Tragedi ( Part 1 )

Akhirnya kami sekeluarga pergi ke konser musik yang sudah direncakan. Semua tampak senang, acara konsernya berjalan dengan baik. Setelah acara konser selesai akhirnya aku dan keluarga berencana tuk makan di sebuah restoran. Tetapi aku ingin pergi ke suatu toko musik, yang ada di dekat tempat konser dan aku memaksa Mba Nita untuk ikut.

Alin menarik-narik tangan Mba Nita, "Mba ayo Mba ikut Alin! Alin pingin ke toko musik itu! ada yang Alin ingin beli?"

"Iya tunggu bentar ya sayang, Mba bilang sama Ayah dan Bunda dulu ya?" Jawab Mba Nita.

Aku berlari tanpa melihat jalanan, pada saat aku berada di tengah-tengah jalan berhenti, karena tali sepatu ku lepas, pada saat itu ada sebuah mobil yang melaju kencang, mobil tersebut sudah memberikan tanda klakson berkali-kali, untuk memberikan tanda agar orang orang segera menyingkir dari jalan. Karena mobil nya mengalami kerusakan, rem mobil nya rusak sehingga tidak bisa berhenti.

"Alin awassssss!!!" Teriak Nita sambil mendorong tubuh ku, sehingga tubuhku terpental.

Brugggg......

Badan Mba Nita tergeletak dengan berlumuran darah segar, yang tak henti keluar dari badannya. Aku yang melihat Mba Nita tergeletak tak berdaya, hanya bisa diam terpaku, aku tidak bisa mengeluarkan suara. Aku sangat syok melihat apa yang terjadi pada Mba Nita! akhirnya Aku pun jatuh tak sadarkan diri.

Ayah yang melihat kejadian itu, langsung berlari dan mendekati kedua anaknya. "Nita!! apa yang terjadi bangun sayang lihat ini Ayah ayo bangun nak!!"

Bunda pun berlari dan melihat Alin tak sadarkan diri "Alin bangun sayang bangun!!" Dengan wajah yang sedih tak bisa menahan air matanya, Bunda melihat kedua putri tersayangnya tak sadarkan diri.

Akhirnya ada ambulance datang, dan membawa mereka ke rumah sakit, polisi pun sudah datang ke tempat kejadian.

Rumah sakit

Nita memasuki ruang ICU ditangani langsung oleh dokter dengan cepat, "bagaimana ini Yah Nita, Alin kenapa semuanya bisa terjadi?" Bunda berkata dengan air mata yang bercucuran tanpa henti.

"Sabar Bun tidak akan terjadi apa-apa pada anak anak kita!" jawab Ayah yang coba menguatkan istri nya yang sedang kalut.

"Ayah huhuhuhuhu Mba Nita dan Alin ga pa pa kan mereka?" Rio berkata sambil menangis.

"Sini sayang Rio anak laki-laki Ayah! kamu tidak boleh menangis ya! anak laki laki harus kuat tidak boleh cengeng!" Jawab Ayah mencoba menenangkan Rio, padahal sang Ayah pun begitu sedih nya dan kuatir terhadap kedua putrinya tetapi dia berpikir harus kuat demi istri dan anak laki lakinya.

Beberapa perawat keluar dari ruangan ICU, membawa Alin untuk di pindahkan ke ruang rawat inap. Karena Alin hanya mengalami luka luar dan lebam saja. Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan. Tetapi ada salah satu perawat keluar yang menangani Nita, " maaf siapa keluarga korban kecelakaan tabrakan?"

Ayah menjawab "saya sus, bagaimana keadaan putri saya apakah dia baik baik saja?"

"Maaf Tuan, Putri anda mengalami luka yang cukup parah! jadi kami berusaha dengan sekuat tenaga kami, dan korban membutuhkan transfusi darah secepatnya!" Suster tersebut berkata dengan cepat.

"Ambil darah saya, seberapa banyak pun yang penting nyawa Putri saya bisa selamat!" Ayah berkata dengan tegang nya dan kesedihan terpancar di matanya.

"Baiklah, silahkan tuan ikut dengan saya!" Suster pun berjalan ke sebuah ruangan, untuk mengambil darah ayah yang akan diberikan kepada Nita.

Beberapa saat kemudian sang Ayah pun keluar dengan wajah lemasnya, dan kesedihan yang menderanya dan memikirkan bagaimana nasib Putrinya.

Dilain tempat Alin masih tak sadarkan diri dan ditemani oleh Bunda dan Rio. Bunda hanya bisa menangis dan memegang tangan Alin. "Sayang ayo bangun jangan bikin Bunda kuatir! Bunda sayang kamu nak! ayo bangun sayang kamu anak kuat bunda yakin itu! Alin sayang bangun nak!" Alin masih belum sadarkan diri.

"Rio sayang Bunda akan ke Ayah dulu! kamu tunggu disini jaga Alin nya! kalo ada apa apa kamu bisa telepon Bunda?" kata Bunda dengan wajah sedihnya, dia pun memikirkan bagaimana keadaan Nita

"Iya Bun Rio akan jaga Alin dengan baik!" Jawab Rio tegas demi menenangkan hati bunda.

*****

Bunda berjalan tergesa-gesa menuju ruang dimana Nita sedang ditangani oleh dokter, Bunda melihat Ayah yang duduk lesu dengan menundukkan kepalanya.

"Yah gimana Nita? apa sudah ada kabar nya?"tanya Bunda dengan sedih nya dan air mata nya tak terasa menetes keluar..

"Belum Bun, tadi Nita membutuhkan transfusi darah, dan ayah pun sudah mendonorkan darah ayah, mudah-mudahan ada kabar baik ya Bun!" Jawab Ayah guna menenangkan hati sang istri.

Seorang perawat keluar lagi dengan tergesa-gesa, dan berkata " Tuan apakah ada anggota keluarga anda yang bisa menyumbangkan darahnya untuk putri anda?"

"Bukankah tadi saya sudah memberikan darah saya? Apakah masih kurang, kalo masih kurang anda bisa ambil darah saya lagi?" Ayah berkata dengan cepat dan tegang.

"Betul sekali Tuan ternyata Putri anda masih membutuhkan transfusi darah! karena tidak mungkin kami mengambil darah dari Anda lagi Tuan, apakah ada anggota keluarga ada yang bisa menyumbangkan darahnya? Tanya suster tersebut.

"Tidak suster, golongan darah Putri dan suami saya yang satu golongan! bagaimana ini, apakah di rumah sakit tidak ada darah yang satu golongan dengan Putri saya?" Tanya Bunda yang sedikit histeris.

"Maaf Nyonya, kebetulan golongan darah yang sama dengan Putri Anda sedang kosong, kami sudah mencari ke rumah sakit terdekat pun tidak ada!" jawab suster.

"Kalo gitu ambil darah saya suster mudah mudahan bisa membatu Putri teman saya!" suara yang datang dari belakang ayah dan bunda ternyata itu adalah Pak Ahmad dia sahabat Ayah, yang dulu menyelamatkan Ayah dari sebuah kecelakaan pula.

"Ahmad! kamu ada disini?' Tanya Ayah yang kaget tapi merasa lega.

"Nanti kita bicara lagi! yang utama adalah darahku dibutuhkan oleh putrimu!' Balas Ahmad pada Ayah.

"Baik Tuan mari ikuti saya!" Kata suster sambil berjalan cepat, dan Pak Ahmad pun mengikuti langkah suster tersebut.

Beberapa saat kemudian., Pak Ahmad pun keluar karena sudah mendonorkan darahnya untuk Nita. Pak Ahmad pun duduk di sebelah Ayah.

"Sanjaya Tenangkan dirimu, anakmu pasti akan selamat nyakin lah dan berdoa lah sama Allah!" kata kata Pak Ahmad yang tenang, dan penuh perhatian guna menguatkan hati Ayah.

"Iya, kamu bener Ahmad seharusnya aku tidak putus asa! terimakasih kamu sudah membantuku lagi." Jawab ayah dengan nada lesu "Oia kenapa kamu ada di sini?"tanya Ayah ke Pak Ahmad

"Kebetulan aku sedang urusan bisnis di sini, kebetulan tadi aku menjenguk salah satu karyawan ku, dia dirawat di rumah sakit ini. Aku melihat mu dan aku mendengar semuanya! mungkin kita sudah berjodoh untuk bertemu disini." Jawab Ahmad .

Terpopuler

Comments

💞💝💖MömÏrÑù💖💝💞

💞💝💖MömÏrÑù💖💝💞

😭😭😭😭

2020-10-06

0

Djoko Jte

Djoko Jte

? 😤

2020-08-31

1

Bila Khairunnisa

Bila Khairunnisa

sungguh hebat pengorbanan sang ayah 😥😥

2020-04-26

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Sekolah
3 Perkelahian
4 Pulang
5 Balapan
6 Penentuan Kuliah
7 Bimbang
8 Keputusan
9 Kairo
10 Kampus
11 Dosen ( Part 1 )
12 Dosen ( Part 2 )
13 Konser
14 Tragedi ( Part 1 )
15 Tragedi ( Part 2 )
16 Penyesalan
17 Bangkit
18 Hilang
19 Best friend forever
20 Perpisahan
21 Bunda ( Part 1 )
22 Bunda ( Part 2)
23 Pulang
24 Mimpi
25 Terciduk ( Part 1)
26 Terciduk (part 2)
27 Curhat
28 Rasa
29 Paris (Part 1 )
30 Paris ( Part 2 )
31 Menara Eiffel
32 Tersadar
33 Pernyataan
34 Kejutan
35 Jawaban
36 Kelulusan
37 Tragedi (Part 1)
38 Tragedi (Part 2)
39 Terhianati
40 Rosaline
41 Jakarta
42 Tuan Muda Alex
43 Pertemuan
44 Keputusan
45 Keputusan Nyonya Rahma
46 Perdebatan
47 Kontrak
48 Pernikahan
49 Malam pertama
50 Launching (Part 1)
51 Launching (part 2)
52 Leo Ahmad
53 Korea (Part 1)
54 Korea (Part 2)
55 Kebebasan
56 Pesta
57 Gadis Gila
58 Hadiah
59 Kairo (Part 1)
60 Kairo (Part 2)
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 PENGUMUMAN
95 Extra Part Lili -1
96 Extra Part Lili 2
97 Ektra Lili Part-3
98 Extra Part Lili-4
99 Extra Part Lili-5
100 Extra Part Lili-6
101 Extra Part Lili-7
102 Ekstra Part Lili-8
103 Extra Part Lili-9
104 Extra Part Lili-10
105 Extra Part Lili-11
106 Extra Part Lili-12
107 Extra Part Lili-13
108 Extra Part Lili-14
109 Extra Part Lili-15
110 Extra Part Lili-16
111 Extra Part Lili-17
112 Extra Part Lili-18
113 Extra Part Lili-19
114 Extra Part Lili-20
115 Extra Part Lili-21
116 Extra Part Lili-22
117 Extra Part Lili-23
118 Extra Part Lili-24
119 Extra Part Lili-25
120 Extra Part Lili-26
121 Extra Part Lili-27
122 Extra Part Lili-28
123 Extra Part Lili-29
124 Extra Part Lili-30
125 Extra Part Lili-31
126 Extra Part Lili-32
127 Extra Part Lili-33
128 Extra Part Lili-34
129 PENGUMUMAN
130 Extra Part Lili-35
131 Extra Part Lili-36
132 Extra Part Lili-37
133 Extra Part Lili-38
134 Extra Part Lili-39
135 Extra Part Lili-40
136 Extra Part Lili 41
137 Extra Part Lili-42
138 Extra Part Lili-43
139 Extra Part Lili-44
140 Extra Part Lili-45
141 Extra Part Lili-46
142 Extra Part Lili-47
143 Extra Part Lili-48
144 Extra Part Lili-49
145 Extra Part Lili-50
146 Extra Part Lili-51
147 Extra Part Lili-52
148 Extra Part Lili 53
149 Extra Part Lili-54
150 Extra Part Lili-55
151 Extra Part Lili-56
152 Extra Part Lili-57
153 Extra Part Lili-58
154 Extra Part Lili-59
155 Extra Part Lili-60
156 Extra Part Lili-61
157 Extra Part Lili-62
158 Extra Part Lili-63
159 Extra Part Lili-64
160 Extra Part Lili-65
161 Extra Part Lili-66
162 Extra Part Lili-67
163 Extra Part Lili-68
164 Extra Part Lili-69
165 Extra Part Lili-70
166 Extra Part Lili-71
167 Extra Part Lili-72
168 Extra Part Lili-73
169 Extra Part Lili-74
170 Extra Part Lili-75
171 Extra Part Lili-76
172 Extra Part Lili-77
173 Extra Part Lili-78
174 Extra Part Lili-79
175 Extra Part Lili-80
176 Extra Part Lili-81
177 Extra Part Lili-82
178 Extra Part Lili-83
179 Extra Part Lili-84
180 Extra Part Lili-85
181 Extra Part Lili-86
182 Extra Part Lili 87
183 Extra Part Lili-88
184 Extra Part Lili-89
185 Extra Part Lili-90
186 Extra Part Lili-91
187 Extra Part Lili-92
188 Extra Part Lili-93
189 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 189 Episodes

1
Prolog
2
Sekolah
3
Perkelahian
4
Pulang
5
Balapan
6
Penentuan Kuliah
7
Bimbang
8
Keputusan
9
Kairo
10
Kampus
11
Dosen ( Part 1 )
12
Dosen ( Part 2 )
13
Konser
14
Tragedi ( Part 1 )
15
Tragedi ( Part 2 )
16
Penyesalan
17
Bangkit
18
Hilang
19
Best friend forever
20
Perpisahan
21
Bunda ( Part 1 )
22
Bunda ( Part 2)
23
Pulang
24
Mimpi
25
Terciduk ( Part 1)
26
Terciduk (part 2)
27
Curhat
28
Rasa
29
Paris (Part 1 )
30
Paris ( Part 2 )
31
Menara Eiffel
32
Tersadar
33
Pernyataan
34
Kejutan
35
Jawaban
36
Kelulusan
37
Tragedi (Part 1)
38
Tragedi (Part 2)
39
Terhianati
40
Rosaline
41
Jakarta
42
Tuan Muda Alex
43
Pertemuan
44
Keputusan
45
Keputusan Nyonya Rahma
46
Perdebatan
47
Kontrak
48
Pernikahan
49
Malam pertama
50
Launching (Part 1)
51
Launching (part 2)
52
Leo Ahmad
53
Korea (Part 1)
54
Korea (Part 2)
55
Kebebasan
56
Pesta
57
Gadis Gila
58
Hadiah
59
Kairo (Part 1)
60
Kairo (Part 2)
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
PENGUMUMAN
95
Extra Part Lili -1
96
Extra Part Lili 2
97
Ektra Lili Part-3
98
Extra Part Lili-4
99
Extra Part Lili-5
100
Extra Part Lili-6
101
Extra Part Lili-7
102
Ekstra Part Lili-8
103
Extra Part Lili-9
104
Extra Part Lili-10
105
Extra Part Lili-11
106
Extra Part Lili-12
107
Extra Part Lili-13
108
Extra Part Lili-14
109
Extra Part Lili-15
110
Extra Part Lili-16
111
Extra Part Lili-17
112
Extra Part Lili-18
113
Extra Part Lili-19
114
Extra Part Lili-20
115
Extra Part Lili-21
116
Extra Part Lili-22
117
Extra Part Lili-23
118
Extra Part Lili-24
119
Extra Part Lili-25
120
Extra Part Lili-26
121
Extra Part Lili-27
122
Extra Part Lili-28
123
Extra Part Lili-29
124
Extra Part Lili-30
125
Extra Part Lili-31
126
Extra Part Lili-32
127
Extra Part Lili-33
128
Extra Part Lili-34
129
PENGUMUMAN
130
Extra Part Lili-35
131
Extra Part Lili-36
132
Extra Part Lili-37
133
Extra Part Lili-38
134
Extra Part Lili-39
135
Extra Part Lili-40
136
Extra Part Lili 41
137
Extra Part Lili-42
138
Extra Part Lili-43
139
Extra Part Lili-44
140
Extra Part Lili-45
141
Extra Part Lili-46
142
Extra Part Lili-47
143
Extra Part Lili-48
144
Extra Part Lili-49
145
Extra Part Lili-50
146
Extra Part Lili-51
147
Extra Part Lili-52
148
Extra Part Lili 53
149
Extra Part Lili-54
150
Extra Part Lili-55
151
Extra Part Lili-56
152
Extra Part Lili-57
153
Extra Part Lili-58
154
Extra Part Lili-59
155
Extra Part Lili-60
156
Extra Part Lili-61
157
Extra Part Lili-62
158
Extra Part Lili-63
159
Extra Part Lili-64
160
Extra Part Lili-65
161
Extra Part Lili-66
162
Extra Part Lili-67
163
Extra Part Lili-68
164
Extra Part Lili-69
165
Extra Part Lili-70
166
Extra Part Lili-71
167
Extra Part Lili-72
168
Extra Part Lili-73
169
Extra Part Lili-74
170
Extra Part Lili-75
171
Extra Part Lili-76
172
Extra Part Lili-77
173
Extra Part Lili-78
174
Extra Part Lili-79
175
Extra Part Lili-80
176
Extra Part Lili-81
177
Extra Part Lili-82
178
Extra Part Lili-83
179
Extra Part Lili-84
180
Extra Part Lili-85
181
Extra Part Lili-86
182
Extra Part Lili 87
183
Extra Part Lili-88
184
Extra Part Lili-89
185
Extra Part Lili-90
186
Extra Part Lili-91
187
Extra Part Lili-92
188
Extra Part Lili-93
189
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!