" DASAR SIALAN " ucap Lisa membalikkan tubuh wanita itu lalu memukul wajahnya dengan kuat sehingga hidungnya patah dan pingsan.
" Lisaa.. " pekik Jennie. Sungguh dia lega saat ini karna sudah ada Lisa dan yang lain.
" Lisa cepatlah bawa Humaira ke rumah sakit, dia pingsan gara - gara wanita itu memukulinya Lis " ucap Jennie gemetaran, dia tidak sanggup melihat Humaira yang sudah lemas di kursi.
" Aku akan membawanya ke rumah sakit, kalian bantu yang lainnya " ucap Yoongi lalu menggendong Humaira menuju mobilnya.
" Bisakah kau berjalan? " tanya Taehyung pada Jennie dan membantu dia melepaskan tali yang ada di tubuhnya.
" Hem, aku bukan lumpuh jadi aku masih bisa berjalan " ucap Jennie dingin.
" Cihh.. dasar sok jual mahal " ucap Taehyung menatap Jennie datar. Mendengar ucapan Taehyung, Jennie langsung melihat sinis.
" Kamu tidak apa - apa Jen? " tanya Rose dan membantu Jennie dan dibantu juga oleh Lisa.
" Cepatlah kita akan menyusul Yoongi ke rumah sakit " ucap Seokjin.
\*\*\*
Di rumah sakit.
Saat ini Yoongi mondar - mandir di depan pintu menunggu dokter yang menangani Humaira keluar.
" Bang bagaimana gadis itu? " tanya Namjoon yang baru sampai dengan yang lain. Yoongi melihat mereka dan tatapannya tertuju pada Taehyung sedang menggendong seorang gadis.
" Dia kenapa? " ucap Yoongi balik bertanya.
" Kakinya keram, kalian tunggu lah disini aku akan membawa dia untuk diperiksa " ucap Taehyung pada Lisa dan Rose, lalu diangguki oleh keduanya.
" Hei Tuan.. turunkan aku, aku malu " bisik Jennie pada Taehyung tapi sayang Taehyung tidak menghiraukan ucapan Jennie dan terus berjalan.
" Bagaimana dengan Humaira Tuan? " tanya Lisa.
" Aku blm tau dia masih ditangani oleh dokter " ucap Yoongi terus memandangi pintu ruangan Humaira.
Tidak berapa lama dokter keluar dengan wajah yang sedikit cemas.
" Bagaimana keadaan dia? " tanya Yoongi saat melihat pintu ruangan itu terbuka.
" Pasien membutuhkan satu kantong darah, tapi saat ini stok darah golongan A dirumah sakit ini habis " ucap dokter itu menjelaskan.
" Darah saya A, saya akan sumbangkan darah saya " ucap Yoongi tanpa berpikir panjang, lalu langsung pergi mengikuti dokter.
" Bang, bang Yoongi kenapa? " bisik Jungkook pada Namjoon.
" Aku pun tidak tau, aku rasa dia kerasukan, Bang.. bang Yoongi kenapa? " tanyanya pada Seokjin sambil berbisik
" Aku tidak tau pasti.. tapi feeling ku dia memiliki rasa dengan Humaira " jelas Seokjin santai.
" Jimin, Jungkook kalian pergilah urus wanita tadi " ucap J-Hope.
" Baiklah, kami pergi dulu " ucap Jimin lalu melangkah pergi.
" Ehh.. T-tuan bolehkah kami ikut " ucap Lisa ragu.
" Gadis pembangkang sepertimu hanya akan merepotkan ku " ucap Jungkook malas.
" Hei.. Tuan aku ikut dengan mu untuk memberi pelajaran pada mereka dan mengambil kendaraan ku, bukan untuk mengekori mu " ucap Lisa kesal.
" Sudahlah ayo " ucap Jimin, lalu mereka pergi.
Saat ini Yoongi sudah kembali, lalu bergabung dengan yang lainnya.
" Yoon kita harus ke Kantor sebentar lagi ada Meeting penting " ucap Seokjin.
" Bang kau bisa gantikan aku? aku ingin memastikan dia dulu " ucap Yoongi.
" Kau punya perasaan sama dia bang? " ucap Namjoon mendadak.
" S-siapa yang suka dengan dia, aku hanya memastikannya karna dia Mahasiswa di Kampus milik ku " ucap Yoongi sedikit gugup.
" Yasudah kami berangkat dulu, kau istirahat lah pekerjaan mu akan kuurus semuanya " ucap Seokjin lalu beranjak dari duduknya.
" Hem Terima kasih bang " ucap Yoongi lalu diangguki oleh Seokjin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments