Hari ini Mega datang ke kampus,,, dia seperti biasa berangkat jalan kaki dan menunggu angkot
Amel menghampiri Mega yang sedang berdiri di tepi jalan
" Hai beb,, ayo masuk,, " ucap Amel
Mega tersenyum melihat Amel menyapanya
Mega masuk ke mobil Amel
" Gimana Me,, sudah baikan lo,, " ucap Amel
" Alhamdulillah Mel,, " ucap Mega
Kini mereka sudah sampai di kampus dan akan memulai pelajaran
Devan masuk dan pandangannya langsung ke Mega
Terlihat Mega terus menundukkan wajahnya,,
Mega tidak ingin melihat wajah Devan, rasanya masih teringat ketika Devan menggauli nya,,
Ada rasa sesak di hati Mega,,, tak terasa air matanya menetes. Mega cepat" menghapus air matanya
Devan yang terus mencuri pandang ke Mega melihat Mega meneteskan air mata
" Mega,,, apa begitu sakitnya hati kamu sehingga melihatku saja kamu menangis,, " ucap Devan dalam hati
Kini pelajaran selesai
Ketika Mega ingin keluar kelas, Devan mendekati Mega dan memegang tangan Mega
" Ikut ke ruangan ku sekarang,, " ucap Devan
Mega hanya menuruti kemauan Devan
Kini mereka sudah sampai di ruangan Devan
Mega tetap berdiri di samping Devan
" Duduklah,, Saya ingin berbicara sama kamu,,, " ucap Devan
Mega duduk di kursi depan Devan,,
Mega menundukkan pandangannya
Dia menghindari tatapan mata Devan
" Saya ingin bertanggungjawab sama kamu,, tapi saya ingin kita hanya menikah diam" tanpa ada satupun orang yang tau. termasuk sahabat kamu,, "ucap Devan
" Maksud, Bapak apa,, "Ucap Mega
" Iya,, Saya akan menikahi kamu, Saya tidak ingin nantinya kalau kamu sampai hamil, kamu akan di cap sebagai wanita yang tidak baik.Tapi kita menikah hanya status. setelah saya menikahi kamu, kita tetap tidak tinggal bersama,, " ucap Devan
"Begitu hinakah saya di mata Anda,,kejadian kemarin itu juga bukan keinginan saya pak,, itu musibah buat saya,,, petaka buat hidup saya,, " ucap Mega meneteskan air mata
" Sudahlah,, besok kita menikah di penghulu, tapi ingat hanya status.besok setelah selesai jam kuliah saya akan menjemput kamu,, " ucap Devan
Mega tidak menjawab apapun, menjawab pun percuma
Kini Mega keluar dari ruangan Devan
Amel yang melihat Mega keluar dari ruangan Devan bertanya sama Mega
" Me,, lo di panggil Pak Devan,, ada apa,,, " ucap Amel
" Emm,, itu Mel,,, di tanya kenapa kemarin ngga berangkat,,, " ucap Mega
" Ooh,,, Ya sudah ayo kita ke kantin. sudah lapar gue,, dari tadi nyariin lo tau ngga,, " ucap Amel
Mega hanya mengangguk dan tersenyum.
Kini Jam kuliah sudah selesai, Mega biasa di antar pulang oleh Amel
Mega akan berangkat kerja hari ini, dia membersihkan diri,, makan lalu berangkat kerja dengan jalan kaki
Di tempat kerja Mega di tanya okeh Inces pemilik Cafe
" Hai Cin,,, kenapa kemarin yey ngga masuk,, " ucap Inces
" Maaf Ces,, Saya ngga enak badan kemarin,, " ucap Mega tersenyum
" Ya sudah,, sekarang yey mulai kerja. semangat,,, kalau masih sakit,, istirahat aja dulu,, " ucap Inces
" Iya Ces,, "ucap Mega
Kini Mega mulai bekerja,,, Dia sibuk melayani para pelanggan
Sekarang sudah jam 7 malam,, Cafe semakin ramai
Mega dan kawan" nya semakin sibuk melayani tamu " yang berdatangan
Tiba" Mega melihat Devan dengan Kekasihnya, mereka sangat mesra
Devan terlihat sangat bahagia, terlihat Devan menyuapi kekasihnya dengan mesra, sesekali mengusap bibir Celine
Mega merasakan sesak di dadanya,, bisa" nya dia mau menikahi Mega, sedangkan dia sudah punya tunangan
" Mba Mega, tolong antarkan minuman ke meja 9 ya,, aku mau mengambil lagi untuk meja lainnya,, " ucap Mita
" I,, iya Mit,, " ucap Mega
Mega mencari masker di sakunya,, dia akan menggunakan masker karena takut Devan dan kekasihnya tau Mega yang melayani nya
Mega berjalan dengan tangan gemetar,,
Dia menaruh minumannya ke depan Devan dan Celine
Terdengar jelas Pembicaraan Devan dan Celine
" Sayang,, Mama ingin pernikahan kita di percepat. Mama ngga mau kalau kamu nantinya berpaling dari aku,, " ucap Celine manja
" Iya Sayang,, aku akan pikirkan itu,, kamu tenang saja. lagi pula tidak mungkin dong aku berpaling dari kamu,, wanita yang paling aku cintai, walaupun aku sudah pernah melakukan pada orang lain, tapi aku tetap mencintai kamu seorang sayang,, " ucap Devan
Mega merasakan sesak di dadanya,,
Matanya mulai buram dengan air mata yang menetes di pipinya
Mega cepat" menghapusnya dan cepat pergi dari hadapan Devan dan Celine
" Ya Alloh,, rasanya sakit sekali mendengar pembicaraan mereka.Pak Devan mau menikahi aku hanya status, apakah aku akan menjadi orang ke tiga dalam hubungan mereka,, " ucap Mega
Mega melanjutkan pekerjaannya hingga selesai
Sekarang waktunya Mega pulang
Teman Mega menawari untuk mengantar Mega pulang, karena melihat Mega sedang menunggu angkot di depan cafe
" Mega, kamu lagi nunggu angkot ya,," ucap andre
" Eh,, iya ndre,, " ucap Mega tersenyum
" Aku antar pulang saja ya,, ayo,,, ini sudah malam loh, takutnya sudah ngga ada angkot. lagipula kamu kan sendirian,, " ucap Andre
" Iya deh,, makasih ya ndre,, " ucap Mega
" Iya,, santai saja,, " ucap Andre
Kini Mega sudah naik ke atas motor Andre
Andre menjalankan motornya dengan kecepatan sedang,,
Mega berpegangan di pundak Andre
Andre merasa bahagia bisa berdekatan dengan Mega
Memang Andre dari awal bertemu Mega, dia sudah menaruh hati pada Mega,, tetapi Andre tidak berani jujur tentang perasaannya
Sekitar 20 menit,, Mereka sudah sampai di depan rumah Mega
Mega turun dan mengucapkan terimakasih pada Andre
" Ndre,, terimakasih ya sudah mau nganterin aku pulang,, " ucap Mega sambil tersenyum
" Iya Mega,, kamu istirahat ya,, selamat malam,, " ucap Andre sambil menjalankan motornya
" Iya,, hati",, ucap Mega
Kini Mega masuk ke rumah dan masuk ke kamar,,, dia langsung membersihkan diri dan istirahat
Rasanya hari ini sangat lelah, capek hati capek pikiran dan badan juga
" Ya Alloh,, Takdir apa yang akan engkau rencanakan untukku,, rasanya capek hidup begini Ya Alloh,,,,, Ibu,, seandainya ibu masih ada disini, pasti aku tidak akan merasakan kesedihan ini sendiri bu,," ucap Mega
Kini Mega tidur dengan lelap karena badannya terasa capek,,,
Dia berharap hari esok lebih baik dari hari kemarin
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Yati Syahira
dosen gila
2024-05-16
0
yosya
dosen dodol...
dasar oon..
ya jelas sakit hati lah...
kehormatan buat suaminya kelak..
sudah kau ambil...
2023-01-30
1