Sekolah

Syukur deh akhirnya gue sampai di sekolah, gue pikir telat, parkir dulu deh. Sebelum bel berbunyi. Dimana mereka? biasanya udah nongol mereka, mobil nya ada tapi kemana mereka?.

"Alin!!!!!" teriak Lili, sambil memeluk Alin.

"Mmmmm, Lo tuh ga kan berubah ya! pecicilan, hahaha tapi gue tetep sayang Lo ."

"Apa! Lo bilang gue pecicilan, sumpah demi apa coba, gue cantik bak bidadari gini, Lo bilang gue pecicilan?" protes Lili.

"Hahaha, memang cocok kata pecicilan buat Lo Li! lagian pertama ketemu itu ucap salam!" Salma berkata dengan nada menyindir.

"Aduh, ia deh gue salah! maaf Bu Haji (alias Salma yang selalu banyak ceramah ) ga kan lupa lagi deh hahahha." sahut Lili.

"Apaan sih Li! panggil gue Bu haji segala! emang gue udah emak emak?" tukas Salma sambil cemberut.

Hahahaha pecah lah suara tawa alin dan lili melihat sikap cemberutnya Salma.

"Udah ahh, yu masuk kelas tar keburu bel masuk lagi!" sahut Alin sambil jalan dan diikuti ke 2 temannya itu.

Pada saat mereka berjalan, semua mata tertuju pada mereka dan mereka pun sudah terbiasa, dengan tatapan para kaum jombleners di sekolah yang mengagumi kecantikan mereka. Akhirnya mereka bertiga duduk di kursi dalam kelas, Alin duduk dan hanya diam sambil memegang handphone nya.

Lili yang melihat Alin merasa ada yang aneh,

Plak....

Lili menepuk pundak Alin

"Awwww apaan sih Lo Li main pukul pukul gue!" sahut Alin sambil melotot

"Ihh serem banget deh gue, liat mata Mak Lampir Lo keluar hahahhaa," ucap Lili sambil tertawa.

Salma pun langsung menoleh ke arah alin dan akhir nya tertawa lepas hahahhaha

"Buset deh Mak Lampir dah keluar gua ya wkwkwk!" timpal Salma yang mengikuti godaan Lili.

"Gila lu pada! kenapa gue bisa ketemu 2 dedemit disini sih !" sahut Alin melihat Lili dan Salma yang menertawakannya.

Hahahaha pecah lah tawa mereka bertiga, tanpa menghiraukan tatapan temen sekelas nya.

Ding....

Dong....

Ding....

Dong...

Suara bel berbunyi tanda jam pelajaran mau dimulai.

Li...

Li...

Alin memanggil Lili, beberapa kali tapi tidak menyahut.

Li....

"Mmm! apa Lin sahut lili

"Sekarang pelajaran siapa?" tanya Alin

"Pelajaran Bu Bertha!" sambung Lili

"Whatttttttttt !!!!! serius Lo Li.

Sontak semua kelas dibuat kaget ama teriakan Alin.

"Buset deh! kenapa sih Lo Lin? gue kira ada Mak Lampir kepentok tembok! celetuk Adi temen sekelas Alin, sehingga membuat satu kelas tertawa.

"Diem Lo Di! masa gue secantik bidadari gini lu bilang Mak Lampir! Alin marah sambil memonyongkan bibirnya nya.

Lili dan Salma terkekeh sambil liat bibir monyong nya Alin.

"Set dah Lin! lu dah di bilang Mak Lampir sekarang Bimoli (bibir monyong lima senti) Lo hahahaha." celetuk Lili

"Emang kenapa sih Lo Lin, ampe kaget gitu denger nama Bu Bertha!" tanya Salma yang kebingungan.

"Gue lupa bawa buku tugas Bu Bertha!" jawab Alin.

"Waduh! gue lupa ga ngerjain tugas Bu Bertha!" Lili berkata

"Wah gila bakal di hukum nih kita! sama guru super killer tu!" celetuk Alin.

Bu Bertha masuk kelas, tanpa di sadari Alin cs, dan langsung bertanya "apa yang kalian rumpikan! cepat kumpulkan buku tugas kalian!"

"Maaf Bu! saya tidak bawa tugas nya! terserah deh ibu mo gimana!" ucap Alin pasrah.

Bu Bertha berkata dengan nada tinggi, "duh duh ya 3bocah biang onar!!! kalian tuh ga da kapok kapok nya ya!! di hukum tiap hari ! ok kalo gitu, karena kalian menantang Ibu!! kalian Ibu hukum bersihin toilet sampe jam pulang!"

"Siap Bu laksanakan!" Alin dan kawan kawan pergi menuju toilet .

Di dalam toilet.

"Lin!! Salma memanggil , "Lo kenapa sih? dari pagi kaya ada yg beda?"

"Ga da pa pa ko Sal!" kata Alin.

"Lin Lo anggap kita sahabat kan!! kita bukan baru ketemu kemaren, kita dah sobatan 5 tahun lebih!!" sambung Lili.

"Oke deh! tar pulang sekolah kita nongkrong di tempat biasa! tar gue cerita deh sama Lo!" sahut Alin.

Ding.....

Dong....

Ding....

Dong...

Bel pulang berbunyi

"Hai para bidadari!" sahut Doni memanggil Alin dan kawan kawan.

"Apaan sih Lo Don!" sahut Lili dengan ketus.

"Gue ga butuh sama Lo Li! gue mo ngobrol sam Alin!" jawab Doni cuek.

"Emang Lo mau ngomong apa Don sama Alin?" tanya Salma

"Apaan sih Lo Li, Sal ! gue ga butuh sama Lo pada!" jawab Doni

"Ceeeh pergi Lo sana Don! kita mau pergi minggir!!" Lili berkata

"Kenapa Don Lo mau ngobrol sama gue?" tanya Alin

"Gini loh bidadariku sayang! mau ga Lo ikut geu nonton?" tanya Doni.

"Sorry ya Don! gue g da nafsu tuh buat nonton sama Lo dah! ahhh minggir Lo gue mo balik." sambil membulatkan matanya.

"Duh serem amat sih Lin!! mata lu ke gue!! Oke oke gue ngalah deh, tapi nanti Lo mau kan kalo gue ajak liat pertandingan karate antar sekolah" ucap Doni seraya ingin mendengar jawaban iya.

"Oke liat nanti!" jawab Alin sambil masuk mobil

Dan akhirnya ke tiga mobil mewah melesat keluar dari parkiran sekolah.

*****

Alin Cs, sampai di lokasi yang di tuju, tempat tongkrongan yanhlg biasa mereka datangi. Sebuah cafe yang sedang tidak terlalu banyak pelanggan ya, sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk bercerita sepuasnya.

"Lin?" Salma

"Mmm...." jawab Alin

"Gimana! cerita dong gue tau Lo, kalo lagi ada masalah?" ucap Salma dengan rasa penasarannya.

"Iya Lin, cerita dong ke kita?" timpal Lili

"Siang mba mba cantik!" kata si emba sambil membawa menu di tangan dan siap siap tuk mencatat pesanan

"Oke kita pesen kaya biasa aja ya mba! hehe udah tau kan?" jawab Salma ke si mba.

"Siap non Salma! ditunggu ya?"

Karena keseringan mereka nongkrong tu di cafe jadi si emba tau menu paporit mereka .

"Oke deh gue cerita nih, tadi pagi gue debat sama Ayah! Gue selalu bandingin sama Mba Nita, gue dah muak dengernya! apa emang bener gue bukan anak Ayah sama Bunda? kenapa gue slalu salah di depan Ayah? apa Ayah masih menyalahkan gue atas kecelakaan itu!" Tak terasa air mata Alin keluar . "Apa emang semuanya salah gue?apa sebaiknya gue aja yang pergi!"

"Hus, jangan ngomong gitu Lin! semuanya bukan salah Lo, Lo yang sabar ya! inget Bunda Lin dan mas Rio mereka sayang Lo, dan Lo tau sendiri posesifnya mas Lo! ke Lo kalo lagi kumat!" hahahaha kata Salma.

"Iya bener Lin, gue aja sampai geleng geleng kepala deh, kalo bisa ampe angkat bendera putih! liat kelakuan mas Lo yang kelewat posesif kalo lagi kumat wkwkwk." Sambung Lili sambil tertawa.

"Udah jangan nangis! sini gue peluk Lo!" ucap Salma.

Dan akhirnya mereka berpelukan, sambil bercucuran air mata karena baik Salma atau Lili, tidak bisa melihat sobat nya sedih sendiri . Sampai sampai orang yang ada di cafe ngeliatin mereka keheranan. Dan akhirnya pesanan mereka pun sudah sampai.

"Makasih ya Mbak!' ucap Alin dengan sopan dan lembut.

"Iya sama sama mba Alin!" kata si Mbak, "selamat menikmati!" sambil tersenyum ramah.

Dan akhirnya mereka menyantap makanan yang mereka pesan. Setelah semua yang terjadi suasana hati mereka bertiga kembali normal. Ahh kalau sudah curhat sama mereka berdua, hatiku rasanya plong deh, gumam Alin dalam hatinya.

"Haiii gaes!" Lili memanggil kedua temannya.

"Mmmmm..." sahut Alin dan Salma berbarengan.

"Udah kita makan, jalan yuk! kemana gitu tapi kita jalan kaki aja! mobil kita tinggal dulu, tar kita balik lagi ambil mobil! di blok sana ada yang mau gue beli?" kata lili

"Ok..." ucap Alin dan Salma. Langsung melangkah keluar cafe.

*****

Selang beberapa saat mereka berjalan, ada segerombolan preman kampung yang menggoda Lili, salah satu preman memengang salah satu bagian tubuh Salma. Hal itu membuat Alin naik pitam, meski mereka menggunakan hijab, tapi pakaian mereka masih memperlihatkan keindahan tubuh mereka, sehingga para preman menggoda mereka.

"Hai maksud Lo apa!!! pegang-pegang badan cewe!!! Lo mau mati apa??" ucap Alin dengan nada marah.

"Hai gadis cantik! jangan galak galak! nanti ga laku loh!" jawab salah satu preman.

"Dasar bajingan Lo bilang apa? cepet Lo minta maaf sama temen temen gue!! kalo ga tangan Lo gue patahin!! biar Lo ga sembarang pegang-pegang cewek!!!" ucap Alin semakin kesal.

Tak jauh dari keributan tersebut, ada 3 orang cowok duduk sambil ngobrol, bercanda, ketiga cowok tersebut banyak diliatin cewek-cewek, yang terpesona dengan ketampanan mereka bertiga.

Ada gadis yang mendekati mereka, "hallo Malik!" sapaan gadis itu ke salah satu cowok yang sedang duduk santai .

"Ohh Lo Nadia! ada apa ya? jawab Malik

"Mmm ga da pa pa! gue cuma lewat dan nyapa Lo! emang masalah?" jawab Nadia.

"Ga sih, ga masalah!' jawab Malik.

"Ya udah deh gue pergi aja! gue sepet liat muka Lo yang jutek gitu!" Nadia sambil pergi meninggalkan meja mereka.

"Huuuu, siapa suruh Lo nyapa gue! malahan gue sepet liat muka Lo!!!" gumam Malik yang kesal. Dan membuat Rio dan Leo ketawa terbahak bahak.

"Kenapa sih Lo lik? haha kalo setiap ketemu Nadia, rekasi Lo suka berlebihan?" hahaha tanya Rio.

"Au ah elap!!" jawab Malik.

"Hahahaha, Lo kaga bisa lupain yang dah dilakuin Nadia, Lo udah di dua in sama Nadia!!" wkwkwk balas Leo.

"Sial Lo! inget in lagi gue masalah itu!" jawab Malik

Dan akhirnya mereka tertawa sama sama

Terpopuler

Comments

Grenny

Grenny

semangat thorr

2023-09-02

1

Kiniwati

Kiniwati

alin bisa silat ato nggak ya,aku suka baca novel yg tokoh ceweknya bisa karate ato silat😚😚

2021-08-03

1

Erma Wahyuni

Erma Wahyuni

siapa ya musuhnya alin🤔

2021-04-09

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Sekolah
3 Perkelahian
4 Pulang
5 Balapan
6 Penentuan Kuliah
7 Bimbang
8 Keputusan
9 Kairo
10 Kampus
11 Dosen ( Part 1 )
12 Dosen ( Part 2 )
13 Konser
14 Tragedi ( Part 1 )
15 Tragedi ( Part 2 )
16 Penyesalan
17 Bangkit
18 Hilang
19 Best friend forever
20 Perpisahan
21 Bunda ( Part 1 )
22 Bunda ( Part 2)
23 Pulang
24 Mimpi
25 Terciduk ( Part 1)
26 Terciduk (part 2)
27 Curhat
28 Rasa
29 Paris (Part 1 )
30 Paris ( Part 2 )
31 Menara Eiffel
32 Tersadar
33 Pernyataan
34 Kejutan
35 Jawaban
36 Kelulusan
37 Tragedi (Part 1)
38 Tragedi (Part 2)
39 Terhianati
40 Rosaline
41 Jakarta
42 Tuan Muda Alex
43 Pertemuan
44 Keputusan
45 Keputusan Nyonya Rahma
46 Perdebatan
47 Kontrak
48 Pernikahan
49 Malam pertama
50 Launching (Part 1)
51 Launching (part 2)
52 Leo Ahmad
53 Korea (Part 1)
54 Korea (Part 2)
55 Kebebasan
56 Pesta
57 Gadis Gila
58 Hadiah
59 Kairo (Part 1)
60 Kairo (Part 2)
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 PENGUMUMAN
95 Extra Part Lili -1
96 Extra Part Lili 2
97 Ektra Lili Part-3
98 Extra Part Lili-4
99 Extra Part Lili-5
100 Extra Part Lili-6
101 Extra Part Lili-7
102 Ekstra Part Lili-8
103 Extra Part Lili-9
104 Extra Part Lili-10
105 Extra Part Lili-11
106 Extra Part Lili-12
107 Extra Part Lili-13
108 Extra Part Lili-14
109 Extra Part Lili-15
110 Extra Part Lili-16
111 Extra Part Lili-17
112 Extra Part Lili-18
113 Extra Part Lili-19
114 Extra Part Lili-20
115 Extra Part Lili-21
116 Extra Part Lili-22
117 Extra Part Lili-23
118 Extra Part Lili-24
119 Extra Part Lili-25
120 Extra Part Lili-26
121 Extra Part Lili-27
122 Extra Part Lili-28
123 Extra Part Lili-29
124 Extra Part Lili-30
125 Extra Part Lili-31
126 Extra Part Lili-32
127 Extra Part Lili-33
128 Extra Part Lili-34
129 PENGUMUMAN
130 Extra Part Lili-35
131 Extra Part Lili-36
132 Extra Part Lili-37
133 Extra Part Lili-38
134 Extra Part Lili-39
135 Extra Part Lili-40
136 Extra Part Lili 41
137 Extra Part Lili-42
138 Extra Part Lili-43
139 Extra Part Lili-44
140 Extra Part Lili-45
141 Extra Part Lili-46
142 Extra Part Lili-47
143 Extra Part Lili-48
144 Extra Part Lili-49
145 Extra Part Lili-50
146 Extra Part Lili-51
147 Extra Part Lili-52
148 Extra Part Lili 53
149 Extra Part Lili-54
150 Extra Part Lili-55
151 Extra Part Lili-56
152 Extra Part Lili-57
153 Extra Part Lili-58
154 Extra Part Lili-59
155 Extra Part Lili-60
156 Extra Part Lili-61
157 Extra Part Lili-62
158 Extra Part Lili-63
159 Extra Part Lili-64
160 Extra Part Lili-65
161 Extra Part Lili-66
162 Extra Part Lili-67
163 Extra Part Lili-68
164 Extra Part Lili-69
165 Extra Part Lili-70
166 Extra Part Lili-71
167 Extra Part Lili-72
168 Extra Part Lili-73
169 Extra Part Lili-74
170 Extra Part Lili-75
171 Extra Part Lili-76
172 Extra Part Lili-77
173 Extra Part Lili-78
174 Extra Part Lili-79
175 Extra Part Lili-80
176 Extra Part Lili-81
177 Extra Part Lili-82
178 Extra Part Lili-83
179 Extra Part Lili-84
180 Extra Part Lili-85
181 Extra Part Lili-86
182 Extra Part Lili 87
183 Extra Part Lili-88
184 Extra Part Lili-89
185 Extra Part Lili-90
186 Extra Part Lili-91
187 Extra Part Lili-92
188 Extra Part Lili-93
189 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 189 Episodes

1
Prolog
2
Sekolah
3
Perkelahian
4
Pulang
5
Balapan
6
Penentuan Kuliah
7
Bimbang
8
Keputusan
9
Kairo
10
Kampus
11
Dosen ( Part 1 )
12
Dosen ( Part 2 )
13
Konser
14
Tragedi ( Part 1 )
15
Tragedi ( Part 2 )
16
Penyesalan
17
Bangkit
18
Hilang
19
Best friend forever
20
Perpisahan
21
Bunda ( Part 1 )
22
Bunda ( Part 2)
23
Pulang
24
Mimpi
25
Terciduk ( Part 1)
26
Terciduk (part 2)
27
Curhat
28
Rasa
29
Paris (Part 1 )
30
Paris ( Part 2 )
31
Menara Eiffel
32
Tersadar
33
Pernyataan
34
Kejutan
35
Jawaban
36
Kelulusan
37
Tragedi (Part 1)
38
Tragedi (Part 2)
39
Terhianati
40
Rosaline
41
Jakarta
42
Tuan Muda Alex
43
Pertemuan
44
Keputusan
45
Keputusan Nyonya Rahma
46
Perdebatan
47
Kontrak
48
Pernikahan
49
Malam pertama
50
Launching (Part 1)
51
Launching (part 2)
52
Leo Ahmad
53
Korea (Part 1)
54
Korea (Part 2)
55
Kebebasan
56
Pesta
57
Gadis Gila
58
Hadiah
59
Kairo (Part 1)
60
Kairo (Part 2)
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
PENGUMUMAN
95
Extra Part Lili -1
96
Extra Part Lili 2
97
Ektra Lili Part-3
98
Extra Part Lili-4
99
Extra Part Lili-5
100
Extra Part Lili-6
101
Extra Part Lili-7
102
Ekstra Part Lili-8
103
Extra Part Lili-9
104
Extra Part Lili-10
105
Extra Part Lili-11
106
Extra Part Lili-12
107
Extra Part Lili-13
108
Extra Part Lili-14
109
Extra Part Lili-15
110
Extra Part Lili-16
111
Extra Part Lili-17
112
Extra Part Lili-18
113
Extra Part Lili-19
114
Extra Part Lili-20
115
Extra Part Lili-21
116
Extra Part Lili-22
117
Extra Part Lili-23
118
Extra Part Lili-24
119
Extra Part Lili-25
120
Extra Part Lili-26
121
Extra Part Lili-27
122
Extra Part Lili-28
123
Extra Part Lili-29
124
Extra Part Lili-30
125
Extra Part Lili-31
126
Extra Part Lili-32
127
Extra Part Lili-33
128
Extra Part Lili-34
129
PENGUMUMAN
130
Extra Part Lili-35
131
Extra Part Lili-36
132
Extra Part Lili-37
133
Extra Part Lili-38
134
Extra Part Lili-39
135
Extra Part Lili-40
136
Extra Part Lili 41
137
Extra Part Lili-42
138
Extra Part Lili-43
139
Extra Part Lili-44
140
Extra Part Lili-45
141
Extra Part Lili-46
142
Extra Part Lili-47
143
Extra Part Lili-48
144
Extra Part Lili-49
145
Extra Part Lili-50
146
Extra Part Lili-51
147
Extra Part Lili-52
148
Extra Part Lili 53
149
Extra Part Lili-54
150
Extra Part Lili-55
151
Extra Part Lili-56
152
Extra Part Lili-57
153
Extra Part Lili-58
154
Extra Part Lili-59
155
Extra Part Lili-60
156
Extra Part Lili-61
157
Extra Part Lili-62
158
Extra Part Lili-63
159
Extra Part Lili-64
160
Extra Part Lili-65
161
Extra Part Lili-66
162
Extra Part Lili-67
163
Extra Part Lili-68
164
Extra Part Lili-69
165
Extra Part Lili-70
166
Extra Part Lili-71
167
Extra Part Lili-72
168
Extra Part Lili-73
169
Extra Part Lili-74
170
Extra Part Lili-75
171
Extra Part Lili-76
172
Extra Part Lili-77
173
Extra Part Lili-78
174
Extra Part Lili-79
175
Extra Part Lili-80
176
Extra Part Lili-81
177
Extra Part Lili-82
178
Extra Part Lili-83
179
Extra Part Lili-84
180
Extra Part Lili-85
181
Extra Part Lili-86
182
Extra Part Lili 87
183
Extra Part Lili-88
184
Extra Part Lili-89
185
Extra Part Lili-90
186
Extra Part Lili-91
187
Extra Part Lili-92
188
Extra Part Lili-93
189
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!