19

Kakak sepupunya yang bernama Evan merupakan Kakak sepupunya yang paling dekat dengannya dan mereka memiliki hubungan yang sangat baik sehingga Diana merasakan gejolak tak karuan dalam hatinya saat melihat pria itu.

"Nona Diana," ucap Evan kemudian duduk di depan Diana sembari meletakkan beberapa dokumen dan menatap Diana dengan tatapan yang dalam.

Sementara Diana, dia menatap pria di depannya dengan perasaan yang begitu aneh, karena dia bisa melihat bahwa tatapan pria itu tidak sehagat tatapan pria itu saat sebelum-sebelumnya ketika mereka saling bertatapan.

🌄🌄🌄

"Ya," satu kata keluar dari mulut Diana setelah perempuan itu berusaha keras untuk meyakinkan dirinya bahwa pria di depannya sama sekali tidak mengenalinya dan tidak akan pernah bisa menolongnya.

"Sepertinya Nona Diana sangat tegang, silakan minum terlebih dahulu," ucap Evan kemudian mengambil salah satu minuman yang selalu tersedia di atas meja introgasi dan memberikannya pada Diana.

Diana yang melihat minuman yang diletakkan di depannya belum dibuka tutupnya merasakan gejolak aneh dalam hatinya, sebab tentunya dahulu ketika dia masih berada dalam tubuhnya yang sebenarnya, pria itu akan selalu membukakan setiap minuman sebelum diberikan padanya.

Oleh sebab itu, Diana kembali mengangkat wajahnya menatap Evan yang ada di depannya, "itu, bisakah kau membukakannya untukku?" Tanya Diana sangat mengejutkan Evan karena tidak menyangka bahwa ternyata perempuan itu akan menyuruhnya untuk membukakan minuman bagi Diana.

Tetapi beberapa saat kemudian pria itu meraih botol minuman yang ada di atas meja, lalu dia kemudian membukakan tutupnya untuk Diana.

Diana merasa agak puas, meski dia melihat bahwa tutupnya tidak terbuka sempurna padahal biasanya pria itu selalu membukakannya secara sempurna.

Tetapi kembali mengingat bahwa dia berada di tubuh yang lain sehingga membuat pria di depannya tidak mengenalinya, maka Diana tidak mengatakan apapun dan hanya mengulurkan tangannya yang terborgol mengambil air mineral itu dan meminumnya.

Sementara Evan, dia mulai membuka berkas yang ia bawa ke dalam ruangan itu lalu dia kemudian menunjukkan beberapa foto di mana Diana melakukan transaksi dengan pria asing yang tentunya tidak diketahui oleh Diana.

Setelah Diana melihat foto yang ada di atas meja, maka Evan cepat-cepat berkata, "Kami menemukan bukti-bukti bahwa anda telah melakukan perdagangan barang-barang haram narkotika. Juga,, tentunya anda mengetahui tentang kasus video yang baru saja tersebar di internet, jadi saat ini kami menahan anda dengan status tersangka atas penjualan obat-obat terlarang dan juga pelanggaran terha--"

"Maaf," sela Diana, "aku ingin mendapatkan seorang pengacara." Ucap Diana?

Event yang mendengarkan itu langsung tersenyum, lalu dia kemudian menganggukkan kepalanya, "Tentu saja Anda bisa menggunakan pengacara sebanyak apapun yang anda mau, tetapi saya harus mengingatkan pada Nona Diana bahwa meskipun menggunakan pengacara, maka Nona tetap akan dihukum karena kasus pelanggaran terhadap beberapa pasal yang--"

"Maaf," kembali sela Diana, "beberapa waktu ini saya mengalami hilang ingatan, jadi saya sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi dan bahkan saya tidak mengenali siapapun pria yang ada di foto ini dan apalagi yang ada di video itu. Jadi--"

"Tolong, tidak ada seseorang yang hilang ingatan tanpa sebab, dan lagi pula catatan terakhir nona Diana tidak ada satupun kecelakaan yang dialami Jadi tidak mungkin terjadi sebuah hilang ingatan secara tiba-tiba," ucap Evan dengan tegas.

Melihat bahwa sepupunya sangat bersikeras dengannya, maka Diana kemudian memejamkan matanya dan dia duduk dengan tenang sembari perempuan itu berkata, "aku mau pengacaraku!"

Evan tersenyum, "baiklah, lagi pula kedatangan pengacara Anda tidak akan merubah apapun karena bukti-buktinya sudah sangat kuat," ucap Evan membereskan berkas-berkas di mejanya lalu pria itu kemudian keluar.

Begitu keluar dari ruang interogasi, Evan langsung disambut oleh salah satu rekan kerjanya yang kemudian berkata, "kami baru saja menemui seorang dokter yang terakhir kali datang ke apartemennya dan dokter itu memang mengatakan bahwa dia mengalami gejala hilang ingatan namun perempuan itu tidak ingin diperiksa oleh dokter laki-laki sehingga sekarang kami membawakan dokter perempuan untuk memeriksanya."

Evan menganggukkan kepalanya, "Kalau begitu, cepat suruh dokter itu untuk memeriksanya dan memastikan Apakah dia benar-benar hilang ingatan atau hanya sekedar kebohongan untuk mengelabui kita," ucap Evan langsung membuat sang rekannya menganggukkan kepalanya.

Kemudian meninggalkan tempat itu sembari berkata, "hilang ingatan atau tidak, tetap saja dia akan dipenjara karena semua bukti sudah sangat lengkap, apalagi didukung dengan tuntutan karena pelanggaran pasar berlapis, setidaknya dia akan dipenjara minimal hukuman 50 tahun."

Seorang rekan kerja yang lain yang bergabung dengan Evan berjalan bersama pria itu tersenyum dan berkata, "ini kasus yang berat, Kau Bahkan membutuhkan waktu selama 1 tahun penuh untuk menelitinya jadi sekarang Kau pasti sangat bersemangat untuk menyelesaikan kasus ini."

Evan menganggukkan kepalanya, "Aku ingin mendapatkan promosi tahun ini," ucap pria itu sembari melemparkan senyumnya pada rekan kerjanya lalu dia kemudian berbelok masuk ke kantor pribadinya.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

Terpopuler

Comments

Raine

Raine

mcnya pinter dikitlah,,

2022-12-15

0

sandi

sandi

kok surem🥺🥺

2022-12-14

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus ceria

2022-12-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!