Sementara Siloam, pria itu mengerutkan keningnya, "Kalau brankas itu tidak muat menampungnya dan semua tempat di kamar ini sudah tidak ada lagi, maka jangan-jangan kau sebenarnya menaruhnya di tempat lain, atau mungkin di kamar ini masih ada ruangan rahasia yang lain," ucap Siloam.
Diana yang mendengarkan ucapan adiknya, kemudian keluar dari ruangan rahasia dan menutup ruangan tersebut Lalu menatap adiknya, "Hm, ya,," Diana memperhatikan seluruh seluk beluk kamar itu, tetapi belum setengah menit mereka memperhatikannya ketika tiba-tiba saja suara bel apartemen berbunyi.
Ding dong!
Ding dong!
🌄🌄🌄
Kedua orang itu saling bertatapan satu sama lain, lalu mereka kemudian keluar dari kamar dan pergi ke arah pintu untuk melihat Siapa yang datang, karena seharusnya mereka tidak memiliki tamu.
"Siapa yang datang?" Tanya Diana yang tentunya merasa sangat cemas jika yang datang itu adalah polisi atau orang-orang jahat.
Bagaimanapun, selama dia mengetahui bahwa Diana melakukan banyak hal-hal kotor, maka perempuan itu selalu cemas dan was-was terlebih terhadap Siapa mereka sedang berbicara dan apa saja yang terjadi di sekitar mereka.
Siloam menggelengkan kepalanya, "aku juga tidak tahu, seharusnya kita tidak memiliki tamu lagi," ucap Siloam yang kini juga merasa sangat cemas.
Tapi ternyata ketika mereka melihat yang datang, keduanya sangat terkejut mendapati polisi bersama agen-agen yang lainnya tiba-tiba saja muncul dan kemudian salah seorang polisi memperlihatkan sebuah surat.
"Surat izin penggeledahan dan penangkapan terhadap saudari Diana Fidania," ucap sang polisi langsung membuat Diana kebingungan karena tidak menyangka bahwa ternyata secepat itu dia akan ditangkap oleh polisi.
Tetapi perempuan itu tidak mengatakan apapun karena sang polisi langsung memborgol tangan Diana dan membawanya pergi dari sana, sementara semua polisi-polisi yang lain masuk ke dalam apartemen dan mengambil semua barang-barang yang ada di sana.
'Astaga,, semoga mereka tidak menemukan ruangan rahasia itu kalau tidak maka semua video-video yang ada di dalam sana akan terbongkar!' ucap Diana dalam hati sembari perempuan itu kemudian terus melangkahkan kakinya dibawa oleh para polisi menuju ruang parkir.
Ketika tiba di ruang parkir, maka banyak sekali wartawan yang sudah menunggu kedatangan Diana sehingga jepretan kamera menghiasi tempat itu sembari Diana kemudian dimasukkan ke dalam mobil polisi.
Bahkan ketika mobil polisi sudah melaju ke kantor polisi, banyak mobil-mobil wartawan yang mengikuti mereka dari belakang sehingga membuat Diana meramas tangannya dan dia merasa sangat gugup.
Sebab bagaimanapun, Ini pertama kalinya dia dibawa ke kantor polisi dan menghadapi skandal yang sangat besar seperti itu.
'Kalau aku benar-benar masuk ke dalam penjara, maka aku pasti akan memilih untuk mati saja daripada harus berada di dalam tubuh ini!!' ucap Diana dalam hati yang merasa bahwa takdirnya benar benar buruk sehingga meskipun dia lolos dari kematian, namun dia harus mendekam di penjara dengan karir yang sepenuhnya hancur.
Sementara polisi yang bersama dengan Diana di mobil, mereka tidak mengatakan apapun dan hanya duduk dengan tenang sembari menunggu mobil mereka tiba di kantor polisi.
Setelah mereka hampir tiba di kantor polisi, barulah salah seorang polisi yang duduk di samping Diana menatap Diana sambil berkata, "Apa kau mau berjumpa wartawan terlebih dahulu atau--"
"Langsung masuk saja, aku tidak punya apapun untuk disampaikan pada mereka," ucap Diana yang memang tidak tahu harus berbicara apa pada wartawan.
Bahkan saat ini ketakutannya tidak sanggup ia urusi, apalagi mau mengurusi para wartawan wartawan itu, Memangnya apa yang bisa ia katakan pada para wartawan?
Sang polisi mengganggukan kepalanya dan tidak mengatakan apapun lagi sampai mobil Mereka kemudian berhenti lalu Diana dikawal oleh para polisi menerobos kerumunan wartawan yang sudah membludak menunggu kedatangan Diana di tempat itu.
"Nona Diana, tolong katakan sesuatu pada kami."
"Tolong jelaskan sebentar, hanya 1 menit saja."
"Apakah benar bahwa wanita yang ada di dalam video itu adalah Nona Diana?"
Pertanyaan-pertanyaan dari para wartawan menghiasi kepergian Diana memasuki kantor polisi sampai akhirnya mereka memasuki pintu barulah kerumunan yang menakutkan itu tertinggal di belakang Diana dan Diana bisa menghirup nafas lega meskipun Sebenarnya dia sedang memasuki sebuah tempat yang lebih menakutkan lagi.
"Bawa dia ke ruang interogasi,," ucap seorang polisi pada bawahannya yang mengawal Diana hingga Diana kemudian dibawa ke ruangan interogasi yang membuat Diana memperhatikan tempat itu.
Dulunya Dia pernah syuting di tempat seperti itu, dan dia jelas tahu bahwa kaca besar yang ada di depannya ialah sebuah kaca yang hanya bisa ditembus pandang dari satu sisi saja sehingga dia jelas tahu bahwa dia sedang diawasi.
Apalagi, di dalam ruangan itu terdapat 5 CCTV yang diletakkan di setiap sudut ruangan dan satu diletakkan tepat di plafon, tepat di tengah-tengah ruangan tersebut.
Setiap gerak-geriknya akan diawasi di tempat itu, bahkan suara nafasnya mungkin akan terdengar oleh orang-orang yang sedang mengawasinya.
Hal itu membuatnya sangat tertekan, merasa bahwa sebentar lagi Semua kebusukan Diana akan terbongkar sehingga dia yang akan menerima semua hukuman terhadap segala pelanggaran yang telah dilakukan Diana selama hidupnya.
'Hah,,, dulu aku hanya syuting di tempat seperti ini, dan sekarang aku benar-benar menghadapi kenyataan bahwa aku berada di tempat ini dan entah apa yang akan terjadi,' ucap Diana dalam hati sembari menghela nafas.
Perempuan itu kemudian terus menunggu sampai akhirnya seorang polisi kemudian memasuki ruangan itu dan dia langsung melihat bahwa ternyata yang memasuki ruangan adalah kakak sepupunya.
Kakak sepupunya yang bernama Evan merupakan Kakak sepupunya yang paling dekat dengannya dan mereka memiliki hubungan yang sangat baik sehingga Diana merasakan gejolak tak karuan dalam hatinya saat melihat pria itu.
"Nona Diana," ucap Evan kemudian duduk di depan Diana sembari meletakkan beberapa dokumen dan menatap Diana dengan tatapan yang dalam.
Sementara Diana, dia menatap pria di depannya dengan perasaan yang begitu aneh, karena dia bisa melihat bahwa tatapan pria itu tidak sehangat tatapan pria itu saat sebelum-sebelumnya ketika mereka saling bertatapan.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus bahagia
2022-12-12
0
sandi
kesiman bner
2022-12-12
0