10. Masuk Rumah Sakit

" DASAR SIALAN " ucap Lisa membalikkan tubuh wanita itu lalu memukul wajahnya dengan kuat sehingga hidungnya patah dan pingsan.

" Lisaa.. " pekik Jennie. Sungguh dia lega saat ini karna sudah ada Lisa dan yang lain.

" Lisa cepatlah bawa Humaira ke rumah sakit, dia pingsan gara - gara wanita itu memukulinya Lis " ucap Jennie gemetaran, dia tidak sanggup melihat Humaira yang sudah lemas di kursi.

" Aku akan membawanya ke rumah sakit, kalian bantu yang lainnya " ucap Yoongi lalu menggendong Humaira menuju mobilnya.

" Bisakah kau berjalan? " tanya Taehyung pada Jennie dan membantu dia melepaskan tali yang ada di tubuhnya.

" Hem, aku bukan lumpuh jadi aku masih bisa berjalan " ucap Jennie dingin.

" Cihh.. dasar sok jual mahal " ucap Taehyung menatap Jennie datar. Mendengar ucapan Taehyung, Jennie langsung melihat sinis.

" Kamu tidak apa - apa Jen? " tanya Rose dan membantu Jennie dan dibantu juga oleh Lisa.

" Cepatlah kita akan menyusul Yoongi ke rumah sakit " ucap Seokjin.

\*\*\*

Di rumah sakit.

Saat ini Yoongi mondar - mandir di depan pintu menunggu dokter yang menangani Humaira keluar.

" Bang bagaimana gadis itu? " tanya Namjoon yang baru sampai dengan yang lain. Yoongi melihat mereka dan tatapannya tertuju pada Taehyung sedang menggendong seorang gadis.

" Dia kenapa? " ucap Yoongi balik bertanya.

" Kakinya keram, kalian tunggu lah disini aku akan membawa dia untuk diperiksa " ucap Taehyung pada Lisa dan Rose, lalu diangguki oleh keduanya.

" Hei Tuan.. turunkan aku, aku malu " bisik Jennie pada Taehyung tapi sayang Taehyung tidak menghiraukan ucapan Jennie dan terus berjalan.

" Bagaimana dengan Humaira Tuan? " tanya Lisa.

" Aku blm tau dia masih ditangani oleh dokter " ucap Yoongi terus memandangi pintu ruangan Humaira.

Tidak berapa lama dokter keluar dengan wajah yang sedikit cemas.

" Bagaimana keadaan dia? " tanya Yoongi saat melihat pintu ruangan itu terbuka.

" Pasien membutuhkan satu kantong darah, tapi saat ini stok darah golongan A dirumah sakit ini habis " ucap dokter itu menjelaskan.

" Darah saya A, saya akan sumbangkan darah saya " ucap Yoongi tanpa berpikir panjang, lalu langsung pergi mengikuti dokter.

" Bang, bang Yoongi kenapa? " bisik Jungkook pada Namjoon.

" Aku pun tidak tau, aku rasa dia kerasukan, Bang.. bang Yoongi kenapa? " tanyanya pada Seokjin sambil berbisik

" Aku tidak tau pasti.. tapi feeling ku dia memiliki rasa dengan Humaira " jelas Seokjin santai.

" Jimin, Jungkook kalian pergilah urus wanita tadi " ucap J-Hope.

" Baiklah, kami pergi dulu " ucap Jimin lalu melangkah pergi.

" Ehh.. T-tuan bolehkah kami ikut " ucap Lisa ragu.

" Gadis pembangkang sepertimu hanya akan merepotkan ku " ucap Jungkook malas.

" Hei.. Tuan aku ikut dengan mu untuk memberi pelajaran pada mereka dan mengambil kendaraan ku, bukan untuk mengekori mu " ucap Lisa kesal.

" Sudahlah ayo " ucap Jimin, lalu mereka pergi.

Saat ini Yoongi sudah kembali, lalu bergabung dengan yang lainnya.

" Yoon kita harus ke Kantor sebentar lagi ada Meeting penting " ucap Seokjin.

" Bang kau bisa gantikan aku? aku ingin memastikan dia dulu " ucap Yoongi.

" Kau punya perasaan sama dia bang? " ucap Namjoon mendadak.

" S-siapa yang suka dengan dia, aku hanya memastikannya karna dia Mahasiswa di Kampus milik ku " ucap Yoongi sedikit gugup.

" Yasudah kami berangkat dulu, kau istirahat lah pekerjaan mu akan kuurus semuanya " ucap Seokjin lalu beranjak dari duduknya.

" Hem Terima kasih bang " ucap Yoongi lalu diangguki oleh Seokjin.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!