Aku selalu berusaha menyempatkan waktu untuk membawakan makanan dari rumah untuk di makan dia di jam istirahat.Suatu hari aku meminta tolong Serena dan Serena meminta tolong sama kakaknya kebetulan kakak dia sekelas dengan pacarku untuk mengirimkan coklat -coklat dan kue buat dirinya.
"Li, sudah ku titip sama kakakku ya dan tenang saja bakal sampai kok ke tangan pacarmu ", sahut Serena tersenyum lebar.Dan semoga Kak Martin suka dan menerima pemberianku. Tidak sabar deh menunggu ucapan dari nya.
Setengah jam kemudian ,Serena di telpon kakaknya ,dia langsung menemuinya dan kembali dengan wajah muram.Serena mengatakan bahwa pacarku .
"Angel bilang Martin marah- marah ngak jelas dan meminta barang itu di kembalikan kepada mu Li", kata Serena dengan tidak tega menyampaikan yang sebenarnya kepadaku.Aku meminta maaf kepada Serena dan mengambil barang itu kembali.
"Rena,maaf ya aku jadi ngerepotin kamu jadinya".
Serena tersenyum dan menepuk bahuku.
"Sabar ya Li,! hibur dia .
Aku mencoba menghubungi pacarku kembali.
"Tut..tut..". berdering tapi tidak ada sahutan.Barangkali mungkin dia sibuk pikirku.
"Nanti saja ,aku hubungi lagi ",gumamku pada diri ku sendiri.
Malam harinya aku menghubungi dia kembali,tapi nomernya tidak aktif.
"Nomer yang anda hubungi berada di luar jangkauan.Tunggu lah beberapa saat lagi", jawab suara perempuan di ujung sana yang tak lain adalah operator telkom itu sendiri.Perempuan yang ku maksud bukan selingkuhan Martin kok.
Aku tidak kehilangan cara , mengontak dia via emai sampai chat facebook.
"Kak Martin,kemana aja sih.Hilang mulu beberapa hri ini."
Ku tunggu-tunggu tapi tidak ada balasan dari dirinya.
Sepulang sekolah ku beranikan dirinya mendatangi rumahnya,yang membuat ku kaget .
"Maaf ! sepertinya anak majikan saya tidak ingin bertemu kamu lagi .Pulang lah! "perintah satpam itu mengusirku dengan paksa dari gerbang depan rumahnya.Kenapa ya satpam itu berubah ,padahal satpam itu kenal dan tau betul aku adalah pacar anak majikannya.Tega nya dia meminta satpam tidak mengizinkan ku masuk menemui dirinya.Aku bingung meninggalkan kediaman rumahnya dan tidak tahu aku harus berbuat apa sekarang.
"Kak Martin mungkin kah kamu nggak kuat dengan hubungan kita ini? tapi kenapa kamu nggak berterus terang aja? hilang begitu saja".
Aku kesal rasanya nggak ada guna nya mempertahankan hubungan ini.Sakit hatiku pecah berkeping -keping .
Kemudian hari kami sempat nyambung lagi.Sejak beberapa hari ini menghilang.Dan kembali berulah lagi dia nya lagi.Aku menjalani hari-hariku yang seakan bagiku ini sesuatu yang membingungkan tidak ada kepastian dan kami selayaknya menjalani hubungan tanpa status.Bagaimana juga menurutku status adalah komitmen kita dengan pasangan.Bahkan dia membatasi ku dengan cowok lain termasuk Aldi sekalipun.
"Ingat sayang ,kamu tidak boleh dekat dengan siapa
pun.Jaga mata,jaga hati kamu buat aku", kata nya melarangku.Dan aku pun menurut saja,berharap dia akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi kepada ku .
Yang nama nya sabar ,kita tak bisa sabar selama-lamanya,ada batas nya juga.
"Kak aku minta penjelasan dari mu sekarang,aku merasa dipaksa menurut perintah kakak,tapi aku tidak boleh membuat peraturan kepada kakak ,apa ini adil"?
"Kamu nurut saja sayang,jangan membantah",sahut dia dengan kesal meninggalkanku.
Ku akui ego nya memang terlalu tinggi dalam menjalani hubungan ini sampai aku kehilangan akal.Terus aku harus mesti ngapaiin sekarang?
...****************...
Ketika di hari hari kelulusan dia, kita bertengkar besar.Karena hal sepele aku terlambat datang menemui dirinya yang sedang party dengan teman-teman sekelasnya.
"Sayang kenapa kamu telat ke acara penting aku ini? kamu ini niat nggak sih,atau memang kamu sengaja ya",kata pacarku sangat marah sekali.
"Aku minta maaf sayang ," ujarku dengan rasa bersalah sangat besar .Berharap dia bisa memaafkan aku.Dan kemudian dia akhirnya memaafkan ku .Dan malamnya nanti kami berjanji untuk kencan di taman.
"Li kita putus saja ya.Kita nggak cocok lagi",kata dia sedikit keras .Dan dia makin tidak jelasnya marah-marah .Membuatku sedih sekaligus malu di lihatin orang banyak di taman,apalagi ini tepat malam minggu dia mutusin aku begitu saja.Begitu temperamen nya dia dan tidak menghargai diriku juga di tempat umum marah besar seakan aku yang di sudut kan atas alasan dia putus denganku.
Satu hal yang selalu ku ingat dan kata-kata itu.
"Sayang aku minta maaf ya !" kata pacarku meminta maaf karena dia telat menjemput ku pulang dari les pelajaran wajibku.
"Ya ,gak apa-apa kok sayang".
Aku selalu memaafkan semua salah dia ,tapi dia malah kesal dan kesetanan melihat kesalahanku.
Tidak menyangka hubungan ini kandas dengan hal sepele ini.
Dan kemudian dan dia minta balikkan lagi.Dan aku menerima dia kembali.Tapi tak lama setelah itu kita kembali bertengkar dan sibuk dengan urusan masing-masing.Dan komunikasi pun sempat terputus lagi.
Aku selalu berusaha untuk menghubungi dia tapi dianya cuek .Yang tidak ku sangka-sangka dia malah dekat dengan cewek lain .Aku langsung menghampiri dia .
"Tukang tipu ,sudah ada pujaan hati baru ya.Kita putus saja", sunggut ku dengan kesal bercampur marah tidak terima dengan hal ini semua.
Seakan masa bersama kita tidak artinya bagi dia selama ini.Dia mengejar ku dengan seribu permintaan maaf .Aku berlari meninggalkan dia dengan rasa sakit yang begitu dalam.
Tidak akan mengira atas hubungan ini,aku sudah putus dengan dia untuk berapa kali..Dia orangnya overprotektif.Ketika aku sedang belajar dengan cowok lain dia marah dan cemburu.
"Jangan belajar lagi dengan cowok ! cukup dengan cewek saja",kata dia menasehatiku panjang lebar.Aku hanya diam antara iya atau tidak sama sekali atas perkataan dia itu. Ada seorang cowok meminta no telpon ku sepulang sekolah ,dia yang melihat itu dari kejauhan langsung tidak terima dan marah sekali.
"Pergi kau jangan ganggu pacar ku!", bentak dia meninju wajah cowok itu sampai babak belur.Cowok itu kalah kemudian karena tidak mau memperpanjang masalah si cowok pergi dengan ketakutan.
"Sudah ,jangan marah - marah ",sahutku ingin mereda kan emosi dia.Tapi..
"Diam ! Jangan kegatalan ", sergah dia dan langsung saja merayap sebuah t****** keras di wajahku.Aku yang sedang capek untuk menjelaskannya membiarkan dia marah- marah sesuka hatinya.
Akhirnya aku mengucapkan kata putus kepadanya.Dan anehnya dia tidak terima dan tidak mau mewujudkannya bahkan dia mengancam aku dirinya mau b**** d***.
Dan terpaksa lah Aku tidak jadi putus dengan dia.
Aku juga tidak paham Kenapa dia suka putus nyambung seperti ini .Seringkali terjadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Authophille09
semangat👏
2022-12-23
0