Mega Hamil

Satu Bulan kemudian

Setelah kejadian malam itu,, kini Devan tidak pernah lagi datang ke rumah Mega.

Walaupun di kampus setiap hari bertemu tetapi tidak ada kata" apapun yang keluar dari mulut Devan

Hari ini Mega bangun pagi" sekali, dia melaksanakan sholat subuh

Tiba" Mega merasakan pusing,, mual

Mega akan sarapan nasi goreng, tetapi baru mencium baunya saja dia sudah tidak kuat

Mega membekap mulutnya, dia berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan sesuatu,, tetapi tidak ada yang keluar,,, hanya mual" dan perutnya seperti di aduk"

Mega berkeringat dingin,, pucat,, lemas

Dia berjalan berpegangan pada dinding

" Ya Alloh,apa aku masuk angin ya,, aku tidak kuat jika harus ke kampus,, tetapi sebentar lagi kan wisuda,,, " ucap Mega

Mega menghisap minyak kayu putih untuk menghilangkan mual,, dia tetap berangkat ke kampus mesti sedang sakit

Mega berjalan dan menunggu angkutan umum,,

Seperti biasa Amel menghentikan mobilnya di depan Mega

" Pagi Me,, ayo masuk,, " ucap Amel

Mega berjalan masuk ke mobil Amel

" Me,,, kok lo pucat gitu sih,, apa lo sakit,, " ucap Amel

" Iya Mel,, mungkin cuma masuk angin,, " ucap Mega

Kini mereka sudah sampai di Kampus

Mega duduk di belakang dan Amel di sebelah Mega

Devan masuk ke kelas dia langsung duduk dan langsung mengajar

Devan menatap Mega yang terlihat pucat dan seperti orang sakit

" Kenapa dia pucat sekali,,, apa dia sakit ya,, " ucap Devan dalam hati

Mega merasakan semakin pusing dan tidak tahan lagi

" Saudari Mega coba ke depan,, kerjakan tugas ini,,, " ucap Devan menyuruh mengerjakan soal di papan tulis

Mega kaget,dia terpaksa berjalan ke depan untuk menuruti ucapan Dosennya

Mega berjalan pelan dan sampai di depan meja Devan,, dia tiba" pingsan

Devan langsung berlari menuju Mega dan seketika suasana kelas jadi riuh

Amel berlari ke depan,,,

Devan langsung membawa Mega ke Ruang kesehatan

Devan menatap wajah Mega yang pucat,,

Amel mengikuti Devan yang berjalan cepat

" Kak,,, apa kita bawa Mega ke Rumah Sakit saja kak,,, " ucap Amel

" Ngga usah,, kita bawa dia ke Ruang Kesehatan Kampus saja,, " ucap Devan

Kini Mega sudah di tidurkan di ranjang dan Amel menemani Mega sampai sadar

Devan pergi dari Ruang tersebut, karena tidak mau Amel curiga jika dia menemani Mega

Mega Membuka matanya perlahan

" Me,, syukurlah lo sudah sadar,, lo kenapa sih kok tiba" pingsan tadi,, " ucap Amel

" Aku pusing Mel,, rasanya sudah tidak tahan dan tiba" pandangan ku gelap,, " ucap Mega

Kini Mega di antar pulang oleh Amel

" Me,, sekarang lo istirahat saja ya,, ngga usah berangkat kerja dulu,, besok juga jangan ke kampus dulu sampai lo sehat,, " ucap Amel

" Iya,, terimakasih Mel sudah menemani aku,, " ucap Mega

" Ya sudah ini sudah sore,, gue pulang dulu ya,,, jangan lupa minum obatnya,, " ucap Amel

Mega menganggukan kepalanya

Setelah kepergian Amel,, Mega menangis. dia ingat kalau tadi dia pingsan di depan Devan, tetapi saat Mega membuka matanya ternyata Devan tidak ada di situ

" Mana mungkin dia mau menemani aku,, walaupun aku Istri sahnya tetapi dia tidak menginginkan aku,mana mungkin dia perduli padaku,, " ucap Mega meneteskan air matanya

Mega mengambil obat di laci,, tiba" mata Mega membulat melihat di sana pembalut yang dia beli masih utuh

" Ya ampun aku sampai lupa bulan ini aku belum datang bulan,,, ya Alloh apa jangan" aku hamil,, " ucap Mega

" Aku harus segera mengecek nya,, " ucap Mega

Sekarang Mega akan pergi ke Apotik untuk membeli alat tes kehamilan

Kini dia sudah membeli Alat nya dan dia langsung masuk ke kamar mandi untuk mengecek nya

Satu menit,,, dua menit,,,, sampai lima menit

Mega menunggu hasilnya

Deg,,,,Jantung Mega serasa berhenti berdetak

" Ya Alloh,,, ternyata ini positif,,,aku hamil,, " ucap Mega menangis

Dia langsung keluar dari kamar mandi,, Mega duduk di tepi ranjang

" Ya Alloh,,, setidaknya aku hamil bukan anak di luar nikah,,, Sayang,,,, kuat" ya di dalam sana,,, walaupun Ayahmu tidak menginginkan kita,Ibu akan menjagamu dan merawat mu sayang,, " ucap Mega sambil mengelus perutnya

" Aku tidak akan memberi tahukan ke Pak Devan,, biarlah dia menceraikan aku nantinya,, itu akan lebih baik bagiku,, " ucap Mega

Mega tidak tau harus senang atau sedih,, tetapi karena anak adalah anugerah dari Tuhan, dia tetap bersyukur dengan kehadiran anaknya

Setidaknya nanti kalau sudah besar anaknya tidak akan di cap sebagai anak haram,, walaupun terlahir di dalam pernikahan yang tidak seperti pasangan suami istri pada umumnya

Devan yang di kamarnya memikirkan Mega

" Sebenarnya dia sakit apa,,, apa aku mendatanginya ya,, ah tetapi aku tidak mau dia manja nantinya kalau aku datang ke sana,, " ucap Devan

Tiba" Celine menghubunginya

" Halo Sayang,,besok temani aku ya,, " ucap Celine

" Kemana,, " ucap Devan

" Aku mau beli tas sayang,, tasku sudah pada jelek semua,, " ucap Celine manja

" Kan baru minggu kemarin kamu beli tas Sayang,, " ucap Devan

" Ini ada kekuatan terbaru beb,, pokoknya aku mau besok kamu beliin,, " ucap Celine

" Hem,,, "ucap Devan langsung mematikan telfonnya

" iiihh kok di matiin sih Devan,, " ucap Celine kesal

Devan bingung,,, mau ke rumah Mega tetapi gengsi

Devan terus terbayang wajah Mega yang pucat saat Devan menggendongnya

Mega yang sudah berusaha ikhlas dengan keadaannya sekarang dia sudah menerima kehadiran anak di dalam kandungannya

Terpopuler

Comments

Yati Syahira

Yati Syahira

btul jgn kasih tahu pergi dan cerai

2024-05-16

0

Ning Mar

Ning Mar

benar...gak usah diberitahu...biar dia menyesal nanti...greget deh

2022-12-31

0

Lina Cbr

Lina Cbr

lagi Thor 🥰🥰

2022-12-27

0

lihat semua
Episodes
1 Berduka
2 Mulai Masuk Kuliah Lagi
3 Bertemu Dosen killer
4 Devan dan Celine Bertunangan
5 Petaka Di Malam Ulang Tahun Teman
6 Devan mendatangi Mega
7 Rencana Devan untuk Mega
8 Devan dan Mega Menikah
9 Istri Yang Tak Di Rindukan
10 Menghadiri Acara Keluarga Amel
11 Terluka untuk yang ke dua kalinya
12 Mega Hamil
13 Devan Menceraikan Mega
14 Andre yang setia menemani Mega
15 Mega pulang kampung
16 Penyesalan Devan
17 Andre menyusul Mega
18 Devan bertemu Mega
19 Mega melahirkan
20 Devan terus menemani Mega
21 Terkuaknya Rahasia Devan
22 Membatalkan Pernikahan Devan dan Celine
23 Kericuhan di Acara Putra Mega dan Devan
24 Perasaan yang terpendam
25 Kebahagiaan yang berubah jadi kesedihan
26 Rencana perjodohan Amel dan Galang
27 Amel wisuda
28 Pertemuan Amel dan Galang
29 Hari Pertama Masuk Kantor
30 Pertunangan Amel dan Galang
31 Sakit Tak Berdarah
32 Amel Putus Asa
33 Berangkat liburan
34 Salah Paham
35 Makan Malam Dengan Galang
36 Dean Pergi
37 Amel dan Galang putus bertunangan
38 Kepulangan Dean
39 Rencana Dean dan Amel
40 Dean Meminta Restu Kepada Keluarganya
41 Pernikahan Galang dan Syafa
42 Di Pecat Dari Kerjaan nya
43 Galang Di Jebak Celine
44 Menjadi Istri Yang Di Lupakan
45 Pernikahan Dean dan Amel
46 Syafa Hamil
47 Syafa Pulang Kampung
48 Galang mencari Syafa
49 Kemarahan Galang Pada Celine
50 Galang Yang Tersiksa Syafa Juga Menderita
51 Syafa melahirkan
52 Kembalinya Ibu Kandung Syafa
53 Bu Murni Mengajak Keluarganya Ke Jakarta
54 Galang bertemu Syafa
55 Permohonan Maaf Galang
56 Kekecewaan Galang
57 Kedatangan Galang Dan Bu Fatma
58 Galang kecelakaan
59 Galang Tidak Dapat Diselamatkan
60 Ungkapan Perasaan Syafa
61 Dean Menemani Galang
62 Pernikahan Galang dan Syafa
63 Maura Wisuda
64 Kekecewaan Kinan
65 Kinan Bertemu Rayyan
66 Kinan Yang Kuat
67 Bertemu Maura dan Rayyan di Mall
68 Nasib Kinan
69 Kedatangan Keluarga William
70 Kinan Tau Kebenarannya
71 Kinan Pergi
72 Kinan Dapat Pekerjaan
73 Flashback 16 Tahun lalu
74 Penghinaan Maura Pada Kinan
75 Kinan Di Tempat Baru
76 Kinan Tinggal Di Rumah Mega
77 Kinan Yang Ternoda
78 Kesedihan Kinan
79 Kebenaran Yang Terungkap
80 Masa Lalu Celine
81 Sandi Tau Semuanya
82 Kekecewaan Mega Pada Rayyan
83 Bertemu Orang Baik
84 Kinan Hamil
85 Bertemu Sandi
86 Kembali Ke Jakarta
87 Rencana Menikah
88 Pernikahan Sandi Dan Kinan
89 Bertemu Rayyan
90 Kepergian Kinan
91 Duka Dan Luka
92 Jihan Anastasya
93 Hari Pertama Kuliah
94 Alex Jujur Pada Celine
95 Celine Datang Ke Rumah Alex
96 Kesedihan Alex
97 Perasaan Yang Menyiksa
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Berduka
2
Mulai Masuk Kuliah Lagi
3
Bertemu Dosen killer
4
Devan dan Celine Bertunangan
5
Petaka Di Malam Ulang Tahun Teman
6
Devan mendatangi Mega
7
Rencana Devan untuk Mega
8
Devan dan Mega Menikah
9
Istri Yang Tak Di Rindukan
10
Menghadiri Acara Keluarga Amel
11
Terluka untuk yang ke dua kalinya
12
Mega Hamil
13
Devan Menceraikan Mega
14
Andre yang setia menemani Mega
15
Mega pulang kampung
16
Penyesalan Devan
17
Andre menyusul Mega
18
Devan bertemu Mega
19
Mega melahirkan
20
Devan terus menemani Mega
21
Terkuaknya Rahasia Devan
22
Membatalkan Pernikahan Devan dan Celine
23
Kericuhan di Acara Putra Mega dan Devan
24
Perasaan yang terpendam
25
Kebahagiaan yang berubah jadi kesedihan
26
Rencana perjodohan Amel dan Galang
27
Amel wisuda
28
Pertemuan Amel dan Galang
29
Hari Pertama Masuk Kantor
30
Pertunangan Amel dan Galang
31
Sakit Tak Berdarah
32
Amel Putus Asa
33
Berangkat liburan
34
Salah Paham
35
Makan Malam Dengan Galang
36
Dean Pergi
37
Amel dan Galang putus bertunangan
38
Kepulangan Dean
39
Rencana Dean dan Amel
40
Dean Meminta Restu Kepada Keluarganya
41
Pernikahan Galang dan Syafa
42
Di Pecat Dari Kerjaan nya
43
Galang Di Jebak Celine
44
Menjadi Istri Yang Di Lupakan
45
Pernikahan Dean dan Amel
46
Syafa Hamil
47
Syafa Pulang Kampung
48
Galang mencari Syafa
49
Kemarahan Galang Pada Celine
50
Galang Yang Tersiksa Syafa Juga Menderita
51
Syafa melahirkan
52
Kembalinya Ibu Kandung Syafa
53
Bu Murni Mengajak Keluarganya Ke Jakarta
54
Galang bertemu Syafa
55
Permohonan Maaf Galang
56
Kekecewaan Galang
57
Kedatangan Galang Dan Bu Fatma
58
Galang kecelakaan
59
Galang Tidak Dapat Diselamatkan
60
Ungkapan Perasaan Syafa
61
Dean Menemani Galang
62
Pernikahan Galang dan Syafa
63
Maura Wisuda
64
Kekecewaan Kinan
65
Kinan Bertemu Rayyan
66
Kinan Yang Kuat
67
Bertemu Maura dan Rayyan di Mall
68
Nasib Kinan
69
Kedatangan Keluarga William
70
Kinan Tau Kebenarannya
71
Kinan Pergi
72
Kinan Dapat Pekerjaan
73
Flashback 16 Tahun lalu
74
Penghinaan Maura Pada Kinan
75
Kinan Di Tempat Baru
76
Kinan Tinggal Di Rumah Mega
77
Kinan Yang Ternoda
78
Kesedihan Kinan
79
Kebenaran Yang Terungkap
80
Masa Lalu Celine
81
Sandi Tau Semuanya
82
Kekecewaan Mega Pada Rayyan
83
Bertemu Orang Baik
84
Kinan Hamil
85
Bertemu Sandi
86
Kembali Ke Jakarta
87
Rencana Menikah
88
Pernikahan Sandi Dan Kinan
89
Bertemu Rayyan
90
Kepergian Kinan
91
Duka Dan Luka
92
Jihan Anastasya
93
Hari Pertama Kuliah
94
Alex Jujur Pada Celine
95
Celine Datang Ke Rumah Alex
96
Kesedihan Alex
97
Perasaan Yang Menyiksa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!