Terluka untuk yang ke dua kalinya

Mega sudah sampai rumah,,, dia beristirahat sebentar sebelum berangkat kerja

Walaupun hari minggu, Mega tetap bekerja karena pada hari minggu atau libur, cafe akan semakin ramai

Kini sudah waktunya Mega berangkat kerja,,

Mega sedang menunggu angkutan umum,,

Andre yang melihat Mega sedang berdiri di tepi jalan menghentikan motornya

" Mega,, kamu lagi nungguin angkot,, " ucap Andre

" Iya ndre,, kamu baru berangkat,, " ucap Mega

" Iya,, ayo sekalian kita bareng,, ini sudah jam 3 lewat loh,, " ucap Andre

Karena takut telat, Mega ikut dengan Andre

Ternyata ada yang melihat kedekatan Andre dan Mega,

" Kurang Ajar,,, dasar murahan,,, sudah jadi Istri orang pun masih ganjen sama laki" lain,, " ucap Devan sewot

Devan kebetulan sedang jalan,, dia ada janji dengan temannya di Cafe Cinta. tetapi di perjalanan melihat Mega dengan laki" lain

" Biar ku beri pelajaran dia,,, awas nanti kau Mega,, " ucap Devan

Kini Mega sudah sampai di tempat kerja,,

Devan juga sedang ketemuan dengan temannya

" Dev,,, gimana a hubungan lo sama Celine,, " ucap Radit

" Seperti biasa lah dit,, dia ingin pernikahan dipercepat,, " ucap Devan

" Memangnya lo benar" menyayangi Celine,, " ucap Radit

" Ya iyalah,, tak ada satupun wanita yang mampu menggantikan posisi Celine di hatiku,, " ucap Devan

Deg,,, Mega yang kebetulan mengantar makanan dan minuman merasakan sesak di dadanya

" Heran deh gue sama lo Dev,, kaya ngga ada wanita lain saja yang lebih baik dari dia,, " ucap Radit

" Lo kenapa sih Dit,, selalu saja menjelekan Celine,, Gue ga perduli apapun. gue sangat mencintai Dia,, " ucap Devan

" Terserah lo deh,, Cinta memang buta ya,, " ucap Radit

Kini Mega berjalan ke belakang,, dia duduk di kursi,,

" Mba Mega,, mba sakit ya,, " ucap Mita

" Engga kok Mit,, cuma sedikit pusing saja,, " ucap Mega

" Ya sudah biar mba istirahat dulu,,, " ucap Mita

Andre juga melihat Mega seperti tidak bersemangat

" Kamu kenapa Mega,, apa kamu sakit kok lesu gitu,, " ucap Andre

" Engga ndre,, cuma sedikit pusing saja,, " ucap Mega

" Atau pulang saja,, biar aku antar ya,, " ucap Andre

"Enggak usah ndre,, bentar juga sembuh,, " ucap Mega

Sebenarnya Andre ingin sekali mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Mega

Rencananya nanti pulang kerja, Andre ingin berbicara pada Mega

Kini Mega melanjutkan pekerjaannya

Hari ini adalah hari di mana semua karyawan gajian

Tepat jam 8 semua karyawan berkumpul

Hari ini Cafe tutup lebih awal

" Sini semua kumpul,,,yey semua gajian hari ini,, " ucap Inces

Satu persatu karyawan di panggil dan mendapatkan gajinya

" Mega,, ini buat yey,, semangat terus kerjanya,, yang rajin biar bisa beli motor buat berangkat kerja,, " ucap Inces

" Terimakasih Ces,, " ucap Mega sambil tersenyum

" Ya sudah giliran kalian pulang,, dan hati" di jalan,,, " ucap Inces ke semua karyawannya

Andre langsung mendekati Mega

Mega,,, kita mampir di taman sebentar ya,, ada yang mau aku omongin sama kamu,, " ucap Andre

" Mau ngomong apa ndre,, " ucap Mega

" Penting pokoknya,, " ucap Andre

Kini Mereka sudah berada di Taman dan Andre duduk bersebelahan dengan Mega

" Mega,, sebenarnya selama ini aku menyukai kamu,, " ucap Andre

Deg,,,, Mega kaget dengan perkataan Andre, dia menatap mata Andre, dia melihat tidak ada kebohongan di mata Andre

" Ndre,,, tapi kita kan teman,, " ucap Mega

" Mega,,, Cinta itu tidak memandang apapun. mau teman, bos,sahabat, bahkan orang yang ngga kenal sekalipun kalau sudah jodohnya ya pasti bertemu Meg,, " ucap Andre

"Ndre,,, aku tidak bisa menerima perasaan kamu, mungkin kalau dulu kamu mengatakan ini aku akan menerimanya,, tapi sekarang aku tidak bisa ndre. maaf,,, " ucap Mega

" Tapi kenapa Mega,, bukankah status kamu single,, atau kamu sudah mencintai orang lain,, " ucap Andre

" tidak ndre,, aku tidak mencintai orang lain,, tapi,,,, " ucap Mega menggantung

" Tapi apa,,,, " ucap Andre

" A,,, aku sudah ber,,,,,, suami,, " ucap Mega

Jedar,,,,,,, seakan ada petir yang menyambar telinga Andre

Dia kaget,, seakan tak percaya. karena selama ini dia tidak pernah melihat Mega berjalan dengan laki" bahkan di rumahnya pun sepi

" Su,,, suami,,, sejak kapan Mega,, " ucap Andre

" Sudah sekitar Satu minggu,, " ucap Andre

" Berarti selama ini kamu menghindari aku karena kamu sudah menikah dan kenapa aku tidak pernah melihat suami kamu,, " ucap Andre penasaran

" Iya,,, aku menikah karena terpaksa,, " ucap Mega

" Coba ceritakan padaku Meg,, Aku siap mendengarkan nya,, " ucap Andre

Akhirnya Mega bercerita dari awal hingga akhir,, Mega bercerita sambil meneteskan air mata

" Jadi kamu menikah karena kesalahan, dan selama ini kamu hanya istri rahasia,, tidak pernah di anggap oleh suami kamu,, " ucap Andre

Mega menganggukkan kepalanya,,

" Seandainya kamu belum menikah, aku ingin menikahi kamu Mega. aku sangat mencintai kamu. aku tidak perduli status kamu nanti nya. aku akan menunggu jandamu,, " ucap Andre

Andre merasa kasihan dan ikut merasakan sakit mendengar cerita Mega

" Malang benar nasibmu Mega,,, hanya laki" bodoh yang menyia" kan wanita sebaik dan secantik kamu,, " ucap Andre

Mega hanya diam mendengarkan omongan Andre

"Kamu jangan khawatir Mega,, aku akan selalu ada buat kamu. aku akan melindungi kamu semampuku,seandainya kelak kau pisah sama suamimu aku siap menikahi mu Mega,, " ucap Andre

" Sudah malam,, ayo aku antar kamu pulang,, " ucap Andre

Kini Mega berjalan menuruti Andre

Andre mengantar

Mega pulang sampai rumah

Kini Mega sudah turun dan masuk ke dalam rumah. dia masuk ke kamar

Rasanya kepalanya mau pecah,,, begitu banyak beban di hidup nya

Saat Mega sedang berbaring,, mengistirahatkan badannya tiba" pintunya di ketok orang

Tok,, tok,, tok,,

" Siapa sih malam",, " ucap Mega

Mega melangkah membukakan pintu rumahnya

Alangkah kagetnya dia,, melihat siapa yang datang

" Pak,,,, Devan,,, " ucap Mega

" Iya,,,, saya datang ke rumah ini tidak salah kan,,, " ucap Devan

Devan langsung mengunci pintu rumah Mega dan menggeret Mega ke kamar

"Bapak mau apa hah,, " ucap Mega melawan

" Dasar murahan,,, sudah berapa banyak laki" yang menjamah kamu hah,,!!! " ucap Devan emosi

" Maksud Bapak apa,, " ucap Mega bingung

" Jangan sok suci kamu,,, tadi sore saya melihat kamu di bonceng laki ",,mau jual diri kamu hah,,!! apa uang yang saya kasih kurang,, " ucap Devan

" Itu hanya teman kerjaku Pak,,, dia menawari saya untuk ikut bersamanya,,, saya tidak pernah berhubungan dengan siapapun,, hanya bapak yang pernah menyentuh saya,, " ucap Mega menangis

" Munafik kamu,, " ucap Devan marah

Kini Devan membuka pakaian Mega,, hingga tidak satupun tersisa

" Bapak mau apa,, jangan lakukan ini Pak,, " ucap Mega menutupi tubuhnya

" Saya ini Suami kamu,,, saya berhak atas tubuh kamu,,, kenapa tidak mau,,apa kamu akan menjual diri kamu ke lelaki di luaran sana,,,iya,, !!! " ucap Devan marah

Mega hanya diam dan menangis,,,

Devan yang melihat tubuh Mega bertambah beringas,,,

Dia langsung menciumi bibir dan seluruh wajah Mega

Rasanya Devan tidak tahan melihat Mega polos seperti itu

Kini Devan melakukan nya untuk yang je dus kali,,

" Aakkh,,,, " erangan Mega masih merasakan sakit di area sensitifnya,,

Mega mencakar dada Devan,, menyalurkan rasa sakitnya

Mega menggigit bibir bawahnya agar tidak mengeluarkan suara

Mega meneteskan air mata, bukan karena sakit. tetapi sakit atas tuduhan suaminya yang menganggap Mega dengan orang lain

" Ternyata masih sama seperti waktu pertama aku melakukannya,, ternyata dia masih sempit,,, " ucap Devan

Perlahan Devan menurunkan ritmenya,,,

Devan merasakan sesuatu yang berbeda di dalam diri Mega

Mega memejamkan matanya tetapi air matanya terus mengalir

Kini Devan sudah pada puncaknya,,, dua menyemburkan lahar panas di dalam milik Mega

Devan ambruk di atas tubuh Mega,,

Mega merasakan sakit dan sangat lelah

Mega memejamkan matanya,, dia hanya pasrah

Devan mencium pipi Mega setelah itu dia kembali memakai pakaiannya dan pergi meninggalkan Mega sendirian

Mega yang tau Devan pergi,, dia langsung mengunci rumahnya dan kamarnya

Mega menangis meraung,,,

" Ya Alloh,,, sakit sekali rasanya,, aku seperti wanita panggilan yang habis di pakai lalu di tinggalkan dan di campakkan,, " ucap Mega memegangi dadanya

" Aaakkkhhh,,,, kamu jahat Devan,,,, bajingan,,, hiks,,, hiks,,, hiks,,, " ucap Mega sambil terduduk di lantai

Mega terus menangis sampai dia lelah

Sedangkan Devan, dia pulang dan langsung tidur di kasur king size nya

Terpopuler

Comments

Yati Syahira

Yati Syahira

pergi jauh aja mega cuti kuliah

2024-05-16

0

Murni

Murni

ish kok devan jahat gitu ya

2023-02-18

0

yosya

yosya

haish...gak ngaca ama dirinya sendiri...
ngaca tuh di spion mobil mewah mu dulu...
kalo gak punya...
beli yg segede gaban...
biar puas

2023-01-30

0

lihat semua
Episodes
1 Berduka
2 Mulai Masuk Kuliah Lagi
3 Bertemu Dosen killer
4 Devan dan Celine Bertunangan
5 Petaka Di Malam Ulang Tahun Teman
6 Devan mendatangi Mega
7 Rencana Devan untuk Mega
8 Devan dan Mega Menikah
9 Istri Yang Tak Di Rindukan
10 Menghadiri Acara Keluarga Amel
11 Terluka untuk yang ke dua kalinya
12 Mega Hamil
13 Devan Menceraikan Mega
14 Andre yang setia menemani Mega
15 Mega pulang kampung
16 Penyesalan Devan
17 Andre menyusul Mega
18 Devan bertemu Mega
19 Mega melahirkan
20 Devan terus menemani Mega
21 Terkuaknya Rahasia Devan
22 Membatalkan Pernikahan Devan dan Celine
23 Kericuhan di Acara Putra Mega dan Devan
24 Perasaan yang terpendam
25 Kebahagiaan yang berubah jadi kesedihan
26 Rencana perjodohan Amel dan Galang
27 Amel wisuda
28 Pertemuan Amel dan Galang
29 Hari Pertama Masuk Kantor
30 Pertunangan Amel dan Galang
31 Sakit Tak Berdarah
32 Amel Putus Asa
33 Berangkat liburan
34 Salah Paham
35 Makan Malam Dengan Galang
36 Dean Pergi
37 Amel dan Galang putus bertunangan
38 Kepulangan Dean
39 Rencana Dean dan Amel
40 Dean Meminta Restu Kepada Keluarganya
41 Pernikahan Galang dan Syafa
42 Di Pecat Dari Kerjaan nya
43 Galang Di Jebak Celine
44 Menjadi Istri Yang Di Lupakan
45 Pernikahan Dean dan Amel
46 Syafa Hamil
47 Syafa Pulang Kampung
48 Galang mencari Syafa
49 Kemarahan Galang Pada Celine
50 Galang Yang Tersiksa Syafa Juga Menderita
51 Syafa melahirkan
52 Kembalinya Ibu Kandung Syafa
53 Bu Murni Mengajak Keluarganya Ke Jakarta
54 Galang bertemu Syafa
55 Permohonan Maaf Galang
56 Kekecewaan Galang
57 Kedatangan Galang Dan Bu Fatma
58 Galang kecelakaan
59 Galang Tidak Dapat Diselamatkan
60 Ungkapan Perasaan Syafa
61 Dean Menemani Galang
62 Pernikahan Galang dan Syafa
63 Maura Wisuda
64 Kekecewaan Kinan
65 Kinan Bertemu Rayyan
66 Kinan Yang Kuat
67 Bertemu Maura dan Rayyan di Mall
68 Nasib Kinan
69 Kedatangan Keluarga William
70 Kinan Tau Kebenarannya
71 Kinan Pergi
72 Kinan Dapat Pekerjaan
73 Flashback 16 Tahun lalu
74 Penghinaan Maura Pada Kinan
75 Kinan Di Tempat Baru
76 Kinan Tinggal Di Rumah Mega
77 Kinan Yang Ternoda
78 Kesedihan Kinan
79 Kebenaran Yang Terungkap
80 Masa Lalu Celine
81 Sandi Tau Semuanya
82 Kekecewaan Mega Pada Rayyan
83 Bertemu Orang Baik
84 Kinan Hamil
85 Bertemu Sandi
86 Kembali Ke Jakarta
87 Rencana Menikah
88 Pernikahan Sandi Dan Kinan
89 Bertemu Rayyan
90 Kepergian Kinan
91 Duka Dan Luka
92 Jihan Anastasya
93 Hari Pertama Kuliah
94 Alex Jujur Pada Celine
95 Celine Datang Ke Rumah Alex
96 Kesedihan Alex
97 Perasaan Yang Menyiksa
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Berduka
2
Mulai Masuk Kuliah Lagi
3
Bertemu Dosen killer
4
Devan dan Celine Bertunangan
5
Petaka Di Malam Ulang Tahun Teman
6
Devan mendatangi Mega
7
Rencana Devan untuk Mega
8
Devan dan Mega Menikah
9
Istri Yang Tak Di Rindukan
10
Menghadiri Acara Keluarga Amel
11
Terluka untuk yang ke dua kalinya
12
Mega Hamil
13
Devan Menceraikan Mega
14
Andre yang setia menemani Mega
15
Mega pulang kampung
16
Penyesalan Devan
17
Andre menyusul Mega
18
Devan bertemu Mega
19
Mega melahirkan
20
Devan terus menemani Mega
21
Terkuaknya Rahasia Devan
22
Membatalkan Pernikahan Devan dan Celine
23
Kericuhan di Acara Putra Mega dan Devan
24
Perasaan yang terpendam
25
Kebahagiaan yang berubah jadi kesedihan
26
Rencana perjodohan Amel dan Galang
27
Amel wisuda
28
Pertemuan Amel dan Galang
29
Hari Pertama Masuk Kantor
30
Pertunangan Amel dan Galang
31
Sakit Tak Berdarah
32
Amel Putus Asa
33
Berangkat liburan
34
Salah Paham
35
Makan Malam Dengan Galang
36
Dean Pergi
37
Amel dan Galang putus bertunangan
38
Kepulangan Dean
39
Rencana Dean dan Amel
40
Dean Meminta Restu Kepada Keluarganya
41
Pernikahan Galang dan Syafa
42
Di Pecat Dari Kerjaan nya
43
Galang Di Jebak Celine
44
Menjadi Istri Yang Di Lupakan
45
Pernikahan Dean dan Amel
46
Syafa Hamil
47
Syafa Pulang Kampung
48
Galang mencari Syafa
49
Kemarahan Galang Pada Celine
50
Galang Yang Tersiksa Syafa Juga Menderita
51
Syafa melahirkan
52
Kembalinya Ibu Kandung Syafa
53
Bu Murni Mengajak Keluarganya Ke Jakarta
54
Galang bertemu Syafa
55
Permohonan Maaf Galang
56
Kekecewaan Galang
57
Kedatangan Galang Dan Bu Fatma
58
Galang kecelakaan
59
Galang Tidak Dapat Diselamatkan
60
Ungkapan Perasaan Syafa
61
Dean Menemani Galang
62
Pernikahan Galang dan Syafa
63
Maura Wisuda
64
Kekecewaan Kinan
65
Kinan Bertemu Rayyan
66
Kinan Yang Kuat
67
Bertemu Maura dan Rayyan di Mall
68
Nasib Kinan
69
Kedatangan Keluarga William
70
Kinan Tau Kebenarannya
71
Kinan Pergi
72
Kinan Dapat Pekerjaan
73
Flashback 16 Tahun lalu
74
Penghinaan Maura Pada Kinan
75
Kinan Di Tempat Baru
76
Kinan Tinggal Di Rumah Mega
77
Kinan Yang Ternoda
78
Kesedihan Kinan
79
Kebenaran Yang Terungkap
80
Masa Lalu Celine
81
Sandi Tau Semuanya
82
Kekecewaan Mega Pada Rayyan
83
Bertemu Orang Baik
84
Kinan Hamil
85
Bertemu Sandi
86
Kembali Ke Jakarta
87
Rencana Menikah
88
Pernikahan Sandi Dan Kinan
89
Bertemu Rayyan
90
Kepergian Kinan
91
Duka Dan Luka
92
Jihan Anastasya
93
Hari Pertama Kuliah
94
Alex Jujur Pada Celine
95
Celine Datang Ke Rumah Alex
96
Kesedihan Alex
97
Perasaan Yang Menyiksa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!