Terima Kasih

Raka tersenyum mendengar suara merdu Nicole kemudian Raka menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang sambil tangan kanannya memainkan salah satu pucuk gunung himalaya milik Nicole sedangkan satu pucuknya lagi dimasukkan Raka dengan menggunakan mulutnya membuat tubuh Nicole menggelinjang nikmat.

"Sayang ... Ahhhhhhh," ucap Nicole yang sudah mendapatkan pelepasan untuk pertama kalinya.

"Ulangi sekali lagi," pinta Raka sambil masih menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang.

"Yang mana?" Tanya Nicole pura-pura tidak tahu sambil mengalungkan ke dua tangannya agar Raka tidak menatap dirinya karena Nicole sangat malu.

'Barusan yang kamu katakan.' Bisik Raka kemudian menjilat telinga Nicole.

"Tidak mau, malu." jawab Nicole sambil menahan rasa geli ketika Raka menjilat telinganya.

"Kenapa malu, katakanlah," pinta Raka sambil membuka ke dua tangan Nicole agar melepaskan pelukannya karena Raka ingin menatap wajah cantik Nicole.

"Sayang," ucap Nicole dengan wajah memerah.

"Panggillah seperti itu karena aku sangat menyukainya," bisik Raka yang masih menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang.

Nicole hanya tersenyum dan tidak berapa lama kemudian tombak sakti milik Raka mengeluarkan laharnya dan sengaja dimasukkan ke dalam rahim Nicole.

Setelah beberapa saat Raka menggulingkan tubuhnya ke arah samping Nicole kemudian memeluk tubuh polos Nicole sambil menyelimuti tubuh polos mereka berdua.

Cup

"Aku sangat puas sekali dan tidak sabar kita menikah," ucap Raka kemudian mengecup pucuk kepala Nicole.

"Aku juga," jawab Nicole sambil membalas pelukan Raka.

"Kak Raka," panggil Nicole.

"Ya," jawab Raka singkat sambil memejamkan ke dua matanya.

"Jika aku mengatakan sesuatu, apakah kak Raka marah?" Tanya Nicole.

"Tidak, kenapa mesti marah?" Tanya Raka yang masih memejamkan matanya.

"Sejak kapan Kak Raka mulai menyukaiku? Apa yang membuat Kak Raka menyukaiku?" Tanya Nicole.

"Sejak kamu pulang dari kuliah aku melihatmu mencium punggung tangan Daddy mu kemudian tersenyum manis padaku dan menanyakan aku ingin minum apa? Setelah itu kamu berjalan ke arah dapur dan tiba-tiba kamu datang lagi sambil membawa minuman untukku dan juga untuk Daddy mu," jawab Raka.

"Selesai memberikan minum kamu masuk ke dapur lagi untuk menyimpan nampan dan aku melihat dirimu keluar dari dapur kemudian berjalan ke arah tangga. Aku menunggu dirimu turun tapi hingga sore kamu tidak juga keluar akhirnya aku pulang," sambung Raka.

"Hanya itu membuat Kak Raka suka padaku? Padahal aku tidak begitu ingat dan tidak begitu akrab karena setiap tamu Daddy yang datang selalu kepala pelayan yang membuatkan minuman. Mungkin kebetulan aku yang membuat minuman untuk kak Raka karena pas kak Raka baru datang ketika aku pulang kuliah," ucap Nicole menjelaskan.

"Karena jarang ada gadis yang membuatkan minum untukku. Biasanya mereka menyuruh pelayan untuk membuatkan minuman," jawab Raka alasan kenapa dirinya suka dengan Nicole.

"Kalau seandainya suatu saat nanti ada seorang gadis dan melakukan hal yang sama, apakah kak Raka juga jatuh cinta?" Tanya Nicole sambil mendongakkan kepalanya ke atas menatap wajah tampan Raka.

"Apakah menurut pandanganmu Kakak adalah seorang playboy?" Tanya Raka menjawab pertanyaan dengan pertanyaan sambil menatap wajah cantik Nicole sambil tersenyum.

"Akukan hanya bertanya," jawab Nicole dengan wajah cemberut.

"Kakak sudah memilihmu dan tentu saja Kakak akan selalu setia sama kamu. Apakah kamu puas dengan apa yang aku katakan?" Tanya Raka.

"Puas Kak tapi ada dua lagi pertanyaan," ucap Nicole sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Raka.

"Katakanlah," jawab Raka sambil kembali memejamkan matanya.

"Ini agak bersifat pribadi dan aku harap Kak Raka menjawab dengan jujur," pinta Nicole.

"Katakanlah," ucap Raka.

"Mana cinta yang lebih besar aku atau Anabelle? Jika seandainya Anabelle dan aku tenggelam bersama maka mana yang akan kakak pilih? Aku atau Anabelle yang kak Raka tolong?" tanya Nicole sambil mendongakkan kepalanya kembali agar dirinya tahu apa jawaban Raka.

"Tentu saja kamu karena cintaku yang lebih besar daripada Anabelle dan mengenai jika seandainya kalian tenggelam maka aku akan memilih dirimu," jawab Raka tanpa ragu.

"Walau Anabelle menyesali atas perbuatannya, Kak Raka akan tetap memilihku?" Tanya Nicole memastikan.

"Tentu saja," jawab Raka dengan nada yakin.

"Terima kasih," jawab Nicole sambil tersenyum bahagia.

"Terima kasih untuk apa?" Tanya Raka sambil menaikkan salah satu alis matanya.

Terpopuler

Comments

Dewi Misreni

Dewi Misreni

terimakasih untuk othornya karena rajin up 😘😘

2023-02-07

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Di Bilangin Tidak Percaya
3 Kenapa Dengan Wajahmu?
4 Si Muka Tembok
5 Mengikuti
6 Kenapa sih buru-buru banget?
7 Apa Yang Kamu Lakukan
8 Trik Kotor
9 Raka dan Nicole
10 Berpelukan
11 Pengakuan Raka
12 Anabelle
13 Harta Berharga
14 Kemeja Putih Kesayangan
15 Cemburu
16 Sangat Berarti
17 Terima Kasih
18 Raka dan Nicole
19 Kekejaman Raka
20 Kematian Strawberry
21 Bertemu Dengan Calon Mertua
22 Diam
23 Ronald Alexander
24 Suka
25 Mencuri Hati
26 Cemburu
27 Kenapa Istriku Berhenti
28 Ingin Hamil
29 Menyembunyikan
30 Kemarahan Raka
31 Pengakuan Raka
32 Aku Sangat Mencintai Suamiku
33 Cemburu
34 Kamu Sengaja Menggodaku?
35 Terasa Panas
36 Apakah Istriku Cemburu?
37 Marah Besar
38 Hukuman
39 Bersembunyi
40 Paman Donald
41 Bertengkar
42 Hamil
43 Mommy, kenapa Mommy menangis?
44 Rani dan Rico
45 Rico Alexander dan Rani Alexander.
46 Rico Alexander dan Rani Alexander 2
47 Dendam
48 Awal Pertemuan
49 Kenapa tidak pulang?
50 Sahabat
51 Kita bantu gadis itu
52 Rico, Ronald dan Marcel
53 Rico dan Karen
54 Karen Hamil
55 Hamil
56 Karen dan Rico
57 Bertemu Kembali Rico dan Karen
58 Rico dan Karen
59 Rico dan Karen 2
60 Dokter Adrian
61 Rico dan Karen
62 Kamu Lelah?
63 Maafkan Daddy
64 Menghilang
65 Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
66 Olah Raga Di Atas Kasur
67 Adriana
68 Leonard
69 Perintah
70 Gawat
71 Karen dan Tio
72 Karen dan Tio 2
73 Penyerangan
74 Penyerangan 2
75 Tamat
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Awal Mula
2
Di Bilangin Tidak Percaya
3
Kenapa Dengan Wajahmu?
4
Si Muka Tembok
5
Mengikuti
6
Kenapa sih buru-buru banget?
7
Apa Yang Kamu Lakukan
8
Trik Kotor
9
Raka dan Nicole
10
Berpelukan
11
Pengakuan Raka
12
Anabelle
13
Harta Berharga
14
Kemeja Putih Kesayangan
15
Cemburu
16
Sangat Berarti
17
Terima Kasih
18
Raka dan Nicole
19
Kekejaman Raka
20
Kematian Strawberry
21
Bertemu Dengan Calon Mertua
22
Diam
23
Ronald Alexander
24
Suka
25
Mencuri Hati
26
Cemburu
27
Kenapa Istriku Berhenti
28
Ingin Hamil
29
Menyembunyikan
30
Kemarahan Raka
31
Pengakuan Raka
32
Aku Sangat Mencintai Suamiku
33
Cemburu
34
Kamu Sengaja Menggodaku?
35
Terasa Panas
36
Apakah Istriku Cemburu?
37
Marah Besar
38
Hukuman
39
Bersembunyi
40
Paman Donald
41
Bertengkar
42
Hamil
43
Mommy, kenapa Mommy menangis?
44
Rani dan Rico
45
Rico Alexander dan Rani Alexander.
46
Rico Alexander dan Rani Alexander 2
47
Dendam
48
Awal Pertemuan
49
Kenapa tidak pulang?
50
Sahabat
51
Kita bantu gadis itu
52
Rico, Ronald dan Marcel
53
Rico dan Karen
54
Karen Hamil
55
Hamil
56
Karen dan Rico
57
Bertemu Kembali Rico dan Karen
58
Rico dan Karen
59
Rico dan Karen 2
60
Dokter Adrian
61
Rico dan Karen
62
Kamu Lelah?
63
Maafkan Daddy
64
Menghilang
65
Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
66
Olah Raga Di Atas Kasur
67
Adriana
68
Leonard
69
Perintah
70
Gawat
71
Karen dan Tio
72
Karen dan Tio 2
73
Penyerangan
74
Penyerangan 2
75
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!