" Tentu saja aku " ucap pria itu. Semua orang menoleh pada nya.
" Kenapa?.. kalian tidak percaya padaku? " ucap Jimin karna menangkap raut wajah heran di wajah sahabatnya.
" Kau yakin Jim? " tanya J-Hope meyakinkan.
" Tentu saja Bang, dari dulu aku sudah ingin jadi Rektor " jelas Jimin.
" Bagaimana apa ada yang tidak setuju? " tanya Namjoon.
" Aku tidak setuju.. dia itu buaya darat nanti pekerjaan disini tidak akan selesai karna dia sibuk melihat wanita " ucap Seokjin.
" Bang apa kau meragukan ku?? pekerjaan disini gampang sekali bagiku " ucap Jimin percaya diri.
" Apa saja pekerjaan mu disini, apa kau tau? " tanya Yoongi.
" Tentu saja aku tau, disini aku harus mengatur penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan kegiatan penunjang lain, serta melakukan pembinaan terhadap dosen, mahasiswa, tenaga penunjang akademik, dan tenaga administrasi" Jelas Jimin panjang lebar.
" Apa kau yakin bisa melakukan pekerjaan disini dan dikantor bersamaan?, aku rasa sih tidak " cibir Taehyung pada Jimin.
" Iyaa.. apa abang bisa?, kalau sampai pekerjaan kantor teledor abang bukan anak Daddy dan Momi lagi " ucap Jungkook ikut - ikutan. Semua tertawa mendengar ucapan Jungkook, kenapa anak itu selalu mengancam abang - abangnya dengan kata ' Bukan anak Momi dan Daddy lagi '. "Tentu saja kami tidak takut kami sudah terlalu dewasa untuk ancaman seperti itu " ucap mereka dalam hati.
" Kalian tenang saja.. aku yakin kalian tidak akan kecewa dengan kinerja ku " ucap Jimin semakin percaya diri.
" Baiklah.. kita sudah tau siapa yang akan jadi Rektor disini, sekarang ayo kita kumpulkan semua mahasiswa disini dan memberi tau mereka " ucap Yoongi lalu diangguki oleh semuanya.
" MOHON PERHATIANNYA.. SEMUA MAHASISWA SILAHKAN BERKUMPUL DI AULA SEKARANG JUGA JIKA ADA YANG TELAT MAKA HARI INI AKAN DIBUAT ALFA PADA ABSENYA " ucap Yoongi melalui mic yang tersambung pada speaker setiap kelas.
Mendengar ancaman itu semua mahasiswa langsung panik dan berhamburan keluar kelas menuju aula. "Sungguh anda sangat kejam Tuan " ucap sahabat Yoongi bersamaan. Yoongi dan yang lain berjalan menuju aula tiba-tiba.
Brukk...
" Auuu.. sakit sekali " pekik seorang gadis yang mengelus bokongnya karna terjatuh.
" ASTAGAAAA.. kenapa kau lagi, kau lagi yang menabrak ku " ucap Yoongi frustasi karna kalo ada yang menabraknya orang itu pasti Humaira.
" Salah anda sendiri kenapa berjalan disana..minggir lah aku terburu - buru " ucap Humaira ingin melangkah pergi.
" Hei.. minta maaflah sebelum aku membuat hidup mu menderita " ancam Yoongi.
" Anda mengancam saya? memangnya siapa anda? " ucap Humaira menatap Yoongi datar.
" Wahh.. berani sekali " ucap Yoongi mendekati Humaira dengan tatapan tajamnya yang setajam silet.
Humaira yang mendapat tatapan seperti itu langsung ketakutan, dia terus berjalan mundur saat Yoongi mendekatinya. Dan saat ini Humaira sudah terpojok dia sudah tidak bisa bergerak lagi, dengan susah payah Humaira menelan salivanya karna saat ini Yoongi sudah benar - benar dekat dengannya. Jantungnya berdetak dengan sangat cepat.
" Kau tau aku bisa berbuat apa saja kepadamu bahkan menghilangkan nyawa mu sekalipun, Nona Kim Humaira" ucap Yoongi mencengkram kedua pipi Humaira.
" Nonton gratiss guys " ucap Taehyung gembira. Semua terkekeh dengan ucapan Taehyung. Saat ini mereka juga tidak bisa memastikan bagaimana keadaan Humaira kedepannya tapi yang pasti Humaira tidak akan hidup dengan tenang.
Mendengar namanya disebut Humaira langsung kaget. " D-dari mana anda tau nama S-saya? " ucap Humaira gelagapan.
" Tentu saja aku tau, anak dari Tuan.Kim Bagas dan Nyonya.Kim Bella mencari identitas seseorang yang sudah berani dengan ku bukan lah yang sulit bagi ku " ucap Yoongi dengan Smirknya.
" Apa mau mu hah?, jangan berani - beraninya kau berbuat jahat pada keluarga ku " bentak Humaira. Betapa kagetnya dia saat Yoongi menyebutkan nama orang tuanya. " Sebenarnya siapa dia? kenapa dia bisa tau nama orang tua ku " ucap Humaira dalam hati.
" Keluarga mu aman selama kau mengikuti keinginan ku Kim Humaira " ucapnya melepaskan cengkramannya pada pipi Humaira. Kemudian dia meninggalkan Humaira yang masih mematung karna mencerna ucapannya tadi.
" Dasar pria kejam " pekik Humaira pada Yoongi tapi Yoongi menghiraukan nya dan terus berjalan.
" Cepatlah ke aula Nona, sebelum anda alfa " ucap Namjoon.
"Ahh.. iya terima kasih " ucap Humaira lalu berlari ke aula.
***
Saat ini semuanya sudah berkumpul di aula termasuk dosen - dosen, semua mahasiswa bertanya - tanya mengapa mereka dikumpulan di aula.
" Kamu dari mana saja? " ucap Rose melihat Humaira yang baru datang.
" Ahh..maafkan aku, tadi aku ketoilet dulu " ucap Humaira, karna memang sebelum bertemu Yoongi, Humaira ke toilet terlebih dahulu.
" Baiklah semuanya tolong diam.. kita hari ini kedatangan anak dari pemilik Kampus ini , jadi tolong jaga sikap kalian, kalian mengerti!! " ucap seorang Dosen Killer.
" Mengerti buk!! " ucap semua mahasiswa.
" Baiklah Tuan silahkan masuk.. " ucap Dosen Killer tersebut mempersilahkan Yoongi dan sahabatnya masuk.
Saat mereka masuk seketika semuanya hebohh. Mereka terkagum - kagum melihat Yoongi dan yang lain masuk dengan wajah datar dan dingin mereka. Sungguh saat ini mereka merasa ada disurga.
Tapi tidak dengan Humaira lagi - lagi dia dibuat terkejut. Ternyata tamu mereka adalah Yoongi dan sahabatnya. " Ya Tuhan.. ternyata dia adalah anak dari pemilik kampus ini, aku sudah banyak berbuat salah padanya.. bagaimana kalau dia pendendam? lalu mencabut beasiswa ku? Aahhgrrr matilah aku " pekik Humaira dalam hati, sungguh saat ini dia sangat frustasi. " Kenapa dunia ini sempit sekali, kenapa harus dia anak dari pemilik Kampus ini? " ucapnya lagi.
" Ekhem.... " Dosen Killer itu berdehem karna mahasiswa terlalu ribut. Mendengar Dosen tersebut berdehem seketika semuanya langsung diam dan hening.
" Wahh.. sungguh ajaib dengan deheman mu saja semuanya langsung diam, apa kau sangat pemarah sampai - sampai mereka takut pada mu? " tanya Yoongi pada Dosen Killer itu.
" Ah.. tidak Tuan, aku tidak pemarah sama sekali " ucap Dosen itu lembut dan sedikit malu - malu karna ditanyai oleh Yoongi. Mahasiswa yang melihat tingkah Dosen Killer mereka langsung ternganga, bagaimana tidak terkejut Dosen itu adalah Dosen Killer yang terkenal tidak punya hati, tapi lihat setelah Yoongi dan sahabatnya ada di dekatnya sikapnya langsung berubah 360°. " Sungguh ajaib " ucap Mahasiswa dalam hati.
" Baiklah.. kenalkan saya adalah Min Yoongi anak dari pemilik Kampus ini, ini adalah abang dan adik - adik saya, ini Seokjin, ini Namjoon, J-Hope, Taehyung, Jimin, dan Jungkook " ucap Yoongi memperkenalkan semua sahabatnya.
" Fiks Jimin punya ku.. " ucap seorang siswi pada temannya.
" Jungkook punya ku " ucap yang lainnya.
" Dih.. kepedean sekali kalian, mana mau mereka dengan cabe - cabean seperti kalian" cibir Jennie.
" Apasih.. sudah pasti mereka mau dengan ku secara aku itu cantik dan tidak ada yang bisa menolak ku " ucap gadis itu percaya diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments