Mega kini sudah sampai di kampung halamannya
Mega berjalan menyusuri jalan,, dia menuju rumah yang dulu di tinggalkan
Dulu Mega dan Ibunya pergi Ke Jakarta waktu Mega SMP,,
Kakek dan Nenek Mega sudah tidak ada semua
Kini Mega berjalan menghampiri rumah kayu yang sudah di tinggalkannya sekitar 5 tahunan
Memang tetangga masih ada yang mau merawatnya
Di bersihkan seminggu sekali,,
Nenek Ijah yang merupakan tetangga Mega di kampung
Mega masuk ke rumahnya,, rasanya terbayang waktu ibunya masih hidup
Banyak kenangan di rumah ini
Setelah Mega masuk ke dalam rumah
Banyak tetangga yang menyapa Mega dan menanyakan di mana Ibunya
Termasuk Nek Ijah
"Ndo,, Di mana Ibumu kok kamu sendirian,, " ucap Nek Ijah
"Ibu sudah meninggal Nek,, karena kecelakaan,, " ucap Mega
" Innalillahi wa ina ilahi rojingun,,, " kamu yang sabar ya ndo,, " ucap Nek Ijah sambil memeluk Mega
" Iya Nek,,, "Ucap Mega
Kini Mega membersihkan diri dan beres" rumah. Rumah yang sederhana dan tidak besar
Mega berharap kehidupannya akan membaik di sini
Setelah selesai beres" Mega duduk di tepi ranjang
" Semoga hidupku berubah lebih baik lagi ya Alloh,,, aku harus juga harus mencari pekerjaan di sini untuk kebutuhanku dan calon anakku,, " ucap Mega
" Sayang,,, Bantu Mama ya,,, kuatkan Mama dalam menghadapi kerasnya hidup ini,, kita hadapi bersama" ya Sayang,, " ucap Mega sambil mengelus perutnya
Kini Mega beristirahat
Dia tinggal sendiri di rumah peninggalan Ibunya
memang berdekatan dengan tetangga tetapi rasanya sepi karena tidak ada teman di rumah nya
Devan yang terus kepikiran Mega,,, dia akan terus berusaha mencari informasi
" Oh iya,, sebaiknya aku besok datang ke kampus untuk meminta berkas Mega,, " ucap Devan
Celine yang terus menghubungi Devan membuat Devan jenuh
Satu minggu kemudian
Mega sudah mendapatkan pekerjaan di sana
Mega bekerja sebagai buruh pabrik
Dia bersyukur masih bisa mendapatkan pekerjaan
Andre sudah mendapatkan Informasi dari Temannya
Andre juga mempunyai teman dari Solo dan menyuruh dia untuk mencari informasi tentang Mega
Andre adalah Anak Geng motor
Dia mempunyai banyak teman, Andre memang tidak seperti kakaknya yang kalem dan nurut orang tua
Andre lebih senang dunia bebas, sebenarnya Orang tuanya ingin andre seperti Dika,yang fokus kuliah dan akan mengurus Perusahaan.
Tapi Andre masih seperti anak muda pada umunya yang suka kebebasan tidak mau di kekang
Andre akan pergi ke Solo tempat Mega
Dia akan menggunakan mobilnya, sebenarnya ingin menggunakan motornya, tetapi karena jauh jadi Andre memutuskan membawa mobilnya saja
Andre pamit ke Mamanya kalau dia akan ke rumah temannya di luar kota
" Mah,, aku mau ke luar Kota,,, " ucap Andre
" Loh ngapain kamu keluar kota sayang,, " ucap Mamanya
" Mau ke rumah teman,, " ucap Andre
Kini Andre pergi,, tanpa menunggu jawaban apapun dari Mamanya
Andre memang tidak banyak bicara ketika bersama Mamanya, lain dengan teman" nya di luar, dia akan menjadi orang yang asyik sama teman" nya
Sementara Devan, dia masih terus mencari info tentang Mega
Di kampusnya hanya ada data SMA nya Mega saja, dan SMA nya beralamat di Jakarta juga
Devan fokus mencari Mega hingga lupa tentang pernikahannya dengan Celine
Yang Devan pikirkan hanya ingin bertemu Mega
Devan sedang di Kantor, sibuk dengan pekerjaannya
Tiba" Celine datang dan bergelayut manja di pangkuan Devan
Devan kaget, sebenarnya Devan kesal terapi dia tahan
" Sayang,,, hari ini temani aku ya,, beli baju. Baju aku sudah jelek" semua,, " ucap Celine menyandarkan kepalanya di dada Devan
" Kan baru dua hari yang lalu kamu beli baju Cel,, " ucap Devan sambil menyingkirkan Celine dari pangkuannya
" Sayang,,, ini ada baju bagus loh,, limited edition,,, " ucap Celine
"Terserah kamu deh,, aku lagi pusing mikirin kerjaan,, " ucap Devan
" Sayang,, akhir" ini kok kamu berubah sih sama aku,, makannya pernikahan kita di percepat sayang,,, " ucap Celine manja
" Untuk sekarang aku tidak bisa memikirkan pernikahan Sayang,, aku masih fokus kerjaan yang banyak,, " ucap Devan
" Pokoknya pernikahan kita harus di percepat,, aku ngga mau tau,, " ucap Celine pergi membanting pintu kantor
Seluruh karyawan di buat kaget oleh perilaku Celine, tidak terkecuali Devan
" Astaghfirullah,,, bisa jantungan gue lama" kalau gue nikah nanti,, " ucap Devan
Tiba" ada Dean yang datang ke ruangan Devan
" Kenapa tadi Bro,, Celine ngamuk gitu,, " ucap Dean duduk di kursi
" Biasa,, minta pernikahannya dipercepat,, " ucap Devan
Dean adalah Asisten pribadi nya Devan sekaligus sahabatnya
Dulu Devan teman kuliah dengan Dean dan Radit
Radit yang menjadi Dokter, Devan jadi Dosen dan Dean menjadi Asisten pribadi Ayahnya Devan
Sekarang Devan yang mengurus Perusahaan Ayahnya, karena Ayah Devan terkadang fokus mengurus bisnisnya di Luar Kota
" Oh iya lo sudah dapat kabar belum dari orang suruhan lo,, dimana Mega tinggal,, " ucap Devan
" Belum Bro,, sangat sulit mencari informasi Istri lo, " ucap Dean
" Gimana sih lo,, katanya hacker handal tapi mencari informasi satu orang saja tidak bisa,, " ucap Devan
" Sebenarnya si sudah ada Dev,, tapi gue ingin melihat keseriusan lo, kasihan Mega sudah lo sia" in selama ini. sudah ga ada baru menyesal kan lo,, " ucap Dean dalam hati
Dean tau semuanya,, karena Devan bercerita padanya
Dean juga tidak setuju sebenarnya kalau Devan menikahi Celine
Celine hanya memanfaatkan harta Devan tetapi Devan tidak menyadari nya
" Ya sudah,, ntar gue suruh tuh orang suruhan gue buat nyari Informasi nya lebih semangat lagi,, " ucap Dean
" Aku menyesal,,selama jadi suaminya aku terlalu kejam,, tidak menganggap kehadirannya. aku ingin sekali bertemu dengannya,, sebenarnya aku sangat merindukannya,, " ucap Devan
" Menyesal memang datangnya belakangan bro,, kalau di depan namanya pendaftaran,, " ucap Dean
Devan melotot ke Dean
Dia kesal di enek oleh Dean
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments