Setelah Siloam tidak berhasil membujuk kakaknya, maka Siloam cepat-cepat masuk ke dalam kamarnya, lalu pria itu kemudian mengambil ponselnya untuk menghubungi Bobby.
"Ada apa?" Tanya Bobby dari seberang telepon.
"Itu,, Aku baru saja berbicara dengan kakakku, dan dia bilang dia sudah tidak mau lagi melakukan hal-hal seperti memanjat ranjang orang-orang terpenting untuk mendapatkan popularitasnya. Sepertinya dia benar-benar hilang ingatan sehingga dia lupa bahwa dia tidak bisa berakting dengan benar dan tidak bisa mendapatkan dukungan kecuali menggunakan tubuhnya untuk merayu para pria itu!!!" Ucap Siloam dengan nada suara yang cemas.
Sebab bagaimanapun, jika kakaknya kehilangan popularitasnya maka dia juga akan kehilangan pekerjaannya, dan ketika dia kehilangan pekerjaan, maka tentunya dia tidak akan bisa hidup bersenang-senang seperti yang ia lakukan selama ini.
"Hah,, ini benar-benar membuatku kesal. Biarkan saja dulu dia istirahat, nanti sore baru dokter akan ke situ karena saat ini dia sedang sibuk. Ahh,,, katakan juga padanya kalau besok aku akan datang untuk menemuinya dan membicarakan sesuatu," ucap Bobby dari seberang telepon diiringi nada suara panggilan yang diputuskan secara sepihak.
Tut tut tut...
Siloam yang melihat layar ponselnya menghitam langsung meletakkan ponsel itu di atas meja, lalu dia kemudian memijat keningnya dan benar-benar cemas atas keadaan kakaknya.
"Mobil yang ku cicil belum lunas, kalau sampai kakak kehilangan popularitasnya atau dia sudah tidak mau lagi bekerja seperti yang dilakukannya dulu, maka aku akan terlilit hutang yang banyak!!!" Ucap pria itu yang benar-benar merasa bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa popularitas yang dimiliki oleh kakaknya.
Maka tanpa bisa melakukan apapun, pria itu menggerakkan giginya dan hanya bisa mengambil rokok dan alkohol untuk menenangkan pikirannya.
Sementara itu, Diana yang ada di kamarnya juga sedang pusing dengan kehidupannya.
Perempuan itu memperhatikan layar ponsel milik Diana dan melihat ada begitu banyak video di dalam sana yang benar-benar bisa mengancam popularitasnya.
"Sial sekali,, Bagaimana aku akan menyelesaikan semua ini? Dia bahkan tidur dengan hampir seluruh petinggi-petinggi industri hiburan, jadi ke mana-mana aku pasti akan menjadi bahan pelecehan," ucap perempuan itu dalam hati yang benar-benar pusing dengan dirinya sendiri.
Namun karena tidak dapat menemukan solusi, maka dia hanya bisa menghempaskan tubuhnya di tempat tidur untuk terlelap sembari berharap ketika dia terbangun maka anda akan ada sesuatu yang berubah.
Pada akhirnya Detik berlalu, menit berlalu, bahkan jam juga berlalu sampai pada sore hari ketika perempuan itu masih terlelap dalam tidurnya pintu kamarnya tiba-tiba diketuk oleh seseorang.
Tok tok tok....
Diana sama sekali tidak mendengarnya, dan karena tidak ada jawaban, maka Siloam membuka pintu kamar itu dan melihat kakaknya yang masih tidur lelap di atas tempat tidur.
'Hah,, bisa-bisanya dia tidur sepulas ini, Padahal aku yang memikirkan karirnya yang akan segera runtuh bahkan tidak bisa tenang walau hanya sedetik pun.' ucap Siloam dalam hati sembari mendekati kakaknya lalu dia kemudian menepuk-nepuk pelan kaki perempuan itu.
"Kak,, di luar ada dokter yang datang untuk memeriksa kakak," ucap pria itu berusaha membangunkan kakaknya, tetapi Diana yang merasakan gangguan itu membuka matanya beberapa saat lalu dia kembali memejamkannya.
Rasa malas yang besar menghampirinya dan dia berharap supaya tidak perlu ada orang yang datang mencarinya ke tempat itu.
Ekspresi kakaknya benar-benar acuh membuat Siloam Hela nafas lalu dia kemudian berkata, "kalau kakak tidak bangun sekarang, dokternya akan pergi!! Kalau kakak tidak berobat, maka aku yakin tidak akan ada lagi orang yang akan membuat Kakak tetap bertahan di industri hiburan ini. Bahkan aku baru saja berteleponan dengan Bobby, dia bilang kakak akan mendapatkan sebuah pekerjaan yang bagus tapi kakak harus sembuh terlebih dahulu!!!"
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus semangat
2022-12-10
0
sandi
kesian diana
2022-12-09
0
Nuralya_salwa
aq merasa adiknya itu kandung apa bukan ya...kok tega sekali sama kakak nya sendiri....seorang adik seharusnya senang klu kakak nya sudah tak mau berbuat kotor lg...ini malah pusing...dasar adik tak berakhlak mau uang saja
2022-12-08
0