Penyesalan

Setelah melihat kecelakaan di depan matanya sendiri, akhirnya Alin mengingat semua kejadian yang menyebabkan Mba Nita meninggal. Selama ini Alin mengganggap bahwa Mba Nita tinggal di India karena pekerjaan yang sudah Mba Nita ambil.

Ternyata semuanya bohong? kenapa semuanya membohongi ku? itu mungkin sebabnya Ayah selalu menginginkan aku seperti Mba Nita! 'Ya Allah, kenapa jadi seperti ini?' gumam Alin dalam hati.

Tak jauh dari posisi Alin, sepasang mata sedang mengamati nya, tak lain adalah Leo yang melihat ada keanehan yang terjadi pada Alin. Muka Alin pucat Pasih karena melihat begitu banyak darah segar yang keluar dari tubuh korban. Dia berusaha berdiri dengan segala tenaga yang dimilikinya, dia tidak ingin berada lagi di tempat itu. Iya berjalan terhuyung-huyung dan akhirnya dia jatuh tak sadarkan diri.

Leo yang melihat Alin terjatuh tak sadarkan diri, langsung berlari dan mendekatinya, dia menggendong Alin, lalu membawanya ke rumah sakit. "Dokter!!!" Teriak Leo di rumah sakit. Para perawat yang melihat nya langsung membatu dan memberikan pertolongan kepada Alin.

Beberapa saat kemudian Alin terasadar dan dia teriak histeris, "aaaaaa!!! tidak maafkan aku Mba! aku bukan pembunuh! aku bukan pembunuh! maafkan aku Ayah! maafkan aku Ayah!" dengan wajah yang ketakutan, air mata keluar dengan derasnya, dan sesekali Alin mencoba melepaskan selang infus yang ada ditangannya. Dan membuat dokter pun terpaksa memberikan suntikan penenang.

Leo yang melihat kejadian itu merasa sedih, dan dia berniat menelepon Rio mengenai kejadian yang menimpa adiknya. Akhirnya Leo mencoba menelepon Rio tetapi hp nya tidak aktif. 'Sial kenapa handphone Lo ga aktif sih Rio? ini adik Lo gimana? gue ga bisa apa-apa?' gumam Leo dalam hatinya. Yang tak tega melihat keadaan Alin.

Leo pun berbicara dengan Dokter yang menangani Alin. "Bagaimana Dok? bagaimana keadaan teman saya?"

Dokter pun berkata "sepertinya teman anda dulu pernah mengalami trauma yang sangat berat, sehingga dia melupakan trauma tersebut, mungkin akibat dia melihat suatu kejadian, sehingga ingatannya akan trauma nya kembali."

****

Leo pun masuk ke ruangan dimana Alin sedang di rawat. Dan dia melihat gadis yang biasanya ceria, terpaku hanya diam tak banyak bicara. "Assalamualaikum?" Salam Leo kepada Alin.

"Waalaikumsalam" Jawab Alin singkat.

"Bagaimana keadaanmu? apakah kamu sudah mulai tenang sekarang?" Tanya Leo dengan lembut dan penuh ke khawatiran.

"Aku sudah tenang sekarang! Oia aku mohon jangan beritahu keluarga ku tentang kejadian ini." Jawab Alin.

"Kenapa aku tidak boleh menghubungi keluargamu?" Tanya Leo yang kebingungan mendengar perkataan Alin.

"Tidak apa-apa, aku hanya tidak ingin membuat keluargaku khawatir saja!!" Jawab Alin.

Beberapa saat kemudian, seorang Dokter masuk dan memeriksa keadaan Alin. "Bagaimana keadaan mu Nona? apakah anda sudah baikan dan tenang?"

"Alhamdulillah sudah Dok, oia Dok apakah saya sudah boleh pulang? Tanya Alin.

"Ok kalo Nona sudah merasa baikan, nanti saya tuliskan resep obat untuk Nona minum, dan harus dihabiskan ya! setelah itu Nona bisa mengurus untuk kepulangan Nona!" Sang Dokter menjawab dengan lembut sambil berpamitan untuk keluar.

"Hai bocah apa beneran kamu ga pa-pa? lebih baik kamu istirahat saja beberapa hari di sini?" Tanya Leo yang sedikit kuatir, karena dia melihat kejadian yang pada saat Alin histeris.

"Beneran gue ga kenapa-napa! ga usah kuatir in gue deh!!" Jawab Alin singkat padat dan jelas.

Duh nih bocah, sifat nya dah mulai balik lagi kaya Lampir gumam Leo dalam hati. Dan sudah tidak mau banyak omong. Dan akhirnya Leo mengurus administrasi tuk kepulangan Alin.

"Gue anter Lo balik ke apartemen Lo?" Leo mengatakan dengan nada memaksa, karena masih sedikit kuatir.

"Ga usah! gue bisa balik sendiri! Oia terima kasih dah bantuin gue nanti biaya rumah sakit gue bayar!" Alin pun melangkah pergi keluar.

Tapi Leo menarik tangan Alin dan memaksanya untuk masuk ke dalam mobil, dan niat Leo ingin mengantar Alin sampai apartemen nya, karena dia tidak mau terjadi hal yang tidak di inginkan "masuk jangan ampe gue paksa Lo buat masuk ke mobil?" Perintah Leo, dan Alin pun terpaksa ikut karena dia sudah tidak ada tenaga tuk berdebat.

****

Diapartemen Alin terus mengingat kejadian dimana kecelakaan yang merenggut nyawa Mba Nita, dan semua ucapan Ayah yang begitu menyakitkan. 'Semua salah gue! gue yang dah bunuh Mba Nita! gue pantas dapat hukuman! Mba maafkan Alin Mba!' Alin menagis tersedu sedu. Setiap malam Alin selalu bermimpi akan kecelakaan itu, dia sering terbangun dan akhirnya menangis. Dia tidak keluar-luar apartemennya, dia lupa akan makan dan minum dia merasa sangat terpuruk .

Di tempat lain Leo sedang mengajar di kelasnya dan dia tidak melihat batang hidung Alin, 'sial kemana ni bocah Lampir? udah beberapa hari ga masuk kelas? bikin kuatir aja nanti kalo ada apa-apa gimana gue bilang sama Rio?' gumam Leo dalam hati. Apa gue tlp Rio aja suruh dia ke sini buat jagain adiknya ....

Tutt....

Tutt...

Tut...

Angkat

"Halo Assalamualaikum," suara terdengar dari seberang telepon dia adalah Rio

"Waalaikumsalam, hai bro gimana kabar Lo ?" Tanya Leo

"Alhamdulillah baik, gimana-gimana ada angin apa Lo telepon gue ga biasanya?" Balas Rio

"Gue mau tanya ini masalah adik Lo si bocah Lampir?" Kata Leo dengan sedikit ragu.

"Kenapa sama adek gue?" Nada Rio sudah mulai ada rasa kuatir

"Panjang ceritanya, Lo ada waktu buat ke Kairo gue tunggu Lo! gue dah ga tau harus gimana ?" Jawab Leo

"Oke gue langsung terbang ke sana!!" Jawab Rio yang buru-buru menutup telepon dan dia siap-siap tuk terbang ke Kairo. Karena dia kuatir terjadi sesuatu dengan adik tersayangnya.

****

Leo menjemput Rio di bandara "Assalamualaikum?" Leo mengucapakan salam kepada Rio.

"Waalaikumsalam, sebaiknya kita langsung ke apartemen Alin, perasaanku ga enak!!" Jawab Rio.

"Oke, kita langsung kesana!"dan akhirnya Leo dan Rio menuju apartemen Alin.

Di dalam apartemen keadaan Alin sangat menyedihkan, dia hanya melamun dia tidak sanggup untuk tidur, karena kalo tidur maka mimpi itu terus menghantuinya. Dalam gumam nya Mba maafin Alin ya Mba? Alin bener-bener ga maksud membuat Mba celaka! aku sayang banget dama Mba, air mata pun menetes keluar dan tidak bisa berhenti. Alin sangat menyesal seharusnya Alin yang pergi bukan Mba, Mba lebih baik Alin ikut mba saja huhuhuhuhu tangis Alin meledak.

Terpopuler

Comments

Andras 28

Andras 28

haduh bacanya nyesrk banget

2022-01-11

0

💞💝💖MömÏrÑù💖💝💞

💞💝💖MömÏrÑù💖💝💞

nyesek banget...
ayaah... tega bener ya...

2020-10-06

0

Serli Ayu

Serli Ayu

nyesek benget

2020-07-05

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Sekolah
3 Perkelahian
4 Pulang
5 Balapan
6 Penentuan Kuliah
7 Bimbang
8 Keputusan
9 Kairo
10 Kampus
11 Dosen ( Part 1 )
12 Dosen ( Part 2 )
13 Konser
14 Tragedi ( Part 1 )
15 Tragedi ( Part 2 )
16 Penyesalan
17 Bangkit
18 Hilang
19 Best friend forever
20 Perpisahan
21 Bunda ( Part 1 )
22 Bunda ( Part 2)
23 Pulang
24 Mimpi
25 Terciduk ( Part 1)
26 Terciduk (part 2)
27 Curhat
28 Rasa
29 Paris (Part 1 )
30 Paris ( Part 2 )
31 Menara Eiffel
32 Tersadar
33 Pernyataan
34 Kejutan
35 Jawaban
36 Kelulusan
37 Tragedi (Part 1)
38 Tragedi (Part 2)
39 Terhianati
40 Rosaline
41 Jakarta
42 Tuan Muda Alex
43 Pertemuan
44 Keputusan
45 Keputusan Nyonya Rahma
46 Perdebatan
47 Kontrak
48 Pernikahan
49 Malam pertama
50 Launching (Part 1)
51 Launching (part 2)
52 Leo Ahmad
53 Korea (Part 1)
54 Korea (Part 2)
55 Kebebasan
56 Pesta
57 Gadis Gila
58 Hadiah
59 Kairo (Part 1)
60 Kairo (Part 2)
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 PENGUMUMAN
95 Extra Part Lili -1
96 Extra Part Lili 2
97 Ektra Lili Part-3
98 Extra Part Lili-4
99 Extra Part Lili-5
100 Extra Part Lili-6
101 Extra Part Lili-7
102 Ekstra Part Lili-8
103 Extra Part Lili-9
104 Extra Part Lili-10
105 Extra Part Lili-11
106 Extra Part Lili-12
107 Extra Part Lili-13
108 Extra Part Lili-14
109 Extra Part Lili-15
110 Extra Part Lili-16
111 Extra Part Lili-17
112 Extra Part Lili-18
113 Extra Part Lili-19
114 Extra Part Lili-20
115 Extra Part Lili-21
116 Extra Part Lili-22
117 Extra Part Lili-23
118 Extra Part Lili-24
119 Extra Part Lili-25
120 Extra Part Lili-26
121 Extra Part Lili-27
122 Extra Part Lili-28
123 Extra Part Lili-29
124 Extra Part Lili-30
125 Extra Part Lili-31
126 Extra Part Lili-32
127 Extra Part Lili-33
128 Extra Part Lili-34
129 PENGUMUMAN
130 Extra Part Lili-35
131 Extra Part Lili-36
132 Extra Part Lili-37
133 Extra Part Lili-38
134 Extra Part Lili-39
135 Extra Part Lili-40
136 Extra Part Lili 41
137 Extra Part Lili-42
138 Extra Part Lili-43
139 Extra Part Lili-44
140 Extra Part Lili-45
141 Extra Part Lili-46
142 Extra Part Lili-47
143 Extra Part Lili-48
144 Extra Part Lili-49
145 Extra Part Lili-50
146 Extra Part Lili-51
147 Extra Part Lili-52
148 Extra Part Lili 53
149 Extra Part Lili-54
150 Extra Part Lili-55
151 Extra Part Lili-56
152 Extra Part Lili-57
153 Extra Part Lili-58
154 Extra Part Lili-59
155 Extra Part Lili-60
156 Extra Part Lili-61
157 Extra Part Lili-62
158 Extra Part Lili-63
159 Extra Part Lili-64
160 Extra Part Lili-65
161 Extra Part Lili-66
162 Extra Part Lili-67
163 Extra Part Lili-68
164 Extra Part Lili-69
165 Extra Part Lili-70
166 Extra Part Lili-71
167 Extra Part Lili-72
168 Extra Part Lili-73
169 Extra Part Lili-74
170 Extra Part Lili-75
171 Extra Part Lili-76
172 Extra Part Lili-77
173 Extra Part Lili-78
174 Extra Part Lili-79
175 Extra Part Lili-80
176 Extra Part Lili-81
177 Extra Part Lili-82
178 Extra Part Lili-83
179 Extra Part Lili-84
180 Extra Part Lili-85
181 Extra Part Lili-86
182 Extra Part Lili 87
183 Extra Part Lili-88
184 Extra Part Lili-89
185 Extra Part Lili-90
186 Extra Part Lili-91
187 Extra Part Lili-92
188 Extra Part Lili-93
189 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 189 Episodes

1
Prolog
2
Sekolah
3
Perkelahian
4
Pulang
5
Balapan
6
Penentuan Kuliah
7
Bimbang
8
Keputusan
9
Kairo
10
Kampus
11
Dosen ( Part 1 )
12
Dosen ( Part 2 )
13
Konser
14
Tragedi ( Part 1 )
15
Tragedi ( Part 2 )
16
Penyesalan
17
Bangkit
18
Hilang
19
Best friend forever
20
Perpisahan
21
Bunda ( Part 1 )
22
Bunda ( Part 2)
23
Pulang
24
Mimpi
25
Terciduk ( Part 1)
26
Terciduk (part 2)
27
Curhat
28
Rasa
29
Paris (Part 1 )
30
Paris ( Part 2 )
31
Menara Eiffel
32
Tersadar
33
Pernyataan
34
Kejutan
35
Jawaban
36
Kelulusan
37
Tragedi (Part 1)
38
Tragedi (Part 2)
39
Terhianati
40
Rosaline
41
Jakarta
42
Tuan Muda Alex
43
Pertemuan
44
Keputusan
45
Keputusan Nyonya Rahma
46
Perdebatan
47
Kontrak
48
Pernikahan
49
Malam pertama
50
Launching (Part 1)
51
Launching (part 2)
52
Leo Ahmad
53
Korea (Part 1)
54
Korea (Part 2)
55
Kebebasan
56
Pesta
57
Gadis Gila
58
Hadiah
59
Kairo (Part 1)
60
Kairo (Part 2)
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
PENGUMUMAN
95
Extra Part Lili -1
96
Extra Part Lili 2
97
Ektra Lili Part-3
98
Extra Part Lili-4
99
Extra Part Lili-5
100
Extra Part Lili-6
101
Extra Part Lili-7
102
Ekstra Part Lili-8
103
Extra Part Lili-9
104
Extra Part Lili-10
105
Extra Part Lili-11
106
Extra Part Lili-12
107
Extra Part Lili-13
108
Extra Part Lili-14
109
Extra Part Lili-15
110
Extra Part Lili-16
111
Extra Part Lili-17
112
Extra Part Lili-18
113
Extra Part Lili-19
114
Extra Part Lili-20
115
Extra Part Lili-21
116
Extra Part Lili-22
117
Extra Part Lili-23
118
Extra Part Lili-24
119
Extra Part Lili-25
120
Extra Part Lili-26
121
Extra Part Lili-27
122
Extra Part Lili-28
123
Extra Part Lili-29
124
Extra Part Lili-30
125
Extra Part Lili-31
126
Extra Part Lili-32
127
Extra Part Lili-33
128
Extra Part Lili-34
129
PENGUMUMAN
130
Extra Part Lili-35
131
Extra Part Lili-36
132
Extra Part Lili-37
133
Extra Part Lili-38
134
Extra Part Lili-39
135
Extra Part Lili-40
136
Extra Part Lili 41
137
Extra Part Lili-42
138
Extra Part Lili-43
139
Extra Part Lili-44
140
Extra Part Lili-45
141
Extra Part Lili-46
142
Extra Part Lili-47
143
Extra Part Lili-48
144
Extra Part Lili-49
145
Extra Part Lili-50
146
Extra Part Lili-51
147
Extra Part Lili-52
148
Extra Part Lili 53
149
Extra Part Lili-54
150
Extra Part Lili-55
151
Extra Part Lili-56
152
Extra Part Lili-57
153
Extra Part Lili-58
154
Extra Part Lili-59
155
Extra Part Lili-60
156
Extra Part Lili-61
157
Extra Part Lili-62
158
Extra Part Lili-63
159
Extra Part Lili-64
160
Extra Part Lili-65
161
Extra Part Lili-66
162
Extra Part Lili-67
163
Extra Part Lili-68
164
Extra Part Lili-69
165
Extra Part Lili-70
166
Extra Part Lili-71
167
Extra Part Lili-72
168
Extra Part Lili-73
169
Extra Part Lili-74
170
Extra Part Lili-75
171
Extra Part Lili-76
172
Extra Part Lili-77
173
Extra Part Lili-78
174
Extra Part Lili-79
175
Extra Part Lili-80
176
Extra Part Lili-81
177
Extra Part Lili-82
178
Extra Part Lili-83
179
Extra Part Lili-84
180
Extra Part Lili-85
181
Extra Part Lili-86
182
Extra Part Lili 87
183
Extra Part Lili-88
184
Extra Part Lili-89
185
Extra Part Lili-90
186
Extra Part Lili-91
187
Extra Part Lili-92
188
Extra Part Lili-93
189
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!