🍁🍁🍁🍁🍁
"Saya Terima nikah dan kawinnya Viana putri binti Haryanto dengan mas kawin tersebut di bayar, Tunai."
Kalimat ijab kabul begitu lantang dan lancar di ucapkan oleh Andra sampai Viana bingung sendiri karna seakan semuanya sudah direncanakan dan hanya dia saja yang tak tahu.
Sama seperti pernikahan pada umumnya, mereka mendapat banyak doa dan restu dan itu membuat Viana terharu, ia bingung harus sedih atau senang. Senangnya mungkin karna ia bisa menikah muda seperti harapannya dan sedihnya pasti sebab ia menikah bukan dengan pria impiannya.
Acara di tutup dengan makan malam bersama dan setelah itu mereka akan pulang kerumah masing-masing mengingat pernikahan dadakan di bawah tangan ini di lakukan di sebuah hotel bintang 5 yang baru pertama kali Viana datangi seumur hidupnya.
"Satu minggu di rumah lo dan satu minggu di rumah gue kayanya adil," ucap Andra saat pasangan pengantin baru itu sudah berasa dalam mobil.
"Hah, mana bisa gitu, aku gak mau. Kamu tinggal aja dirumah mu, ngapain juga ikut ke rumahku dan sebaliknya!" protes Viana yang langsung mengomel khas anak remaja.
Andra pun hanya mencibir, ia melanjutkan perjalanan ke rumah mertuanya yang cukup lumayan jauh dari rumah Orang-tuanya.
Tak ada obrolan lagi di antara Andra dan Viana karna mereka sibuk fokus masing-masing, si Pemuda pada jalan di depannya sedangkan si gadis pada ponsel di tangannya.
"Ini kan rumah lo?" tanya Andra memastikan setelah ia juga mematikan mesin mobil mewahnya, ia adalah anak ketiga dari keluarga kaya raya, Anda memiliki satu kakak perempuan yang sudah menikah dan satu kakak laki-laki yang masih kuliah kedokteran.
"Iya, makasih ya udah di ANTAR dengan selamat sampai tujuan," ucap Viana sambil menekan salah satu kata agar suaminya itu paham dengan kode yang ia berikan.
"Cih, kurang kerjaan amat gue nganter lo! orang gue ikut kesini juga," sahut Andra yang langsung turun lebih dulu dari mobilnya.
Viana yang sudah di tunggu karna kendaraan itu akan di kunci tentu bergegas turun juga, tanpa basa basi pada Andra ia masuk lebih dulu ke dalam rumahnya, langkahnya terus di ikuti oleh pemuda itu sampai tepat di depan pintu kamar.
"Mau apa?" tanya Viana.
"Masuklah, kamar lo kan?" Viana yang mengangguk malah di geser dari posisinya berdiri hingga Andra bisa masuk begitu saja.
"Hey, kamu gak boleh kaya gini, ini kamarku dan gak sembarangan boleh masuk, paham?" omel Viana yang sudah sangat kesal.
"Enggak!" jawab Andra dengan sangat santainya. Viana yang sudah berdecak pinggang pun tak di perdulikan sama sekali, Andra malah seenaknya meminta gadis itu mengambil handuk untuk dia mandi.
Meski kesal, Viana tetap menurut karna Andra selalu menyinggung masalah Statusnya yang kini menjadi seorang istri, padahal entah apa yang akan di lakukan Andra sebagai suaminya
Setelah mereka selesai mandi, keduanya pun duduk bersama di ranjang karna di kamar Viana tak ada sofa panjang seperti di cerita mak othor yang lain karena ini bukan keturunan GAJAH.
Andra membenarkan posisi duduknya agar semakin nyaman sebab ia akan menceritakan alasan kenapa adanya pernikahan ini.
"Sebelumnya, gue mau minta Maaf karna udah masukin lo kedalam masalah rumit keluarga gue terutama kisah cinta gue bersama Haura. Semua tahu selama ini dia satu-satunya pacar gue yang gue cintai dengan tulus," kata Andra, dan itu langsung mendapat cibiran dari Viana.
"Cinta kok nikahnya sama cewe lain!" cetus Viana.
"Gue belom selesai, gak sopan kalau di potong!"
Andra menariik napas lebih dulu sebelum ia benar-benar melanjutkannya.
"Mami sakit udah 4 tahun, dia punya penyakit jantung dan minggu kemarin hampir aja Mami lewat," sambung Andra.
"Lewat mana?" tanya Viana.
"Lewat kebon pisang!" jawab Andra mulai kesal.
Viana yang sebenarnya jengkel dan malas kembali diam, ia akan mendengar kan lagi suaminya itu bercerita.
"Mami minta gue nikahin lo karna setuju juga sama keinginan Papa yang ternyata sahabatan juga sama Ayah lo."
"Kok gitu, kalau emang Mami mau liat kamu nikah harusnya sama Haura dong, gak sama aku. Kita jelas gak kenal sedang kan kamu sama Haura itu pacaran, seantero sekolah tahu gimana kalian, kenapa sih?"
.
.
.
Karna, Haura....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Mamah Kekey
assalam mualaikum mampir kk 🙏
2024-06-16
0
Ragil Saputri
kenapa klo dengan Haura....ngikut TETEH aj la
2023-10-10
0
Yunerty Blessa
moga pernikahan kalian langgeng ya..
2023-09-16
0