahku merasakan tubuhmu?" Ancam Raka).

Terdengar suara menghembuskan nafasnya dengan perlahan namun Raka tidak memperdulikan hal itu.

("Aku hanya bilang : Hallo sayang, karena tidak ada jawabannya aku ngomong lagi Sayang kok diam aja? Semalam kenapa tidak datang? Padahal dari semalaman aku menunggu kedatangan mu untuk menghabiskan malam yang indah untukmu seperti biasanya." ucap Anabelle mengulangi perkataannya).

'Si*l, terpaksa aku mengatakan jujur kalau tidak Raka benar-benar akan melakukannya.' Sambung Anabelle dalam hati.

("Selain itu?" Tanya Raka dengan nada dingin dan wajah datar).

("Tidak ada, ponsel langsung di putuskan. Apa jangan-jangan yang mengangkat pacarmu? Ingat ya aku tidak mau kita putus apalagi aku sudah menyerahkan harta berharga yang aku miliki." ucap Anabelle dengan tegas).

Terpopuler

Comments

kalea rizuky

kalea rizuky

lah katanya perjaka ini apa

2025-03-29

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Di Bilangin Tidak Percaya
3 Kenapa Dengan Wajahmu?
4 Si Muka Tembok
5 Mengikuti
6 Kenapa sih buru-buru banget?
7 Apa Yang Kamu Lakukan
8 Trik Kotor
9 Raka dan Nicole
10 Berpelukan
11 Pengakuan Raka
12 Anabelle
13 Harta Berharga
14 Kemeja Putih Kesayangan
15 Cemburu
16 Sangat Berarti
17 Terima Kasih
18 Raka dan Nicole
19 Kekejaman Raka
20 Kematian Strawberry
21 Bertemu Dengan Calon Mertua
22 Diam
23 Ronald Alexander
24 Suka
25 Mencuri Hati
26 Cemburu
27 Kenapa Istriku Berhenti
28 Ingin Hamil
29 Menyembunyikan
30 Kemarahan Raka
31 Pengakuan Raka
32 Aku Sangat Mencintai Suamiku
33 Cemburu
34 Kamu Sengaja Menggodaku?
35 Terasa Panas
36 Apakah Istriku Cemburu?
37 Marah Besar
38 Hukuman
39 Bersembunyi
40 Paman Donald
41 Bertengkar
42 Hamil
43 Mommy, kenapa Mommy menangis?
44 Rani dan Rico
45 Rico Alexander dan Rani Alexander.
46 Rico Alexander dan Rani Alexander 2
47 Dendam
48 Awal Pertemuan
49 Kenapa tidak pulang?
50 Sahabat
51 Kita bantu gadis itu
52 Rico, Ronald dan Marcel
53 Rico dan Karen
54 Karen Hamil
55 Hamil
56 Karen dan Rico
57 Bertemu Kembali Rico dan Karen
58 Rico dan Karen
59 Rico dan Karen 2
60 Dokter Adrian
61 Rico dan Karen
62 Kamu Lelah?
63 Maafkan Daddy
64 Menghilang
65 Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
66 Olah Raga Di Atas Kasur
67 Adriana
68 Leonard
69 Perintah
70 Gawat
71 Karen dan Tio
72 Karen dan Tio 2
73 Penyerangan
74 Penyerangan 2
75 Tamat
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Awal Mula
2
Di Bilangin Tidak Percaya
3
Kenapa Dengan Wajahmu?
4
Si Muka Tembok
5
Mengikuti
6
Kenapa sih buru-buru banget?
7
Apa Yang Kamu Lakukan
8
Trik Kotor
9
Raka dan Nicole
10
Berpelukan
11
Pengakuan Raka
12
Anabelle
13
Harta Berharga
14
Kemeja Putih Kesayangan
15
Cemburu
16
Sangat Berarti
17
Terima Kasih
18
Raka dan Nicole
19
Kekejaman Raka
20
Kematian Strawberry
21
Bertemu Dengan Calon Mertua
22
Diam
23
Ronald Alexander
24
Suka
25
Mencuri Hati
26
Cemburu
27
Kenapa Istriku Berhenti
28
Ingin Hamil
29
Menyembunyikan
30
Kemarahan Raka
31
Pengakuan Raka
32
Aku Sangat Mencintai Suamiku
33
Cemburu
34
Kamu Sengaja Menggodaku?
35
Terasa Panas
36
Apakah Istriku Cemburu?
37
Marah Besar
38
Hukuman
39
Bersembunyi
40
Paman Donald
41
Bertengkar
42
Hamil
43
Mommy, kenapa Mommy menangis?
44
Rani dan Rico
45
Rico Alexander dan Rani Alexander.
46
Rico Alexander dan Rani Alexander 2
47
Dendam
48
Awal Pertemuan
49
Kenapa tidak pulang?
50
Sahabat
51
Kita bantu gadis itu
52
Rico, Ronald dan Marcel
53
Rico dan Karen
54
Karen Hamil
55
Hamil
56
Karen dan Rico
57
Bertemu Kembali Rico dan Karen
58
Rico dan Karen
59
Rico dan Karen 2
60
Dokter Adrian
61
Rico dan Karen
62
Kamu Lelah?
63
Maafkan Daddy
64
Menghilang
65
Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
66
Olah Raga Di Atas Kasur
67
Adriana
68
Leonard
69
Perintah
70
Gawat
71
Karen dan Tio
72
Karen dan Tio 2
73
Penyerangan
74
Penyerangan 2
75
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!