Setia kawan

...~Happy Reading~...

Prang!

Sebuah kaleng minuman berhasil mendarat sempurna mengenai bahu kursi yang tengah di duduki dua orang pemuda di taman siang itu. Willy dan Valdo, yang sedang menikmati jam istirahat nya tiba- tiba langsung di buat kesal oleh kedatangan Angkasa.

“Kebiasaan banget sih ini anak!” umpat seorang pemuda bernama Willy, langsung menatap tajam pada sahabat sekaligus sepupunya yang baru saja datang dengan membawa hadiah kaleng bekas.

“Biar gue tebak, pasti—“ kata Valdo berusaha menahan tawa nya.

“Putus lagi!” saut Willy dengan cepat, lalu keduanya kembali tertawa melihat wajah sahabat nya yang terlihat masam.

“Sialan itu cewek, dia pikir dia siapa coba? Gue ampe bela belain gak sarapan demi buru- buru jemput dia. Malah seenaknya ngajakin putus, giliran gue turutin malah gak mau! Cih, dasar cewek gak jelas!” umpat Angkasa dengan begitu kesal, membahas mantan pacar nya yang baru saja ia putuskan beberapa jam yang lalu.

“Buahahahaha, kan dari awal udah gue bilang ege! Tu cewek emang udah rada- rada. Lo nya aja yang gak pernah mau dengerin gue, ya gak Val?” kata Willy begitu puas mentertawakan sahabat nya.

“Ketawa aja terus, ketawa!” seru Angkasa semakin kesal, “Ketawa aja terus, gue sumpahin keselek daun nangka baru tau rasa lo!” imbuh nya, lalu ia segera beranjak dan hendak pergi.

“Buset, pohon nya aja jauh banget. Gimana bisa keselek, ahahaha!” kata Willy yang masih mentertawakan Angkasa, “Woy, lo mau kemana?” teriak Willy ketika melihat Angkasa benar-benar pergi.

“Mau minta jatah!” kata Angkasa dengan santai nya. Ia melambaikan tangan nya ke udara, sementara tangan satunya lagi ia masukan ke dalam saku dan berjalan memasuki lorong demi lorong kelas untuk menemui seseorang.

“Emang dasar jelangkung dia. Mentang mentang sekolahan nenek moyang nya, bisa datang seenak jidat nya dia!” umpat Willy berdecak dan menggelengkan kepala nya.

“Wil, kita bikin sekolah juga yuk. Biar nanti anak dari anaknya cucu dan cicit kita bisa kaya manusia satu itu. Bisa seenaknya,” saut Valdo dengan tiba tiba membuat Willy seketika langsung menatap tajam pada laki laki di sebelah nya.

“Boleh juga ide lo, nanti kita rundingkan lagi,” kata Willy lalu tersenyum lebar dan segera mengajak Valdo untuk menyusul Angkasa.

Angkasa dan Valdo masih duduk di bangku kelas sepuluh. Sebenarnya, umur Willy dan Angkasa berbeda. Willy berada di bawah satu tingkat dengan Angkasa, namun kini mereka bisa satu kelas sejak masuk SMA. Bagaimana bisa? Semua itu karena kesetiaan kawan seorang Angkasa Gaharu, setelah ia lulus SMP, dia memilih untuk cuti selama satu tahun agar ia bisa masuk SMA bersama. Sungguh setia kawan, bukan. Dan dengan polosnya, Valdo juga ikut mengambil cuti agar bisa tetap satu kelas dengan kedua teman somplak nya.

Baik Langit maupun Jingga tidak bisa menolak atau memaksa Angkasa, karena memang sejak saat anak itu mulai masuk dalam masa puber yakni memasuki SMP, dia sudah banyak berubah. Dan semakin menjadi ketika ia memasuki masa putih abu- abu. Dimana ia bisa mengganti pacar seperti mengganti pakaian.

Angkasa berada di sekolah itu belum genap satu tahun, namun ia sudah memacari lebih dari dua puluh siswi di sekolah nenek moyang nya tersebut. Hebat? Apakah itu bisa di sebut prestasi? Tentu saja, bagi Angkasa itu adalah prestasi.

Padahal, saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Angkasa adalah murid yang berprestasi, bahkan dia selalu mendapatkan ranking tiga besar. Tapi semua ranking itu seolah lenyap dan hilang ketika Angkasa masuk SMP. Dari tiga besar, ia bisa langsung naik menjadi lima puluh besar.

‘Kakak ranking nya sepuluh besar. Asa dong, bisa lima puluh. Kan lebih banyakan Asa. Kakak payah dan selalu payah!”

Itulah kata kata yang selalu di utarakan Angkasa ketika mendapatkan ranking lima puluh besar. Yang membuat Langit dan Jingga selalu darah tinggi bila menghadapi anak keduanya.

...~To be continue .......

Terpopuler

Comments

Cicih Sophiana

Cicih Sophiana

rengking 50 makin banyak kan makin hebat yah... uang juga begitu ko... makin banyak uang makin kaya... begitu jg nilai 10 dgn nilai 1😆😆😆

2023-09-08

2

Patrish

Patrish

setia piyee... yang ada pada ngawurr...

2023-08-28

2

Halimah

Halimah

🤣🤣🤣🤣

2023-08-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!