Mega bekerja di pabrik sarang burung walet
Di sana memang tidak membutuhkan ketrampilan ataupun ijazah
Mega bekerja di situ ikut teman dan tetangganya
Di pabrik itu banyak sekali karyawannya
semuanya perempuan
Mega berangkat bersama teman" nya dari pukul 7 pagi hingga pukul 4 sore
Mega mendapatkan upah sebesar 30 ribu rupiah per hari
Jika satu minggu ful berangkat terus akan
dapat tambahan sebesar 25 ribu
Pagi ini Mega berangkat kerja bersama teman dan tetangganya, dia membawa bekal untuk makan siang nanti
"Mega kamu bawa bekal kan,, " ucap Santi
" Iya San,, sayang kalo beli jajan, kan uangnya bisa untuk keperluan lainnya,, " ucap Mega
" Iya Meg,,aku juga selalu bawa bekal karena sayang aja kalo harus beli makanan di luar. kan lumayan uangnya buat beli kebutuhan lainnya
" Kamu sudah lama San kerja di walet,, " ucap Mega
" Sudah lama si, kan di sana ngga perlu keahlian khusus dan juga ga butuh ijazah. maklum lah Meg, aku ksn cuma lulusan SMP,," ucap Santi
Kini mereka sampai di tempat kerja, memang cukup jauh tetapi mereka berjalan kaki
ada juga yang bawa motor sendiri tetapi kalau Mega dan teman" nya memilih berjalan kaki
Mereka mulai masuk kerja, Mega duduk bersebelahan dengan teman di desanya
Sementara Andre sudah di perjalanan menuju kampung Mega
Selama di perjalanan Andre sesekali berhenti untuk beristirahat
" Mega,,, semoga aku bisa menemukanmu. aku sangat mencintaimu, aku rela berkorban apapun Mega,, " ucap Andre kepada dirinya sendiri
Setelah menempuh jarak yang cukup jauh, kini Andre sudah sampai di Kota Solo
Andre sampai pada sore hari tepat jam 4
Dia melewati pabrik tempat Mega bekerja
Mega sudah selesai berkerja dan sekarang waktunya pulang
Andre melihat banyak sekali karyawan pabrik dan sekilas melihat seperti Mega yang sedang berjalan bersama orang" di tepi jalan
Andre melambatkan mobilnya,, memastikan kalau itu benar" Mega
Mega yang sedang berjalan sambil mengobrol dengan teman" nya tidak memperhatikan kalau ada mobil yang mengikuti nya
Andre melihat Mega sesekali tersenyum dan tertawa
" Rasanya aku bahagia Meg,, melihat kamu sudah ceria lagi,, " ucap Andre
Kini mereka sudah sampai rumah masing"
" Mega,,Santi ,, sampai besok lagi ya,,, dah,, " ucap teman" nya berpisah di perempatan jalan
" Iya,,, " ucap Mega dan Santi
Santi memang rumahnya bersebelahan dengan Mega
Santi adalah cucu Nek ijah
Santi juga anak yatim piatu sama seperti Mega
Kini Santi dan Mega berpisah, meeka pulang ke rumah masing"
Andre yang mengikuti Mega kini sudah berhenti di depan rumah Mega
" Ternyata rumah kamu di sini Mega,,, akhirnya aku menemukanmu,, kasihan kamu Meg,, harus bekerja demi sesuap nasi, walaupun kamu sedang hamil. kamu berjuang sendiri di dunia ini,, " ucap Andre memandangi Rumah Mega
Mega masuk ke dalam rumah,dia mengambil handuk karena akan mandi
Tiba" ada yang mengetok pintu rumahnya
Tok,, tok,, tok,, Andre mengetok pintu rumah Mega
" Siapa ya,,, " ucap Mega sambil membuka pintu rumahnya
Deg,,, Mega kaget ketika membuka pintu.Andre tersenyum menatap mata Mega
" Andre,,, kok kamu bisa ada di sini,,, " ucap Mega
" Iya Meg,,, aku berusaha mencari alamat kamu, dan alhamdulillah akhirnya aku menemukanmu,, " ucap Andre
" Silahkan masuk ndre,,silahkan duduk" ucap Mega
Andre duduk di kursi kayu di ruang tamu rumah Mega
Rumah yang berdinding dari kayu dan bambu anyaman
terasa sangat asri dan adem
Mega mengambilkan minum buat Andre
" Silahkan ndre di minum dulu,, maaf cuma air putih biasa,, " ucap Mega
" Iya Meg,, ngga apa",, ucap Andre
" Kamu kok bisa sampai di sini Ndre,, ada apa,, " ucap Mega
" Mega,, aku ke sini mencari kamu,, kenapa kamu tidak pamit waktu kamu pergi. aku ke rumah kamu tapi kata tetangga kamu,, katanya kamu sudah pulang kampung. aku langsung mencari kamu Meg,, " ucap Andre
"Maaf ndre aku ngga pamit sama kamu karena aku ngga mau merepotkan kamu,,, sekarang aku sudah di sini berharap hidupku lebih baik lagi daripada di Jakarta ndre,, " ucap Mega
" Tapi Meg,, apa kamu tidak capek kerja begitu. kasihan kamu dan kandunganmu kalau kamu kecapean,, " ucap Andre
" Aku harus bekerja Ndre untuk memenuhi kebutuhanku,, aku harus berjuang sendiri walaupun kadang juga capek, tapi ya harus di jalani Ndre,, " ucap Mega
" Mega,, aku ingin membantu kamu,, aku tidak ingin kamu kecapean begini,, kamu harus jaga kandungan kamu,, " ucap Andre
" Aku kuat kok ndre,, kandungan ku juga baik" saja,, kamu jangan khawatir,, " ucap Mega tersenyum
" Meg,, setelah kamu melahirkan nanti,, aku ingin menikahi kamu Meg,, aku mencintai kamu,, " ucap Andre
" Andre,,, aku tidak ingin membebani kamu,, aku berterimakasih atas perasaanmu padaku, tapi statusku bukan single,, lebih baik kamu cari wanita yang lebih baik dari aku ndre,, "ucap Mega
" Tidak Meg,, aku akan tetap menunggu kamu,, aku tidak perduli dengan status mu,, " ucap Andre
" Mega,,, aku akan tinggal di sini untuk beberapa hari,,aku akan mencari penginapan. sekarang aku pamit dulu ya,, " ucap Andre
" Iya ndre,, " ucap Mega
Kini Andre pergi dan mencari penginapan
Mega termenung di kursi, dia tidak jadi mandi
Nek Ijah masuk ke rumah Mega
"Ndo,,, tadi itu siapa yang barusan kesini,, " ucap Nek Ijah
" Nek,,, itu teman Mega dari kota,, " ucap Mega
" Ndo,, Nenek lihat kamu seperti menanggung beban yang sangat berat. nenek lihat juga seperti nya ada yang ada yang berbeda dalam tubuh kamu,, " ucap Nek Ijah
"Nek,, sebenarnya aku sudah menikah tetapi sudah bercerai,,dan sekarang lagi hamil nek,,, suamiku menceraikan aku dan tidak tau aku hamil,, " Ucap Mega
" Ya Alloh ndo kasihan sekali kamu,, sudah tidak punya orang tua, dicerai saat sedang hamil,, ndo ndo yang sabar yo,, " ucap Nek Ijah memeluk Mega
" Tapi kan kamu lagi hamil,, berarti perceraian kamu tidak sah to ndo,, " ucap Mega
" Tapi Nek,, Suamiku sudah menalak ku,, " Ucap Mega
" Iya,, selagi masih talak satu dan kamu kan lagi hamil,,jadi kamu talak suamimu itu tidak sah dalam agama,, " ucap Nek Ijah
Mega hanya diam,,, dia yang tidak terlalu paham dengan begituan hanya mendengarkan ucapan nek Ijah
Kini Nek Ijah sudah kembali ke rumahnya
Mega membersihkan diri
Kini sudah memasuki waktu maghrib
Mega sholat dan setelah itu mega membuat makanan untuk dirinya sendiri
Mega termenung di kamar memikirkan perkataan nek Ijah tadi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Murni
yah ,gaj sah talaknya masih ada harapan hidup bersama dong ,
2023-02-18
1