Hari ini Mega tetap berangkat ke Kampus
Dia sudah lebih awal sampai di kelasnya
Amel yang baru datang langsung mendekati Mega
"Loh Me,, kok lo berangkat sih. emang sudah baikan lo,, " ucap Amel
" Iya Mel,,, sudah lumayan lah,,, " ucap Mega
Devan masuk dan pandangannya langsung menuju ke Mega yang sedang menundukkan kepalanya di belakang
" Rupanya dia berangkat,, apa sudah sembuh ya,, " ucap Devan dalam hati
" Anak" Saya mulai besok saya tidak akan mengajar lagi di sini. kalian juga sebentar lagi Wisuda,,, Saya akan mengundurkan diri. jadi hari ini adalah hari terakhir kita bertemu,, " ucap Devan
" Yah,, kok tanggung sih Pak. nggak sekalian nunggu kita Wisuda pak,, " ucap salah satu mahasiswa
" Tidak bisa,, Saya akan menggantikan Ayah Saya mengurus Perusahaan,, " ucap Devan
Semua anak " diam mendengarkan Devan
" Syukurlah dia berhenti dari sini,, setidaknya aku tidak akan pernah melihatnya lagi,, " ucap Mega dalam hati
Kini Mereka fokus dengan tugas dari Devan
Sekarang sudah jam pulang,,
Amel mengajak Mega untuk menemaninya membeli buku di mall
" Me,,, temani aku ya beli buku,, sekalian kita jalan" ,, " ucap Amel
" Iya deh,, " ucap Mega
" Oke,,, lets go,,, " ucap Amel
Kini mereka sudah berada di Mall,, Amel sudah membeli buku dan kini mereka berkeliling untuk melihat barang"
Amel menggandeng tangan Mega menuju Toko Tas,,,
"Ayo Me,, kita lihat tas,, " ucap Amel
Mereka masuk ke dalam, Tiba" Mega kaget,,, dia melihat Devan sedang menggandeng pinggang Celine dengan mesra,, mereka sedang memilih Tas untuk Celine
"Sayang,,, tas ini bagus kan,, " ucap Celine sambil bergelayut manja
" Iya sayang,,, apapun yang kamu pakai pasti bagus,, " ucap Devan sambil mengelus pipi Celine
Mega merasakan sesak di dadanya,,, seperti ada ribuan jarum yang menusuk nya
Mega merasakan sangat sakit,,,hati wanita mana yang rela jika melihat suaminya dengan wanita lain bermesraan, sedangkan dengan Mega tidak pernah menganggap nya sebagai istri
Amel melihat mereka dan menyapanya
" Hai Kak,,ternyata kalian disini,, " ucap Amel
Deg,,, " Devan melihat Mega bersama Amel
" Iya,,, Mel. ksn Kakak kamu mau beliin aku Tas,, " ucap Celine bergelayut manja di tangannya
" Kamu ngapain di sini Dek,, " ucap Devan
tapi matanya sesekali menatap ke Mega yang menundukkan wajahnya
" Lagi jalan" lah memang nya lagi mancing,,, " ucap Amel
" Udah yuk Me,, kita pergi dari sini,, " ucap Amel menggandeng tangan Mega
Devan terus memperhatikan Mega
" Sayang,, bukannya dia itu wanita yang dulu kamu tiduri ya,,kok bisa sih sama Amel,, " ucap Celine
" Iya,, dia kan sahabatnya Amel,, " ucap Devan
" Tuh kan, pasti dia sering ya ke rumah kamu,, " ucap Celine cemburu
" Tidak,, dia tidak pernah datang ke rumah,, " ucap Devan
" Pokoknya aku mau kita cepat nikah,, aku ngga mau kalau dia merebut kamu dari aku,, " ucap Celine
"Iya Sayang,,, " ucap Devan
Kini Devan sudah mengantar Celine ke rumahnya,,
Devan sekarang akan ke rumah Mega.
Dia akan segera mengakhiri pernikahannya dengan Mega,karena Celine dan orang tuanya memaksa pernikahan Devan dan Celine supaya di percepat
Tok,, tok,, tok,,
Devan mengetok pintu rumah Mega
Mega yang baru sampai,, langsung membuka pintu rumahnya
" Pak, De,,, van,, " ucap Mega
Devan langsung masuk ke dalam rumah Mega
"Iya,, ini Saya. Saya kesini akan mengakhiri pernikahan kita. Saya tidak perduli seandainya kamu hamil. yang terpenting saya sudah pernah menikahi kamu,,, Saya akan segera menikah dengan orang yang sangat saya cintai. dan tidak ingin kamu menghalangi pernikahan Saya,, " ucap Devan
Mega hanya diam,, dia tidak bisa berkata apa "
" Mega Aulia mulai hari ini Saya Devan Denandra menalakmu ,, mulai detik ini kamu bukan lagi Istri Saya,, " ucap Devan
" Saya akan segera mengurus perceraian kita,, " ucap Devan sambil melangkah pergi
Luruh sudah pertahanan Mega,,, dia menangis dalam diam terduduk di lantai
bahkan tanpa sepatah katapun Devan langsung pergi meninggalkan Mega
Pernikahan singkat yang Mega jalani meninggalkan luka yang sangat mendalam
Bahkan belum sempat Mega memberi tahu kepada Devan kalau dia sedang hamil, Devan tidak perduli pada Mega
Mega menutup pintu rumahnya
Dia masuk kamar dan menangis di sana
"Ya Alloh,,, inikah takdirku,,, sesingkat inikah pernikahanku tetapi luka yang aku dapatkan begitu dalam,, Sayang sekarang kita hadapi hidup ini bersama" ya,,, Ibu akan menjagamu,, " ucap Mega
Mega akan berangkat kerja tetapi rasanya masih lemas setelah kejadian tadi
Mega berangkat kerja dan kini sudah sampai di sana
" Kalian semua kita malam ini akan menyiapkan acara istimewa pemilik Cafe ini,,, jadi kita harus menghiasi cafe ini dengan mewah dan cantik,, " ucap sang manajer
" Loh Mit,, bukannya pemilik cafe ini Inces ya,, " ucap Mega
"Bukan Mba,,, pemilik cafe ini Pak Devan yang sering kesini sama kekasihnya,, malam ini dia akan mengadakan acara di sini bersama kekasihnya,," ucap Mita
Deg,,,, "acara,,, mungkin mereka akan merayakan perceraian kami,jadi selama ini aku bekerja di cafe milik Pak Devan,, " ucap Mega
Para karyawan sibuk menyiapkan acara Devan dan Celine
Kini mereka sudah datang,, Mega hanya menyaksikan di belakang
" Hari ini Saya sangat bahagia sekali,, saya ingin merayakan kebahagiaan saya ini,,, di depan kalian semua saya akan mengumumkan pernikahan kami,,, Minggu dekan Saya akan menikahi kekasih saya tercinta,,, " ucap Devan mencium kening Celine
Mega yang ikut menyaksikan di belakang,, tidak kuasa menahan tangis. air matanya mengalir begitu saja
"Sebahagia itukah anda Pak Devan, Setelah menceraikan saya,, kalian merayakan nya dengan sangat mewah,,, begitu hinakah saya di mata Anda,, " ucap Mega dalam hati
Mega tidak kuat lagi menyaksikan kebahagiaan mereka. Mega mengambil tasnya langsung keluar dari Cafe tersebut
Mega berjalan menyusuri jalanan,, dia duduk di bangku taman
Tatapan matanya kosong,,, kesedihan terlihat sekali di matanya
Mega putus asa,,, Dia berjalan terus tanpa arah
Dia berdiri di atas jembatan,,, melihat ke bawah dengan air mata yang terus mengalir
" Haruskah ku akhiri hidup ini Tuhan,,, begitu berat beban hidup yang harus aku pikul sendirian,, " ucap Mega dalam hati
Suasana sangat sepi karena keadaan juga gerimis
Mega perlahan menaikkan satu persatu kakinya ke pagar pembatas jembatan
dia memejamkan matanya
" Tuhan ampuni aku,, Ibu tunggu aku di syurga,, " ucap Mega dalam hati
Mega siap"Terjun ke bawah,, tetapi tiba" ada tangan yang menariknya dan memeluk tubuh Mega
Mega melayang terjatuh,,, dengan orang yang menolongnya
" Mega,, kamu gila ya,,!! " ucap Andre
Mega masih terbaring di aspal pinggir jembatan,,, dia membuka matanya
Ternyata Andre yang menarik tubuh Mega
Sedetik kemudian Mega menangis meraung,,,
Mega terduduk di aspal
" Aku sudah tidak kuat lagi ndre,,, biarkan aku mati,,, aku ingin mati saja,,, Kenapa kamu menolongku ndre,, Kenapa,,,!!! hiks,, hiks,, " ucap Mega
" Mega,,, istighfar Mega,,, bunuh diri itu dosa,,,kamu boleh kecewa dengan hidupmu tetapi jangan melakukan hal yang gila seperti itu,, " ucap Andre
" Hidup ini tidak adil untukku ndre,,, hidup ini begitu kejam bagiku,,, aku sudah tidak kuat lagi hidup seperti ini,, " ucap Mega menangis dan memukul" dadanya
Andre memeluk Mega,,, biarkan dia lancang terhadap istri orang
" Mega,,, sekarang kita pergi dari sini. aku antar pulang kamu ya,, " ucap Andre menuntun Mega
Mega bangun dan menuruti Andre
Andre mengantar Mega sampai depan rumah
" Besok aku kesini lagi,, karena ini sudah malam aku tidak bisa lama" di rumah kamu, takutnya para warga malah mengira yang tidak" pada kita. kamu jangan lagi nekat kaya tadi,,, istirahatlah,,, " ucap Andre
Mega masuk ke rumah dan masuk kamar
Mega masih saja terus menangis,, kesedihannya seakan tidak pernah ada habisnya
Hari ini banyak sekali kejutan yang ia alami
Dari dia hamil,,, di ceraikan,, dan Devan yang merayakan kebahagiaan karena telah bercerai,,,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Yati Syahira
semoga dwvan dpt karma dan tdk bisa punya anak lgi ,sdh nabrak ibunya mega smpi meninghal nggak tanggung jawab ,mega cuma di sakitin
2024-05-16
0
yosya
lelaki br3n9s3k
semoga segera dapat karmanya
Aamiin
2023-01-30
0