Best friend forever

Akhirnya mas ku tersayang pulang juga ke Indonesia karena banyak pekerjaan yang harus segera di selesaikan. Kasian juga sih kalo harus lama lama di sini nemenin gue di Kairo, gumam alin dalam hati...lagian gue dah tenangan dikit. Ayo Alin Lo pasti bisa menghadapi trauma Lo.

Sebelum pergi Rio memberikan wejangan " Lin denger in mas ya kamu ga sendiri masih ada mas bunda dan ayah....dan mas nyakin kamu pasti bisa lewati ini semua..."

"Siap bos ku cayang..." Jawab Alin sambil cengengesan meski hati nya masih ada rasa sedih dan takut akan mimpi mimpi akibat masa lalu.

"Makan dan istirahat yang bener ya, dan ingat kalo ada apa apa dan kamu butuh bantuan kamu bisa minta tolong Ama temen mas....mas Leo ...." Kata Rio dengan serius seperti ngasih wejangan ke anak nya aja hihihi.

Tok..tok..tok..dan Rio pun menuju pintu guna melihat siapa yang mengetuk pintu.

"Haii bro Lo dah siap?" Tanya Malik pada Rio karena Malik pun akan balik ke Indonesia bersama Rio.

"Hiyes gue dah siap...." Jawab Rio singkat.

"Kalian Napa sih cepet cepet pulang tunggu seminggu lagi deh baru balik ke Indonesia..." Tanya Leo

"Lah elo enak Lo kerja disini sedangkan gue kan kerjaan nya di sana..." Jawab Malik

"Oh iya leo, gue titip Alin ya kalo ada apa apa lu jangan lupa hubungi geu..." Rio berkata dengan serius nya karena ini menyangkut adik nya.

Sebelum Leo menjawab Alin memotong pembicaraan mereka. "Ngapain sih Lo mas pake nitip-nitip gue ke orang ...emang nya gue kucing apa pake segala Lo titip titip .."

"Hahahaha buset dah Lo bocah Lo emang kucing buas yang bisa cakar sana sini jadi wajib di jaga." Celetuk Malik sambil tertawa lantang.

"Huhhhh sapa juga yang mau dititipin Ama Lampir kaya Lo bisa pingsan berdiri gue.." jawab Leo dengan senyum sinis nan dingin.

"Udah udah ayo pergi nanti telat lagi sampe bandara." Kata Rio sambil memeluk alin. Karena Alin tidak ikut mengantarkan nya ke bandara .

"Mas .... Lo inget ya jangan cerita masalah ini Ama ayah dan bunda." Kata Alain dengan rasa sedih

"Iya mas ga kan cerita, tapi kamu inget semua pesen mas ya jangan ampe kamu ga menghargai dirimu sendiri."

"Siap mas ku sayang...." Alin memberi hormat dan tersenyum lebar

*****

Haahhh ga terasa udah liburan semester lagi, dan aku tidak berniat tuk liburan di Indonesia lebih baik aku liburan disini dan mengejar mata kuliah yang bisa kukejar. Dan pasti nya planning ku dalam 3 tahun aku harus lulus kuliah. Ya Allah mudah mudahan rencana ku sesuai dengan apa yang ku harapkan .... Aamiin.

Drrrttttt... drrrttttt... drrrttttt suara telepon Alin berbunyi

Ternyata yang menelepon adalah Salma, "Lin dimana Lo ?"

"Gue lagi di rumah lah kan kuliah libur saatnya lenyeh-lenyeh ..." Jawab Alin dingin.

"Jemput gue di bandara ya gue tunggu cepettt...." Pinta Salma seraya anak kecil yang minta jemput emak nya.

"Bandara?.... Lo di Kairo ..." Alin tanya balik karena bingung.

"Ya iya dodol ...masa gue suruh Lo jemput di bandara Halim..." Celetuk Salma sambil senyum masam...

"Oke...oke gue meluncur kesana." Alin menutup telepon dan sambil berjalan keluar tuk segera menjemput Salma.

Aliiiiiiinnnnnn......teriak lili yang begitu lebay ya hahhaa

"Hahaha gila Lo Li biasa aja kali ga usah lebay kaya gitu malu tau diliat banyak orang." Celetuk Salma yang kaget mendengar teriakan lili.

"Bodo amat yang penting gue happy ketemuan Ama sahabat gue weee." Lili berkata sambil menjulurkan lidahnya.

"Hahha udah udah sini gue peluk dulu kalian baru deh lanjut berantemnya ." Sahut alin. Dan akhirnya mereka berpelukan seperti Teletubbies hahha

Dan mereka pun pergi menuju sebuah cafe dan memesan minuman dan beberapa cemilan.

"Lin Lo lagi ada masalah ya, cerita deh Ama kita kita...?" Tanya Salma yang sudah tau pasti temenya ini lagi ada masalah yang dia sembunyikan.

"Mmm ga ada apa apa ko...gue baik baik aja." Jawab Alin dengan nada datar tetapi bisa terdengar ada kesedihan di mata dan kata katanya.

"Lo dah ga anggep kita sahabat Lo lagi ya Lin...metang mentang kita dah ga satu negara Lo lupain kita gitu aja ...?" Celetuk lili yang memang sadar ada yang aneh dengan Alin.

"Engga ko ...sapa bilang kalian bukan sahabat gue lagi...sampai kapan pun kalian adalah sahabat gue terbaik..."Alin menjawab sambil mengacungkan jempol nya.

"Udah Deh Li kita emang udah ga freind lagi tuh...dia dah mulai rahasia rahasia an Ama kita." Timpal Salma dengan sedih.

"Ahhh kalian ini....oke deh gue cerita tapi nanti ya kalo dah di rumah." Balas Alin sambil senyum tapi terlihat sedih.

***

Apartemen

Akhirnya Alin pun menceritakan semua kejadian yang membuatnya depresi dari kejadian saat dia umur 10 tahun dan kematian mba nita, ayah yang menyalahkannya atas kematian mba Nita, trauma dan depresi nya dia sampe sampe dokter menyarankan ingatan Alin atas kecelakaan yang meninpa dia dan mba Nita meninggal. Dan kejadian beberapa bulan lalu yang mengakibatkan ingatannya kembali semuanya.

Tak terasa air mata alin, Salma, dan lili menetes segera demi setetes akhirnya mereka menangis tersedu sedu, tanpa bisa berhenti dalam waktu yang lama.

"Ya Allah Lin begitu berat hidup Lo, dan gue ga nyangka ayah bakal bilang kaya gitu ke Lo Lin....."lili berkata sambil menangis karena mendengar cerita Alin dan dia pun langsung memeluk alin.

"Huhuhuhuhu....gue sayang Lo Lin jadi jangan anggap Lo ga ada siapa siap ya." Timpal Salma sambil memeluk teman nya..

"Terus gimana apa ayah Ama bunda udah tau kalo Lo udah inget semuanya..?tanya Salma

"Belum....gue bilang Ama mas Rio supaya jangan kasi tau ayah dan bunda kalo aku dah inget semuanya..biar bunda ga khawatir Ama gue." Jawab Alin.

"Ahh udah ahhh mulai sekarang selagi kita liburan disini jangan ada yang galau galau ya...kita kudu bersenang senang.." celetuk lili yang sudah tidak ingin ada yang nangis lagi.

"Hiyes pokoknya kita best friend forever...kalo ada apa apa kita harus saling berkabar dan pasti nya kita bisa saling menguatkan." Timpal Salma

Yeahhh best friend forever teriak mereka bertiga

Berselang beberapa jam kemudian setelah ketiga sahabat itu menangis sejadi jadinya akhirnya mereka tertidur. Tak terasa hari sudah malam dan mereka pun terbangun karena terdengar suara ketukan pintu. Sepertinya ada tamu yang datang ke apartemen Alin.

Tok..tok..tok...Alin pun bergegas keluar dan melihat siapa sih yang datang. Alin pun membuka pintu "ohh Lo gue pikir sapa, ngapain Lo kemari?" Tanya Alin dengan nada ketusnya

"Ihh denger ya kalo bukan karena Kaka Lo gue males banget harus liat ini lo, tuh mas Lo katanya telepon dari tadi ga di angkat angkat Ama Lo..."jawab Leo ketus juga.

"Siapa Lin bukan nya disuruh masuk?" Tanya Salma dari dalam dan mendekati Alin guna mengecek siapa yang datang.

"Ohh pak dosen toh...sini sini pak masuk.." Salma berkata sambil senyum senyum jahil hahaha

"Ada dosen Lo ya Lin ganteng ga...kalo ganteng gue mau lah ...." Celetuk lili sambil berlari melihat siapa dosen nya.

"Ohh pantesan Lo ga angkat angkat telepon mas mu ternya 3 bocah biang onar lagi kumpul..." Leo berkata dengan nada dingin nya.

"Heiii biasa aja kali ... Hp gue di silent jadi ga kedengaran kalo ada yang telepon." Jawab Alin dengan ketusnya dan mulai kesal

"Udah udah jangan berantem nanti sapa tau kalian jadi calon imam dan makmum nih hahahhaha ...." Celetuk lili tuk mendinginkan suasana.

"Ihhhh najis amit amit jabang Nini....geu nikah Ama dia lebih baik gue ga nikah deh dari pada nikah Ama dia..." Jawab Alin kesel karena digoda lili.

"Hahaha hus jangan ngomong gitu tar kalo kejadian Giman ?" Timpal Salma secara tidak langsung meng iya kan kata kata lili.

"Udah ahhh garing banget sih kalian...gue laper pada mau ikut makan ga ...kita makan di luar aja yu...." Kata alin...dengan nada sedikit kesal.

"Asikk ayo kita makan gue juga laper setelah kita tadi berjangka ria....ops sorry." Lili menutup mulutnya

Leo yang mendengar kekhipan lili langsung melirik seraya mengecek bahwa itu bener ato ga. Dan dia melihat mata alin yang sembab karena habis nangis.

"Mmmm Giman kalo mas Leo ikut kita makan malam...mas Leo belum makan malam juga kan ?" Tanya Salma mengajak Leo

Entah kenapa Leo yang melihat mata sembab Alin langsung mengiyakan ajakan Salma "oke deh gue ikut kalian, itung itung gue jagain kalian biar ga bikin onar.." dengan senyum dan nada dingin nya.

sepertinya mulai tumbuh benih benih nih di hati Leo ...

sepertinya mulai tumbuh benih benih nih di hati Leo ...

Acara makan malam mereka pun berjalan normal sih paling juga di selingi dengan hujatan hujatan Leo dan Alin yang membuat lili dan Salma tertawa terbahak bahak melihat tingkah laku Leo dan Alin seperti Tom n Jerry hahahha.

terimakasih sudah membaca novel ku 😊😊

jangan lupa ya like dan komen nya 😉 😉😉

Terpopuler

Comments

Elvi Laily Nur Cholidah

Elvi Laily Nur Cholidah

ayo leo.... semangat

2021-12-21

0

💞💝💖MömÏrÑù💖💝💞

💞💝💖MömÏrÑù💖💝💞

ini ceritanya nangis sambil ketawa-ketawa

2020-10-06

2

ReniJhey

ReniJhey

ya sedih..ya lucu.. amit amit jabang Nini 🤣🤣🤣 air mata keluar, dan tawa yang tak tertahankan😅👍👍👍

2020-06-24

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Sekolah
3 Perkelahian
4 Pulang
5 Balapan
6 Penentuan Kuliah
7 Bimbang
8 Keputusan
9 Kairo
10 Kampus
11 Dosen ( Part 1 )
12 Dosen ( Part 2 )
13 Konser
14 Tragedi ( Part 1 )
15 Tragedi ( Part 2 )
16 Penyesalan
17 Bangkit
18 Hilang
19 Best friend forever
20 Perpisahan
21 Bunda ( Part 1 )
22 Bunda ( Part 2)
23 Pulang
24 Mimpi
25 Terciduk ( Part 1)
26 Terciduk (part 2)
27 Curhat
28 Rasa
29 Paris (Part 1 )
30 Paris ( Part 2 )
31 Menara Eiffel
32 Tersadar
33 Pernyataan
34 Kejutan
35 Jawaban
36 Kelulusan
37 Tragedi (Part 1)
38 Tragedi (Part 2)
39 Terhianati
40 Rosaline
41 Jakarta
42 Tuan Muda Alex
43 Pertemuan
44 Keputusan
45 Keputusan Nyonya Rahma
46 Perdebatan
47 Kontrak
48 Pernikahan
49 Malam pertama
50 Launching (Part 1)
51 Launching (part 2)
52 Leo Ahmad
53 Korea (Part 1)
54 Korea (Part 2)
55 Kebebasan
56 Pesta
57 Gadis Gila
58 Hadiah
59 Kairo (Part 1)
60 Kairo (Part 2)
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 PENGUMUMAN
95 Extra Part Lili -1
96 Extra Part Lili 2
97 Ektra Lili Part-3
98 Extra Part Lili-4
99 Extra Part Lili-5
100 Extra Part Lili-6
101 Extra Part Lili-7
102 Ekstra Part Lili-8
103 Extra Part Lili-9
104 Extra Part Lili-10
105 Extra Part Lili-11
106 Extra Part Lili-12
107 Extra Part Lili-13
108 Extra Part Lili-14
109 Extra Part Lili-15
110 Extra Part Lili-16
111 Extra Part Lili-17
112 Extra Part Lili-18
113 Extra Part Lili-19
114 Extra Part Lili-20
115 Extra Part Lili-21
116 Extra Part Lili-22
117 Extra Part Lili-23
118 Extra Part Lili-24
119 Extra Part Lili-25
120 Extra Part Lili-26
121 Extra Part Lili-27
122 Extra Part Lili-28
123 Extra Part Lili-29
124 Extra Part Lili-30
125 Extra Part Lili-31
126 Extra Part Lili-32
127 Extra Part Lili-33
128 Extra Part Lili-34
129 PENGUMUMAN
130 Extra Part Lili-35
131 Extra Part Lili-36
132 Extra Part Lili-37
133 Extra Part Lili-38
134 Extra Part Lili-39
135 Extra Part Lili-40
136 Extra Part Lili 41
137 Extra Part Lili-42
138 Extra Part Lili-43
139 Extra Part Lili-44
140 Extra Part Lili-45
141 Extra Part Lili-46
142 Extra Part Lili-47
143 Extra Part Lili-48
144 Extra Part Lili-49
145 Extra Part Lili-50
146 Extra Part Lili-51
147 Extra Part Lili-52
148 Extra Part Lili 53
149 Extra Part Lili-54
150 Extra Part Lili-55
151 Extra Part Lili-56
152 Extra Part Lili-57
153 Extra Part Lili-58
154 Extra Part Lili-59
155 Extra Part Lili-60
156 Extra Part Lili-61
157 Extra Part Lili-62
158 Extra Part Lili-63
159 Extra Part Lili-64
160 Extra Part Lili-65
161 Extra Part Lili-66
162 Extra Part Lili-67
163 Extra Part Lili-68
164 Extra Part Lili-69
165 Extra Part Lili-70
166 Extra Part Lili-71
167 Extra Part Lili-72
168 Extra Part Lili-73
169 Extra Part Lili-74
170 Extra Part Lili-75
171 Extra Part Lili-76
172 Extra Part Lili-77
173 Extra Part Lili-78
174 Extra Part Lili-79
175 Extra Part Lili-80
176 Extra Part Lili-81
177 Extra Part Lili-82
178 Extra Part Lili-83
179 Extra Part Lili-84
180 Extra Part Lili-85
181 Extra Part Lili-86
182 Extra Part Lili 87
183 Extra Part Lili-88
184 Extra Part Lili-89
185 Extra Part Lili-90
186 Extra Part Lili-91
187 Extra Part Lili-92
188 Extra Part Lili-93
189 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 189 Episodes

1
Prolog
2
Sekolah
3
Perkelahian
4
Pulang
5
Balapan
6
Penentuan Kuliah
7
Bimbang
8
Keputusan
9
Kairo
10
Kampus
11
Dosen ( Part 1 )
12
Dosen ( Part 2 )
13
Konser
14
Tragedi ( Part 1 )
15
Tragedi ( Part 2 )
16
Penyesalan
17
Bangkit
18
Hilang
19
Best friend forever
20
Perpisahan
21
Bunda ( Part 1 )
22
Bunda ( Part 2)
23
Pulang
24
Mimpi
25
Terciduk ( Part 1)
26
Terciduk (part 2)
27
Curhat
28
Rasa
29
Paris (Part 1 )
30
Paris ( Part 2 )
31
Menara Eiffel
32
Tersadar
33
Pernyataan
34
Kejutan
35
Jawaban
36
Kelulusan
37
Tragedi (Part 1)
38
Tragedi (Part 2)
39
Terhianati
40
Rosaline
41
Jakarta
42
Tuan Muda Alex
43
Pertemuan
44
Keputusan
45
Keputusan Nyonya Rahma
46
Perdebatan
47
Kontrak
48
Pernikahan
49
Malam pertama
50
Launching (Part 1)
51
Launching (part 2)
52
Leo Ahmad
53
Korea (Part 1)
54
Korea (Part 2)
55
Kebebasan
56
Pesta
57
Gadis Gila
58
Hadiah
59
Kairo (Part 1)
60
Kairo (Part 2)
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
PENGUMUMAN
95
Extra Part Lili -1
96
Extra Part Lili 2
97
Ektra Lili Part-3
98
Extra Part Lili-4
99
Extra Part Lili-5
100
Extra Part Lili-6
101
Extra Part Lili-7
102
Ekstra Part Lili-8
103
Extra Part Lili-9
104
Extra Part Lili-10
105
Extra Part Lili-11
106
Extra Part Lili-12
107
Extra Part Lili-13
108
Extra Part Lili-14
109
Extra Part Lili-15
110
Extra Part Lili-16
111
Extra Part Lili-17
112
Extra Part Lili-18
113
Extra Part Lili-19
114
Extra Part Lili-20
115
Extra Part Lili-21
116
Extra Part Lili-22
117
Extra Part Lili-23
118
Extra Part Lili-24
119
Extra Part Lili-25
120
Extra Part Lili-26
121
Extra Part Lili-27
122
Extra Part Lili-28
123
Extra Part Lili-29
124
Extra Part Lili-30
125
Extra Part Lili-31
126
Extra Part Lili-32
127
Extra Part Lili-33
128
Extra Part Lili-34
129
PENGUMUMAN
130
Extra Part Lili-35
131
Extra Part Lili-36
132
Extra Part Lili-37
133
Extra Part Lili-38
134
Extra Part Lili-39
135
Extra Part Lili-40
136
Extra Part Lili 41
137
Extra Part Lili-42
138
Extra Part Lili-43
139
Extra Part Lili-44
140
Extra Part Lili-45
141
Extra Part Lili-46
142
Extra Part Lili-47
143
Extra Part Lili-48
144
Extra Part Lili-49
145
Extra Part Lili-50
146
Extra Part Lili-51
147
Extra Part Lili-52
148
Extra Part Lili 53
149
Extra Part Lili-54
150
Extra Part Lili-55
151
Extra Part Lili-56
152
Extra Part Lili-57
153
Extra Part Lili-58
154
Extra Part Lili-59
155
Extra Part Lili-60
156
Extra Part Lili-61
157
Extra Part Lili-62
158
Extra Part Lili-63
159
Extra Part Lili-64
160
Extra Part Lili-65
161
Extra Part Lili-66
162
Extra Part Lili-67
163
Extra Part Lili-68
164
Extra Part Lili-69
165
Extra Part Lili-70
166
Extra Part Lili-71
167
Extra Part Lili-72
168
Extra Part Lili-73
169
Extra Part Lili-74
170
Extra Part Lili-75
171
Extra Part Lili-76
172
Extra Part Lili-77
173
Extra Part Lili-78
174
Extra Part Lili-79
175
Extra Part Lili-80
176
Extra Part Lili-81
177
Extra Part Lili-82
178
Extra Part Lili-83
179
Extra Part Lili-84
180
Extra Part Lili-85
181
Extra Part Lili-86
182
Extra Part Lili 87
183
Extra Part Lili-88
184
Extra Part Lili-89
185
Extra Part Lili-90
186
Extra Part Lili-91
187
Extra Part Lili-92
188
Extra Part Lili-93
189
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!