Hari ini adalah Ulang tahun Lisa,, semua mahasiswa di undangnya
Bahkan sampai Dosen" pun ikut di undang oleh Lisa
Mega memakai baju sederhana.Mega memakai gamis merah marun dengan jilbab senada
Memang Mega berhijab,, lain dengan Amel yang lebih terbuka tidak menggunakan hijab
Mega terlihat sangat cantik walau hanya dengan baju yang sederhana dan riasan di wajahnya yang natural
Amel menjemput Mega,
" Wah,, lo Cantik banget Me,, pangling gue,, " ucap Amel
" Ah biasa aja Mel,,, cantikan kamu lah Mel,,, baju kamu sangat bagus,, " ucap Mega
" Iya Me,, " ini Baju di kasih Kakak Gue kemarin. dia habis tunangan, jadi ini kado buat gue biar gue ga marah sama dia,, " ucap Amel
" Loh memangnya kamu marah kenapa Mel,, " ucap Mega
" Gue ngga setuju,, Kakak gue mau nikah sama pacarnya,, " ucap Amel
" Ooh iya,, denger" Dosen kita juga ada yang sudah tunangan loh Mel,, kata anak" Dosen killer itu,, Pak Devan,, " ucap Mega
"Memang Pak Devan sudah tunangan Me,, emangnya lo ga tau ya,, " ucap Amel
" Enggak lah Mel,, mana aku tau. aku sibuk bekerja sampai malam. dan habis itu tidur. bangun tidur kuliah. ngga ada waktu buat kepo in hidup orang,, " ucap Mega tertawa
" Iya juga sih,, " ucap Amel
Kini mereka sudah sampai di rumah Lisa
Rumah yang mewah dan besar
Di sana sudah banyak orang,,
Acara di adakan di Taman samping rumah,,
ada juga kolam renang yang di hias di sekelilingnya
Acara akan di mulai,,,
Semua orang berkumpul
Alex mendekati Mega dan memberikan minuman
" Mega,, Ini minum biar fres,, " ucap Alex
" Iya,, terimakasih lex,, " ucap Mega
Mega langsung meminumnya
Amel sedang ke belakang
Tiba" Mega merasakan pusing yang sangat luar biasa dan mengantuk
Alex membawa Mega ke mobilnya
Dia berencana membawa Mega ke Apartemen Kakaknya.memang Alex selama ini sering tidur di Apartemen kakaknya
Amel yang kembali dari toilet mencari" Mega tetapi tidak di temukan
HP nya di hubungi pun tidak aktif
Sementara itu Celine juga sedang bersama Devan, dia ingin malam ini Devan menjadi miliknya
Devan memang pergi ke acara bersama Celine. Tapi Celine minta di antar ke Apartemennya
Di mobil Celine memberikan minuman ke Devan
Tanpa curiga, Devan meminumnya sampai habis
Setelah sampai di Apartemen Kakaknya
Alex membawa Mega ke kamar Kakaknya
Dia membaringkan tubuh Mega di ranjang
Alex keluar sebentar untuk membeli sesuatu
Dia meninggalkan Mega sendirian di kamar Kakaknya
Sementara Devan kini sudah sampai di Apartemen Celine
Devan sudah merasakan panas menjalar di tubuhnya. Dia ingin segera mandi
" Sayang,,, kok aku gerah gini ya,, panas banget , " ucap Devan, keringat sudah bercucuran
" Ya sudah Beb,, kamu mandi dulu di kamar aku,, aku mau keluar sebentar ya,, beli sesuatu,, " ucap Celine
Kini Devan sudah tidak karuan,, ada hasrat yang menggebu,, entah itu apa.ingin rasanya melakukan hal yang tidak bisa di ungkapkan
Devan berjalan masuk ke kamar Celine, dia langsung membuka seluruh pakaiannya dan menyiramnya dengan air. tetapi rasa itu tidak kunjung reda
Akhirnya Devan keluar kamar dan dia berbaring di kasur
Tetapi Devan merasakan aneh,, seperti ada seseorang yang sedang terbaring di kasur dan Devan melihat ada seorang wanita
Devan sudah tidak bisa menahan rasa yang bergejolak
" Ah,,, apa jangan" Celine sudah memberikan aku Obat perangsang,, " ucap Devan
Devan sudah tidak sabar dia mengunci pintu kamar dan langsung membuka pakaian Mega
Mega yang tidak sadar hanya diam
Devan membuka seluruh pakaiannya dan pakaian Mega
Kini Devan melakukan sesuatu yang seharusnya tidak terjadi
Devan sadar bahwa, sekarang dia sedang menodai anak gadis orang
" Maafkan aku Mega,, aku sudah tidak kuat lagi,, akh,, " ucap Devan saat senjatanya memasuki area sensitive Mega
Mega perlahan membuka matanya ketika Devan sedang berada di atasnya
Seperti mimpi,, Mega mengumpulkan seluruh nyawanya,, dia berusaha menyadarkan dirinya
Mega merasakan sakit sekaligus nikmat yang belum pernah ia rasakan sebelumnya
Kini Devan sudah berhasil merenggut keperawanan Mahasiswinya
Sementara itu Celine yang sedang membeli makanan dan minuman bertemu dengan Alex
" Alex,, ngapain kamu disini,, " ucap Celine
" Kak,, aku lagi beli ini,, " ucap Alex sambil menenteng kantong keresek
" Kakak ngapain di sini,, " ucap Alex
" Gue ke sini sama Devan,, dia di kamar,, " ucap Celine
"Apa,,!! Maksud kaka,, mas Devan di kamar kakak,, " ucap Alex
" Ya iya lah,, udah sana kamu pulang. jangan ganggu kakak,, " ucap Celine
Alex langsung berlari ke atas, dia hanya ingin memastikan kalau Mega baik " saja
"Alex,, kamu kenapa,, kenapa kamu panik lex,, " ucap Celine
"Kak,, di kamar kakak ada teman aku,, yang lagi tidak sadar,, " ucap Alex
"Apa,,!!!,, Kurang ajar kamu lex,,, ucap Celine sambil berlari lebih cepat dari Alex
" Lex,, kita harus segera ke kamar. Devan sudah aku beri obat perangsang lex,, " Ucap Celine panik
Kedua orang itu berlari menuju ke kamar Celine
berharap sesuatu yang mereka takutkan tidak terjadi
"Tok,,, tok,, tok,, Devan buka pintunya Dev,, " ucap Celine berteriak
"Mas Devan,,, buka mas,, Mega,, buka pintunya Mega,,, " ucap Alex
Sementara di dalam Devan sudah ambruk di atas tubuh Mega
Mega yang sudah sadar hanya bisa menangis
" Bapak kurang ajar,,!! tega Bapak sama saya,, Hiks,, hiks,, " ucap Mega
Devan hanya menatap Mega sekilas
ada rasa kasihan tetapi ini sudah terjadi
Devan langsung memakai celananya, dia membuka pintu kamar
Alex dan Celine langsung masuk ke dalam dan kaget melihat Mega yang hanya berbalut selimut dan menangis
Celine mendekati Mega, dia menampar pipi Mega dan menjambak rambutnya
"Plak,, plak,, plak,, "
" Dasar wanita murahan,, kurang ajar,,, P****** ,,,!! Ucap Celine membabi buta
Mega hanya menangis, dia tidak membalasnya
" Mba,, saya tidak tau kenapa saya ada disini. Saya juga tidak tau ini di mana,, " ucap Mega memegangi pipinya
" Bullshit,,, Dasar pelakor,, murahan,,!!! ,, Ucap Celine
" Sudah kak,, sudah. dia bisa mati,, " ucap Alex
" Biar dia mati. akan ku bunuh dia,,!!! Lepaskan,,!! ucap Celine ke Alex
Mega,, lebih baik kamu cepat pergi dari sini,, " ucap Alex
Mega berjalan tertatih menuju kamar mandi,, dia memakai pakaiannya
Sedangkan Devan masih Shock,, kenapa dia bisa menodai mahasiswanya
Mega berjalan keluar kamar dengan mata sembab,, dia berjalan pulang sendiri
" Ya Alloh,,, petaka apa yang terjadi pada diriku,, " ucap Mega sambil berjalan lunglai
" Devan,, pokoknya aku tidak mau tau. kita harus cepat menikah. jangan sampai wanita ****** itu sampai hamil dan meminta pertanggung jawaban kamu,, " ucap Celine
" Diam,,!!! bukankah kamu yang memberikan aku obat perangsang 'Celine,, " ucap Devan
"Iya,, memang benar. tetapi aku tidak tau kalau di kamar ini ada ****** itu Devan,, " ucap Celine menutupi wajahnya dan menangis
Devan mendekati Celine dan memeluknya
" Maafkan aku Sayang,, aku tidak bermaksud menyakiti hati kamu,, " ucap Devan
" Bagaimana kalau dia sampai hamil Dev,, " ucap Celine
Devan hanya diam dengan pertanyaan Celine
Alex bingung ,, dia keluar dari kamar Celine
Rencananya gagal sudah karena Devan
Devan pergi dari kamar Celine,,, Dia juga bingung. kenapa bisa ada Mega di kamar Celine
Mega pulang ke rumah dengan menaiki angkot
Dia sudah sampai di rumah dan masuk kamar
Malam ini adalah Malam yang sangat buruk bagi Mega
" Ibu,, maafkan aku Bu,, aku tidak bisa menjaga kehormatanku,, " hiks,, hiks,,, " ucap Mega menangis
Sepanjang malam Mega menangis.
Dia menangisi nasibnya yang malang
Bahkan Hp nya pun tidak di pegangnya
puluhan panggilan dari Amel tidak di gubris nya oleh Mega
Sementara Devan dia pulang ke rumah dengan keadaan kacau, dia langsung menuju ke kamar
"Bisa" nya Celine memberikan aku obat dan kenapa gadis itu bisa ada di apartemen Celine,, apa Alex yang membawanya,, " ucap Devan sambil meremas rambutnya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Srimurni Nurjanah Sitorus
Devan harus bertanggung jawab, Alex sama Celine harus di kasih hukuman thor
2023-02-07
1
yosya
Alex n celine sungguh jahat...
wahai pak dosen...
ku tunggu bucin mu ke mega...
2023-01-30
0
Ning Mar
kasihan mega...
2022-12-31
0