Mulai Masuk Kuliah Lagi

Satu minggu sudah kepergian Ibu Rani,

Kini Mega berangkat ke kampus.

Memang Mega kuliah karena Beasiswa.

Selama Kuliah, Mega juga bekerja part time untuk meringankan beban Ibunya.

Ibu Rani hanya penjual nasi uduk keliling,

Ibu Rani berjuang sendiri untuk membesarkan Mega,karena sejak kecil Mega sudah di tinggal Ayahnya.

Untungnya Mega anak yang pintar sehingga bisa sekolah tinggi.

Sekarang Mega hidup sendirian, Ibu yang selama ini menjaganya menyayangi nya kini sudah pergi untuk selamanya.

Mega berangkat ke Kampus dengan menaiki angkot,

Kini Mega sudah sampai di Kampus dan di sambut oleh Sahabatnya.

" Mega,aku ikut berduka ya atas meninggalnya Ibu kamu.maafin aku ya me, ngga bisa ke rumah kamu.karena aku ngga tau,kamu yang sabar ya me..."ucap Amel sahabatnya sambil memeluk Mega

" Iya Mel makasih ya.."ucap Mega

" Ooh iya, hari ini kan ngga ada tugas. bagaimana kalau kita jalan" ke mall.nanti aku yang traktir deh..." ucap Amel

" Emm gimana ya Mel,aku harus berangkat kerja lagi..." ucap Mega sambil menunduk

" Iya aja deh, sekalian cari angin buat kamu. biar kamu ceria lagi ngga sedih terus..."ucap Amel

" Iya deh aku mau..."ucap Mega

" Nah gitu dong.."ucap Amel tersenyum bahagia dan menggandeng tangan Mega

Kini Mereka masuk ke kelas dan duduk di bangku masing"

" Ehem selamat pagi semua..." ucap Dosen killer yang terkenal dingin dan galak

" Selamat Pagi Pak..." ucap semua mahasiswa

Mega tetap menundukkan kepalanya,itu tak luput dari pandangan Dosen yang sedang mengajar

Dosen killer tersebut berjalan ke belakang mendekati meja Mega

" Ehem...kamu kalau tidak mau mengikuti pelajaran Saya, silahkan keluar...!! " ucap Devan dingin

Mega yang kaget langsung mendongak menatap Devan

" Em..enggak kok Pak.Sa...Saya cuma lagi cari buku saja Pak..." ucap Mega takut

Devan tidak berbicara apa" lagi dia berjalan ke depan untuk mengajar

" Huft...Aman.." ucap Mega sambil memegang dadanya

Amel hanya melirik Mega, dia juga takut dengan Dosen Killer tersebut

Jam pelajaran sudah selesai, kini waktunya mereka pulang.

Seperti rencana Amel tadi , mereka akan pergi ke Mall

Amel membawa mobilnya.

Amel memang anak orang kaya,

Tetapi Amel mau berteman dengan Mega.dia tidak membeda" kan persahabatan dan tidak memilih" teman.

" Me,memang Ibu kamu meninggal karena apa sih? maaf ya aku tanya me..." ucap Amel takut menyinggung perasaan Mega

" Kalau kata orang" si karena tabrak lari mel, waktu itu Ibu biasa berjualan keliling.tetapi di jalan saat Ibu mau nyebrang,ada mobil mewah yang berjalan sangat cepat dan langsung menabrak Ibu.tetapi pemilik mobil itu tidak berhenti malah meninggalkan Ibu yang sudah tidak berdaya " ucap Mega berkaca"

Amel merasa bersalah telah bertanya

" Maaf ya Me,aku ngga bermaksud menyinggung perasaan kamu..." ucap Amel sambil mengelus tangan mega

" Engga apa" Mel,mungkin ini sudah takdir dan aku juga sudah ikhlas..." ucap Mega

Kini mereka sudah sampai di Mall,

Mereka jalan" berkeliling dan melihat barang"

Amel mengajak Mega makan di restoran yang ada di mall tersebut

" Kamu lapar ga Me? kita makan dulu ya.ayo..." ucap Amel sambil menggandeng tangan Mega

Mega hanya menuruti Amel

Mereka duduk dan memesan makanan.

Setelah makanan datang dan mereka makan.

Tiba" ada sepasang Kekasih yang datang,dan mereka duduk di dekat meja Mega dan Amel.

" Uhuk..uhuk...Mega keselek saat melihat Pak Devan datang dengan seorang wanita cantik

" Ada apa me,kok lo keselek sih..." ucap Amel

" Em...enggak kok Mel.cuma kaget aja he...he..." ucap Mega

" Kaget kenapa?.."ucap Amel

Amel memang belum menyadari Devan yang duduk di sebelah meja nya

" Tuh..." ucap Mega sambil menunjuk meja Devan dan kekasihnya

" Ooh..." ucap Amel

" Eh...kok Kak Devan masih sama nenek lampir itu sih.." ucap Amel dalam hati

Devan adalah Kaka kandung Amel, tetapi Mega memang belum tau kalau Amel dan Devan adalah Saudara.

Karena selama di kampus, Amel bersikap biasa saja kepada Devan

" Kok bisa ya Mel Pak Devan punya pacar cantik banget, Romantis juga ya dia..." ucap Mega melihat Devan yang sedang menyuapi Pacarnya

" Cantik apaan model kaya Tante" gitu..." ucap Amel

Mega hanya menggeleng sambil tersenyum melihat tingkah sahabatnya

Kini mereka sudah selesai dan mereka pulang

Amel mengantar Mega pulang ke rumahnya,

Rumah kontrakan yang tidak terlalu besar

Mega dan Ibunya dulu memang datang dari kampung,

Mereka mengontrak di Jakarta karena memang tidak punya saudara.

Ibu Rita berjuang membesarkan Mega hingga bisa kuliah,

Menjadi Orang tua tunggal memang tidak mudah.

Dalam susah pun Bu Rita tidak pernah mengeluh ke Mega.

Mega sangat beruntung mempunyai Ibu sehebat Bu Rita.

Mega sedari kecil tidak pernah melihat bagaimana wajah Ayahnya,yang Mega tau Ayahnya sudah meninggal kata Bu Rita.

Kini Mega sudah masuk ke dalam rumah,dan Amel pergi menjalankan mobilnya untuk pulang.

Episodes
1 Berduka
2 Mulai Masuk Kuliah Lagi
3 Bertemu Dosen killer
4 Devan dan Celine Bertunangan
5 Petaka Di Malam Ulang Tahun Teman
6 Devan mendatangi Mega
7 Rencana Devan untuk Mega
8 Devan dan Mega Menikah
9 Istri Yang Tak Di Rindukan
10 Menghadiri Acara Keluarga Amel
11 Terluka untuk yang ke dua kalinya
12 Mega Hamil
13 Devan Menceraikan Mega
14 Andre yang setia menemani Mega
15 Mega pulang kampung
16 Penyesalan Devan
17 Andre menyusul Mega
18 Devan bertemu Mega
19 Mega melahirkan
20 Devan terus menemani Mega
21 Terkuaknya Rahasia Devan
22 Membatalkan Pernikahan Devan dan Celine
23 Kericuhan di Acara Putra Mega dan Devan
24 Perasaan yang terpendam
25 Kebahagiaan yang berubah jadi kesedihan
26 Rencana perjodohan Amel dan Galang
27 Amel wisuda
28 Pertemuan Amel dan Galang
29 Hari Pertama Masuk Kantor
30 Pertunangan Amel dan Galang
31 Sakit Tak Berdarah
32 Amel Putus Asa
33 Berangkat liburan
34 Salah Paham
35 Makan Malam Dengan Galang
36 Dean Pergi
37 Amel dan Galang putus bertunangan
38 Kepulangan Dean
39 Rencana Dean dan Amel
40 Dean Meminta Restu Kepada Keluarganya
41 Pernikahan Galang dan Syafa
42 Di Pecat Dari Kerjaan nya
43 Galang Di Jebak Celine
44 Menjadi Istri Yang Di Lupakan
45 Pernikahan Dean dan Amel
46 Syafa Hamil
47 Syafa Pulang Kampung
48 Galang mencari Syafa
49 Kemarahan Galang Pada Celine
50 Galang Yang Tersiksa Syafa Juga Menderita
51 Syafa melahirkan
52 Kembalinya Ibu Kandung Syafa
53 Bu Murni Mengajak Keluarganya Ke Jakarta
54 Galang bertemu Syafa
55 Permohonan Maaf Galang
56 Kekecewaan Galang
57 Kedatangan Galang Dan Bu Fatma
58 Galang kecelakaan
59 Galang Tidak Dapat Diselamatkan
60 Ungkapan Perasaan Syafa
61 Dean Menemani Galang
62 Pernikahan Galang dan Syafa
63 Maura Wisuda
64 Kekecewaan Kinan
65 Kinan Bertemu Rayyan
66 Kinan Yang Kuat
67 Bertemu Maura dan Rayyan di Mall
68 Nasib Kinan
69 Kedatangan Keluarga William
70 Kinan Tau Kebenarannya
71 Kinan Pergi
72 Kinan Dapat Pekerjaan
73 Flashback 16 Tahun lalu
74 Penghinaan Maura Pada Kinan
75 Kinan Di Tempat Baru
76 Kinan Tinggal Di Rumah Mega
77 Kinan Yang Ternoda
78 Kesedihan Kinan
79 Kebenaran Yang Terungkap
80 Masa Lalu Celine
81 Sandi Tau Semuanya
82 Kekecewaan Mega Pada Rayyan
83 Bertemu Orang Baik
84 Kinan Hamil
85 Bertemu Sandi
86 Kembali Ke Jakarta
87 Rencana Menikah
88 Pernikahan Sandi Dan Kinan
89 Bertemu Rayyan
90 Kepergian Kinan
91 Duka Dan Luka
92 Jihan Anastasya
93 Hari Pertama Kuliah
94 Alex Jujur Pada Celine
95 Celine Datang Ke Rumah Alex
96 Kesedihan Alex
97 Perasaan Yang Menyiksa
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Berduka
2
Mulai Masuk Kuliah Lagi
3
Bertemu Dosen killer
4
Devan dan Celine Bertunangan
5
Petaka Di Malam Ulang Tahun Teman
6
Devan mendatangi Mega
7
Rencana Devan untuk Mega
8
Devan dan Mega Menikah
9
Istri Yang Tak Di Rindukan
10
Menghadiri Acara Keluarga Amel
11
Terluka untuk yang ke dua kalinya
12
Mega Hamil
13
Devan Menceraikan Mega
14
Andre yang setia menemani Mega
15
Mega pulang kampung
16
Penyesalan Devan
17
Andre menyusul Mega
18
Devan bertemu Mega
19
Mega melahirkan
20
Devan terus menemani Mega
21
Terkuaknya Rahasia Devan
22
Membatalkan Pernikahan Devan dan Celine
23
Kericuhan di Acara Putra Mega dan Devan
24
Perasaan yang terpendam
25
Kebahagiaan yang berubah jadi kesedihan
26
Rencana perjodohan Amel dan Galang
27
Amel wisuda
28
Pertemuan Amel dan Galang
29
Hari Pertama Masuk Kantor
30
Pertunangan Amel dan Galang
31
Sakit Tak Berdarah
32
Amel Putus Asa
33
Berangkat liburan
34
Salah Paham
35
Makan Malam Dengan Galang
36
Dean Pergi
37
Amel dan Galang putus bertunangan
38
Kepulangan Dean
39
Rencana Dean dan Amel
40
Dean Meminta Restu Kepada Keluarganya
41
Pernikahan Galang dan Syafa
42
Di Pecat Dari Kerjaan nya
43
Galang Di Jebak Celine
44
Menjadi Istri Yang Di Lupakan
45
Pernikahan Dean dan Amel
46
Syafa Hamil
47
Syafa Pulang Kampung
48
Galang mencari Syafa
49
Kemarahan Galang Pada Celine
50
Galang Yang Tersiksa Syafa Juga Menderita
51
Syafa melahirkan
52
Kembalinya Ibu Kandung Syafa
53
Bu Murni Mengajak Keluarganya Ke Jakarta
54
Galang bertemu Syafa
55
Permohonan Maaf Galang
56
Kekecewaan Galang
57
Kedatangan Galang Dan Bu Fatma
58
Galang kecelakaan
59
Galang Tidak Dapat Diselamatkan
60
Ungkapan Perasaan Syafa
61
Dean Menemani Galang
62
Pernikahan Galang dan Syafa
63
Maura Wisuda
64
Kekecewaan Kinan
65
Kinan Bertemu Rayyan
66
Kinan Yang Kuat
67
Bertemu Maura dan Rayyan di Mall
68
Nasib Kinan
69
Kedatangan Keluarga William
70
Kinan Tau Kebenarannya
71
Kinan Pergi
72
Kinan Dapat Pekerjaan
73
Flashback 16 Tahun lalu
74
Penghinaan Maura Pada Kinan
75
Kinan Di Tempat Baru
76
Kinan Tinggal Di Rumah Mega
77
Kinan Yang Ternoda
78
Kesedihan Kinan
79
Kebenaran Yang Terungkap
80
Masa Lalu Celine
81
Sandi Tau Semuanya
82
Kekecewaan Mega Pada Rayyan
83
Bertemu Orang Baik
84
Kinan Hamil
85
Bertemu Sandi
86
Kembali Ke Jakarta
87
Rencana Menikah
88
Pernikahan Sandi Dan Kinan
89
Bertemu Rayyan
90
Kepergian Kinan
91
Duka Dan Luka
92
Jihan Anastasya
93
Hari Pertama Kuliah
94
Alex Jujur Pada Celine
95
Celine Datang Ke Rumah Alex
96
Kesedihan Alex
97
Perasaan Yang Menyiksa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!