18. Manis

" Hah.. bagaimana bisa? " tanya Momy kaget, walaupun dia tidak suka dengan Irene tapi dia juga tidak bisa apa-apa karna itu adalah pilihan anaknya.

" Dia j*l*ng yang licik Mom " ucap Taehyung.

" Ternyata yang aku lihat kemaren tidak salah " ucap Taehyung yang juga ikut kesal.

" Apa yang kau lihat? " tanya Namjoon.

" Disaat aku dan bang Yoongi pulang dari Rumah sakit aku kekantor bersama Bang Yoongi, aku melihat seorang gadis seperti Irene yang sedang berciuman dengan seorang pria dipinggir jalan. Tapi aku tidak terlalu menghiraukannya, karna aku kira Irene tidak akan bermain dibelakang Bang Yoongi " jelas Taehyung panjang lebar.

" SIALAN KAU IRENE " ucap Yoongi yang kembali naik pitam.

" Kalian sita Apartemen yang aku berikan pada j*l*ang itu " ucap Yoongi marah, lalu pergi ke kamarnya.

" Astagaa.. anak itu benar-benar membuat ku kaget " ucap Momy mengelus dadanya.

" Momy istirahat lah ini sudah larut malam, tidak baik kalo Momy begadang " ucap Seokjin perhatian.

" Baiklah Momy kembali ke kamar dulu, kalian juga istirahat lah " ucap Momy, lalu diangguki oleh mereka dan kemudian pergi.

" Bang, lalu kita apakan ular itu? " tanya Jimin pada Abangnya.

" Istirahat lah besok pagi akan aku beri tahu kalian " ucap Seokjin lalu pergi.

...****************...

Keesokan harinya, Humaira sudah siap ingin berangkat ke Kampus. Dia menunggu sahabatnya menjemputnya, Mereka memang menawarkan diri pada Humaira untuk selalu berangkat bersama.

Tiinn.. Tiinn..

Suara klakson mengagetkan Humaira, dia segera berlari keluar dan ternyata sahabatnya sudah sampai.

" Apa kalian tidak masuk dulu untuk sarapan? " tanya Humaira.

" Tidak usah Mai.. kami sudah sarapan dirumah " ucap Lisa tersenyum.

" Baiklah.. ayo berangkat " ajak Humaira, lalu mereka pergi ke Kampus.

Sesampainya di Kampus mereka semua langsung masuk kelas dan mengikuti pelajaran dengan serius. Selama pelajaran berlangsung Humaira tidak bisa fokus karna dia benar-benar bosan saat ini.

" Jen.. kita permisi yuk " bisik Humaira pada Jennie.

" Heh, tumben sekali kau mengajakku bolos " ucap Jennie tak percaya.

" Sudah ayo buruan.. aku sudah sangat bosan " ucap Humaira, lalu diangguki Jennie. Saat melihat Humaira dan Jennie keluar Lisa dan Rose juga ikut keluar.

( Emang yah sahabat itu selalu kompak keluar satu yang lain malah ikut 🤦‍♀️ )

" Kalian ingin kemana? " ucap Lisa menghampiri Humaira dan Jennie.

" Heh, kalian kenapa ikut keluar? " bukannya menjawab Humaira malah bertanya balik.

" Aku melihat kalian keluar, jadi kami ikut saja " ucap Rose santai.

Mereka pergi ke kantin dan memesan makanan. Gak ada salahnyakan, toh sebentar lagi juga istirahat pikir Humaira.

Saat asik makan dan mengobrol mereka dikagetkan dengan kedatangan Jimin yang tiba-tiba.

" Hei gadis-gadis nakal, kenapa kalian disini? bukankah ini masih jam pelajaran " ucap Jimin pada mereka. Melihat Jimin ada disana mereka segera berdiri dan menunduk.

" Kalian bolos? " tuduh Jimin.

" T-tidak tuan, sebentar lagi jam istirahat jadi kelas kami keluar duluan " ucap Rose gugup.

" Ohh baiklah.." ucap Jimin lalu duduk di sebelah Rose.

" Kalian lanjut saja " ucap Jimin santai. Setelah mendengar ucapan Jimin mereka baru bernafas lega karna Jimin mempercayai mereka.

" Tuan ingin makan juga? " tanya Humaira sopan.

" Tidak perlu.. aku hanya menunggu saudara ku " ucap Jimin fokus pada ponselnya.

Mereka mengobrol sambil tertawa,namun sesekali Jimin memperhatikan Rose yang tertawa 'Manis' ucap Jimin dalam hatinya.

Tidak beberapa lama akhirnya Yoongi dan yang lain sampai di Kampus High Internasional School.

" Akhirnya kalian datang juga, aku sudah berlumut menunggu kalian " oceh Jimin.

" Lebay " cibir J-Hope pada Jimin.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!