13

Sembari menunggu orang yang telah ditelepon Siloam datang ke tempat itu untuk membuka pesan, maka Diana duduk sembari memainkan ponsel di tangannya dan melihat-lihat segala sesuatu dalam ponsel itu.

Tiba-tiba saja, ponselnya berdering memperlihatkan sebuah nomor ponsel yang tidak disimpan.

Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....

Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....

Dua orang yang ada di sana saling berpandangan, karena tentunya Diana tidak mengetahui siapa yang menelpon, sementara Siloam juga penasaran dengan siapa yang menelpon kakaknya.

Karena bagaimanapun, pria itu cemas jika kakaknya menerima telepon secara sembarangan, sebab bagaimanapun mereka memiliki beberapa keluarga yang selalu pada keluarga mereka.

"Ini,, Apakah aku harus mengangkat nomor baru?" Tanya Diana sembari memperlihatkan layar ponselnya pada adiknya membuat Siloam memperhatikan nomor ponsel itu.

Dia sama sekali tidak tahu nomor ponsel itu, sehingga pria itu mengerutkan keningnya sembari berkata, "itu,, Aku tidak tahu itu nomor siapa, mungkin saja itu panggilan yang buruk, jadi kakak tidak usah mengangkatnya, karena biasanya kalau ada yang nomor baru yang masuk maka akulah yang mereka telepon bukannya kakak."

Diana yang mendengarkan itu menyipitkan matanya dan kembali melihat nomor ponsel yang masuk tetapi karena dia juga penasaran maka dia kemudian mengangkat panggilan teleponnya.

"Halo?" Ucap Diana pada orang di seberang telepon langsung membuat Siloam berdiri Dan Dia kemudian berpindah duduk di samping kakaknya untuk ikut mendengarkan pembicaraan kakaknya dengan orang yang tak dikenal itu.

Karena bagaimanapun, sejak kakaknya hilang ingatan dia jadi lebih leluasa untuk berdekatan dengan kakaknya, tidak seperti sebelum-sebelumnya kalah kakaknya sangat galak dan terus saja memarahinya.

"Aku sudah menunggumu lebih dari 3 jam! Kenapa kau belum datang juga?!!" Teriak seorang pria dari seberang telepon sangat mengejutkan Diana dan Siloam karena tentunya mereka berdua tidak tahu apa yang dimaksud oleh pria itu sehingga dia marah-marah.

Bahkan, keduanya bisa mendengar bahwa pria yang marah-marah dari seberang telepon itu terlihat sangat dekat dengan Diana.

"Itu,, siapa ini?" Ucap Diana ketika dia terdiam beberapa saat.

"Apa? Kau ini benar-benar bodoh? Kau sengaja yang melakukan semua ini padaku dan kau sengaja juga menanyakan identitasku?!!" Teriak pria dari seberang telepon dengan nada yang lebih tinggi dari sebelumnya hingga membuat Diana dan Siloam benar-benar tidak mengetahui siapa yang menelpon itu.

Tetapi Siloam yang kesal karena nada kasar pria itu langsung mengambil ponsel dari tangan kakaknya dan pria itu kemudian mendekatkan ponselnya ke telinganya, "sial!! Siapa kau berani-beraninya berteriak seperti itu pada kakakku?!!" Teriak pria itu dengan nada suara yang begitu marah.

"Ini,, hei,,, Apa kau memberitahu orang lain tentang kerjasama Kita?!! Kau sudah gila?! Kau mau aku menyebarkan beritamu di internet?!" Teriak seorang pria dari seberang telepon.

"Hais,,, kau ini siapa?!! Kau--" Siloam menghentikan ucapannya ketika nada sambungan secara sepihak tiba-tiba saja menghiasi telepon itu.

Tut tut tut...

Hal tersebut membuat Diana merasakan bahwa ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi.

Tetapi dia juga bingung sebab Dia tidak mengerti apa yang akan terjadi dan bagaimana dia akan menghadapi situasi Jika saja ada sesuatu yang buruk terjadi.

Tetapi, baru selesai kebingungan, perempuan itu ketika dia melihat Siloam menatapnya dengan tatapan yang begitu marah dan kesal.

"Apa maksud kakak bekerja sama dengan pria itu?!!" Tanya pria itu yang merasa bahwa kakaknya menyembunyikan sesuatu darinya dan agensinya.

Jika sesuatu yang disembunyikan itu adalah hal yang baik maka tidak apa-apa menyembunyikannya.

Tapi sekarang mereka jelas-jelas tahu bahwa pria itu memiliki maksud yang sangat buruk, bahkan mengancam akan menyebarkan sesuatu di internet yang keduanya juga belum tahu sesuatu Apa yang dimaksud oleh pria itu untuk disebarkan di internet.

"Kau tanya aku, lalu aku tanya siapa?" Ucap Diana yang merasa kesal pada pria di depannya, dia sudah bilang kalau dia hilang ingatan dan tidak ingat apapun, jadi Kenapa pria itu malah memarahinya.

Siloam yang mendengarkan ucapan Diana Langsung memijat keningnya Dan meletakkan ponsel kakaknya di atas meja sembari pria itu kemudian berdiri menatap keluar jendela apartemen.

"Astaga,, Aku tidak percaya ini akan terjadi pada kita!!! Dari nada suara orang berbicara itu, sepertinya Kakak sudah melakukan sesuatu yang buruk dengannya dan dia sepertinya orang yang sangat kasar!!!" Ucap pria itu langsung membuat Diana menghela nafas sebab tentunya dia tidak bisa berkata apapun karena dia juga tidak tahu apa yang sudah dilakukan oleh Diana sebelumnya.

Beberapa saat keheningan, tiba-tiba saja ponsel kedua orang itu berdering sehingga membuat mereka saling berpandangan satu sama lain dan mereka melihat ponsel mereka masing-masing.

Siloam mendapat telepon dari Boby, sementara Diana mendapat telepon dari orang tuanya.

"Halo Bu?" Ucap Diana mengangkat panggilan telepon itu sembari berjalan ke arah jendela.

Sementara itu, Siloam yang mengangkat telepon dari Bobby kini berjalan ke kamarnya, "ada apa?" Tanya pria itu pada orang di seberang telepon.

"Apa yang terjadi?!! Kenapa ada artikel buruk di internet?!!" Tanya Bobby dari seberang telepon langsung membuat Siloam mengerikan keningnya sembari pria itu kemudian duduk di kursi dan menyalakan sebuah tablet miliknya.

Pria itu langsung melihat sebuah berita dan berita itu ialah video mesum yang dilakukan oleh kakaknya bersama dengan seorang pria.

Baru saja diupload 2 menit yang lalu, itu artinya waktunya sama dengan ketika seorang pria dari seberang telepon meneriaki mereka.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

Terpopuler

Comments

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus berkarya

2022-12-12

0

sandi

sandi

waduhhhh

2022-12-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!