Serena segera mengucapkan terimakasih kepadaku.Setelah keadaan kembali aman .Dia bergegas pergi ke kelas nya.Setelah dia pergi, siswa yang lain berhamburan masuk ke kelas.Di ikuti oleh guru yang akan mengajar di kelas ku.Yang menjadi pengganti Bu Sulistya ,kebetulan guru ku itu cuti melahirkan untuk sementara waktu di gantikan oleh seorang bapak guru.
Guru itu memperkenalkan diri nya sebelum mengabsen kami satu persatu.
"Selamat siang siswa-siswi sekalian,bapak guru baru yang akan mengajar di kelas kalian semua.Seperti yang kita ketahui guru yang mengajar Sosiologi sebelumnya adalah Bu Fatma Sulityawarti dan untuk sementara waktu bapak yang akan mengajar kalian.
Nama bapak Rian Januari boleh panggil bapak Rian saja."ucap guru itu memperkenalkan diri nya sejelas mungkin. Salah seorang siswa anggota dari geng tengil ,kebetulan salah seorang dai kelasku mulai kepo sama guru baru itu.
"Bapak Rian ganteng banget ,sudah punya pacar pak? kalau belum saya mendaftar boleh ",seru dia dengan suara lembut di buat sok imut.
"Minta no whatsapp nya dong ,kita boleh kontak kan pak ",tambah cewek centil yang lainnya juga.
Suasana kelas semula nya diam seperti kuburan kini berubah menjadi suasana seperti orang jualan di pasar,ribut riuh .Di selangi lemparan kertas sana -sini.Aku dan Meta teman sebangku ku itu hanya diam,tidak ikut-tan seperti yang lain.Aku biasanya yang tukang ribut seperti mereka.Tapi kali ini tidak ikut .Kenapa dengan aku ? Yah, sejak tidak sekelas dengan yang namanya Aldi aku selalu dirundungi rasa galau dan rindu berat sama dia .
Guru baru itu rupanya tidak begitu takut dengan Siswanya seperti yang kami kira.Dengan tegas dan berusaha menenangkan seisi kelas yang tengah ribut itu.Baru kemudian mereka semua boleh diam.Dan suasana akhirnya berubah tenang kembali.
"Terimakasih atas pujian kalian tadi ada yang bilang bapak ganteng kan? .Dan soal pacar bapak pun sudah putus sekarang jadi mantan.Tepatnya sekarang sudah jadi istri sah bapak.Dan alhamdulillah kami sudah di karunia dua putri cantik yang kembar.Dan kalau mau no Wa bapak boleh ,silakan hubungi no ini kebetulan istri bapak yang pakai ," ujar Bapak Rian pada kami semua seraya menuliskan no telpon istrinya itu di papan tulis.
Aku hampir tertawa cekikikan dan diikuti yang lain juga.Emang enak di kerjain bapak guru.Itulah jangan kegatalan banget dengan laki orang .Sementara para cewek-cewek centil itu terlihat malu sebenarnya dengan muka kemerahan.Yang salutnya aku mereka tetap memasang muka temboknya ,seolah-olah guru Rian sudah keluar dari tipe pencarian pacar di daftar geng mereka.Dasar nggak tau malu,pengen aja jadi pelakor.Padahal jelas saja Pak Rian sudah punya istri.
Guru itu duduk kembali,dan membuka buka absen untuk memanggil nama kami satu persatu hadir atau tidak nya.Selesai mengabsen baru dia menerangkan pelajaran Sosiologi lanjutan dari materi yang di ajarkan Bu Sulistya sebelumnya.
"Buku halaman 234 di situ ada soal esay kan,silakan kalian semua kerjakan ya ! bagi yang sudah selesai boleh di kumpulkan depan,bapak akan menilai nya langsung ,"kata Pak Rian menambahkan lagi setelah selesai menerangkan di hadapan kami .Dengan patuh kami pun mengerjakannya.Berbeda dengan ku,sekarang pikiran ku lagi tidak di sekolah melainkan sedang melayang jauh .Kepikiran Aldi terus.
Si meta temanku yang di sebelah dari tadi mulai menguntit ku .Aku tidak peduli.
"Li,kamu nggak ngerjain .Ini masuk nilai sekarang lho,"ujar nya bicara pelan sedikit teguran kepadaku.
"Met diam yah,jangan berisik "kata ku memilih tengkurapkan kepala ke meja dengan malas.Dengan mengkode dia,kalau aku mau tidur.
Meta mengerti sekarang,dan tidak berisik lagi.
Banyak orang sudah menyiapkan tugas nya ,dan mengumpulkan ke depan .Pak Rian menilai jawaban mereka satu persatu.Karena tidak mau tertangkap oleh guru itu ,aku tidak mengerjakan tugas itu.
Aku maju ke menuju meja Pak Rian .
"Bapak ,saya permisi ke toilet ! "ucapku guru itu memperbolehkan .Selamat deh aku sekarang.
Aku memasuki toilet ,keadaan sepi tidak ada tanda ada orang.Cepat-cepat aku menutup pintu dan memulai persemedian ku.Di sini aku bukan buang air kecil atau BAB sekalipun tetapi memejamkan mata dan menjulurkan kaki seperti orang selesai olahraga saja.Aku membuka layar hp ku,sejam lagi waktu istirahat kedua.Aku sengajaiin lama-lama sampai tunggu bel istirahat bunyi.
Hp ku bergetar di saku rok ku,ku lihat ada panggilan dari Wenti.Ku angkat dan terdengar suara dia berteriak histeris.
"Li dimana ? Ni kelas mau masuk di kantin aku cariin kamu nggak ada ,dan di kelas ku lihat Meta saja teman sebangku mu."
"Aah mau masuk dan aku ...oke aku mau ke kelas ini."
Buru-buru aku bangkit dari tempat yang nyaman tadi.Dan bergegas membuka pintu.
Alhasil,aku sampai juga di kelas ku .Ku lihat semua siswa sudah masuk.Dengan tatapan aneh mereka melihat kedatangan ku.Aku cuek dan tidak peduli.
"Li tadi pak Rian cek dan dia tunggu tugas dari kamu ,besok kamu harus kumpulin langsung ke kantor ", kata Meta memberitahu aku.Aku mengangguk saja tanda mengerti.
Di jam pelajaran berikutnya,guru nya tidak masuk.Jadi kami tidak belajar.Tapi walaupun jam kosong,tetap dapat tugas dari guru nya.Aku memilih tidak mengerjakan .Beberapa hari ini mood ku bawaan nya malas saja untuk belajar.Dua orang cowok yang selalu ku pikirkan Martin dan Aldi.Kapan aku bisa bertemu mereka .Aku rindu dan sungguh merindukan dia.
Wali kelas ku masuk dan menyuruh kami mengumpulkan tugas itu.Cepat-cepat aku mengerjakan takut ketahuan .Gawat kalau sudah berurusan dengan wali kelas nanti kalau dia telpon Nyak dan Babe.Mati berdiri lah aku.
"Dah rajin ni ye ,"sindir Meta di samping dengan memanyungkan kedua moncongnya.
"Ya ,iyalah Lia gitu lho,"sunggut ku dengan gaya ogah dan sombong.
"Anak pintar ",puji Meta menambahkan seraya mencubit pipi ku dengan geram.
Akhirnya tugas itu selesai juga,dan aku kumpulkan deh.Meta mengacungkan 2 jempol nya padaku.Dasar anak pasti ada mau nya ini.Pikir ku dengan kening tanda tanya ?
"Traktiran nanti jngan lupa ya ,Bakso,mie ayam sama teh es ,"bisik dia padaku .
"Ingat jangan pelit harus saling berbagi sama teman sendiri ,"tambah cewek itu menambah kan bumbu merayu aku .Agar aku mau mentraktir dia makan kali ini secepatnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments