Di saat Wenti mau bertanya lagi .Bu guru datang memanggillnya .Dan dia mengembalikan hp ke tanganku lagi.
"Wenti kamu belum mau pulang kan ? tolong ibu sebentar ya.Memeriksa lembaran Matematika jawaban Siswa di ruang guru.Mari ikut ibu."
"Baiklah bu.Li aku tinggal bentar ya ,kalau kamu mau pulang duluan juga .Gak apa-apa tapi Wa aku ya."
"Oke !
Setelah Wenti berlalu ,sebuah mobil putih berhenti di hadapan ku.Dan cowok itu turun membukakan pintu dan mempersilakan ku masuk kedalam .Dan akupun masuk duduk di depan di samping dirinya.
"Pakai seat belt nya dulu sayang."
Cowok itu membantu ku memasang sabuk pengaman itu.Jujur sih memandang wajah cowok itu dekat sekali.Aku merasa deg deg an juga.Dan karena malu nya ,aku mencoba menunduk saja.Cowok itu tersenyum geli melihat ekspresi ku .
"Sayang kenapa mukanya kayak mengheningkan cipta sih? Lihat aku sini dong",terdengar suara Martin meledek ku.Karena aku tidak mau di ledek kayak gitu.Aku beranikan menatap dia ,dan tiba cowok itu mendaratkan sebuah ***** dengan mesranya .Dan sontak aku kaget .Dan ini pertama kali nya.Karena panik nya,sampai aku mau nangis.
Cowok itu diam,dengan rasa bersalahnya.Menggenggam kedua tanganku.Agar aku berhenti menangis .
"Sayang sorry ya,aku nggak tau bakal begini jadinya.Dan ini nggak sengaja."
Aku tahu ini adalah first kiss dengan dia.Aku merasa menyesal ,seharus ini buat seseorang yang halal buatku nanti yaitu suamiku.Tapi yang dapat sekarang malah kak Martin.Semoga Kak Martin orang yang tepat mendapatkan nya.
"Ya kak .tapi aku nangis karena ini first kiss aku dan ini pertama kali dengan cowok.Kakak sih main curi aja.Ngak izin dulu sama aku".
Aku menepuk bahunya dengan geram.Dan dia terlihat tersenyum ,merayaku kembali.
"Wah,berarti selama ini .Kamu pacaran dengan yang lain?."
Cowok itu mengeryitkan keningnya menatapku dengan penuh tanda tanya.Seolah-olah dia tidak percaya.Memang lah aku baru mengenal cinta sudah lama.Tapi memberanikan pacaran baru dengan Kak Martin doang.Kalaupun sebenarnya Aldi yang duluan ngejar cintaku.Dan aku membenci cowok itu.Dan tidak sudi dengan dia.
Dan aku lebih memilih Kak Martin,kriteria ku banget.
"Kak Martin pacar pertama aku.Jadi,kalau kak Martin tanya siapa mantan ku ? yah Kak Martin lah orangnya.Yang minta balik kan lagi".
Aku tersenyum lega,Cowok itu mengusap kepala ku seraya menghapus air mataku dengan sapu tangan miliknya.
"Terimakasih sayang telah setia dan menanti cinta ku untuk kembali bersama lagi.Aku sangat mencintaimu,dan berjanjilah kita tidak akan putus lagi .Walaupun apa yang akan terjadi di kemudian hari ",ucap Kak Martin dengan tulus ya.
Aku dan Kak Martin saling meng ikrarkan sumpah itu.Dengan jari telunjuk kami masing-masing.
"Sebelum aku ngatarin kamu pulang ,aku mau ngajak kamu ke suatu tempat.Bolehkan ?.
Dan cowok itu bersemangat rupanya mau kasih kejutan .
"Boleh,suprise lagi kak ? .
"Pegang kuat-kuat ya ,kakak mau nunjukan keahlian nyetir sama kamu sayang.Yang selama ini kakak pelajari."
"Hati-hati kak ya Kak Martin."
Dengan keahlian nya cowok itu pun memulai aksinya .Padahal aku sudah mulai ketakutan banget dengan gaya nekat Kak Martin kali ini.Tapi tidak mungkin juga aku tidak akan menghargai apa yang telah dia pelajari selama ini.
Di depan sana terdengar dentuman keras.Dengan berusaha keras Kak Martin memasang rem nya.Alhasil segala sesuatu telah terjadi .Dan aku merasakan sesuatu dan aku tidak tau apa-apa lagi.
...****************...
Wenti membawakan buah-buahan segar buat menjenguk keadaan ku.Sudah berulang kali dia melihat kondisi ku yang lemah.Walau mata ku sudah bisa melihat dengan normal,tapi kaki sebelah kiri masih sulit untuk di gerakkan.
"Wen,bagaimana keadaan Kak Martin ?
Aku baru ingat sekarang dengan kecelakaan yang telah menimpa kami."
Wenti yang sedari tadi mengupas kan buah buat ku .Memberhentikan dan bangkit memilih duduk di samping ku.
Di usap nya bahu ku.Dengan mata berkaca-kaca dia merangkul ku .
"Syukurlah kamu sudah mulai ingat sedikit Li.Aku dan yang lainnya juga tidak tau pasti .Bagaimana dengan keadaan Kak Martin .Yang jelas di tempat kejadian yang aku saksikan sendiri Orang tua nya tidak terima anak nya celaka.Dan sebulan yang lalu Salah seorang dari keluarga nya datang kesini .Dan mereka menyalahkan kamu Li dan juga keluarga kamu puncak dari kecelakaan yang kalian alami.Dan mereka sudah mengancam akan membawa kasus ini ke pihak kepolisian."
"Wen maafkan aku ya.Andai saja aku hari itu mau menunggu kamu untuk pulang sama .Dan tidak pulang bersama Kak Martin.Pasti ini semua tidak akan terjadi."
Aku begitu menyesali semuanya.Aku menangis sejadi-jadinya.Wenti dengan sabar menghiburku.Dia memang orang baik dan selalu ada buat aku."
"Li tidak ada yang perlu di sesali .Dan untung saja kamu kasih tau aku kalau kamu pulang di antar kak Martin .Dan isi Wa kamu dengan aku masih ada lho sampai sekarang ,belum aku hapus.Ini juga sebagai bukti yang akan kutujukan nanti di pihak kepolisian kalau memang kamu tidak bersalah Li."
Sebegitu sedetailnya teman aku yang satu ini.Dengan apa yang telah menimpa ku sekarang.
"Cepat sembuh ya Li dan kamu bisa sekolah .Rindu nya melihat kamu berseragam SMA .Dan kita bisa menghabiskan waktu bersama lagi.ujar Wenti bersemangat.
Aku begitu melihat kesetiaan kawanan yang dimiliki Wenti.Walau dia orang berada tapi dia tidak sombong dan gengsi berteman dengan orang seperti aku.Yang serba kekurangan dan tidak memiliki yang ada hanya berkecukupan dengan kesederhanaan keluarga kami miliki.
"Li cepat sembuh ya.Kasihan Wenti banyak bengong dari pada belajar mikirin kamu.Aku aja sebagai pacarnya sering di cuekin Li sahut Robby .
Ya Robby tiba -tiba saja datang menjenguk keadaanku juga.Sekalian mau menjemput pacarnya juga.Yang sudah telponan berapa jam yang lalu.
"Thanks Rob,Jangan cemburu lha.Bagaimana pun Wenti juga milik kamu seoarang ".
Aku sengaja menyindir cewek manis itu.Wenti yang merasa ,jadi peka juga.Dasar si anak bucin nya minta ampun.Sementara Robby tersenyum dengan puas,seakan berkode -kode an dengan ku sejak tadi.
"Sayang ini .Malu tau .ini rahasia kita berdua ."
Wenti mencoba menjahili pacarnya.Untung saja Robby menghindar jadi tidak kena deh.Malah Wenti yang kena kerjaiin balik .Aku merasa sedikit terhibur dengan kekonyolan mereka.
"Li aku kangen deh.Cepat sembuh."
Mendadak Serena tiba-tiba memeluk ku.Berlari-lari seperti anak ayam kehilangan induknya.Wenti yang sedang pacaran itu merasa terkejut jadinya.
"Ren ,aku juga kangen lho.Membalas rangkulan ya.Dia tersenyum senang melihat kondisi ku ,walaupun belum pulih betul."
"Eh main datang aja Ren,permisi lah.Wenti pun sok memarahi temanku yang satu ini.
"Hello Nona Wenti ,ini rumah sakit umum bukan pribadi tau .Lagian ini bukan tempat pacaran ."
Serena dan Wenti terlihat beradu mulut.Robby geleng-geleng saja melihatnya ,demikian juga aku.
"Rena kamu jagaiin Lia ya.Udah kami mau pacaran dulu.
Robby mengajak ceweknya pulang.Sementara Serena terlihat dengan ekspresi ngakak nya.
"Okey bye bye."
"Lia udah minum obat belum ? tanya Serena mulai dengan cerewet .
------
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments